Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore PAUD4202-METODE PENGEMBANGAN FISIK_INDARWATI_857762094

PAUD4202-METODE PENGEMBANGAN FISIK_INDARWATI_857762094

Published by wirda Hilya, 2023-07-13 03:34:40

Description: PAUD4202-METODE PENGEMBANGAN FISIK_INDARWATI_857762094

Search

Read the Text Version

BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA 1. a. Menyediakan peralatan atau lingkungan yang memungkinkan anak melatih keterampilan motoriknya. Tempat dan alat berlatih keterampilan motorik harus aman sehingga memungkinkan anak dapat berlari-lari atau berguling-guling b. memperlakukan anak dengan sama. Jangan membandingkan kemampuan satu anak di depan anak lain karena setiap anak adalah unik. Penguasaan keterampilan motorik seorang anak tak akan sama antara satu anak dengan anak lainnya. Semua ini tergantung pada banyak hal, misalnya latihan, rasa percaya diri, kematangan alat-alat tubuh, dan lain-lain. c. memperkenalkan berbagai jenis keterampilan motorik, misalnya berbagai jenis olahraga kepada anak. Semakin banyak anak berlatih beberapa jenis olahraga atau keterampilan, motoriknya akan semakin baik pula d. meningkatkan kesabaran guru karena setiap anak memiliki jangka waktu berbeda dalam menguasai suatu keterampilan. Oleh sebab itu, guru diharapkan tidak memaksa anak untuk menguasai suatu keterampilan motorik melebihi batas kemampuannya. e. aktivitas fisik yang diberikan kepada anak harus bervariasi, yaitu aktivitas fisik untuk bermain dan bergembira sambil menggerakkan badan. f. berilah anak-anak aktivitas fisik yang memungkinkan anak menikmati dan dapat mencapai kemampuan yang diharapkan sesuai dengan perkembangannya. Keberhasilan anak dalam melakukan suatu keggiatan akan menjadikannya lebih percaya terhadap kemampuannya. g. saat melakukan aktivitas fisik yang menempatkan anak bersama beberapa anak lain, anak sebaiknya diberi arahan untuk dapat menerima kehadiran dan bekerja sama dengan anak lain.

BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA 2. NO Fungsi Secara Uraian Penjelasan Contoh Kegiatan (sebutkan 1 Umum kegiatan dan penjelasannya) Pengembangan motorik halus pada Usia kurang dari setahun Anak 1. Sebagai alat anak usia dini memiliki fungsi untuk dilatih memegang benda-benda, untuk memperkuat keterampilan gerak jari Di usia 4-5 tahun anak dapat mengembangkan tangan pada anak. Dengan kegiatan menciptakan atau membentuk keterampilan motorik halus jari-jari tangan anak dengan jari tangannya gerak kedua akan dilatih untuk bergerak dan tangan; menjadi kuat. Latihan tersebut Dalam kolase, anak dilatih untuk sebaiknya diawali sedini mungkin untuk melihat tumpukan potongan 2. Sebagai alat dengan kegiatan yang mudah kertas dan pola yang ada dikertas untuk Dalam perkembangan motorik halus, besar, lalu menggunakan jari mengembangkan setiap anak memiliki kecepatan yang telunjuk kanannya, ia mengambil kecepatan berbeda-beda. Oleh karena itu dalam potongan kertas dengan warna tangan dan perkembangan motorik halus, anak tertentu dan menempelkannya pada gerakan mata dilatih untuk dapat pola yang tersedia. mengkoordinasikan kecepatan tangan 3. Sebagai alat dengan matanya. Dengan latihan yang Seperti ketika bermain meronce, untuk melatih berulang-ulang kecepatan tangan akan kolase, mewarnai dan sebagainya. penggunaan dapat mengimbangi kecepatan emosi matanya. Hampir sebagian besar kegiatan pengembangan motorik halus ini meminta anak untuk melakukan atau menyelesaikan tugas dengan teliti, tekun, dan menuntut kesabaran. Saat menyelesaikan tugas anak harus dapat mengendalikan emosinya (bersabar dalam mengerjakan tugas)

BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA 3. Pengembangan pola lari yang sudah matang a. lari cepat terdiri dari lari pindah tempat, lari berpindah tempat dengan kecepatan, lari dengan berubah arah, lari cepat dan berubah arah, lari cepat. b. lari sambung terdiri dari permainan estafet, lomba lari beranting Rudolf Laban seorang ahli fisik motorik mengemukakan bahwa gerakan yang diajarkan pada anak prasekolah selalu berkaitan dengan hal-hal berikut : a. waktu waktu berkaitan dengan cepat/lambat. Misalnya gerakan yang dilakukan oleh seluruh atau sebagian tubuh dengan kecepatan yang berbeda. Mulai dari yang cepat sampai yang lambat atau dari yang lambat sampai yang cepat. Gerakan dapat dipercepat atau diperlambat dan gerakan dapat berirama b. beban gerakan dapat dibberikan dalam bentuk gerakan yang berat, ringan atau sedang c. ruang gerakan juga berkaitan dengan ruang, yaitu sejauh mana gerakan tubuh itu menggunakan ruang dalam pelaksanaannya. Tubuh atau sebagian tubuh dapat digerakan ke berbagai arah, misalnya maju ke depan, mundur ke belakangg, melangkah ke samping dan seterusnya. Bisa juga bergerak melalui jalur tertentu, seperti lurus langsung atau memutar. Anak juga bergerak dalam level yang berbeda, misalnya dari ketinggian tertentu d. alur gerakan juga merupakan suatu kesatuan yang mempunyai alur yang indah meliputi gerakan seluruh tubuh, gerakan beberapa bagian tubuh, atau yang berkaitan dengan orang ataupun objek lainnya.

BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA 4. Uraian Hasil Pengamatan . No Ranah 1. Anak menggunakan otot besar Sudah mampu Sangat mampu Ranah dengan potensi pengembangannya. Sudah mampu Psikomotor 2. Anak dapat berlari, bermanuver, Sudah mampu Sudah mampu Ranah Kognitif serta mulai dan berhenti bergerak Anak dengan kontrol penuh. Sangat mampu 3. Anak akan belajar mengelola dan Sudah mampu Ranah Afektif mengontrol tubuh dalam tekanan Sangat mampu berkompetisi. 1. Anak akan mencapai kesiapan mental ketika ia bereaksi secara strategis pada situasi permainan. 2. Anak akan belajar mengerti peraturan dan dapat menerapkan pengetahuan ini pada permainan lain yang tidak diawasi guru 1. Anak akan belajar bermain dengan anak lainnya dalam situasi sosial tanpa berkelahi. 2. Anak akan mengerti dan merasakan kebutuhan bermain dengan jujur dan sportif. 3. Anak akan mengerti dirinya dan orang lain.

BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA 5. Permainan Sunda Manda a. Tujuan melatih anak Permainan ini membantu anak melatih kekuatan otot kakinya, terutama saat harus melompat lebih jauh. Anak juga dapat melatih keseimbangan kaki dan ketepatan lemparan. Selain itu, dari segi kognitif anak juga belajar mencari strategi di mana area terbaik melempar batu agar bisa memenangkan permainan. b. Sarana yang dibutuhkan Arena bermain permainan sunda manda biasanya berupa kotak-kotak atau persegi panjang dengan ukuran masing-masing sekitar 30-60 cm2. Dalam membuat pola ini, anak bisa menggunakan kapur tulis, arang, atau pecahan genteng. Bentuk gambarnya juga bermacam-macam, bergantung dari selera dan kesepakatan pemain. Bisa juga menggunakan kotak yang jika disusun standar seperti huruf T, ada pula yang berbentuk kincir, rumah, lingkaran dan lainnya. Untuk dapat bermain, peserta harus berbekal gacuk. Benda yang dapat dijadikan gacuk yakni batu pipih atau pecahan keramik. c. Sasaran untuk anak usia Permainan ini lebih cocok untuk 5 tahun keatas, bisa juga dimainkan oleh anak usia sekitar 3 tahun d. Tahapan cara bermain pola gambar permainan sunda manda berbentuk kotak-kotak berpalang, ke depan maupun ke samping. Gambar ini biasanya dibuat di atas tanah, namun bisa juga di dalam rumah menggunakan kapur tulis. Bentuk gambarnya juga bermacam-macam, bergantung dari selera dan kesepakatan pemain. Misalnya ada kotak yang jika disusun standar seperti huruf T, ada pula yang berbentuk kincir, rumah, lingkaran dan lainnya. Untuk dapat bermain, peserta harus berbekal gacuk. Benda yang dapat dijadikan gacuk yakni batu pipih atau pecahan keramik.

Sebelum bermain biasanya anak-anak akan menentukan giliran melalui hompimpa atau suit jari, ini agar adil siapa yang berhak bermain lebih dulu. Peserta yang menang terlebih dahulu akan memulai permainan dengan melemparkan gacuk ke dalam kotak permainan, dilanjutkan dengan melompat-lompat dari satu kotak ke kotak lainnya dengan satu kaki. Kotak yang terdapat gacuk tidak boleh diinjak/ditempati oleh setiap pemain. Jadi, para pemain harus melompat ke petak berikutnya dengan satu kaki mengelilingi petak-petak yang ada. Saat melemparkan gacuk juga tidak boleh melebihi garis kotak yang telah disediakan, atau saat melompat menginjak garis atau keluar kotak. Bila itu terjadi, maka dinyatakan gugur dan giliran pemain berikutnya. Selama melompat dari kotak satu ke kotak berikutnya, kaki juga tidak boleh bergantian. Kecuali saat menemukan kotak ke samping, kedua kaki boleh menginjak di masing-masing kotak. Pemain yang menyelesaikan satu putaran terlebih dulu, dia berhak untuk melemparkan gacuk dengan cara membelakangi gambarnya. Jika pas di dalam kotak, maka kotak tersebut akan menjadi 'sawah'. Artinya, di petak tersebut pemain yang bersangkutan dapat menginjak kotak dengan dua kaki. Sementara itu, pemain lain tidak boleh menginjak kotak tersebut selama permainan berlangsung. Nah, peserta yang memiliki 'sawah' terbanyak adalah pemenangnya.


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook