Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore MODUL AJAR 7 BOLA BASKET 2023-2024

MODUL AJAR 7 BOLA BASKET 2023-2024

Published by Kurniandani nurides, 2023-07-06 06:18:24

Description: MODUL AJAR 7 BOLA BASKET 2023-2024

Search

Read the Text Version

MODUL AJAR INFORMASI UMUM Identias Modul Nama Sekolah : SMPN 2 PATEAN Mata Pelajaran : PJOK Fase/Kelas : D/7 Alokasi Waktu : 2X40 Menit Elemen : Permainan Bola Basket Penyusun : Nurides Kurniandani, S.Pd Kompetensi Awal Profil Pelajar Pancasila Peserta didik dapat mendemonstrasikan gerak 1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME spesifik melempar/mengoper, menangkap, dan berakhlak mulia menggiring, menembak, rebound, dan pivot permainan bola basket dengan benar. 2. Berkebhinekaan global 3. Bergotong royong 4. Mandiri 5. Bernalar kritis 6. Kreatif (Pilihsalahsatu) Sarana dan Prasarana Alat dan Bahan Media 1. Lapangan/track atau lapangan sejenisnya 1. HP/Android (halaman sekolah). 2. Gambar 3. Video teknik passing bola basket 2. Bola Basket. 4. Buku ajar/Modul 3. Cones 4. Peluit dan stopwatch Model Pembelajaran Target Peserta Didik Siswa regular berjumlah maksimal 32 Pembelajaran Berdiferensiasi KOMPONEN INTI Tujuan Pembelajaran Pemahaman Bermakna Peserta didik dapat mendemonstrasikan gerak Setelah peserta didik melakukan pembelajaran spesifik melempar/mengoper, menangkap, aktivitas permainan bola basket, manfaat apakah menggiring, menembak, rebound, dan pivot yang dirasakan olehnya? Dapatkah pengalaman permainan bola basket dengan benar. pembelajaran ini diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari? sesuai potensi dan kreativitas yang dimilikiserta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari- hari.

Pertanyaan Pemantik Mengapa peserta didik perlu memahami dan menguasai gerak spesifik mengoper, menangkap, menggiring, menembak, rebound dan pivot dalam permainan bola basket? Kegiatan Pembelajaran Kegiatan AlokasiWaktu Pendahuluan 1. Persiapan mengajar melakukan kegiatan Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum pembelajaran antara lain sebagai berikut: a. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. b. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan teknik dasar permainan bola basket. c. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: 1) Lapangan atletik atau lapangan sejenisnya (halaman sekolah). 2) Bola basket 3) Cones 4) Peluit dan stopwatch. 5) Lembarkerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak. 2. Kegiatan pengajaran Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut: a. Kegiatan pendahuluan (10 menit) 1) Guru meminta salah seorang peserta didik untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada peserta didik. 2) Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa, dan peserta didik berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing. 3) Guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat, bila ada peserta didik yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta peserta didik tersebut untuk berisitirahat di kelas. 4) Guru memotivasi peserta didik untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan denganmengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran. 5) Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. 6) Guru menjelaskan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik setelah proses pembelajaran (seperti yang tercantum dalam indikator ketercapaian kompetensi) disertai dengan penjelasan manfaat dari kegiatan bermain bola basket: misalnya bahwa bermain bola basket adalah salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan prestasi cabang olahraga bola basket. 7) Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari yaitu: aktivitas keterampilan gerak spesifik mengoper, menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket. 8) Guru menjelaskan teknik asesmen untuk kompetensi aktivitas gerak spesifik permainan bola basket, baik kompetensi sikap (profil Pelajar Pancasila) dengan observasi dalam bentuk jurnal, yaitu pengembangan nilai-nilai karakter gotong royong dan mandiri, kompetensi pengetahuan: menganalisis aktivitas gerak spesifik mengoper, menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket menggunakan tes tertulis, dan kompetensi terkait keterampilan yaitu: mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper, menangkap, menggiring, dan

menembak bola permainan bola basket, serta bermain bola basket dalam bentuk yang sederhana dengan peraturan yang dimodifikasi dengan menekankan pada pengembangan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. 9) Dilanjutkan dengan pemanasan statis dan dinamis kemudian agar peserta didik terkondisikan dalam materi yang akan diajarkan dengan perasaan yang menyenangkan. Peserta didik melakukan pemanasan dalam bentuk game. Pemanasan dalam bentuk game antara lain: a) Peserta didik dibagi menjadi empat kelompok besar (peserta didik putera dan puteri dibagi sama banyak). Kalau jumlah peserta didik 32 orang, maka satu kelompok terdiri dari 8 peserta didik. b) Cara bermain: (1) Bola dioperkan secara beranting dari belakang ke depan melalui samping kiri/kanan, (2) Bola dioperkan secara beranting dari belakang ke depan melalui atas kepala, (3) Bola dioperkan secara beranting dari belakang ke depan melalui bawah/selangkangan. Apabila bola tersebut terjatuh atau kelompok yang paling terakhir menyelesaikan operan, dinyatakan sebagai kelompok yang kalah dan diberi hukuman berjoget atau bernyanyi. c) Berdasarkan pengamatan guru pada game, dipilih sejumlah peserta didik yang dianggap cukup mampu untuk menjadi tutor bagi temannya dalam aktivitas berikutnya. Mereka akan mendapat anggota kelompok dari peserta didik yang tersisa dengan cara berhitung sampai angka sejumlah peserta didik yang terpilih (misalnya 8 orang). Maka jika terdapat 32 peserta didik, setiap kelompok akan memiliki anggota 8 orang. d) Dalam pembelajaran ini disamping dapat mengembangkan elemen keterampilan gerak dan pengetahuan gerak, peserta didik juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada eleman Gotong Royong dan Mandiri dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Inti b. Kegiatan Inti (60 menit) Aktivitas 1 Mengoper/melempar bola adalah salah satu usaha dari seorang pemain untuk membagi atau memberi bola kepada temannya agar dapat memasukkan bola ke keranjang lawan. Mengoper/melempar bola dapat dilakukan dengan dua tangan dan satu tangan yang sering dilakukan dalam suatu pertandingan bola basket. Mengoper/melempar ini berguna untuk operan jarak pendek, sedang, dan jarak jauh. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan prosedur sebagai berikut : 1) Materi 1: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar dari depan dada permainan bola basket. Guru membariskan peserta didik menjadi empat baris (saling berhadapan), siswa mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar dari depan dada permainan bola basket secara bergantian. Cara melakukannya: a. Sikap kaki berdiri dengan kaki sedikit ditekuk dan badan sedikit condong ke depan, pandangan ke arah depan (kea rah bola). Kaki bisa sejajar atau salah satu kaki di depan. b. Bola dipegang dengan kedua telapak tangan dan jari-jari terbuka menutupi bagian samping dan belakang dari bola. Ibu jari hampir mendekat, semua telapak tangan dan jari menyentuh bola. c. Tekuk kedua siku dengan mendekati badan, dan aturlah bola setinggi dada. d. Mengoper/melempar dimulai dengan melangkahkan satu kaki ke depan ke arah sasaran (penerima). Bersamaan dengan itu, langkahkan kaki, kedua lengan menolak lurus ke depan disertai dengan lekukan pergelangan tangan dan diakhiri dengan jentikan jari-jari. e. Mengoper/melempar diarahkan setinggi dada (penerima) secara mendatar dan bola sedikit berputar. f. Bersamaan dengan irama gerak pelepasan bola, berat badan dipindahkan ke depan, langkahkan kaki belakang setelah bola lepas dari tangan (sebagai gerak lanjutan/follow throught). 2) Materi 2: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar dari pantulan permainan bola basket. Peserta didik masih tetap berada dalam barisan, guru meminta peserta didik melakukan gerakan melempar bola dengan memantulkan bola ke lantai dengan cara bergantian.

Cara melakukannya: (1) Sikap permulaan dilakukan seperti pada posisi operan dengan dua tangan. (2) Bola dilepaskan dengan tolakan dua tangan menyerong ke bawah dari letak badan teman. (3) Bola dilepaskan setinggi dada dan harus diarahkan pada suatu tempat (titik) kira-kira 1 meter di depan penerima (disesuaikan dengan jarak dan kekuatan lemparan). Arah bola agar dapat diterima pada daerah antara lutut dan perut. (4) Bila berhadapan dengan lawan, maka sasaran pantulan bola berada di samping kanan/kiri kaki lawan. 3) Materi 3: Fakta, konsep, dan prosedur, serta mempraktikkan aktivitas gerak spesifik mengoper/melempar dari atas kepala permainan bola basket. Peserta didik masih tetap berada dalam barisan, guru meminta peserta didik melakukan gerakan melempar bola dari atas kepala dengan cara bergantian dengan teman pasangannya. Cara melakukannya: (1) Posisi bola berada di atas kepala dengan dipegang oleh dua tangan dan cenderung agak di belakang kepala. (2) Bola dilemparkan dengan lekukan pergelangan tangan arahnya agak menyerong ke bawah disertai dengan meluruskan lengan. (3) Lepasnya bola dari tangan juga menggunakan jentikan ujung jari tangan. (4) Posisi kaki berdiri tegak, tetapi tidak kaku. Bila berhadapan dengan teman, untuk mengamankan bolanya dapat dilakukan dengan meninggikan badan, yaitu mengangkat kedua tumit. 4) Peserta didik menerima umpan balik dari guru 5) Peserta didik melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan. 6) Peserta didik melakukan refleksi pembelajaran terhadap diri sendiri dan anggota kelompok selama pembelajaran. 7) Guru melakukan penilaian selama proses pembelajaran berlangsung. 8) Selama kegiatan pembelajaran lempar tangkap bola, peserta didik mengembangkan sikap bekerja sama, bertindak proaktif terhadap kondisi lingkungan fisik, sosial, mampu dan mau berkomunikasi dengan orang lain, mengedepankan penggunaan bersama sumber daya dan ruang yang ada,

mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi, memahami strategi dan rencana pengembangan diri, mengembangkan pengendalian dan disiplin diri, serta berusaha menjadi individu yang percaya diri, fleksibel, dan adaptif. Penutup Menutup pembelajaran PJOK pelajaran permainan bola basket di harapkan melalui tahapan sebagai berikut. 1) Memastikan peserta didik sudah berkumpul semua dan dalam keadaan relaks. 2) Melakukan pendinginan. 3) Memfasilitasi dan membimbing peserta didik bercerita tentang pelajaran yang sudah dilakukan selama kegiatan pembelajaran. 4) Membimbing peserta didik untuk berdoa bersama (minta salah satu peserta memimpin). 5) Guru dan peserta didik menuju kelas untuk mengikuti pelajaran atau kegiatan selanjutnya. 6) Guru (jika mungkin bersama peserta didik) merapikan kembali sarana dan prasarana belajar mengajar. Asesmen Instrumen TeknikAsesmen 1. Rubrik 1. Observasi 2. Chek list 2. Kinerja 3. Catatan Anek doktal 3. Projek 4. Grafik Perkembangan 4. TesTertulis 5. Tes Lisan (Pilihsalahsatu) 6. Penugasan 7. Portofolio Refleksi Guru Refleksi Siswa a. Kesulitan-kesulitan apa saja yang Refleksi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap peserta didik alami/temukan aktivitas pembelajaran. Hasil refleksi bisa digunakan untuk menentukan perlakuan kepada dalam melakukan aktivitas peserta didik, apakah remedial atau pengayaan.Remedial danpengayaanyadidalam pembelajaran pembelajaran, tidak terpisah setelah pembelajaran. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam mengoper,menangkap dalam refleksi guru antara lain: a. Apakah kegiatan pembelajaran dapat berjalan permainan bola basket. dengan baik? b. Kesalahan-kesalahan apa saja b. Kesulitan-kesulitan apa saja yang yang peserta didik alami/temukan dialami/temukan dalam proses aktivitas pembelajaran mengoper, menangkap bola. dalam melakukan aktivitas c. Apa yang harus diperbaikidan bagaimana cara memperbaiki proses aktivitas pembelajaran mengoper, pembelajaran mengoper, menangkap bola dalam perminan bola basket. menangkap dalam permainan d. Bagaimana keterlibatan peserta didik dalam proses aktivitas pembelajaran gerak bola basket. mengoper, menangkap dalam permainan bola basket. c. Bagaimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahanyang peserta didik alami/temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran mengoper, menangkap dalam permainan bola basket.

LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lembar Kerja Siswa Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : D/ VII 1. Panduan umum a. Pastikan Kalian dalam keadaan sehat dan siap untuk mengikuti aktivitas pembelajaran. b. Ikuti gerakan pemanasan dengan baik, sesuai dengan instruksi yang diberikan guru untuk menghindari cidera. c. Mulailah kegiatan dengan berdo’a. Selama kegiatan perhatikan selalu keselamatan diri dan keselamatan bersama 2. Pengayaan Remidial Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses Remidial dilakukan oleh guru pembelajaran yang dilakukan pada setiap terintegrasi dalam pembelajaran yaitu aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan dengan memberikan intervensi yang apabila setelah diadakan asesmen pada sesuai dengan level kompetensi peserta kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik dari mana guru mengetahui level didik pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai kompetensi peserta didik. Level yang dicapai melampaui kompetensi yang telah kompetensi diketahui dari refleksi yang ditetapkan oleh guru.Pengayaan dilakukan dilakukan setiap kali pembelajaran. dengan cara menaikkan tingkat kesulitan Remedial dilakukan dengan cara permainan dengan cara mengubah jumlah menetapkan atau menurunkan tingkat pemain, memperketat peraturan, menambah alat kesulitan dalam materi pembelajaran. yang digunakan, serta menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan. Bahan Bacaan Siswa 3. Bahan Bacaan Guru a. Teknik dasar mengoper bola Peraturan permainan bolabasket yang benar. b. Bentuk-bentuk gerak spesifik mengoper Untuk membantu dalam mencari sumber bola bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: c. Bentuk-bentuk gerak spesifik mengoperdenganbuku, majalah,koran, internet, atau sumber gerakan modifikasi lainnya. Materi gerak spesifik permainan bola basket. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya 4. Glosarium • Umpan matang (bahasa Inggris: Assist) adalah suatu istilah dalam permainan bola basket di mana seorang pemain mengoper bola kepada temannya, dan pemain yang mendapat bola operan dari temannya itu tanpa mendribble (memantulkan bola ke tanah) langsung melempar atau memasukkan bola kedalam jaring basket (bola yang tidak masuk tidak dihitung).

• Chest Pass : operan depan dada, operan ini berguna untuk operan jarak pendek, karena mengoper bola dengan cara ini akan menghasilkan kecepatan dan kecermatan terhadap teman yang diberi bola, jarak lemparan 5 sampai 7 meter. • Over haed pass : operan ini dilakukan dengan dua tangan dan bola berada diatas kepala agak ke belakang. • Bounce pass: operan pantulan dilakukan dengan dua tangan dalam posisi bola di depan dada. Operan pantulan sangat baik dilakukan untuk menerobos lawan tinggi. 5. Daftar Pustaka Muhajir. 2017.Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SMP/M.Ts Kelas VII. Bogor : Penerbit Yudhistira. Muhajir. 2017.Buku Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SMP/M.Ts Kelas VII. Bogor : Penerbit Yudhistira. Muhajir. 2020. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SMP/M.Ts Kelas VII. Jakarta: Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kemendikbud. Mengetahui Patean, 6 Juli 2022 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Sudiyo, S.Pd Nurides Kurniandani, S.Pd NIP. 19680428 199412 1 001 NIP.

LAMPIRAN-LAMPIRAN LEMBAR KERJA KELAS : KELOMPOK : ANGGOTA : PETUNJUK 1. Diskusikanlah lembar kriteria gerak berikut ini! 2. Amatilah teman-teman kalian yang sedang melakukan teknik mengoper bola dalam permainan bola basket! 3. Perhatikan beberapa teknik dasar yang dilakukan oleh teman-teman lainnya! 4. Rumuskan cara melakukan teknik yang dilakukan olen teman lainnya! 5. Berikan catatan kesalahan-kesalahan yang terjadi ketika teknik tersebut dilakukan! Tampilkan teknik dasar yang benar untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi pada akhir pembelajaran di lapangan/di depan kelas, sesuai petunjuk guru! Nama dan Jenis Gerakan Cara Melakukan Kesalahan yang terjadi Gambar Bantuan


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook