SEJARAH INDONESIA MENELUSURI PERADABAN OLEH AWAL DI KEPULAUAN INDONESIA PARYADI, S.PD,.M.PD
TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran dan diskusi peserta didik diharapkan mampu : 1. Mengemukakan proses terbentuknya daratan benua dan kepulauan Indonesia 2. Menggambarkan proses ditemukannya fosil - fosil Pra Aksara Indonesia beserta tempat dan tokoh yang melakukan penelitian 3. Memperjelas informasi proses terbentuknya daratan benua dan kepulauan Indonesia 4. Mengkualifikasi informasi mengenai fosil - fosil Pra Aksara Indonesia beserta tempat dan tokoh yang melakukan penelitian
Peradaban Sebelum Evolusi Bumi Awal di Kep. Mengenal Proses indonesia Tulisan Terbentuknya Terbentuknya Kep. Indonesia Indonesia Tempat Penelitian Mengenal Jenis Manusia Manusia Pra Pra Aksara Aksara
PERGERAKAN LEMPENG BUMI
EVOLUSI BUMI 1. Zaman Arkhaikum (Azoikum) ✓Zaman ketika belum ada kehidupan disebabkan karena suhu bumi masih sangat panas dan merupakan bola gas yang berputar pada porosnya. 2. Zaman Paleozoikum ✓Zaman ketika mulai ada kehidupan makhluk pertama di bumi (zaman primer), dibagi menjadi a. Cambrium : ada kehidupan sangat primitive seperti kerang dan ubur-ubur b. Silur : mulai ada kehidupan hewan bertulang belakang sepert ikan c. Devon : mulai ada kehidupan hewan amfibi tertua d. Carbon : mulai ada binatang merayap reptile e. Perm : mulai ada hewan darat, ikan air tawar dan amfibi
3. Zaman Mesozoikum ✓Zaman kehidupan kedua dan disebut zaman reptile besar seperti dinasaurus. Dibagi menjadi a. Trias : terdapat kehidoan ikan, reptile, dan amfibi b. Jura : terdapat reptile dan sebangsa katak c. Calsium : terdapat burung dan tumbuhan berbunga 4. Zaman Neozoikum ✓Zaman bumi baru karena bumi sudah terbentuk seluruhnya. Dibagi menjadi a. Zaman Tersier : ditandai dengan makhluk hidup berupa hewan menyusui sejenis kera dan monyet. Reptil raksasa mulai lenyap dan pada zaman ini sudah ada jenis manusia-kera b. Kuarter : zaman ini sudah muncul kehidupan manusia Zaman Kuarter dibagi menjadi ✓Zaman Pleistosen (diluvium) : terjadi penurunan suhu drastic sampai 0° sehingga muncul zaman es (zaman glasial) ✓Zaman Holosen (alluvium) : zaman lahirnya manusia homo sapiens, manusia seperti sekarang
PROSES TERBENTUKNYA KEP. INDONESIA ✓Teori tektonik lempeng (tectonic plate) adalah teori yang menjelaskan pergerakan dikulit bumi sehingga memunculkan bentuk permukaan bumi seperti yang sekarang kita diami. ✓Kepulauan Indonesia merupakan titik temu tiga lempeng, yaitu lempeng indo- Australia di selatan, Eurasia di utara, dan Pasifik di timur 1. Masa Palezoikum Wilayah Indonesia masih merupakan bagian dari samudera yang sangat luas, meliputi hampir seluruh bumi 2. Pada akhir masa Mesozoikum sekitar 65 juta tahun yang lalu kegiatan tektonis menjadi sangat aktif sehingga membuat daratan terpecah-pecah 3. Pada masa Tersier kegiatan tektonis yang sangat aktif dan kuat telah membentuk rangkaian kepulauan Indonesia pada 65 juta tahun yang lalu
1. Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Lombok hingga kepulauan Nusa Tenggara Pulau-pulau tersebut terbentuk karena adanya aktivitas vulkanisme di bawah permukaan bumi, hasil yang dapat dirasakan di permukaan bumi adalah adanya lava (cairan larutan magma pijar yang mengalir keluar dari dalam bumi). Lama kelamaan lava tersebut memadat bertambah besar membentuk sebuah busur pulau. Proses seperti ini dikenal sebagai Island Arc. 2. Pulau Sulawesi Pulau Sulawesi terbentuk akibat pertemuan lempeng Filipina, Indo-Australia, Eurasia dan lempeng mikro lain di daerah tersebut
3. Pulau Papua dan Kalimantan Keduanya terbentuk dari pecahan super benua pada awal terbentuknya permukaan bumi. Teori tektonik lempeng menyebutkan bahwa dahulu seluruh daratan di muka bumi ini adalah satu daratan yang sangat luas bernama Pangea, kemudian induk benua ini terpecah menjadi dua yaitu Godwana (di Utara) dan Laurasia (di Selatan). Seiring berjalannya waktu kedua lempeng besar tersebut terpecah-pecah kembali menjadi benua-benua seperti sekarang 4. Pulau-pulau kecil : Proses terbentuknya pulau-pulau ini lebih sederhana dibanding yang lain. Mereka berasal dari endapan pecahan kerang, koral dan binatang laut lainnya. Semakin lama semakin besar dan akhirnya terbentuklah sebuah pulau baru
PETA LOKASI PENEMUAN FOSIL MANUSIA PRA AKSARA DI INDONESIA
SITUS SANGIRAN Sangiran merupakan situs yang penting bagi perkembangan berbagai ilmu pengetahuan terutama untuk penelitian di bidang antropologi, arkeologi, biologi, paleoantropologi, geologi dan pariwisata Sangiran pertama kali ditemukan oleh P.E.C. Schemulling tahun 1864, namun baru pada tahun 1934 sangiran dikenal oleh dunia karena penemuan fosil homo erectus oleh G.H.R Von Koenigswald Penelitian yang dilakukan Von Koenigswald yang dibantu oleh Toto Marsono ini berakhir tahun 1941, dan hasil penelitiannya di simpan di rumah toto marsono
SITUS TRINIL Trinil adalah situs paleoantropologi di Indonesia yang sedikit lebih kecil dari situs Sangiran. Trinil merupakan kawasan di lembah Sungai Bengawan Solo yang menjadi hunian kehidupan purba, tepatnya zaman Plistosen Tengah, sekitar satu juta tahun lalu. Pada tahun 1891 Eugene Dubois, seorang ahli anatomi menjadi orang eropa pertama yang menemukan bekas manusia purba pertama diluar eropa, dan tahun 1894 eugene dubois menemukan manusia purba pithecanthropus erectus
MEGANTHTROPUS ❖Fosil manusia meganthropus ini ditemukan oleh Von Koenigswald tahun 1936-1941 di sangiran, berupa bagian rahang bawah dan 3 buah gigi ❖Fosil ini diberi nama Meganthropus Paleojavanicus (Manusia besar dari jawa) ❖Memiliki tulang pipi yang tebal ❖Memiliki otot rahang yang kuat ❖Tidak memiliki dagu ❖Memiliki tonjolan belakang yang tajam ❖Memiliki tulang kening yang menonjol ❖Memiliki perawakan yang tegap
PITHECANTHROPUS ❖Pertama kali ditemukan oleh Eugene Dubois di Trinil, Ngawi tahun 1980, berupa bagian rahang, gigi dan sebagian tulang tengkorak ❖Pithecantropus hidup di zaman pleistosen bawah dan tengah ❖Ciri-cirinya ❖Berjalan tegak ❖Volume otaknya sekitar 900 cc ❖Berbadan tegap dengan alat pengunyah yang kuat ❖Tinggi badannya sekit ar 165 – 170 cm ❖Berat badannya sekit ar 100 kg ❖Makanannya masih kasar dengan sedikit dikunyah.
HOMO ❖Pertama diteliti oleh Von Reistchoten di wajak, kemudian dilanjutkan oleh E. Dubois ❖Ciri-cirinya ▪ Berat badan kira-kira 30-150 kg ▪ Volume otak lebih dari 1.350 cc ▪ Berjalan tegak ▪ Muka dan hidung lebar ▪ Mulut masih menonjol ▪ Mengenal peralatan dari batu dan tulang
Search
Read the Text Version
- 1 - 18
Pages: