Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore UP_17_IPA_MTs_SUHU DAN KALOR

UP_17_IPA_MTs_SUHU DAN KALOR

Published by MTs Ma'arif NU 2 Kemranjen, 2022-01-19 03:28:02

Description: UP_17_IPA_MTs_SUHU DAN KALOR

Search

Read the Text Version

3. 4 Perpindah Menganalisis Disajikan 4 C4 PG Menganalisis an Kalor konsep contoh konsep suhu, perpindahan peristiwa, pemuaian, kalor peserta didik kalor, menganalisis perpindahan perpindahan kalor, dan kalor yang penerapannya terjadi dalam kehidupan sehari-hari termasuk mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh pada manusia dan hewan. 43 Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor

05 PENILAIAN A. Tes Formatif Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. Pak amir sedang merancang pembelajaran pada KD menyelidiki pengaruh kalor terhadap perubahan wujud benda. Kegiatan pembelajaran direncanakan menggunakan pendekatan saintifik dan metode eksperimen, berikut ini yang paling tepat sebagai apersepsi adalah …. A. Siswa diminta untuk membaca bahan ajar materi tentang pengaruh kalor terhadap perubahan wujud benda pada berbagai literatur B. Menjelaskan pengaruh kalor terhadap perubahan wujud benda di depan kelas termasuk materi pembelajaran agar siswa menjadi tahu materi sebelum melakukan kegiatan eksperimen C. Mengorientasikan siswa tentang pengaruh kalor terhadap perubahan wujud benda dalam kehidupan sehari-hari, kemudian melakukan tanya jawab atau curah pendapat tentang pengalaman siswa dalam kehidupan sehari-hari yang relevan D. Menjelaskan prosedur eksperimen untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap perubahan wujud benda di sekitar 2. Dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik pada materi suhu dan kalor, Bu Rani meminta siswa untuk melakukan pengamatan terhadap fenomena perpindahan kalor, yaitu dengan menunjukkan data pengaruh massa terhadap kalor yang diterima oleh benda. Setelah siswa merumuskan masalah dan jawaban sementara, siswa diminta untuk melakukan eksperimen untuk mendapatkan jawaban terhadap masalah yang sudah dirumuskan. Berikut ini prosedur yang paling tepat untuk memfasilitasi siswa melakukan eksperimen adalah…. A. Menjelaskan petunjuk eksperimen dan alat bahan yang dibutuhkan selama eksperimen B. Meminta siswa merancang eksperimen menggunakan bahan bacaan, kemudian Bu Rani mengecek dan membimbing siswa C. Bu Rani melakukan demonstrasi bagaimana melakukan eksperimen dan meminta siswa untuk melakukan kegiatan seperti yang didemonstrasikan D. Meminta siswa mencari contoh melalui internet atau sumber lainnya untuk dijadikan rancangan percobaan 3. Hasil penilaian harian materi suhu, dengan KKM 75, adalah sebagai berikut: 1. Sebanyak 25 siswa mendapat nilai di bawah 75 2. Sebanyak 3 siswa mendapat nilai di atas 75 Kegiatan tindak lanjut yang sebaiknya dilakukan guru adalah... A. Memberikan pembelajaran remedial dan pengayaan secara klasikal Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor 44

B. Memberikan pembelajaran remedial secara klasikal dan pengayaan secara kelompok C. Melakukan pembelajaran ulang pada materi tersebut untuk 25 siswa dan pengayaan secara berkelompok untuk 3 siswa D. Mengulangi materi pada soal yang dijawab salah kepada seluruh kelas 4. Perhatikan tabel kalor jenis berikut ! (UN 2018) Jenis logam Kalor jenis (J/kg0C) Aluminium 920 Besi 450 Tembaga 380 Perak 235 Logam X bermassa 4,2 kg dipanaskan hingga suhunya 1400C kemudian dimasukkan ke dalam 9,2 kg air bersuhu 300C. Setelah beberapa saat, suhu akhir campuran 400C. Jika kalor jenis air 4.200 J/kg0C, maka dapat disimpulkan bahwa jenis bahan logam X adalah…. A. Aluminium B. Besi C. Tembaga D. Perak 5. Sebuah termometer X yang telah ditera menunjukkan angka -100X pada titik beku air dan menunjukkan angka 700X pada titik didih air. Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu suatu benda. Apabila pada skala Celcius menunjukkan angka 600C, angka yang ditunjukan pada termometer X adalah…. A. 38 0X B. 40 0X C. 58 0X D. 80 0X 6. Perhatikan gambar dibawah ini ! Jika ditulis dalam skala Celcius, nilai yang tepat adalah…. A. 16,9 0C B. 21,1 0C C. 35,1 0C D. 70,0 0C 7. Perhatikan grafik berikut ! 45 Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor

Jika kalor jenis es 2.100 J/kg oC, kalor jenis air 4.200 J/kg oC, kalor lebur es 336.000 J/kg, kalor uap air 2.270.000 J/kg. Maka massa es adalah…. A. 0,5 kg B. 1 kg C. 1,5 kg D. 2 kg 8. Titik lebur es 0 oC, titik didih air 100 oC. Kalor jenis es 2.100 J/kg oC, kalor jenis air 4.200 J/kg oC, kalor lebur es 336.000 J/kg, kalor uap air 2.270.000 J/kg. Banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk mengubah 2 kg es suhu -10 oC menjadi uap seluruhnya adalah …. A. 672 kJ B. 840 kJ C. 4.540 kJ D. 6.094 kJ 9. Cara pemadam kebakaran memasuki suatu ruangan yang di dalamnya ada benda yang terbakar adalah merangkak (Gambar). Hal ini dilakukan supaya.… A. tetap mendapatkan oksigen yang mengalir secara konveksi B. terhindar dari benda-benda panas yang dapat berpindah secara konduksi C. tidak terbakar karena api dapat berpindah secara konveksi D. menghindari perpindahan panas api secara radiasi 10. Kerangka mobil di samping terbuat dari baja yang merupakan campuran antara besi dengan karbon. Dalam teknologi, baja lebih banyak dipilih daripada besi. Berikut ini yang merupakan perbedaan antara baja dengan besi KECUALI.... A. baja lebih kuat daripada besi B. baja lebih tahan karat daripada besi C. baja memiliki bentuk yang tetap tahan suhu panas D. baja cenderung isolator panas sedangkan besi konduktor B. Penilaian Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor 46

1. Penilaian untuk Guru a. Penilaian Mandiri Guru Setelah menyelesaikan seluruh aktivitas dalam Unit Pembelajaran dan mencoba soal latihan penilaian, Anda dapat memperkirakan tingkat keberhasilan Anda dengan dengan mengisi instrumen penilaian diri berikut ini. Isilah lembar persepsi diri ini dengan objektif dan jujur dengan memberikan tanda ceklis (√) pada kolom penilaian diri sesuai target kompetensi yang ditetapkan. Tabel 12. Instrumen Penilaian Diri Bagi Guru Penilaian Diri Ket. Tercapai Belum Target Kompetensi 1. Menjelaskan tujuan pembelajaran pengukuran. 2. Merancang sintak pembelajaran untuk memberi pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran 3. Membuat indikator dan instrument penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar peserta didik 4. Melaksanakan pembelajaran pengukuran yang mendidik di kelas dan laboratorium dengan memperhatikan standar keamanan yang disyaratkan 5. Menggunakan media pembelajarana dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik materi pembelajaran dan peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh 6. Menganalisis hasil belajar peserta didik untuk perbaikan pembelajaran dan/atau pengayaan. 7. Membandingkan skala termometer berdasarkan hasil yang diketahui 8. Menganalisis contoh alat-alat yang menggunakan prinsip suhu dalam kehidupan sehari-hari 9. Menganalisis azaz black dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari 10. Menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat 11. Menganalisis konsep perpindahan kalor 12. Menganalisis konsep kalor dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari 13. Memahami standar kompetensi suhu dan kalor 47 Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor

Target Kompetensi Penilaian Diri Ket. Tercapai Belum 14. Memahami kompetensi dasar suhu dan kalor 15. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu Catatan: b. Penilaian oleh Asesor/Fasilitator Tabel 13. Instrumen Penilaian Guru oleh Asesor/Fasilitator Penilaian Oleh Terget Kompetensi Asesor/Fasilitator Ket. Tercapai Belum 1. Menjelaskan tujuan pembelajaran pengukuran. 2. Merancang sintak pembelajaran untuk memberi pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran 3. Membuat indikator dan instrument penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar peserta didik 4. Melaksanakan pembelajaran pengukuran yang mendidik di kelas dan laboratorium dengan memperhatikan standar keamanan yang disyaratkan 5. Menggunakan media pembelajarana dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik materi pembelajaran dan peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh 6. Menganalisis hasil belajar peserta didik untuk perbaikan pembelajaran dan/atau pengayaan. 7. Membandingkan skala termometer berdasarkan hasil yang diketahui 8. Menganalisis contoh alat-alat yang menggunakan prinsip suhu dalam kehidupan sehari-hari 9. Menganalisis azaz black dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari 10. Menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat 11. Menganalisis konsep perpindahan kalor Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor 48

Terget Kompetensi Penilaian Oleh Ket. Asesor/Fasilitator 12. Menganalisis konsep kalor dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Tercapai Belum 13. Memahami standar kompetensi suhu dan kalor 14. Memahami kompetensi dasar suhu dan kalor 15. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu Catatan: 2. Penilaian untuk Peserta Didik a. Penilaian Mandiri oleh Peserta Didik Mintalah peserta didik untuk mengisi lembar penilaian diri berikut ini untuk memperkirakan tingkat keberhasilan peserta didik dalam menguasai kompetensi dasar yang Anda ajarkan. Isi secara objektif dan jujur dengan memberikan tanda ceklis (√) pada kolom penilaian diri sesuai indikator pencapaian kompetensi dasar yang ditetapkan. Tabel 14. Instrumen Penilaian Diri bagi Peserta Didik Indikator Capaian Kompetensi Penilaian Diri Ket. Tercapai Belum 3.4.1 Mendeskripsikan konsep suhu 3.4.2 Mendeskripsikan jenis-jenis termometer 3.4.3 Menentukan konversi antar skala termometer 3.4.4 Mendeskripsikan konsep kalor 3.4.5 Mendeskripsikan hubungan kalor dengan perubahan wujud. 3.4.6 Menentukan macam-macam perpindahan kalor 3.4.7 Membedakan perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi 3.4.8 Membandingkan skala termometer berdasarkan hasil yang diketahui 3.4.9 Menganalisis contoh alat-alat yang menggunakan prinsip suhu dalam kehidupan sehari-hari 49 Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor

Indikator Capaian Kompetensi Penilaian Diri Ket. Tercapai Belum 3.4.10 Menganalisis azaz black dan penerapannya dalam kehidupan sehari- hari 3.4.11 Menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat 3.4.12 Menganalisis konsep perpindahan kalor 3.4.13 Menganalisis konsep kalor dan penerapannya dalam kehidupan sehari- hari 4.4.1 Mengikuti cara konversi antar skala termometer 4.4.2 Menerapkan konsep kalor dalam kehidupan sehari-hari 4.4.3 Melakukan percobaan untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap suhu 4.4.4 Melakukan percobaan untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap wujud benda 4.4.5 Melakukan percobaan untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap perpindahan kalor Catatan: b. Penilaian oleh Guru Tabel 15. Instrumen Penilaian Peserta Didik oleh Guru Indikator Capaian Kompetensi Penilaian Diri Ket. Tercapai Belum 3.4.1 Mendeskripsikan konsep suhu 3.4.2 Mendeskripsikan jenis-jenis termometer 3.4.3 Menentukan konversi antar skala termometer 3.4.4 Mendeskripsikan konsep kalor 3.4.5 Mendeskripsikan hubungan kalor dengan perubahan wujud. 3.4.6 Menentukan macam-macam perpindahan kalor 3.4.7 Membedakan perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi 3.4.8 Membandingkan skala termometer berdasarkan hasil yang diketahui 3.4.9 Menganalisis contoh alat-alat yang menggunakan prinsip suhu dalam kehidupan sehari-hari Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor 50

Indikator Capaian Kompetensi Penilaian Diri Ket. Tercapai Belum 3.4.10 Menganalisis azaz black dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari 3.4.11 Menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat 3.4.12 Menganalisis konsep perpindahan kalor 3.4.13 Menganalisis konsep kalor dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari 4.4.1 Mengikuti cara konversi antar skala termometer 4.4.2 Menerapkan konsep kalor dalam kehidupan sehari-hari 4.4.3 Melakukan percobaan untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap suhu 4.4.4 Melakukan percobaan untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap wujud benda 4.4.5 Melakukan percobaan untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap perpindahan kalor Catatan: 51 Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor

06 PENUTUP Anda telah mempelajari modul ini, selanjutnya Anda dapat menerapkan desain pembelajaran yang telah disusun kepada peserta didik di kelas masing- masing. Semoga Unit Pembelajaran ini dapat menjadi referensi Anda dalam mengembangkan pembelajaran dan penilaian yang berorientasi Higher Order Thinking Skills/HOTS, terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, dan literasi dalam rangka mencapai kecakapan Abad ke-21, membentuk generasi unggul yang moderat, beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia. Aktivitas pembelajaran yang disajikan dalam modul ini perlu Anda sesuaikan dengan kondisi nyata kelas Anda masing-masing. Anda perlu menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sesuai dengan kondisi kelas Anda, sehingga memudahkan mengimplementasikan secara teknis. Selain itu, Anda masih perlu mengembangkan instumen penilaian lainnya yang berorientasi HOTS dengan mengacu pada contoh kisi penilaian yang disajikan dalam modul. Anda perlu mengaktifkan diri dalam kegiatan MGMP IPA untuk melakukan hal tersebut serta mengembangkan modul secara bersama rekan sejawat guru IPA lainnya. Penulis menyadari bahwa modul ini masih banyak kekurangan. Untuk itu, penulis mengharap saran dan masukan yang membangun demi lebih sempurnanya modul ini maupun dalam upaya perbaikan dan pengembangan modul pembelajaran lainnya. Semoga modul pembelajaran ini bermanfaat bagi khasanah ilmu pengetahuan dan pembelajaran secara umum maupun bagi pihak-pihak yang memerlukan. Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor 52

KUNCI JAWABAN TES FORMATIF 1. C 2. B 3. C 4. A 5. A 6. B 7. D 8. D 9. A 10. D 53 Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor

GLOSARIUM Kalor : Suatu bentuk energi yang berpindah dari satu benda ke benda yang lain yang berbeda suhunya sehingga benda tersebut berubah suhu atau wujud bentuknya Kalor jenis : Banyaknya kalor yang diperlukan oleh suatu zat untuk menaikkan suhu 1 kg zat tersebut sebesar 10C Konduksi : Perpindahan kalor melalui zat perantara dan selama terjadi perpindahan kalor, tidak disertai dengan perpindahan partikel-partikel zat perantaranya Konveksi : Peristiwa berpindahnya kalor dalam suatu medium yang disertai dengan perpindahan partikel mediumnya Radiasi : Perpindahan kalor dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Suhu : Besaran yang menunjukkan ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor 54

DAFTAR PUSTAKA Abdullah, Mikrajuddin. 2016. Fisika Dasar 1. Institut Teknologi Bandung Saraswati, S.L., Devi, P.K., Hendriyani, Y. 2016. Modul Guru Pembelajar Mata Pelajaran IPA SMP KK C, Suhu dan Kalor, Perubahan Fisika dan Kimia serta Pemanasan Global. Jakarta: Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Giancoli, D. 2001. Fisika Edisi 5 Jilid 1. Jakarta: Erlangga Kemdikbud. 2018. Permendikbud 37 tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang. 2016. Soal UN IPA SMP Tahun 2016. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang. 2017. Soal UN IPA SMP Tahun 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang. 2018. Soal UN IPA SMP Tahun 2018. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Vestari, D. 2019. Pengukuran dan kalor, Modul PKB melalui PKP berbasis Zonasi Mata Pelajaran IPA SMP. Jakarta: Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Vestari, D., Setiasih, S., Hendriyani, Y, Devi, P.K., Santa, Saraswati, S.L. 2017. Modul PKB KK C Profesional Suhu dan Kalor, Perubahan Fisika dan Kimia, serta Perubahan Iklim Mata Pelajaran IPA SMP. Jakarta: Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 55 Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor

Unit Pembelajaran 17 : Suhu dan Kalor 56


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook