PENGUATAN KOMPETENSI PENGAWAS MADRASAH 12 OKTOBER 2021 (13:00-15:00)
Neneng LM Pembina Utama, IV/e Widyaiswara Ahli Utama Kantor: Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan & Keagamaan Jl. Ir. H. Juanda No. 37 Ciputat, Tangerang Selatan HP/WA: 081284783693 Email: [email protected] [email protected]
PENDIDIKAN ✓ Tarbiyah B. Arab IAIN Syahid Jakarta ✓ Magister Penelitian dan Evaluasi Pendidikan UHAMKA Jakarta PEKERJAAN ✓Guru SMP, SMA, MTs, MA, TPQ, & MT ✓Widyaiswara Pusdiklat Teknis Kemenag ✓Master Trainer Nasional Pengelolaan Dana BOS ✓Master Trainer Nasional MPSDM ✓Instruktur Nasional Pengembangan Kurikulum ✓Asesor SD/MI DKI Jakarta ✓Asesor Lembaga Pelatihan ✓Tim Penilai Angka Kredit Guru Madrasah ✓Tim Penilai Angka Kredit Widyaiswara Kemenag
KOMPETENSI Peserta kompeten dalam Mengelola Pelaksanaan Supervisi Manajerial
1. Menyusun Rencana supervisi manajerial, 2. Menerapkan prinsip-prinsip, metode, dan teknik supervisi manajerial dalam pelaksanaan supervisi manajerial, 3. Menyusun Laporan hasil evaluasi pelaksanaan supervisi manajerial.
Supervisi? Kegiatan profesional yang dilakukan oleh pengawas sekolah dalam rangka membantu kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lainnya guna meningkatkan mutu dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran.
Supervisi manajerial ? supervisi yang 1. Perencanaan 2. Koordinasi berkenaan dengan 3. Pelaksanaan 4. Penilaian aspek pengelolaan S/M 5. Pengembangan yang terkait langsung kompetensi SDM (kepend & lainnya. dengan peningkatan efisiensi dan efektivitas S/M yang mencakup
SM merupakan pengawasan yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas: PEMANTAUAN PEMBINAAN BIMLAT PENILAIAN PADA aspek pengelolaan dan administrasi S/M yang terkait langsung dengan peningkatan efisiensi dan efektivitas S/M dalam mendukung terlaksananya proses pembelajaran.
PEMANTAUAN Keg untuk mengetahui keterlaksanaan SNP dlm penyelenggaraan pendidikan dan menemukan hambatan-hambatan PEMBINAAN Kegiatan pengawasan dalam peningkatan kompetensi KS/KM & TENDIK LAINNYA sesuai dengan kebutuhan BIMLAT Kegiatan bimlat KS/KM & TENDIK LAINNYA dalam pengelolaan PENILAIAN S/M penilaian kinerja KS/KM dalam pengelolaan pendidikan
Harmonis Objektif Prinsip Berkesinam Konstruktif Supervisi bungan Manajerial Demokratis Komprehensif Terpadu
MONITORING DELPHI Metode EVALUASI Supervisi Manajerial WORKSHOP FGD/DKT
Monitoring • Pengontrolan selama program berjalan dan lebih bersifat klinis untuk mengetahui kesesuaian dengan perencanaan/standar Evaluasi • Kegiatan penilaian sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan program sekolah yang telah dicapai dalam kurun waktu tertentu untuk ❑ mengetahui tingkat keterlaksanaan dan keberhasilan program, ❑ mendapatkan bahan/masukan dalam perencanaan tahun berikutnya ❑ memberi justifikasi terhadap S/M
Kegiatan yangF •menyatukan sudut pandang bertujuan untuk stakeholder mengenai realitas kondisi (kekuatan dan G kelemahan) S/M •Menentukan langkah-langkah strategis maupun operasional D yang akan diambil untuk memajukan S/M
CONTOH KASUS YANG MEMERLUKAN Apa PENYELESAIAN BERSAMA komentar Anda ??? A BC
KETENTUAN FGD terdapat permasalahan yang perlu dipecahkan bersama berdasarkan data hasil pemantauan atau evaluasi. diskusi secara sistematis dan terarah mengenai suatu masalah tertentu. proses pengumpulan data & informasi yang sistematis mengenai suatu permasalahan yg sangat spesifik melalui diskusi kelompok. dilakukan untuk mencari solusi atau menyelesaikan masalah tertentu. Memfasilitasi KS/KM untuk menyelenggarakan diskusi yang melibatkan stakeholder mengenai harapan terhadap S/M, merumuskan langkah-langkah untuk memajukan sekolah
FUNGSI: sebagai alat pengumpul dan pengecekan ulang data yang didapat melalui berbagai metode penelitian/supervisi TUJUAN: 1. menyatukan pandangan stakeholder mengenai realitas kondisi S/M 2. menentukan langkah strategis dan operasional untuk memperbaiki berbagai kondisi S/M (KBM, Admin, dll).
Menyusun kesimpulan sementara atau kesimpulan akhir Mengontrol waktu secara efektif, dan mengarahkan pembicaraan agar tetap fokus pada permasalahan (moderator/pimpinan) Mencatat/mendokumentasikan pertanyaan dan jawaban, usulan atau pandangan semua peserta yang terlibat (notulis). Menentukan peran dan tugas peserta (khususnya pemimpin/ moderator, dan notulis) Menginventarisasi peserta dari berbagai unsur Menentukan topik/masalah yang akan dibahas
Metode • Metode sistematis dalam mengumpulkan Delphi pendapat dari sekelompok pakar melalui serangkaian kuesioner, ada mekanisme feedback melalui ‘putaran’ pertanyaan yang diadakan sambil menjaga anonimitas tanggapan responden.
Metode Delphi • Dikembangkan pada awal tahun 1950 untuk memperoleh opini ahli • modifikasi dari teknik brainwriting dan survey • Dalam metode ini, panel digunakan dalam pergerakan komunikasi melalui beberapa kuisioner yang tertuang dalam tulisan • Objek : untuk memperoleh konsensus yang paling reliabel dari sebuah grup ahli
Metode Delphi ▪ Diterapkan di berbagai bidang, misalnya untuk teknologi peramalan, analisis kebijakan publik, inovasi pendidikan, program perencanaan dan lain – lain. ▪ Merupakan salah satu cara yang efisien untuk melibatkan seluruh peserta diskusi. ▪ Dapat dilaksanakan oleh S/M dalam musyawarah yang melibatkan stakeholders. ▪ Pengawas dapat membantu KS/KM dg penggunaan metode ini
Mengumpulkan kembali urutan prioritas menurut peserta, dan menyampaikan hasil akhir prioritas keputusan dari seluruh peserta yang dimintai pendapatnya Menyampaikan kembali daftar rumusan pendapat dari berbagai pihak tersebut untuk diberikan urutan prioritasnya. Mengumpulkan pendapat yang masuk, dan membuat daftar urutannya sesuai dengan jumlah orang yang berpendapat sama. Masing-masing pihak diminta mengajukan pendapatnya secara tertulis tanpa disertai nama/identitas Mengidentifikasi dan mengumpulkan pihak-pihak yang berkompeten dan hendak dimintai pendapatnya mengenai pengembangan S/M
• merupakan salah satu metode yang dapat ditempuh pengawas dalam melakukan supervisi manajerial. • bersifat kelompok dan dapat melibatkan beberapa kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan/atau perwakilan komite sekolah. • Penyelenggaraan workshop disesuaikan dengan tujuan atau urgensinya • dapat diselenggarakan bersama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS), Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) atau organisasi sejenis lainnya. • Contoh: workshop tentang pengembangan KTSP, sistem administrasi, peran serta masyarakat, sistem penilaian dan sebagainya.
Menentukan penyaji yang membawakan kertas kerja Menentukan peserta (yang terkait dengan materi yang dibahas) Menentukan materi atau substansi yang akan dibahas dalam workshop (biasanya terkait dengan sesuatu yang bersifat praktis)
• Seorang praktisi yang benar-benar melakukan hal yang dibahas. • Memiliki pemahaman dan teori yang memadai. • Memiliki kemampuan menulis kertas kerja, disertai contoh-contoh praktisnya. • Memiliki kemampuan presentasi yang baik. • Memiliki kemampuan untuk memfasilitasi/membimbing peserta. • Mengalokasikan waktu yang cukup. • Mempersiapkan sarana dan fasilitas yang memadai.
INDIVIDUAL KELOMPOK pelaksanaan pengawasan yang satu cara melaksanakan diberikan kepada KS/KM atau program pengawasan personil lainnya yg mempunyai yang ditujukan pada dua masalah khusus dan bersifat orang atau lebih perorangan.
LANGSUNG PENDEKATAN SUPERVISI
PROGRAM TAHUNAN bagian yang program pembinaan guru PROGRAM SEMESTER tidak RPA DAN RPM dan/atau kepala sekolah)* LAMPIRAN-LAMPIRAN terpisahkan program pemantauan dari program pelaksanaan SNP)* tahunan program penilaian kinerja INSTRUMEN guru dan/atau kepala DAN CARA PENGOLAHAN sekolah)* program pembimbingan dan HASIL SUPERVISI pelatihan profesionalisme guru dan/atau kepala sekolah)** )** dibuat lebih rinci dalam dokumen Program Bilmlat tersendiri
HASIL PENGAWASAN REGULASI/KEBIJAKAN PENDIDIKAN IDENTIFIKASI ANALISIS DATA IDENTIFIKASI PERANCANGAN PROGRAM PENGAWASAN PENYUSUNANAN/PENYEMPURNAAN PROGRAM PENGAWASAN
IDENTITAS BAB I PENDAHULUAN HALAMAN JUDUL A. Latar Belakang HALAMAN PENGESAHAN B. Landasan Hukum KATA PENGANTAR C. Visi, Misi, dan Tujuan DAFTAR ISI D. Sasaran dan Strategi DAFTAR TABEL E. Alur Kegiatan DAFTAR LAMPIRAN F. Ruang Lingkup G. Manfaat
BAB II EVALUASI HASIL PELAKSANAAN PROGRAM KEGIATAN PENGAWASAN TAHUN SEBELUMNYA A. Identifikasi Hasil Pengawasan (tahun sebelumnya) B. Evaluasi dan Analisis Hasil Pengawasan (tahun sebelumnya) C. Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (sebagai acuan dalam penyusunan program tahunan)
BAB III PROGRAM TAHUNAN PENGAWASAN SEKOLAH A. Pembinaan Guru, Kepala sekolah dan Tenaga Kependidikan lainnya B. Pemantauan Pelaksanaan SNP C. Penilaian Kinerja Guru dan/atau Kepala sekolah D. Pembimbingan dan pelatihan Profesional guru)* )* selanjutnya dijabarkan kedalam Dokumen Program Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru dan/atau Kepala Sekolah tersendiri
BAB IV PROGRAM SEMESTER PENGAWASAN SEKOLAH A. Program Semester Januari-Juni B. Program Semester Juli - Desember Merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program tahunan pengawasan Dibuat untuk setiap sekolah binaan Dalam bab ini diuraikan besaran/umum program semester Uraian lebih rinci dapat dibuat dalam lampiran yang terpisah
BAB V RENCANA PENGAWASAN AKADEMIK DAN MANAJERIAL A. RPA B. RPM RPA merupakan RENCANA kegiatan supervisi tatap muka pengawas sekolah dengan sasaran guru mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran secara individu maupun kelompok (KKG/MGMP) RPM merupakan rencana kegiatan supervisi tatap muka pengawas sekolah/madrasah dengan sasaran kepala sekolah binaan secara individu maupun kelompok (MKKS). RPA dan RPM merupakan uraian kegiatan dalam aspek/materi program pengawasan semester.
BAB VI PENUTUP Uraian tentang kesimpulan umum program pengawasan dan harapan keterlaksanaan penyusunan program pengawasan LAMPIRAN 1. Program Semester 2. RPA dan RPM 3. Jadwal 4. SPMT Pengawasan 5. Instrumen
FORMAT IDENTIFIKASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN No Standar Nasional Kondisi Ideal Kondisi Nyata Komponen yang perlu Pendidikan dipantau 1 Standar Isi 2 Standar Proses 3 Standar Kompetensi Lulusan 4 Standar Penilaian 5 Standar PTK 6 Standar Sarana Prasarana 7 Standar Pengelolaan 8 Standar Pembiyaan
FORMAT PROGRAM TAHUNAN PENGAWASAN No Program Uraian Kegiatan Target Keterangan Nama Sekolah 1 2 3 4
FORMAT PROGRAM SEMESTER No Aspek/ materi Tujuan Sasaran Target Indikator Metode Jadwal (waktu pengawasan Keberhasilan Keberhasilan Kerja dan tempat) 1 2 3 4
Model Matriks Program Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Kepala Madrasah
Format Rencana Pengawasan Manajerial Rencana Pengawasan Manajerial (RPM) (Kasus …………………) A. Aspek Pembinaan/Masalah : B. Tujuan : C. Indikator : D. Waktu Pelaksanaan Pembinaan : E. Tempat/sekolah/sasaran : F. Strategi/metode/teknik Kerja : G. Skenario pembinaan :
Format Rencana Pengawasan Manajerial
Unsur-unsur dalam Pengelolaan Sekolah
PEMBINAAN KEPALA MADRASAH • Pembinaan Kepala Madrasah dalam pengeloaan madrasah, dalam 1 pelaksanaan program PPK dan MBM • Pembinaan Kepala Madrasah dan Guru 2 dalam melaksanakan Bimbingan Konseling di Madrasah
Pembinaan Kepala Madrasah dalam pengeloaan madrasah, dalam pelaksanaan program PPK dan MBM tugas pengembangan melaksanakan manajerial kewirausahaan supervisi kepada Guru dan tenaga kependidikan
Pembinaan Kepala Madrasah dan Guru dalam melaksanakan Bimbingan Konseling di Madrasah 1. Program BK di 2. Mekanisme 3. Mekanisme madrasah layanan dan strategi Organisasi layanan BK Pengelolaan BK • Prota • Prosem • Analisis kebutuhan • Kamad • Program harian • Perencanaan • Wakamad • Pelaksanaan • Wali kelas • Evaluasi • Guru mapel • Pelaporan • Guru BK • Tindak lanjut • TAS
Pembinaan Kepala Madrasah dan Guru dalam melaksanakan Bimbingan Konseling di Madrasah 4. Perbandingan 5. Membantu 6. dalam peranan Kamad mengatasi masalah merefleksikan dengan komponen siswa dalam pelaksanaan tugas layanan BK dalam pelaksanaan BK di pokok Pengorganisasian madrasah • Prilaku dalam bertugas BK • 1 Guru BK : 150 – 400 Siswa • Cara melaksanakan tugas • Perubahan yang terjadi
1. 2. memahami ruang lingkup kompetensi memahami tugas pokok guru dan profesional guru dan kamad; kamad sebagai bahan untuk menyusun program pembinaan; Kompetensi yang harus dimiliki pengawas dalam melakukan pembinaan guru dan kamad 3. 4. menyusun instrumen pembinaan guru membuat judgement atau kesimpulan dan instrumen pembinaan kamad; akhir hasil dari pembinaan. 46
Format Laporan Pelaksanaan Program Pengawasan No. Aspek Kegiatan Sasaran Target Metode Hambatan Ketercapaian Kesimpulan Tindak Lanjut 12 3 4 5 6 7 8 9 10
Search
Read the Text Version
- 1 - 48
Pages: