PROJECT PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Pendidikan Kesetaraan
POKOK BAHASAN 1. Menyiapkan ekosistem satuan pendidikan 2. Mendesain Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila 3. Mengelola Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila 4. Mengelola assesment dan melaporkan hasil Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila
TUJUAN 1. Peserta dapat mendesain Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila 2. Peserta dapat mengelola dan melaksanakan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila 3. Peserta dapat menyusun assesment dan melaporkan hasil Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila
LATAR BELAKANG Satuan Pendidikan Nonformal membutuhkan desain Project Pengembangan Profil Pelajar Pancasila di program kesetaraan
ALUR KEGIATAN
PERTANYAAN 1. Apakah saudara memahami kepanjangan dari P5? 2. Bagaimana cara memilih Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila di pendidikan kesetaraan? 3. Bagaimana skema melaksanakan P5 di Pendidikan Kesetaraan?
ICE BREAKING
DOKUMEN ● Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Ristek dan Teknologi Republik TERKAIT Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam PROJEK Rangka Pemulihan Pembelajaran PENGUATAN PROFIL ● Keputusan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian, PELAJAR Pendidikan, kebudayaan, Riset, dan Teknologi nomor 009/H/KR/2022 tentang PANCASILA Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka ● Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi nomor 262/H/KR/2022 tentang Perubahan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka ● Panduan Pengembangan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan ● Panduan Pembelajaran dan Asesmen ● Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Mengenal Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Profil Pelajar Pancasila merupakan karakter Dimensi Profil Pelajar dan kemampuan yang dibangun dalam Pancasila keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui budaya satuan ⮚ Beriman, bertaqwa pendidikan, kepada Tuhan yang Projek penguatan profil pelajar Pancasila Maha Esa, dan sebagai salah satu sarana pencapaian profil pelajar Pancasila. Berakhlak mulia Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar ⮚ Berkebinekaan Pancasila dilakukan secara fleksibel, dari segi global muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan. ⮚ Bergotong Royong ⮚ Mandiri ⮚ Bernalar Kritis ⮚ Kreatif Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila.
01 Holistik Eksploratif Proses Pengembangan diri, menguatkan Utuh dan tidak parsial kemampuan yang sudah didapat. 04 Prinsip Projek Penguatan P3 02 03 Berdasarkan Berpusat Pada pengalaman nyata Peserta Didik Kontekstual Peserta sebagai Subjek
Alokasi Pelaksanaan Projek Penguatan Profil pada Program Pemberdayaan dan Keterampilan • Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dilaksanakan pada program pemberdayaan dan/atau keterampilan • Berikut alokasi SKK setiap fase pada pendidikan kesetaraan. Kelompok Fase A Fase B Fase C Fase D Fase E Fase F Pemberdayaan & Kelas 1-2 Kelas 3-4 Kelas 5-6 Kelas 7-9 Kelas 10 Kelas 11-12 Keterampilan setara Setara Setara Setara Setara Setara 720jp Pemberdayaan 288jp 432jp 648jp 1.080jp 576jp (20SKK) (8 SKK) (12 SKK) (18 SKK) (30 SKK) (16 SKK) Keterampilan
01 Membentuk tim Fasilitator Projek Penguatan P3
Contoh Wakil kepala satuan pendidikan (koordinator projek) dan Pendidik (perwakilan dari setiap fase)
02 Mengidentifikasi Tingkat Kesiapan Satuan Pendidikan Tahap Awal Tahap Berkembang Tahap Lanjutan ∙ Satuan pendidikan belum ∙ Satuan pendidikan sudah ∙ Pembelajaran Projek memiliki sistem dalam memiliki sistem melaksanakan sudah menjadi mempersiapkan dan pembelajaran berbasis projek. kebiasaan satuan melaksanakan pembelajaran pendidikan. berbasis projek. ∙ Konsep pembelajaran ∙ Konsep pembelajaran berbasis ∙ Konsep pembelajaran berbasis projek baru projek sudah diketahui oleh berbasis projek sudah diketahui oleh pendidik. sebagian pendidik. diketahui oleh semua pendidik. ∙ Satuan pendidikan ∙ Satuan pendidikan mulai ∙ Satuan pendidikan sudah melaksanakan projek secara melibatkan pihak di luar satdik menjalankan kerjasama internal (tidak melibatkan pihak dalam membantu melaksanakan dengan pihak mitra di luar luar). aktivitas projek. satdik agar dampak projek dapat diperluas secara berkelanjutan
Contoh
03 Merancang Dimensi, Tema, dan Alokasi Waktu Projek Penguatan P3
Contoh HASIL ANALISIS KONTEKS • Pemerintah daerah fokus terhadap sektor Pariwisata namun akses informasi dan publikasi belum dilakukan secara efektif. • Banyak lokasi yang menyimpan pesona/ daya tarik wisata. Sayangnya, masyarakat hanya fokus pada pengembangan lokasi wisata yang sudah dikenal. • Rendahnya kesadaran masyarakat untuk turut andil menjaga tempat wisata terbebas dari sampah. • Sektor pendukung pariwisata khususnya produk olahan makanan lokal juga memiliki potensi. Sayangnya, produk olahan makanan ini tidak dikemas secara menarik sehingga kurang memiliki daya jual. • Minat remaja terhadap perkembangan teknologi dan informasi di lingkungan PKBM A sangat tinggi. Hal ini didorong karena munculnya profesi-profesi baru seperti konten kreator dan pengaruh positif budaya hustle yang banyak diminati remaja dan menjadi acuan untuk mengembangkan diri. • Remaja di satuan pendidikan A cenderung mengakses informasi dari berbagai media digital. Sayangnya, banyak konten digital yang diakses kurang edukatif. • Sumber Daya Manusia (SDM) di PKBM A memiliki potensi dalam bidang teknologi informasi khususnya penyediaan akses informasi dan publikasi di media digital.
Contoh Merancang Rumusan Isu Dimensi, Strategis Tema, dan Alokasi Penguatan promosi pariwisata dan budaya Waktu berbasis digital melalui konten edukatif dan Projek peduli pada lingkungan yang berkelanjutan Penguatan Pentingnya kemasan menarik pada produk P3 olahan makanan lokal sebagai sektor pendukung promosi pariwisata
Menentukan Elemen Subelemen Dimensi P3 Elemen memperoleh dan memproses Mengajukan pertanyaan Dimensi informasi dan gagasan Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan Bernalar Kritis mengolah informasi dan gagasan Bergotong Royong menganalisis dan mengevaluasi penalaran menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan Kreatif dan prosedurnya prosedurnya refleksi pemikiran dan proses berpikir Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri Kerja sama kolaborasi Komunikasi untuk mencapai tujuan bersama Saling-ketergantungan positif Koordinasi Sosial kepedulian Tanggap terhadap lingkungan Sosial Berbagi Tips menghasilkan gagasan yang orisinal Dimensi, Elemen, Subelemen menghasilkan karya dan tindakan yang dan Capaiannya dapat diakses orisinal di BSKAP 009 tahun 2022 memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan
Menentukan TEMA PROJEK P3 Terdapat 7 pilihan tema sesuai Kepmendikbudristek No 56/ M/ 2022
Tema Kearifan Lokal Rekayasa dan Teknologi Kewirausahaan Bhinneka Tunggal Ika (SD-SMA dan sederajat) (SD-SMA dan sederajat) (SD-SMA dan sederajat) (SD-SMA dan sederajat) Membangun rasa ingin tahu Berkolaborasi dalam melatih Mengidentifikasi potensi Mengenal belajar membangun dan kemampuan inkuiri melalui daya pikir kritis, kreatif, ekonomi di tingkat lokal dan dialog penuh hormat tentang eksplorasi tentang budaya dan inovatif, sekaligus kemampuan masalah yang ada dalam keberagaman kelompok agama kearifan lokal masyarakat berempati untuk berekayasa pengembangan potensi dan kepercayaan yang dianut sekitar atau daerah tersebut, membangun produk tersebut, serta kaitannya oleh masyarakat sekitar dan di serta perkembangannya. berteknologi yang dengan aspek lingkungan, Indonesia serta nilai-nilai memudahkan kegiatan dirinya sosial dan kesejahteraan ajaran yang dianutnya. dan juga sekitarnya. masyarakat. Gaya Hidup Berkelanjutan Bangunlah Jiwa dan Raganya Suara Demokrasi Tema-tema projek sudah (SD-SMA dan sederajat) (SD-SMA dan sederajat) (SMP-SMA dan sederajat) ditentukan oleh Memahami dampak dari Membangun kesadaran dan Merefleksikan makna pemerintah. Berangkat aktivitas manusia, baik jangka keterampilan untuk demokrasi dan memahami dari tema yang ada, tim pendek maupun panjang, memelihara kesehatan fisik implementasi demokrasi serta fasilitator projek dapat terhadap kelangsungan dan mental, baik untuk dirinya tantangannya dalam konteks mengembangkan topik kehidupan di dunia maupun maupun orang sekitarnya. yang lingkungan sekitarnya. berbeda, termasuk dalam spesifik yang sesuai organisasi sekolah dan/atau dengan konteks dan dalam kebutuhan sekolah. dunia kerja.
MERUMUSKAN PROJEK P3
Menentukan alokasi waktu pada program pemberdayaan fase E kelas X Tips Jumlah SKK/ Strategi Konversi Tim fasilitator dapat semester penuntasan Kebutuhan merancang kebutuhan jam Jam Pelajaran (Jp) SKK pelajaran sesuai dengan startegi penuntasan SKK sesuai dengan kebutuhan projek 8 SKK 4 Tatap muka 4 x 1 = 4 4 Mandiri 4 x 3 = 12 16 x 36 minggu = 576
Menentukan pilihan Projek 1 Mengulik permata Projek 2. Berdayakan Projek 3. Berkreasi waktu tersembunyi nan asri warganet untuk Indonesia dengan kemasan Semester yang edukatif Jpl Pilihan Gasal (10 minggu) Gasal (10 minggu) Genap (16 minggu) pengaturan waktu projek 160 jp 160 jp 256 jp Waktu pelaksaaan projek Waktu pelaksaaan projek Waktu pelaksanaan dilakukan di dalam kegiatan live in dilakukan di dalam kegiatan dilakukan setiap minggu di yang di bagi menjadi tiga tahap penyadaran remaja di dunia hari Sabtu sebanyak 4 jp yaitu: digital yang dibagi menjadi tatap muka dengan • 1 minggu persiapan setara tiga tahap yaitu: pengembangan mandiri dengan 40 Jp • 1 minggu persiapan setara dilakukan oleh kelompok sebanyak 12 jp per minggu • 3 hari pada saat kegiatan live in dengan 40 Jp setara 80 jp • 1 minggu aksi penyadaran • 1 minggu pasca kegiatan setara 40 jp (pembuatan laporan dan • 3 hari pameran projek hasil presentasi hasil) setara 40 jp aksi dan 2 hari pasca kegiatan setara 80 jp
Tahapan 3 Projek 1 Projek 2 Projek 3 Dimensi Bernalar kritis, kreatif Bernalar kritis, bergotong Kreatif, Bernalar kritis dan royong bergotong royong Tema Mengulik permata Berdayakan warganet Berkreasi dengan Alur waktu tersembunyi nan asri untuk Indonesia yang kemasan edukatif 160 jp 160 jp 256 jp Keterangan: Keterangan: Keterangan: projek dilakukan satu projek dilakukan satu projek dilakukan satu hari minggu dalam satu bulan minggu dalam satu bulan disetiap minggu (setiap (Juli, Agustus, (Oktober, November, Jumat) September) Desember)
04 Pemerintah menyediakan beragam contoh modul projek. Pada tahap awal pendidik diharapkan dapat mengadaptasi modul tersebut Menyusun sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah, sementara pada Modul Projek tahap lanjutan pendidik diharapkan dapat merancangnya secara Penguatan mandiri. P3 Mengadaptasi Modul yang Membuat Modul secara Sudah Ada Mandiri Mengadaptasi modul yang Membuat modul secara mandiri sudah tersedia adalah pilihan adalah pilihan lanjutan bagi awal bagi sekolah yang belum sekolah yang sudah terbiasa melaksanakan pembelajaran terbiasa melaksanakan pembelajaran berbasis projek berbasis projek yang integratif yang integratif dan kolaboratif dan kolaboratif
Komponen modul projek penguatan profil pelajar Pancasila Modul projek dilengkapi dengan komponen yang menjadi dasar dalam proses penyusunannya serta dibutuhkan untuk kelengkapan pelaksanaan pembelajaran. Modul projek setidaknya memiliki komponen sebagai berikut: Profil Modul Tujuan Aktivitas Asesmen ● Tema dan topik atau judul ● Pemetaan dimensi, elemen, sub ● Alur aktivitas projek ● Instrumen pengolahan modul elemen Profil Pelajar Pancasila secara umum hasil asesmen untuk menyimpulkan ● Fase atau jenjang ● Pada Pendidikan kesetaraan, ● Penjelasan detail pencapaian projek sasaran menentukan tujuan pembelajaran tahapan kegiatan dan dari CP pemberdayaan dan/atau CP asesmennya ● Durasi kegiatan keterampilan ● Rubrik pencapaian berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik (Untuk Pendidikan Dasar dan Menengah) Tim fasilitator memiliki kebebasan untuk mengembangkan komponen dalam modul projek, untuk menyesuaikan dengan kondisi sekolah dan kebutuhan peserta didik. Modul dapat diperkaya dengan menambahkan komponen berikut: ● Deskripsi singkat projek ● Pertanyaan pemantik untuk memancing diskusi atau proses inkuiri peserta didik ● Alat, bahan, serta media belajar yang perlu disiapkan serta referensi pendukung
Contoh Menyusun Modul Projek pada Pemberdayaan
Contoh Elemen: Kesadaran Diri (A) Rumusan Tujuan Peserta didik mampu mengembangkan kemandirian dalam penyelesaikan permasalahan, Projek Penguatan mengomunikasikan dan mempertahankan ide, inisiatif, serta gagasan yang dimiliki. Peserta P3 didik juga mampu mengenali potensi, kekuatan dan kelemahan diri, memiliki rasa bangga terhadap capaian prestasinya. Peserta didik mampu memahami dinamika yang terjadi pada Tema : Kewirausahaan dan lingkungan dan menganalisis peluang dan tantangan. Rekayasa Teknologi Topik Tujuan Pembelajaran Projek 3 : Berkreasi dengan Kemasan A.1 Peserta didik mampu memahami dan menganalisis permasalahan yang dihadapi yaitu terkait dengan kemasan produk olahan makanan lokal. Fase : E kelas X A.2 Peserta didik mampu mengembangkan ide dan gagasan dalam menemukan Karakteristik Program alternatif solusi dari permasalahan terkait kemasan produk olahan makanan Pemberdayaan dibagi 5 lokal. elemen: A.3 Peserta didik mampu mengkomunikasikan dan mempertahankan ide dan 1. Kesadaran Diri gagasan dalam rangka penyelesaian permasalahan kemasan produk makanan 2. Harga Diri lokal. 3. Kepercayaan Diri 4. Partisipasi aktif A.4 Peserta didik mampu menunjukkan inisiatif untuk melaksanakan ide dan 5. Akses terhadap gagasan dalam rangka penyelesaian permasalahan terkait dengan kemasan produk makanan lokal. pengambilan Keputusan A.5 Peserta didik mampu mengenali potensi dan kekuatan diri untuk mencapai prestasi. A.6 Peserta didik memiliki rasa bangga terhadap capaian prestasi dirinya dalam menemukan permaslahan kemasan produk makanan lokal.
Merumuskan tingkat pencapaian dimensi P3 Tema : Kewirausahaan dan Rekayasa Teknologi Topik Projek 3 : Berkreasi dengan Kemasan Fase : E kelas X Dimensi Elemen Sub-elemen Target Pencapaian di akhir Fase E kelas X memperoleh dan Mengajukan pertanyaan Mengajukan pertanyaan untuk menganalisis secara memproses kritis permasalahan yang kompleks dan abstrak pada informasi dan Mengidentifikasi, projek berkreasi dengan kemasan gagasan mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan Secara kritis mengklarifikasi serta menganalisis Bernalar Kritis menganalisis dan gagasan gagasan dan informasi yang kompleks dan abstrak mengevaluasi dari berbagai sumber. Memprioritaskan suatu gagasan penalaran dan menganalisis dan yang paling relevan dari hasil klarifikasi dan analisis. prosedurnya mengevaluasi penalaran dan prosedurnya Menganalisis dan mengevaluasi penalaran yang digunakannya dalam menemukan dan mencari solusi refleksi pemikiran Merefleksi dan serta mengambil keputusan. dan proses berpikir mengevaluasi pemikirannya sendiri Menjelaskan alasan untuk mendukung pemikirannya dan memikirkan pandangan yang mungkin berlawanan dengan pemikirannya dan mengubah pemikirannya jika diperlukan.
Beberapa Alur (sequence) dalam menyusun P5
Beberapa Alur (sequence) dalam menyusun P5
Beberapa Alur (sequence) dalam menyusun P5
Merumuskan alur aktivitas projek Tema : Kearifan Lokal dan Gaya Hidup Berkelanjutan Topik Projek 3 : Mengulik permata Fase tersembunyi nan asri : E kelas X
PROFIL MODUL
Alur Aktivitas Modul
Alur Aktivitas Modul
Alur Aktivitas Modul
Alur Aktivitas Modul
Alur Aktivitas Modul
STRUKTUR KURIKULUM KESETARAAN 1 2 KELOMPOK MATA PENJADWALAN PELAJARAN UMUM PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN KETERAMPILAN BERBASIS PROFIL PELAJAR PANCASILA (KEPMENDIKBUD NO. 56/M/2022 TENTANG PEDOMAN PENERAPAN KURIKULUM DALAM RANGKA PEMULIHAN PEMBELAJARAN)
1. Dilaksanakan setiap minggunya Satuan pendidikan dapat menentukan satu hari dalam seminggu (misalnya di hari sabtu) untuk melaksanakan secara bergantian program ketrampilan dan pemberdayaan atau kombinasi keduanya. Seluruh jam pelajaran dihari itu digunakan sepenuhnya Setiap hari sabtu digunakan secara bergantian untuk program ketrampilan dan pemberdayaan atau kombinasi keduanya, 49
2. Dilaksanakan setiap bulan Satuan pendidikan dapat menentukan satu minggu dalam sebulan (misalnya minggu keempat setiap bulan). untuk melaksanakan. Seluruh jam pelajaran di minggu tersebut dapat digunakan sepenuhnya untuk melaksanakan program ketrampilan dan pemberdayaan atau kombinasi keduanya. Minggu keempat setiap bulannya, seluruh jam pelajaran digunakan secara bergantian untuk program ketrampilan dan pemberdayaan atau kombinasi keduanya 50
Search