Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore E-BOOK VAKSIN BOOSTER & PEN

E-BOOK VAKSIN BOOSTER & PEN

Published by Muhamad Habil Syaputra, 2022-07-17 10:20:44

Description: Perekonomian Indonesia dinilai relatif stabil meski sempat terguncang akibat efek pandemi. Masyarakat patut mengapresiasi pemerintah karena berhasil memperbaiki perekonomian nasional, sehingga dapat keluar dari ancaman inflasi yang dapat menciptakan gejolak nasional.
Pandemi membuat segalanya berubah, mulai dari bidang kesehatan sampai ekonomi. Masyarakat lebih aware terhadap kesehatan dan imunitas tubuh. Sementara ada orang yang perekonomiannya kurang stabil, bahkan menurun drastis, karena diberhentikan oleh perusahaannya yang merugi. Kelesuan ekonomi tak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga sedunia.

Search

Read the Text Version

BUNGA RAMPAI UPAYA PEMERINTAH MENSUKSESKAN VAKSIN BOOSTER DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI ERA NEW NORMAL PERPIEORDIEODAEPJRUILLI22002222



BUNGA RAMPAI UPAYA PEMERINTAH MENSUKSESKAN VAKSIN BOOSTER DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI ERA NEW NORMAL Penulis : Rizal Arifin Editor : Agung Wijayanto ©2022 by IKATAN PERS MAHASISWA JAKARTA All right reserved

DAFTAR ISI Kebijakan Vaksinasi Booster untuk Perjalanan Sudah Tepat ..................................... 1 Mengapresiasi Perbaikan Ekonomi Nasional ............................................................. 4 Dukung Penerapan Vaksinasi Booster Sebagai Syarat Keramaian dan Perjalanan......................................................................................... 6 Masyarakat Wajib Melengkapi Vaksin Booster Covid-19 ........................................... 9 Vaksin Lengkap dan Booster Cegah Kenaikan Kasus Covid-19 .............................. 12 Vaksin Booster dan Prokes Kunci Cegah Kenaikan Kasus Covid-19 ....................... 14 UU Cipta Kerja Mengakselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional ................................ 17 Investasi di Indonesia Semakin Membaik ................................................................ 19 Vaksinasi Dosis Ketiga Mempercepat Transisi Menuju Endemi Covid-19 ................ 21 UU Cipta Kerja Mampu Memperbaiki Prospek Ekonomi Indonesia .......................... 24 Vaksinasi Booster Perlindungan Utama bagi Pemudik............................................. 27 Mengapresiasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia .................................................... 29 Vaksin dan Prokes Jurus Jitu Tangkal Kenaikan Covid-19....................................... 31 Mewaspadai Peningkatan Kasus Covid-19 dengan Disiplin Prokes dan Vaksinasi .............................................................................................. 33 Realisasi Investasi Melonjak di Tengah Pandemi Covid-19 ..................................... 35 Pemerintah Maksimalkan Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19 ............. 38 Capaian Pemulihan Ekonomi Memperbaiki Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia .................................................................................................. 40 Kebijakan People First Kunci Pemulihan Ekonomi Indonesia................................... 43 Sinergitas Lintas Negara Mengakselerasi Transformasi Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19......................................................................................... 46 Mendukung Upaya Kerja Sama Global Demi Pemulihan Ekonomi........................... 48 Kebijakan Fiskal Mendorong Investasi Demi Perbaikan Perekonomian Nasional .... 51 Forum KTT G20 Dorong Pemberdayaan UMKM Demi Pemulihan Ekonomi Nasional .................................................................................................... 54 Side Event KTT G20 Titik Awal Pulihnya Ekonomi Indonesia .................................. 56

Kebijakan Vaksinasi Booster untuk Perjalanan Sudah Tepat Oleh : Putu Prawira)* Kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah tentang vaksinasi booster untuk syarat perjalanan memang sudah sangat tepat. Kebijakan itu diperlukan guna mencegah lonjakan pandemi Covid-19 yang saat ini terus meningkat dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Kasus Covid-19 dari subvarian Omicron terbaru, yakni BA.4 dan BA.5 memang harus terus diwaspadai oleh seluruh pihak. Salah satu langkah dalam kewaspadaan tersebut adalah dengan terus berusaha untuk meningkatkan antibodi, yang mana bisa dipraktikkan dengan beberapa cara, termasuk salah satunya adalah dengan melakukan vaksinasi booster. Maka dari itu Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan capaian vaksinasi di Indonesia, khususnya untuk dosis ketiga atau booster kepada seluruh masyarakat. Hal tersebut berawal dari bagaimana data laporan pihak PeduliLindungi yang menyatakan bahwa tiap harinya di Tanah Air, terdapat sekitar rata-rata 1,9 orang masuk mall namun hanya sekitar 24,6 persen saja yang sudah melakukan vaksin booster. Ketika mendapatkan data tersebut, Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan langsung merubah aturan mengenai syarat perjalanan dan juga kegiatan termasuk ke perkantoran, mall dan sebagainya bagi seluruh masyarakat, yakni harus sudah disuntik vaksin booster terlebih dahulu. Lebih lanjut, layanan vaksin booster itu juga sudah tersedia dibanyak tempat sehingga tentu akan lebih mempermudah masyarakat dalam menjangkaunya seperti bandara, stasiun, terminal hingga pusat perbelanjaan. Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 1 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Mengenai kebijakan baru yang dirubah itu, Presiden RI Joko Widodo sendiri juga sudah menyampaikannya pada Rapat Terbatas Kabinet dan kemudian menyerahkan peraturannya pada Satgas. Tentunya segala hal yang telah diupayakan ini adalah sebagai bentuk usaha Indonesia demi segera ingin terlepas dari belenggu pandemi Covid-19. Hal tersebut dikarenakan bahkan belakangan BA.4 dan BA.5 sendiri saja sudah mulai masuk ke beberapa negara dengan adanya peningkatan yang cukup signifikan seperti di Perancis, Italia, Singapura hingga Jerman. Meski dibeberapa negara lain tercatat ada kenaikan signifikan, namun menurut Luhut, di Tanah Air sendiri sejauh ini justru kasus harian terhadap populasi berada pada posisi terendah, yang artinya tidaklah signifikan seperti negara lain. Bukan hanya sekedar kebijakan wajib vaksin untuk pelaku perjalanan, namun, tracing juga akan kembali diketatkan dengan menggandeng beberapa pihak seperti TNI dan Polri. Dengan adanya peningkatan tracing yang kembali dilakukan, maka harapannya adalah pencegahan penularan subvarian terbaru Omicron tersebut bisa dicegah dengan lebih efektif serta langkah-langkah mitigasi apabila terdapat orang yang terpapar juga akan lebih jauh bisa dipersiapkan dengan baik. Beberapa peraturan tersebut, termasuk di dalamnya terdapat PPKM Jawa-Bali sebagaimana penjelasan Luhut yang mengaku kalau sejauh ini kebijakan PPKM akan terus dilaksanakan bahkan masih belum diketahui sampai kapan. Namun pihak Pemerintah beserta Presiden juga akan terus melakukan evaluasi secara rutin terkait kondisi pandemi Covid-19, sehingga langkah apa yang akan dilakukan ke depannya juga akan terus menyesuaikan dengan kondisi terkini. Mantan Jenderal Kopassus itu juga menegaskan kalau peran seluruh masyarakat dalam menangani serta segera memutus rantai penularan Covid-19 di Tanah Air sangatlah penting bahkan bisa dikatakan menjadi sebagai kunci utamanya. Maka dari itu masyarakat sendiri harus memiliki kesadaran diri apabila mungkin masih belum lengkap dalam melakukan vaksin, bisa sesegera mungkin meminta pelayanan vaksinasi demi kebaikan bersama, termasuk supaya pemulihan ekonomi Indonesia juga segera bisa dilangsungkan dengan lebih lancar. Sementara itu, salah seorang Epidemiolog dari Universitas Airlangga (UNAIR), Laura Navika Yamani menyatakan kalau kebijakan yang diberlakukan oleh Pemerintah mengenai kewajiban vaksin booster dalam melakukan perjalanan adalah sebuah langkah yang sudah sangat tepat untuk dilakukan. Kemudian dijelaskan juga bahwa kenaikan kasus penularan Covid-19 yang baru- baru ini terjadi disebabkan oleh mutasi virus tersebut, maka sudah jelas yang bisa dilakukan adalah dengan memperkuat sistem imun tubuh dengan program vaksinasi. Epidemiolog itu juga berpesan kepada seluruh masyarakat supaya tetap melakukan kombinasi 3M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga 2 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

jarak. Kemudian untuk pihak Pemerintah, maka 3T harus terus dilakukan, yakni Tracing, Testing dan Treatment. Epidemiolog lain, bahkan dari Griffith University, Dicky Budiman juga memiliki penilaian yang sama, bahwa memang kebijakan yang sudah dirubah itu menjadi hal terbaik yang bisa dilakukan. Terlebih ketika ada peraturan yang sifatnya mewajibkan, maka kondisi masyarakat yang belakangan sudah terlihat mulai abai akan adanya pandemi bisa kembali lagi menjadi patuh dan memahami bagaimana pentingnya melakukan vaksin booster. Dicky juga menjelaskan bahwa langkah terbaik yang bisa dilakukan oleh manusia dalam berhadapan dengan pandemi Covid-19 adalah dengan mencegah daripada harus terinfeksi. Karena apabila seseorang sudah terinfeksi, utamanya mereka yang semisal memiliki komorbid tertentu, maka jelas infeksi yang terjadi akan menjadi jauh lebih parah. Bahkan untuk masyarakat yang sudah beberapa kali risikonya juga besar, salah satunya adalah potensi terkena Long Covid-19 yang mampu menurunkan kesehatan dia di masa depan hingga yang terburuk bisa menyebabkan kematian. Pemerintah pastinya sudah melakukan pengamatan yang cermat melalui kajian dengan beberapa orang ahli ketika hendak menerapkan suatu kebijakan negara tertentu, termasuk adalah untuk mewajibkan vaksin booster sebagai syarat perjalanan. Selain itu para epidemiolog sendiri juga telah mendukung, maka sudah tidak perlu diragukan lagi bahwa kebijakan itu sudah sangat tepat. )* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 3 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Mengapresiasi Perbaikan Ekonomi Nasional Oleh : Sarah Faradiba )* Perekonomian Indonesia dinilai relatif stabil meski sempat terguncang akibat efek pandemi. Masyarakat patut mengapresiasi pemerintah karena berhasil memperbaiki perekonomian nasional, sehingga dapat keluar dari ancaman inflasi yang dapat menciptakan gejolak nasional. Pandemi membuat segalanya berubah, mulai dari bidang kesehatan sampai ekonomi. Masyarakat lebih aware terhadap kesehatan dan imunitas tubuh. Sementara ada orang yang perekonomiannya kurang stabil, bahkan menurun drastis, karena diberhentikan oleh perusahaannya yang merugi. Kelesuan ekonomi tak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga sedunia. Harapan pemulihan perekonomian nasional kembali naik setelah dua tahun lebih pandemi. Buktinya pada libur Lebaran 2022 lalu terjadi kenaikan sebanyak 7%, jauh lebih besar daripada di kuartal pertama tahun ini. Mall dan pusat perbelanjaan kembali dibuka dan tidak ada lagi pembatasan jumlah pengunjung, membuat perekonomian Indonesia mulai bergeliat. International Monetary Fund (IMF) memuji Indonesia yang dinilai sukses dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional selama pandemi, melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Kebijakan moneter yang akomodatif terbukti mendorong kinerja kredit agar tetap bergerak di tengah ancaman stagnasi akibat krisis. IMF juga memprediksi perekonomian Indonesia akan menguat tahun 2022-2023 dengan ditopang meningkatnya permintaan domestik dan dukungan dari kondisi 4 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

komoditas global. Proyeksi ini sejalan dengan perkiraan Bank Indonesia yang menyatakan bahwa perbaikan ekonomi Indonesia terjadi tahun 2022 ini. Langkah-langkah pemerintah untuk memperbaiki ekonomi nasional dimulai sejak awal pandemi. Ketika diumumkan status pandemi Covid-19 global oleh WHO (world health organziation) maka pemerintah tidak melakukan lockdown total. Masyarakat hanya diminta untuk tidak keluar rumah. Lockdown terbukti melumpuhkan perekonomian di beberapa negara karena mobilitas perdagangan dihentikan total. Kedua, pemerintah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan berupa uang tunai. Masyarakat diminta untuk membelanjakannya agar roda perekonomian bergulir lagi. Penyebabnya karena jika pasar mati akibat jarang sekali masyarakat yang berbelanja, maka roda perekonomian juga ikut mati. Bantuan sosial tidak hanya diberi ke masyarakat miskin tetapi juga untuk pekerja dan pengangguran. Khusus untuk pengangguran maka diberi program kartu prakerja yang tak hanya memberi bantuan uang senilai 2,4 juta rupiah. Namun juga kelas untuk pelatihan yang bisa dipilih sesuai minat. Jadi para pengangguran mendapatkan ilmu dan keterampilan sehingga mereka bisa merintis jadi wirausaha. Dengan cara ini maka pemerintah tak hanya memberi ikan tetapi juga kailnya. Jika jumlah wirausaha naik maka pengangguran berkurang dan perekonomian ikut terkerek. Jumlah pengusaha memang terus ditambah agar terus membantu pemerintah mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Langkah pemerintah selanjutnya yang dipuji adalah program pemulihan ekonomi nasional. Proyek-proyek infrastruktur tetap digeber meski masih pandemi dan tidak mandeg total. Penyebabnya karena pemerintah yakin bahwa infrastruktur berpengaruh positif pada ekonomi. Ketika jalan tol dan jalan raya mulus maka pengiriman barang juga jadi mulus dan berpengaruh positif pada perekonomian negeri ini. Bagusnya infrastruktur ternyata juga berpengaruh positif pada investasi karena para penanam modal asing mensyaratkan infrastruktur jika ingin masuk ke Indonesia. Infrastruktur yang dibangun pemerintah juga tidak hanya di Jawa tetapi juga luar Jawa. Sehingga investasi merata di seluruh Indonesia dan berpengaruh positif pada perekonomian Indonesia. Perekonomian di Indonesia kini berangsur-angsur membaik dan daya beli masyarakat juga ikut naik. Semua ini karena kesuksesan program-program yang telah dicanangkan, sehingga diharapkan dapat terus mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat. )* penulis adalah kontributor Pertiwi Institute Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 5 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Dukung Penerapan Vaksinasi Booster sebagai Syarat Keramaian dan Perjalanan Oleh : Syafrudin Pratama *) Presiden Jokowi resmi menetapkan vaksinasi dosis ketiga (booster) menjadi syarat untuk kegiatan masyarakat yang melibatkan orang banyak. Selain itu, vaksin booster juga jadi syarat bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dengan menggunakan transportasi umum. Menurut Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut bahwa Satgas Covid-19 sudah mengeluarkan surat edaran untuk kegiatan keramaian wajib menyertakan bukti vaksi dosis ketiga. Terkait izin keramaian, Presiden Jokowi juga mengingatkan aplikasi PeduliLindungi di berbagai tempat untuk terus diperketat. Menyikapi data terkini mengenai cakupan vaksinasi di Indonesia, penulis berpendapat agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk terus ditingkatkan. Terkhusus diluar pulau Jawa dan Bali, di mana angka cakupan vaksinasi dosis kedua masih berada dibawah 50 persen. Beberapa daerah tersebut diantaranya Maluku, Papua, dan Papua Barat. Sementara itu tingkat vaksinasi nasional dosis ketiga (booster) masih menunjukkan angka rata-rata dibawah 20 persen. Untuk itu, penulis melihat wajar jika pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diluar pulau Jawa dan Bali. 6 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Seperti diketahui, Pemerintah telah mengumumkan PPKM di luar pulau Jawa dan Bali diperpanjang dari 5 Juli sampai 1 Agustus 2022. Di mana terdapat 385 kabupaten kota dengan level 1 dan hanya satu daerah di level 2 yaitu Kabupaten Sorong-Papua Barat. Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan sudah menyampaikan rencana untuk menjadikan vaksin booster sebagai syarat perjalanan. Kebijakan ini akan dilakukan jika pada bulan Juli 2022, kasus aktif Covid-19 masih terus mengalami kenaikan. Berdasarkan data dari berbagai sumber, ditemukan bahwa peningkatan kasus Covid-19 di beberapa negara telah terjadi dengan signifikan, seperti di Prancis, Italia, hingga Jerman. Kenaikan signifikan juga terjadi di negara tetangga seperti Singapura. Kabar baiknya, Indonesia menempati posisi terendah pada kasus harian jika dibandingkan beberapa negara tetangga lainnya. Data yang didapatkan dari PeduliLindungi juga menunjukkan bahwa dari rata-rata pengunjung mall perhari sebesar 1,9 juta orang, hanya 24,6 persen yang sudah booster. Di tengah peningkatan kasus yang terjadi, hal tersebut tentu sangat mengkhawatirkan, mengingat antibodi masyarakat yang belum merata. Oleh karena itu, untuk mendukung kebijakan tentang PPKM yang kembali diperpanjang, sentra vaksinasi di berbagai tempat, seperti bandara, stasiun kereta, terminal, dan pusat perbelanjaan juga akan diaktifkan kembali untuk memudahkan masyarakat melakukan vaksinasi. Pemerintah juga telah meminta kepada TNI, Polri, serta Pemerintah Daerah untuk kembali mendorong kebijakan vaksinasi dan juga tracing. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kenaikan kasus secara meluas sekaligus mempersiapkan langkah- langkah mitigasinya. Keputusan yang dilakukan pemerintah untuk penerapan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan sudah sangat tepat, karena kenaikan kasus Covid-19 akibat varian BA.4 dan BA.5 sangat pesat belakangan ini. Varian ini tidak menimbulkan gejala yang signifikan, sehingga masyarakat yang terpapar oleh varian BA.4 dan BA.5 telat untuk mencegah paparan ke masyarakat lainnya. Penulis berharap masyarakat tidak abai terhadap vaksinasi booster, karena dengan melakukan booster dapat mencegah paparan Covid-19 lebih baik dan apabila terpapar pun lebih mudah untuk penyembuhan. Saat ini masih banyak masyarakat yang enggan melakukan booster karena mereka meyakini bahwa sudah cukup hanya dengan vaksinasi dosis pertama dan kedua. Padahal, dengan melakukan vaksinasi booster masyarakat akan mendapat kekebalan tubuh yang jauh lebih baik dibandingkan hanya dua kali vaksinasi. Berdasarkan data terkini, ancaman paparan Covid-19 bukan hanya datang dari subvarian BA.4 dan BA.5 saja, tetapi juga dari BA.2.75. Data tersebut menunjukkan Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 7 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

bahwa subvarian BA.2.75 berpotensi dapat menjadi suatu ancaman bagi kesehatan global. Penulis berharap pemerintah terus mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada harus lebih waspada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi booster bagi yang belum mendapatkannya. Masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi booster pun harus tetap waspada karena gejala yang ditimbulkan tidak terlalu buruk dibandingkan dengan masyarakat yang belum melakukan vaksinasi dosis pertama dan kedua maupun booster sekalipun. Masyarakat juga harus mematuhi kembali kebijakan pemerintah yang telah memperpanjang PPKM dan diberlakukannya kembali pemakaian masker di luar ruangan. Dengan begitu, masyarakat sudah membantu pemerintah dalam mengurangi paparan Covid-19 di Indonesia. Sekali lagi penulis berharap bahwa pemerintah tetap memberikan imbauan kepada masyarakat bahwa Covid-19 di Indonesia belum berakhir dan selalu menjaga protokol kesehatan saat bepergian serta melakukan vaksinasi atau booster bagi masyarakat yang belum mendapatkannya. Dengan mematuhi protokol kesehatan dan pemakaian masker kembali di ruang terbuka serta melakukan pola hidup sehat serta diikuti dengan program vaksinasi, maka diharapkan dapat menangkal dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia sehingga pandemi Covid-19 dapat segera berakhir. Apabila masyarakat menjaga protokol kesehatan, akan sangat membantu pemerintah dalam menangani Covid-19 agar tidak semakin tersebar luas. Walaupun tidak sepenuhnya menghilang, setidaknya Covid-19 di Indonesia tidak bertambah banyak dan besar harapan akan berubah status pandemi menjadi endemik. *Penulis adalah kontributor Trilogi Institute 8 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Masyarakat Wajib Melengkapi Vaksin Booster Covid-19 Oleh : Abdul Razak )* Vaksinasi Covid-19 adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh seluruh kalangan masyarakat, yang berusia di atas 6 tahun. Dengan mengikuti vaksin tersebut termasuk booster, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari penularan virus Corona yang saat ini terus mengalami kenaikan. Antusiasme masyarakat sangat tinggi ketika ada Program Vaksinasi Nasional, apalagi ketika vaksin digratiskan oleh pemerintah. Mereka mencari Puskesmas dan Rumah Sakit yang mengadakan vaksinasi. Ketika ada vaksinasi massal yang diadakan oleh pihak swasta, maka antriannya juga cukup panjang. Namun masih ada pemahaman yang perlu diluruskan ketika masyarakat merasa sudah aman, padahal baru mendapatkan 2 kali suntikan vaksin Covid-19. Untuk menghadapi keganasan Corona maka harus disuntik booster alias dosis ketiga. Tujuannya untuk memperkuat imunitas tubuh di masa pandemi. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa masyarakat harus melakukan vaksinasi booster. Jika sudah diinjeksi maka sistem imunnya sudah kuat sehingga angka hospitaliasi dan kematian terbilang rendah. Dalam artian, ketika ada kenaikan kasus Corona maka tidak separah saat tahun lalu dan kebanyakan pasien hanya menunjukkan gejala ringan, sehingga tidak usah dirawat di Rumah Sakit. Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 9 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Per 3 Juli 2022 ada 1.045 pasien Corona di Indonesia. Angka ini lebih tinggi dari bulan lalu yang hanya berkisar ratusan per harinya. Jika ada kenaikan seperti ini maka pilihannya hanya vaksinasi booster, agar daya tahan tubuh makin kuat dalam melawan Corona. Ketika sudah disuntik 2 kali maka masyarakat masih harus mendapatkan booster. Penyebabnya karena setelah 6 bulan dari suntikan vaksin Corona dosis kedua, maka daya tahan tubuh kembali melemah. Oleh karena itu diperlukan vaksin booster yang bisa meningkatkan imunitas yang sudah terbangun (pasca 2 dosis vaksin yang sebelumnya). Saat ini cakupan vaksinasi dosis kedua sudah lebih dari 70% di seluruh Indonesia. Namun untuk vaksin booster baru berkisar 20%. Oleh karena itu masyarakat terus mendapatkan vaksinasi tentang pentingnya booster. Mereka wajib mendapatkannya agar selamat dari Corona, apalagi virus ini terus bermutasi sehingga harus dilawan dengan vaksin. Ahli Virologi dari Universitas Columbia, Dokter David Ho, menyatakan bahwa vaksin booster efektif dalam melawan virus Corona varian omicron. Efektivitasnya bisa mencapai lebih dari 85%. Dalam artian, untuk melindungi diri dari pandemi dan berbagai varian serta subvarian Corona maka masyarakat harus mendapatkan booster. Di masa pandemi, vaksinasi Corona amat penting dan harus lengkap (sampai 3 dosis). Pilihannya hanya ada 2, divaksin atau tertular Corona yang menimbulkan banyak efek negatif. Masyarakat tentu memilih yang pertama karena tertular Corona bukanlah isapan jempol sematan. Dalam hal ini, kesehatan adalah nomor 1, oleh sebab itu vaksin tidak boleh dilewatkan. Oleh karena itu pemberian vaksin booster harus digencarkan lagi agar imunitas tubuh seluruh masyarakat Indonesia jauh lebih kuat dalam melawan Corona. Sempurnakan daya tahan tubuh dengan booster karena suntikan vaksin pertama dan kedua belum membentuk imunitas 100%. Jangan hanya vaksin dua kali, bahkan cuma sekali, karena vaksin adalah cara untuk keluar dari masa pandemi. Tidak ada efek samping dari vaksin booster sehingga masyarakat tidak usah takut untuk mendapatkannya. Sama seperti suntikan lain, efek samping pasca injeksi vaksin booster hanya sedikit pegal. Ada pula orang yang demam setelah disuntik dan hal ini amat wajar karena merupakan reaksi tubuh terhadap vaksin. Oleh sebab itu tenaga kesehatan biasanya memberikan obat penurun panas, sebagai antisipasi. Sementara itu, Dokter Rizal Fadli menyatakan bahwa ada banyak manfaat dari vaksin booster. Selain memperkuat daya tahan tubuh, maka injeksi vaksin dosis ketiga bisa memperkuat antibodi yang sudah terbangun (pasca suntikan dosis 10 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

pertama dan kedua). Vaksin booster juga bisa mencegah infeksi virus Covid-19 dan memperpanjang masa perlindungan dari virus. Dalam artian, vaksin booster hukumnya wajib agar daya tahan tubuh tetap terjaga dari bahaya Corona. Jika seluruh kalangan masyarakat (yang berusia 18 tahun ke atas) sudah dibooster maka akan memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Akibatnya, masa pandemi akan cepat diakhiri. Masyarakat tentu ingin hidup normal dan tidak dihantui oleh Corona, sehingga mereka harus vaksin booster secepatnya. Vaksin booster hukumnya wajib, sama seperti vaksin Corona dosis pertama dan kedua. Periksa jadwal vaksin booster di aplikasi Peduli Lindungi dan segera ke Rumah Sakit untuk mendapatkannya. Tidak ada efek samping yang berat setelah vaksin booster dan injeksinya masih digratiskan oleh pemerintah, sehingga tidak ada pengecualian untuk mendapatkannya. Vaksinasi booster adalah usaha untuk terhindar dari penularan Corona. Oleh sebab itu masyarakat wajib untuk mendapatkannya dan jangan hanya puas dengan 2 dosis vaksin Covid-19 agar kasus Covid-19 dapat ditekan dan pemulihan ekonomi dapat terus berjalan. )* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 11 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Vaksin Lengkap dan Booster Cegah Kenaikan Kasus Covid-19 Oleh : Aulia Hawa )* Ketika kasus Covid-19 naik maka masyarakat diharap untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk dengan mengikuti vaksinasi lengkap dan booster. Vaksinasi lengkap dan booster tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kekebalan komunal guna mencegah kenaikan kasus Covid-19. Pandemi belum juga berakhir dan sekarang malah terjadi tren kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia. Jika bulan lalu jumlah pasien Corona hanya 500-an, maka per 19 Juni 2022 jumlah pasien mencapai 1.167 orang. Kenaikan ini mengkhawatirkan karena Indonesia sedang bersiap memasuki fase endemi, tetapi kurva di grafik pasien Covid-19 malah menanjak lagi. Presiden Jokowi mengingatkan masyarakat untuk vaksin booster. Rakyat wajib mewaspadai Corona Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5, oleh karena itu warga diminta untuk segera booster. Persediaan vaksin masih melimpah, sementara peminat untuk suntikan ketiga masih sedikit. Capaian untuk vaksin booster masih 21,26%. Dalam artian, peminat booster amat rendah karena cakupan vaksinasi (dua dosis) sudah lebih dari 70%. Masyarakat diminta untuk menaati anjuran Presiden Jokowi. Vaksin booster masih digratiskan dan statusnya sama seperti vaksin corona suntikan pertama dan kedua, yakni sudah halal MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan memiliki nomor BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Tidak ada lagi keraguan untuk suntik booster. 12 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Corona Omicron subvarian BA.4 dan BA.5 lebih berbahaya karena meningkatkan kasus Corona di beberapa negara di dunia, seperti Amerika Serikat, Britania Raya, Jerman, dan Portugis. Untuk mengendalikan virus Subvarian baru ini maka harus memperbaiki sistem kesehatan. Salah satu caranya adalah dengan vaksin lengkap hingga dosis ketiga. Dokter Mei Neni Sitaresmi, pakar kesehatan anak dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, menyatakan bahwa efektifitas vaksin dosis kedua berlangsung selama 6 bulan. Oleh karena itu perlu suntikan booster agar imunitas tubuh tetap terjaga. Jika sudah disuntik booster maka imunitas seseorang meningkat 92%. Vaksin booster memang diberikan pasca 6 bulan setelah suntikan kedua dan ada jadwal yang tertera di aplikasi Peduli Lindungi. Jika masyarakat belum mengunduh aplikasi itu maka bisa melihat tanggal terakhir vaksin di kartu vaksin, dan melihat kalender untuk mengetahui kapan jadwal booster. Jika masyarakat tertib untuk disuntik booster maka kekebalan tubuh mereka akan meningkat. Sebaliknya, ketika masyarakat enggan untuk disuntik vaksin booster dengan alasan cukup 2 kali injeksi, maka akan berbahaya. Setelah 6 bulan dari suntikan vaksin kedua maka imunitas tubuh mereka menurun. Saat jumlah pasien Corona berada di kisaran 1.000-an per hari, maka wajib ditekan dengan vaksin booster. Jika banyak yang lalai dan meremehkan suntikan ketiga, maka jumlah pasien Covid-19 akan naik lagi. Pandemi akan berlangsung lebih lama dan tidak tahu kapan berakhirnya. Jangan sampai hal buruk ini terjadi, oleh karena itu ayo segera vaksin booster. Pasca vaksinasi memang ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Namun KIPI jangan dijadikan alasan untuk tidak suntik booster. Kebanyakan KIPI hanya level ringan, yakni pegal di lengan yang disuntik dan mudah mengantuk. Untuk mengantisipasi maka masyarakat bisa mengkonsumsi paracetamol agar mengurangi rasa nyeri. Jumlah pasien Corona meningkat akhir-akhir ini dan masyarakat diminta untuk tetap tenang namun waspada dengan selalu taat Prokes serta mengikuti vaksinasi. Dengan adanya kepedulian bersama, maka diharapkan lonjakan kasus Covid-19 dapat ditekan dan transisi pandemi ke endemi dapat diwujudkan. )* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 13 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Vaksin Booster dan Prokes Kunci Cegah Kenaikan Kasus Covid-19 Oleh : Aldia Putra )* Vaksinasi booster dan Prokes merupakan kunci untuk mencegah kenaikan kasus Covid-19. Kedua hal tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat mengingat pandemi virus Corona masih terjadi hingga saat ini. Meski sempat terjadi penurunan dan pelandaian kurva Covid-19 di Indonesia, namun bukan berarti bahwa kondisi pandemi sudah berakhir sepenuhnya. Hal tersebut ditunjukkan dari sikap World Health Organization (WHO) yang hingga saat ini masih belum mencabut status pandemi. Selain itu ternyata belakangan kembali terjadi peningkatan kasus aktif Covid-19. Diketahui bahwa setidaknya sejak empat pekan terakhir ini di Jakarta sendiri jumlah kasus positif Covid-19 kian meningkat, dari 616 kasus menjadi 782 kasus, kemudian beralih ke angka 1.165 kasus dan kini sudah mencapai 1.940 kasus. Sebagaimana data dari hasil pemeriksaan PCR sendiri, bahkan presentase positif juga meningkat dari yang semua 1,3 persen sekarang menjadi 4,6 persen. Dari data tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan dengan tegas bahwa memang pandemi Covid-19 sendiri masih belum berakhir. Menurutnya, masyarakat juga berperan sangat penting untuk turut bersama membantu pencegahan dan juga pengendalian penularan Covid-19 dengan tetap dengan patuh menjalankan protokol kesehatan. 14 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Lebih lanjut, Dwi Oktavia juga menambahkan bahwa tren kenaikan angka positif Covid-19 tersebut terjadi di semua latar belakang usia mulai dari anak-anak berusia di bawah 6 tahun hingga usia remaja 18 tahun. Meski begitu, hanya peningkatan kasus positif saja yang terjadi namun sama sekali tidak ada peningkatan presentase kematian akibat Covid-19 setidaknya hingga satu minggu terakhir ini. Bahkan bukan hanya melakukan protokol kesehatan saja, namun Dwi Oktavia menambahkan bahwa masyarakat juga harus melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap termasuk dosis ketiga atau booster. Hal tersebut merupakan sebuah ikhtiar bersama yang bisa dilakukan karena dirinya mengkhawatirkan bahwa jangan sampai kondisi pandemi kembali memuncak dan mengulang momen pahit beberapa waktu silam. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta tersebut juga menyebutkan bahwa setidaknya terdapat beberapa kemungkinan yang bisa dipahami sebagai penyebab kenapa kasus Covid-19 bisa kembali meningkat belakangan di Ibu Kota. Menurutnya hal tersebut dikarenakan adanya mobilitas masyarakat yang cukup tinggi dan diperparah dengan masyarakat yang sudah mulai abai dan melonggarkan penerapan protokol kesehatan mereka. Selain itu, Dwi menambahkan bahwa ternyata akan ada penurunan kekebalan atau antibodi tubuh pada seseorang yang meski sudah melakukan vaksinasi dua dosis namun tidak segera melaksanakan vaksinasi untuk dosis ketiga atau booster. Hal lain yang juga bisa dilakukan oleh masyarakat adalah dengan melaporkan masalah kesehatan di lingkungan masing-masing agar penanganan menjadi lebih cepat dan mudah untuk terkendali. Pelaporan tersebut bisa melalui Kader Kesehatan, Petugas Puskesmas atau kanal-kanal aduan yang telah disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Sementara itu, Epidemiolog lapangan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dr. Yudhi Wibowo mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa sejatinya memang Covid-19 ini akan terus melakukan mutasi dan berusaha untuk menginfeksi kekebalan tubuh manusia yang sudah terbentuk. Epidemiolog tersebut mengaku sangat khawatir dengan adanya kebijakan pelonggaran pemakaian masker untuk tempat terbuka yang tidak ramai. Hal tersebut dikarenakan menurutnya dengan adanya pelonggaran tersebut, kemudian masyarakat menjadi menganggap bahwa seolah memang pandemi sudah berakhir sehingga banyak ditemui di lapangan masyarakat yang bahkan sama sekali tidak memakai masker. dr. Yudhi Wibowo juga mengatakan bahwa ternyata subvarian terbaru dari Covid-19 Omicron BA.4 dan BA.5 sangat mudah untuk menginfeksi masyarakat meski mereka sudah mendapatkan vaksin, apalagi bagi mereka yang sama sekali belum Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 15 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

melakukan vaksinasi atau masih belum lengkap dosisnya. Maka dari, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker. Berkaca pada hal diatas, maka sudah jelas bahwa Prokes dan vaksinasi booster perlu untuk kembali digencarkan. Dengan adanya ketaatan publik terhadap kedua hal tersebut, maka kenaikan kasus positif Covid-19 secara signifikan dapat dihindari dan transisi pandemi ke endemi dapat segera diwujudkan. )* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute 16 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

UU Cipta Kerja Mengakselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional Oleh : Wahyu Pratama )* Pemerintah menargetkan ekonomi Indonesia dapat tumbuh di kisaran 4,5 persen hingga 5,3 persen di tahun 2021. Melalui penerapan Undang-Undang Cipta Kerja dengan berbagai regulasi turunannya, pemerintah juga optimis dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional. Penurunan jumlah kasus Covid- 19 menimbulkan optimisme masyarakat terkait pemulihan ekonomi Indonesia, perbaikan ekonomi ini telah tercermin sejak kuartal III tahun 2020. Walaupun secara umum, ekonomi Indonesia mengalami perbaikan ditengah Pandemi Covid-19, namun realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 masih di bawah level normalnya yaitu 5% (yoy), sehingga membutuhkan effort yang kuat untuk ngembalilkan momentum pertumbuhan ekonomi tersebut. Untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi di level normalnya yaitu 5% per tahun, Pemerintah Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada 2 November 2020. Regulasi tersebut bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan investasi asing dan dalam negeri dengan mengurangi persyaratan peraturan untuk izin usaha dan pembebasan tanah. Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan, penurunan jumlah kasus Covid-19 menimbulkan Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 17 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

optimisme masyarakat terkait pemulihan ekonomi Indonesia, perbaikan ekonomi ini telah tercermin sejak kuartal III tahun 2020. Ke depan, Indonesia menghadapi tantangan untuk bisa keluar dari middle income trap dan meraih cita-cita Indonesia Maju. Pakar Hukum Pembangunan Ekonomi, Universitas Kristen Indonesia (UKI), Dhaniswara K Harjono mengatakan Undang-Undang Cipta Kerja merupakan produk hukum baru yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis dan investasi, melalui kemudahan perizinan usaha dan investasi. Produk hukum ini tentunya dapat meningkatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional di tengah Pandemi Covid- 19 yang berdampak sangat luas. Melihat kondisi ekonomi Indonesia di tengah Pandemi Covid-19, Anggota Dewan Perwakilan rakyat Indonesia (DPR-RI) dari Fraksi Golkar, Mukhtarudin mengatakan Undang-Undang Cipta Kerja mempunyai peran yang sangat strategis, sebagai upaya transformasi ekonomi dalam pemulihan ekonomi nasional ditengah Pandemi Covid-19. UU Ciptaker yang disahkan dan ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 2 November 2020 bertujuan untuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi para pencari kerja sehingga dapat menekan angka pengangguran melalui kemudahan perizinan usaha dan reformasi regulasi. Selain itu penerapan regulasi UU Cipta Kerja dapat meningkatkan pemberdayaan pelaku UMKM yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Sedangkan Kepala Departemen Ekonomi Center for Strategic and International Studies (CSIS), Yose Rizal Damuri mengatakan, UU Cipta Kerja bisa menjadi jawaban permasalahan ekonomi, khususnya ketenagakerjaan yang dihadapi Indonesia. UU Cipta Kerja ini mampu memicu permintaan tenaga kerja di Indonesia melalui investasi dengan reformasi ekonomi yang serius. Untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi di level normal yaitu 5% per tahun, maka diperlukan regulasi atau produk hukum untuk mempermudah perizinan usaha. Dengan demikian, dapat menciptakan lapangan usaha baru yang menyerap tenaga kerja baru dan mendorong perekonomian nasional. Peningkatan aktivitas usaha yang diiringi oleh penyerapan tenaga kerja yang produktif tentunya akan meningkatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi yang dapat mempercepat progress Pemulihan Ekonomi Nasional. UU Cipta Kerja tetap hadir untuk menjamin hak-hak pekerja melalui perlindungan pekerja. Implementasi dari UU Cipta Kerja adalah mereformasi regulasi perizinan usaha dengan menerapkan norma, standar prosedur, serta kriteria berbasis risiko. )* Penulis adalah Pengamat Kebijakan Publik 18 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Investasi di Indonesia Semakin Membaik Oleh : Aulia Hawa )* Kepastian hukum melalui UU Cipta Kerja hingga ketersediaan infrastruktur telah berdampak positif pada meningkatnya investasi di Indonesia. Beragam fasilitas tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan agar arus penanaman modal semakin terbuka lebar. Dunia bisnis kembali menggeliat setelah dua tahun dihantam pandemi. Perlahan- lahan kondisi ekonomi masyarakat mulai membaik. Namun ada yang bersedih karena kehilangan pekerjaan akibat perusahaannya merugi. Mereka berusaha keras mencari pekerjaan baru demi mencari sesuap nasi untuk anak dan istri. Pemerintah berupaya mengatasi masalah pengangguran dengan mempermudah investasi di Indonesia, yang perlindungan hukumnya ada di UU Omnibus Law Cipta Kerja. Jika makin banyak penanam modal asing yang masuk maka banyak perusahaan baru berdiri, dan bisa mengurangi pengangguran di negeri ini. Para investor menyambut gembira karena mereka mendapat jaminan keamanan langsung dari Presiden Jokowi. Investasi di Indonesia benar-benar menguntungkan dan para pengusaha asing merasa puas. Hal ini terbukti dari naiknya realisasi investasi. Indra Darmawan, Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementrian Investasi menyatakan bahwa realisasi investasi tahun 2021 sebesar 900 triliun rupiah. Sedangkan target untuk 2022 lebih tinggi lagi, yakni 1.200 triliun rupiah. Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 19 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Indra menambahkan, target investasi yang tinggi ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yakni sebesar 5%. Selain itu investasi juga tidak hanya dari pengusaha asing tetapi juga dari pengusaha lokal. Penanaman modal juga tidak hanya di Jawa tetapi juga ada di Kalimantan dan pulau-pulau lainnya. Tersebarnya perusahaan hasil investasi di Indonesia merupakan hasil dari kerja keras pemerintah. Presiden Jokowi giat membangun infrastruktur berupa jalan raya, jalan tol, dan lain-lain di berbagai pulau. Tujuannya bukan hanya untuk kepentingan masyarakat, tetapi juga mengundang para investor. Penyebabnya karena para penanam modal asing mensyaratkan infrastruktur yang memadai sebelum berinvestasi. Jika makin banyak realisasi investasi maka akan makin baik karena banyak perusahaan asing di Indonesia, dan manfaatnya akan mengurangi jumlah pengangguran. Kemudian ada manfaat lain, yakni para pekerja asing yang dibawa oleh investor (sebagai teknisi) diwajibkan untuk melakukan alih teknologi. Sehingga pekerja lokal makin terampil dan cerdas, karena mereka diajarkan oleh tenaga kerja asing. Selain itu, makin banyak realisasi investasi maka makin banyak pula devisa negara. Devisa ini sangat dibutuhkan untuk pembangunan, karena kita sempat agak keok selama dua tahun pandemi. Untuk melakukan pembangunan dan membuat berbagai infrastruktur tentu butuh biaya, dan tersedianya banyak devisa bisa jadi penyelamat. Pemerintah lebih memilih untuk memakai devisa dari hasil investasi daripada meminjam uang dari IMF atau negara lain. Penyebabnya karena hutang negara sudah amat tinggi. Takut malah memberatkan rakyat di masa depan. Oleh karena itu wajar jika investasi terus digenjot dan ditingkatkan realisasinya, agar devisa makin banyak dan pembangunan juga makin masif. Investasi jangan dipandang sebagai hal yang jelek karena kenyataannya penanaman modal asing sudah ada sejak era Orde Baru dan Orde Lama. Banyak negara yang berinvestasi di Indonesia karena memiliki kekayaan sumber daya alam yang bisa diolah dan juga banyak sumber daya manusia sebagai pekerja. Realisasi investasi di Indonesia makin membaik dan nilainya fantastis, sampai ribuan triliun rupiah. Uang sebesar ini digunakan untuk berbisnis dengan sistem joint venture dan banyak perusahaan penanaman modal yang dibangun. Dengan banyaknya investor maka banyak pula devisa negara sehingga negara makin untung. )* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute 20 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Vaksinasi Dosis Ketiga Mempercepat Transisi Menuju Endemi Covid-19 Oleh : Tauhid Kurniawan )* Pemerintah terus mempercepat program vaksinasi lengkap maupun dosis ketiga kepada masyarakat. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mempercepat transisi dari pandemi menuju endemi Covid-19. Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, “Masyarakat haruslah bersungguh-sungguh dan menyadari bahwa meskipun antibodi yang diproduksi tinggi setelah mendapatkan vaksinasi lengkap ditambah booster, kemungkinan untuk terinfeksi Covid-19 masih ada. Hanya saja risiko bergejala berat dan kematian akibat Covid-19 berkurang. Terutama bagi golongan lanjut usia dan yang memiliki komorbid sangat perlu mendapat perlindungan dari vaksinasi lengkap dan booster. Nadia mengingatkan bahwa target vaksinasi perlu dikejar lebih jauh dan lebih cepat lagi. Karena hal ini akan mempercepat pembentukan kekebalan kelompok di populasi penduduk Indonesia, terutama untuk mencegah kembali lonjakan kasus. Vaksinasi dosis 1 telah diberikan lebih dari 190 juta penduduk. Kemudian vaksinasi dosis 2 telah diberikan lebih dari 150 juta. Sementara vaksinasi booster juga telah diberikan kepada sekitar 16 juta penduduk. Capaian tersebut tentu saja tidak lepas dari dukungan pihak swasta, salah satunya adalah peran startup di bidang teknologi kesehatan, SehatQ, telah menyalurkan Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 21 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

15.346 vaksin Covid-19 kepada masyarakat Indonesia di periode kuartal pertama 2022. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mendukung kebijakan pemerintah yang membolehkan mudik Lebaran dengan syarat sudah mendapatkan vaksin booster. Dirinya menilai bahwa kebijakan tersebut akan mendorong percepatan vaksinasi booster di masyarakat, umumnya pada daerah yang sulit akses transportasi darat. Selain itu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong percepatan vaksinasi bagi para pekerja di sektor industri, termasuk pemberian vaksin dosis ketiga atau vaksin booster. Khusus bagi para pekerja Industri yang sebelumnya sudah mendapat vaksinasi Gotong Royong dengan merek Sinopharm, kini pemerintah telah resmi menambahkan jenis vaksin tersebut sebagai salah satu regimen vaksin booster. Dalam percepatan vaksinasi booster untuk sektor industri, Kemenperin juga telah mengusulkan pemangkasan jarak waktu antara penyuntikan vaksin dosis kedua dan vaksin booster menjadi tiga bulan saja, dari yang sebelumnya berjarak enam bulan. Saat ini aturan pemberian vaksin booster minimal tiga bulan setelah menerima vaksinasi dosis lengkap telah berlaku, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Nomor SR.02.06/II/1180/2022 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dosis lanjutan (Booster) bagi masyarakat Umum. Dirjen Ketahanan, Perwilayahan & Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Indonesia Eko S.A. Cahyanto, mengatakan sesuai SE Menperin 2/2022 tersebut, perusahaan industri dan kawasan industri perlu untuk memberikan vaksinasi dosis ketiga bagi pekerjaannya, baik secara mandiri maupun lewat kerja sama dengan pihak lain. Kemenperin juga akan melakukan koordinasi dengan asosiasi atau himpunan industri untuk mengkoordinir seluruh anggotanya segera mendapatkan vaksin booster. Sementara itu, Staf Ahli Bidang Penguatan Kemampuan Industri Dalam Negeri Kemenperin, Ignatius Warsito menyampaikan, berdasarkan SE Menperin 2/2022 perusahaan industri dan kawasan industri ditargetkan melakukan vaksinasi booster pada 50 persen karyawannya sampai dengan bulan Juni 2022. Sampai bulan Desember 2022, seluruh perusahaan industri diharuskan telah memvaksin 100 persen karyawannya. Pelaksanaan vaksinasi booster ini kelak harus dilaporkan ke dalam izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) melalui Sisterm Informasi Industri Nasional (SIINAS) Kemenperin. Perlu kita ketahui juga bahwa vaksinasi juga menjadi kegiatan yang dapat mengurangi gejala berat. Evaluasi efektifitas vaksin Covid-19 22 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI, membuktikan bahwa vaksin mampu menurunkan risiko terinfeksi Covid-19, serta mengurangi perawatan dan kematian bagi tenaga kesehatan. Studi tersebut dilakukan terhadap 71.455 tenaga kesehatan di Jakarta, meliputi perawat, dokter, bidan , teknisi dan tenaga umum lainnya sepanjang periode Januari-Juni 2021. Vaksin booster adalah satu hal yang harus terus diupayakan oleh pemerintah dan lembaga berwenang, dengan menggencarkan vaksinasi booster maka akan semakin banyak masyarakat yang terlindungi dari bahaya yang bisa ditimbulkan oleh Covid- 19. Sehingga hal ini akan mempercepat situasi Pandemi menjadi endemi. )* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 23 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

UU Cipta Kerja Mampu Memperbaiki Prospek Ekonomi Indonesia Oleh : Agung Suwandaru )* Pemerintah telah berkomitmen untuk mematuhi keputusan Mahkamah Konstitusi untuk memperbaiki Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Penyempurnaan peraturan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi investor guna memperbaiki prospek ekonomi Indonesia. Adapun salah satu langkah penyempurnaan dalam revisi UU Nomor 12 Tahun 2011 yakni untuk mengatur metode omnibus law sebagai landasan hukum yang baku. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kalangan investor dan berbagai negara menunggu reformasi struktural yang tengah dilakukan Indonesia. Dengan proses perbaikan yang ada, pihaknya percaya bahwa revisi UU Cipta Kerja dapat dilakukan lebih cepat dari tenggang waktu yang diberikan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan partisipasi publik untuk memenuhi hak untuk didengar, hak untuk dipertimbangkan pendapatnya dan hak untuk mendapatkan penjelasan. Airlangga berharap agar penyempurnaan UU Cipta Kerja dapat menghindari munculnya ketidakpastian di masa depan akibat sejumlah penolakan dan gugatan ke MK. Dirinya juga meminta kepada para pelaku usaha untuk tidak khawatir terhadap kepastian berusaha. Pasalnya, kepastian kegiatan penanaman modal sudah dinaungi melalui payung hukum UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang 24 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Penanaman Modal. Berbagai kesepakatan perdagangan dan investasi bilateral akan ikut menjadi kepastian berusaha bagi investor asing. UU Cipta Kerja juga dinilai mampu memperbaiki prospek ekonomi di Indonesia, dengan adanya UU Cipta Kerja ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam mengurus perizinan berusaha. Dengan demikian tidak terlalu banyak regulasi sehingga dapat di-sinkronkan baik di pusat maupun daerah. Perbaikan prospek ekonomi di Indonesia tentu saja bukan tanpa alasan, mengingat UU Cipta Kerja memiliki formula untuk menyederhanakan perizinan berusaha, persyaratan investasi ketenagakerjaan, kemudahan dan perlindungan UMKM, dukungan riset dan inovasi, administrasi pemerintahan, pengenaan sanksi, pengadaan lahan, investasi dan proyek pemerintahan serta kawasan ekonomi. UU Cipta Kerja juga dinilai dapat mempermudah perizinan usaha dari yang awalnya berbasis izin menjadi berbasis risiko dan skala usaha. Tingkat risiko adalah potensi terjadinya bahaya terhadap kesehatan hingga lingkungan. Untuk bisnis berisiko rendah perizinan usaha hanya cukup dengan Nomor Induk Berusaha (NIB). Bisnis berisiko menengah izinnya ditambah dengan pemenuhan sertifikat standar. Sedangkan yang berisiko tinggi membutuhkan persetujuan dari pemerintah pusat untuk memulai usaha. Pasal berikutnya juga menyebutkan penghapusan izin lokasi dengan kesesuaian tata ruang. Kemudian integrasi persetujuan lingkungan dalam izin berusaha. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) hanya untuk kegiatan usaha berisiko tinggi terhadap lingkungan. UU Cipta Kerja juga menghapus syarat investasi yang ada dalam UU Sektor dan memindahkannya ke dalam Peraturan Presiden Daftar Prioritas Investasi. Selama ini, masalah perizinan usaha dikenal berbelit dan rumit masalah . Selain itu,, birokrasi di Indonesia kerap menghambat investor untuk menanamkan modal atau berekspansi di Indonesia. UU Cipta Kerja menjadi salah satu motor bagi pemerintah untuk meningkatkan daya saing ekonomi khususnya di level Asia Tenggara. Kemudahan perizinan berusaha dan berinvestasi menjadi hal yang disorot oleh pemerintah. Dengan mudahnya pengurusan izin usaha, diharapkan iklim investasi di Indonesia akan semakin membaik. Baik untuk investor lokal maupun asing yang tertarik menanamkan modalnya di tanah air. Sehingga hal ini akan berdampak pada terbukanya lapangan kerja dan menurunnya angka pengangguran. Kita juga perlu mengetahui bahwa tujuan utama dari UU Cipta Kerja adalah mendorong iklim berusaha, mempercepat transformasi ekonomi, menyelaraskan kebijakan pusat-daerah, memberi kemudahan berusaha, mengatasi masalah regulasi yang tumpang tindih serta menghilangkan ego sektoral. Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 25 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Presiden Joko Widodo pernah mengatakan, jika pertumbuhan investasi akan jauh lebih tinggi melalui beberapa reformasi struktural yang pemerintah lakukan. Tujuan investasi utama bagi investor asing yang mengajak untuk mematangkan peluang ekonomi. Dengan peluang investasi yang baik membantu perekonomian dapat tumbuh dan terjaga untuk masyarakat. Seiring berkurangnya angka kejadian Covid-19 di Indonesia, tentu hal ini menjadi momen yang baik bagi Indonesia untuk membangkitkan sektor perekonomian, sehingga Indonesia maju yang dengan kekuatan ekonomi yang tak bisa dipandang sebelah mata oleh negara lain. )* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute 26 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Vaksinasi Booster Perlindungan Utama bagi Pemudik Oleh : Edlin Ramadhani )* Syarat vaksinasi booster untuk pemudik dianggap sudah tepat. Selain dengan prokes ketat, Vaksinasi booster tersebut diyakini menjadi perlindungan utama bagi pemudik di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. Ramadhan sudah datang dan diikuti dengan lebaran. Di tengah pandemi kita melakukan puasa dengan sabar. Akan tetapi ada kabar baik saat Ramadhan tahun ini karena masyarakat sudah boleh untuk pulang kampung, setelah selama 2 tahun mereka dilarang mudik karena saat itu kasus Corona sedang tinggi. Syarat untuk mudik juga mudah karena masyarakat hanya wajib melakukan vaksin booster Corona sebelum berangkat, dan tidak usah tes PCR atau rapid sebelum perjalanan jauh. Syarat ini cukup mudah karena banyak RS yang menyediakan injeksi booster dan masih digratiskan oleh pemerintah. Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan dokter Siti Nadia Tarmizi menyatakan, “Vaksin booster alias suntikan ketiga merupakan perlindungan penting bagi pelaku perjalanan mudik Lebaran 2022. Fungsi dari vaksinasi adalah meminimalisir dampak kesakitan saat terpapar Corona.” Dalam artian, booster penting karena jadi perlindungan utama bagi pemudik agar tidak ketularan Corona. Akan tetapi setelah divaksin jika keadaan tubuh kelelahan dan imunitas turun, lupa tak pakai masker, dan punya komorbid, maka bisa Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 27 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

ketularan virus Covid-19 dengan gejala ringan. Jika pasien sudah dsuntik booster maka meminimalisir rasa sakit akibat Corona. Menurut beberapa orang yang sudah pernah kena Corona gejala berat dan saat itu belum divaksin, tubuh mereka memang amat menderita. Mulai dari pusing, lemas, hingga sesak nafas, semua dirasakan selama 14 hari. Tenggorokan amat perih sampai susah menelan dan muncul keringat dingin. Akan tetapi jika seseorang sudah divaksin maka jadi pelindung dari rasa sakit seperti itu. Jika imunitasnya sedang rendah karena kelelahan saat mudik dengan kendaraan pribadi dan jaraknya jauh, maka ia kena Corona tetapi hanya gejala ringan. Bahkan rasanya hanya seperti kena flu biasa dan lekas sembuh setelah minum obat dan isolasi mandiri. Perlindungan dari vaksin booster amat penting karena saat mudik berarti ada mobilitas secara serempak. Padahal kita tahu sendiri bahwa hal ini bisa memicu penyebaran Corona. Akan tetapi dengan vaksin booster dan disiplin protokol kesehatan, maka akan aman dan tidak akan menaikkan jumlah pasien Corona di Indonesia. Apalagi saat mudik kita berpindah dari kota ke desa dan berpotensi membawa virus. Namun jika sudah divaksin maka akan aman karena imunitas tubuh tinggi dan tidak mudah kena Corona. Akan tetapi, untuk berjaga-jaga maka sehari sebelum mudik sebaiknya tes rapid atau PCR secara mandiri, agar yakin bahwa benar-benar negatif Corona. Saat ini kondisi sedang kondusif dan jumlah pasien Corona per 31 Maret 2022 ada 3.330 pasien. Jika kita terus disiplin dalam protokol kesehatan dan vaksinasi Covid- 19 sampai 3 kali maka optimis jumlah pasien akan terus menurun. Sehingga bisa mudik dengan aman karena diindungi oleh booster. Ayo segera booster jika memang belum mendapatkannya dan biasanya otomatis 3 bulan pasca suntikan vaksin kedua, akan muncul undangan di aplikasi peduli lindungi. Segeralah pergi ke RS terdekat untuk disuntik, karena jarak maksimal per suntikan vaksin adalah 6 bulan saja. Vaksinasi booster untuk pemudik merupakan ikhtiar untuk melindungi masyarakat dan mencegah kenaikan kasus Covid-19. Masyarakat diimbau untuk segera mengikuti program vaksinasi tersebut, agar mudik secara aman dari virus Covid-19 dapat terwujud. )* Penulis adalah kontributor Forum Literasi Gunung Kidul 28 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Mengapresiasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Oleh : Alfisyah Dianasari )* Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia Kuartal I bertumbuh sebesar 5.01%. Pertumbuhan ini patut untuk diapresiasi karena program pemulihan ekonomi nasional dapat berjalan sebagaimana mestinya. Pada masa awal pandemi situasi benar-benar suram, terutama perekonomian. Roda ekonomi negara berjalan amat lambat karena minimnya aktivitas di luar rumah. Banyak usaha yang gulung tikar karena masyarakat memegang erat dompetnya. Padahal jika roda ekonomi tidak melaju akan jadi bahaya karena bisa menyebabkan resesi. Namun masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah sudah bekerja keras untuk memperbaiki situasi buruk ini agar tidak berkepanjangan. Salah satunya dengan pemberian bantuan sosial. Tujuannya agar roda ekonomi berjalan lagi. Usaha pemerintah selama dua tahun mulai membuahkan hasil ketika Badan Pusat Statistik mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia naik sebesar 5,01%, pada kuartal pertama tahun 2022. Kenaikannya cukup banyak karena saat kuartal keempat tahun 2021, pertumbuhan ekonominya hanya 0,96%. Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono menyatakan bahwa kenaikan sebesar 5,01% amat bagus karena melebihi masa sebelum pandemi, bahkan juga melebihi Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 29 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

pertumbuhan ekonomi tahun 2019. Hal ini juga terlihat dari naiknya nilai PDB (produk domestik bruto). Jika pertumbuhan ekonomi terus mengalami kenaikan maka amat bagus karena keadaan finansial masyarakat berangsur-angsur membaik. Mereka tidak lagi hanya membeli kebutuhan primer, tetapi juga kebutuhan sekunder dan sesekali kebutuhan tersier. Keadaan ini baik sekali karena bisa menggerakkan roda perekonomian sehingga ada kenaikan di bidang ekonomi. Sementara itu, ekonom Josua Pardede menyatakan bahwa kenaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia terjadi karena kenaikan mobilitas masyarakat. Dalam artian, walau masih ada PPKM tetapi tidak seketat tahun lalu. Pemerintah patut diapresiasi karena perlahan-lahan membebaskan aktivitas masyarakat dan tidak melakukan lockdown ketat, karena akan berpengaruh buruk ke bidang perekonomian. Masyarakat sudah beraktivitas di luar rumah tetapi tetap taat protokol kesehatan dan menghindari kerumunan. Mereka tetap belanja dan mayoritas beralih ke online shopping. Pasar online mendukung pasar konvensional dan pertumbuhan ekonomi Indonesia makin kuat. Adanya pertumbuhan ekonomi akibat naiknya belanja masyarakat juga menunjukkan perubahan kebiasaan ke online shopping. Makin banyak marketplace yang menawarkan barang-barang dengan harga murah, bahkan ada juga gratis ongkos kirim. Para pedagang di pasar juga menawarkan layanan antar sehingga masyarakat tidak perlu repot pergi ke lapaknya dan takut berdesak-desakan. Kebiasaan masyarakat Indonesia yang suka belanja ketika ada diskon sangat dimanfaatkan oleh penjual, karena mereka berlomba-lomba menawarkan potongan harga. Walau margin keuntungannya menipis tetapi yang penting jumlah pembeli jadi naik. Para pedagang juga belajar internet marketing dengan serius. Ketika pasar online dan offline kembali semarak maka amat bagus karena perekonomian Indonesia bertumbuh dengan pesat. Kita tidak perlu takut akan terjeblos dalam resesi karena buktinya masih banyak orang kaya, masih banyak pula yang memborong belanjaan walau kondisinya biasa-biasa saja. Semuanya tidak lagi takut berbelanja karena keadaan finansialnya membaik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia naik drastis dan angkanya melebihi dari masa sebelum pandemi. Masyarakat patut mengapresiasi pemerintah yang telah mengeluarkan strategi jitu, sehingga kondisi finansial negara makin baik. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk selalu taat Prokes agar tren pengendalian Covid-19 dapat terjaga dan program pemulihan ekonomi dapat terus berlanjut. )* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute 30 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Vaksin dan Prokes Jurus Jitu Tangkal Kenaikan Covid-19 Oleh : Abdul Karim )* Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dengan selalu menaati protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi seiring peningkatan kasus Covid-19. Dengan adanya kepedulian masyarakat tersebut, ledakan kasus Covid-19 dapat dihindari dan pemulihan ekonomi dapat terus berjalan. Masyarakat bergembira karena 2 bulan lalu kasus Corona turun drastis, tetapi saat ini mereka diharap kembali agar waspada karena ada kenaikan jumlah pasien Covid-19 di Indonesia. Per 1 Juli 2022, ada 2.049 orang yang kena corona. Jumlah ini tentu mengkhawatirkan karena para tenaga kesehatan takut ada serangan corona gelombang ke empat, dan kenaikan kasus jangan sampai tidak terkendali. Memang sudah biasa ada kenaikan kasus corona setelah libur panjang tetapi yang ditekankan adalah masyarakat yang harus waspada dan tetap menaati protokol kesehatan, agar tidak menjadi korban berikutnya. Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat untuk terus mengenakan masker. Menurutnya, salah satu penyebab kenaikan kasus Corona di Indonesia adalah masyarakat abai/lengah dan tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, karena terlena dengan keadaan yang aman. Profesor Wiku menambahkan, protokol kesehatan adalah kunci pengendalian kasus corona. Berkaca dari kejadian tahun lalu, pasca libur panjang memang selalu ada kenaikan jumlah pasien Covid-19 di Indonesia. Oleh karena itu masyarakat masih Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 31 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

harus taat protokol kesehatan. Dalam artian, protokol kesehatan harus diberlakukan agar kasus Covid-19 tetap terkendali. Untuk menangani ganasnya Corona maka masyarakat harus kembali mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Apalagi jika mereka beraktivitas di dalam ruangan. Masker harus dikenakan dan diganti 4 jam sekali, karena efektivitasnya maksimal hanya 4 jam. Jangan lupa bawa banyak masker cadangan di dalam tas dan sekaligus memberikan masker itu ke orang yang belum memakai masker. Masker menjadi barang yang wajib dikenakan karena saat ini pandemi belum selesai. Menurut Dokter Reisa Broto Asmoro, efektivitas pemakaian masker baru terjadi ketika minimal 75% orang di dalam ruangan mengenakannya. Oleh karena itu di dalam ruang kantor atau kelas harus memakai masker dan jangan dilepas. Bisa jadi ada orang yang memakai masker hanya saat perjalanan, tetapi ketika sampai di kantor justru dilepas. Taati juga poin lain dalam protokol kesehatan seperti mencuci tangan atau memakai hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. Memang saat ini sudah banyak kerumunan seperti pesta perkawinan. Namun untuk lebih amannya, datanglah di awal acara sehingga masih sepi. Selain protokol kesehatan maka masyarakat juga harus divaksin sampai 3 kali. Jadwal vaksin bisa diperiksa di aplikasi Peduli Lindungi. Tempat penyuntikan juga ada di mana-mana. Tak hanya di Rumah Sakit dan Puskesmas, tetapi juga di sekolah, di universitas, bahkan di dalam Mall. Sedihnya, saat ini muncul kalangan anti vaksin (antivax) yang menyebarkan hoax, padahal MUI sudah jelas menyatakan bahwa vaksin halal dan memiliki nomor BPOM. Namun antivax masih mengakali dan membuat surat vaksin palsu, padahal surat itu tidak sama dengan data di aplikasi Peduli Lindungi. Masyarakat awam diminta jangan ikut-ikutan bertindak curang seperti itu karena sama saja membohongi diri sendiri. Jika tidak ingin kena Corona maka harus vaksin, bukannya membuat surat palsu. Jangan sampai kena Corona terlebih dahulu, baru menyesal karena tidak vaksin. Untuk menangani kasus corona yang sedang naik maka masyarakat dihimbau untuk menaati protokol kesehatan. Jangan lepas masker karena dalam keadaan pandemi, karena masker menjadi pelindung pertama dari Corona. Selain itu, semua orang wajib divaksin agar memiliki kekebalan tubuh yang tinggi dan bisa menurunkan kasus Corona di Indonesia. )* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute 32 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Mewaspadai Peningkatan Kasus Covid-19 dengan Disiplin Prokes dan Vaksinasi Oleh : Syafrudin Pratama )* Fenomena saat ini menunjukkan bahwa Indonesia kembali mengalami kenaikan kasus Covid-19. Konfirmasi positif Covid-19 bertambah 2.167 kasus dalam 24 jam terakhir pada Selasa, 28 Juni 2022. Dengan demikian, total Covid-19 di Indonesia menjadi 6.084.063 kasus terhitung sejak pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020. Berdasarkan data riset yang penulis dapatkan, kasus aktif Covid-19 di Indonesia tercatat sebanyak 15.310 kasus. Jumlah ini bertambah 995 kasus dari hari sebelumnya. Pemerintah juga melaporkan sedang memeriksa 88.718 spesimen dari 62.687 orang dalam 24 jam terakhir. DKI Jakarta menjadi provinsi penyumbang kasus aktif Covid-19 terbanyak. Jumlahnya kini sudah mencapai 9.006 kasus Covid- 19 dengan penambahan 503 kasus dari hari sebelumnya, Senin, 27 Juni 2022. Dari total kasus tersebut, untuk DKI Jakarta sebanyak 8.375 pasien menjalani isolasi mandiri, sementara 631 lainnya dirawat di rumah sakit. Penulis menemukan kabar baik bahwa di periode yang sama, angka kematian Covid-19 terpantau rendah, yakni secara nasional penambahan kematian berjumlah dua orang, satu orang dari DKI Jakarta. Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 33 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Oleh karena itu, penulis mendapati bahwa Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari mengatakan pihaknya terus mengupayakan pendeteksian dini. Upaya testing, tracing, dan treatment (3T) terus digencarkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas. Dwi mengatakan, target tes WHO adalah 1000 orang yang diuji PCR per juta populasi per minggu dan DKI Jakarta sudah mencapai target tersebut dalam beberapa hari terakhir. Hal tersebut dikarenakan jumlah orang yang telah diperiksa pekan lalu di DKI Jakarta mencapai 63.376 orang, sedangkan 1.037.241 orang telah menjalani tes PCR. Tentunya berdasarkan fakta dan data terbaru mengenai Covid-19 di Indonesia tersebut, penulis menyarankan perlu adanya sikap serius agar Covid-19 khususnya varian BA.4 dan BA.5 tidak terus bertambah. Salah satu contoh yang bisa diterapkan adalah dengan tetap taat terhadap protokol kesehatan dan terus menggalakkan vaksinasi bagi yang belum mendapatkan vaksinasi maupun booster. Selain itu, perlu diketahui bahwa berdasarkan data dari lonjakan kasus Covid-19 di Inggris, gejala yang sering dilaporkan bukanlah demam, sebanyak 69 persen masyarakat yang melapor mengeluhkan gejala berupa sakit kepala. Ciri-ciri sakit kepala yang disebabkan Covid-19 seperti sakit kepala menjadi sedang hingga sangat menyakitkan, terasa berdenyut, menekan atau menusuk, sakit kepala terjadi di kedua sisi kepala, bukan di satu area saja, sakit kepala berlangsung selama lebih dari tiga hari, dan sakit kepala tersebut cenderung muncul diawal infeksi. Oleh karena itu, dari sudut pandang penulis, banyak cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat Indonesia agar dapat meminimalisir paparan Covid-19. Selain taat protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi, masyarakat juga bisa menjaga kekebalan tubuh dengan menjaga pola hidup sehat, seperti konsumsi makanan yang bergizi, perbanyak buah, sayur, dan vitamin serta berolahraga. Selain itu, penulis juga berpendapat bahwa Pemerintah harus tetap memberikan himbauan kepada masyarakat bahwa Covid-19 belum berakhir agar masyarakat selalu menjaga protokol kesehatan saat bepergian dan melakukan vaksinasi/booster bagi masyarakat yang belum mendapatkannya. Penulis berharap, dengan berbagai kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah serta diikuti program vaksinasi dan sikap disiplin terhadap protokol Kesehatan, maka akan dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya varian BA.4 dan BA.5 sehingga status pandemi dapat berubah menjadi endemi. *Penulis adalah kontributor Trilogi Institute 34 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Realisasi Investasi Melonjak di Tengah Pandemi Covid-19 Oleh : Kenia Putri )* Perkembangan investasi di Indonesia sepertinya memberikan kabar baik, apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang belum dinyatakan berakhir, realisasi investasi di Indonesia terbukti melonjak meskipun Indonesia masih berada di masa pandemi Covid-19. Indonesia mengalami tren positif investasi. Sektor yang konsisten dalam memberikan konstribusi signifikan bagi perekonomian nasional melalui realisasi penanaman modal adalah sektor industri. Di mana sepanjang tahun 2020, investasi manufaktur mampu menunjukkan geliat positif, meskipun di tengah terpaan yang cukup berat akibat pandemi Covid-19. Berdasarkan catatan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pada Januari-Desember 2020, sektor industri telah menggelontorkan dananya sebesar Rp 279,9 triliun atau menyumbang 33 persen dari total nilai investasi nasional yang mencapai Rp 826,3 triliun. Hasilnya, realisasi investasi secara nasional pada tahun lalu telah melampaui target yang dipatok yakni sebesar Rp 817,2 triliun atau menembus 101,1 persen. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa ini merupakan capaian yang sangat luar biasa di tengah kondisi pandemi. Bahkan, investasi sektor industri juga mampu tumbuh double digit. Realisasi penanaman Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 35 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

modal sektor industri di tanah air mampu tumbuh 26%, dari tahun 2019 yang mencapai Rp 216 triliun menjadi Rp 2-72,9 triliun pada tahun 2020. Di sisi lain, Indonesia dinilai masih menjadi negara tujuan investasi bagi para pelaku industri global. Hal ini terlihat dari capaian penanaman modal asing (PMA) sektor manufaktur pada tahun 2020 sebesar Rp 190,1 triliun atau tumbuh 33 persen dibanding capaian tahun 2019 yang menyentuh Rp 43,3 triliun. Realisasi investasi industri global tersebut berkontribusi hingga 46,1 persen dari total nilai PMA sebesar Rp 412,8 triliun pada tahun 2020. Pemerintah bertekad untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif di tanah air melalui implementasi berbagai kebijakan strategis, seperti memberikan insentif dan kemudahan izin usaha bagi para pelaku industri. Apalagi, investasi di sektor industri memberikan efek yang luas bagi perekonomian nasional. Sektor industri memberikan efek yang luas bagi perekonomian nasional, di antaranya berdampak pada peningkatan nilai tambah bahan baku dalam negeri, penyerapan tenaga kerja lokal dan devisa dari ekspor. Agus juga menuturkan bahwa pihaknya akan all out agar kinerja industri manufaktur bisa bangkit kembali di tengah masa pandemi saat ini. Capaian angka investasi ini membuat pihaknya optimis bahwa tahun 2021 akan menjadi tahun loncatan bagi upaya mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional. Menurutnya, target realisasi penanaman modal di sektor industri manufaktur pada tahun 2021 bisa naik mencapai Rp 323,56 triliun. Optimisme ini didukung dengan implementasi Undang- Undang Cipta Kerja dan membaiknya perekonomian dunia pasca vaksinasi. Beberapa sektor yang masih menjadi primadona bagi para investor pada tahun ini adalah industri F&B (food and beverage), logam dasar, otomotif serta elektronik. Selain itu pihaknya juga akan mendorong pengembangan investasi di industri farmasi dan alat kesehatan. Sektor-sektor ini merupakan prioritas pada peta jalan Maping Indonesia 4.0. Berdasarkan data BKPM, industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya merupakan sektor manufaktur yang memberikan kontribusi terbesar dalam realisasi nilai investasi pada tahun 2020, dengan menggelontorkan dananya sebesar Rp 94,8 triliun atau menyumbang hingga 11,5 persen. Bahkan dalam UU Cipta Kerja pun yang belum lama disahkan juga untuk mendorong perekonomian termasuk pada sektor industri. Sehingga dalam hal ini, terdapat 2 rancangan peraturan pemerintah (RPP) yang sedang disusun pemerintah, yaitu RPP Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan RPP Kawasan Ekonomi Khusus. RPP tersebut merupakan bagian dari 44 peraturan pelaksana yang terdiri dari 40 RPP dan Perpres. 36 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Investasi yang terealisasi ini tentu saja diharapkan mampu menggerakkan motor ekonomi nasional, serta memperkuat pondasi ekonomi makro di Indonesia. Bertambahnya dua digit nilai realisasi investasi di Indonesia menunjukkan bahwa Investor tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia, hal ini tentu menjadi kabar baik karena dengan suburnya investasi, maka perekonomian di Indonesia akan semakin kuat dan akan berdampak pada sektor yang lain. )* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 37 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Pemerintah Maksimalkan Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19 Oleh : Indy Rahmawati )* Pemerintah maksimalkan pemulihan perekonomian Indonesia di masa pandemi. Berbagai upaya tersebut dilaksanakan melalui pemberian insentif hingga pelonggaran aktivitas masyarakat. Pandemi membuat hampir semua bidang jadi jungkir-balik, terutama perekonomian. Daya beli masyarakat menurun drastis dan kondisi ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Pemerintah bekerja keras untuk memulihkan ekonomi nasional agar tidak terjadi resesi atau krisis ekonomi jilid 2. Sekarang kita sudah masuk ke bulan ke-24 pandemi dan sedang bertransformasi menuju masa endemi. Di mana vaksin sudah ditemukan dan cakupan vaksinasi di Indonesia sudah lebih dari 50%. Meski belum tahu kapan masuk masa endemi tetapi harus ada persiapan yang matang demi pemulihan ekonomi sehingga kondisi finansial negara jadi makin baik. Deputi Gubernur BI Juda Agung mengatakan, “Pemulihan ekonomi ini terlihat dari adanya mobilitas masyarakat yang semakin normal, indikator penjualan ritel, hingga peningkatan indikator kepercayaan konsumen.” Dalam artian, menuju fase endemi perekonomian mulai membaik karena daya beli masyarakat berangsur-angsur pulih. Mereka tak lagi hanya membeli kebutuhan pokok, tetapi juga kebutuhan sekunder dan tersier. 38 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Selain itu, tidak ada lagi pembatasan mobilitas seperti di awal pandemi seperti larangan keluar rumah dan penyekatan saat PPKM mikro. Mobilitas masyarakat berpengaruh tinggi ke perekonomian karena sudah bisa work from office dan pengiriman barang-barang jadi lancar. Kondisi finansial negara juga mulai pulih berkat pelonggaran aturan ini. Juda Agung melanjutkan, “Saya yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan cukup pesat dibandingkan tahun lalu yang hanya 3,69 persen. Sedangkan prediksi pertumbuhan tahun ini berkisar antara 4,7%-5,5%.” Angka ini cukup baik karena ada kenaikan, bukannya stagnan atau bahkan minus. Kondisi perekonomian Indonesia juga pulih berkat naiknya bidang pariwisata, yang dipicu oleh balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika, NTB. Balapan yang hanya 3 hari mampu menarik minat wisatawan, tidak hanya turis lokal tetapi juga mancanegara. Mereka memadati Mandalika dan hotel serta penginapan lain pun naik okupansinya. Nanti di masa endemi kita optimis keadaan ini akan lebih baik lagi. BI memperkirakan sektor ekonomi dari manufaktur, perdagangan, infrastruktur, pertanian, dan pariwisata akan mengalami peningkatan di tahun ini. Selain pariwisata memang akan ada kenaikan lain, di bidang perdagangan kita bisa lihat bahwa pasar dan supermarket kembali ramai karena sudah boleh dimasuki oleh pembeli, dengan catatan mereka harus sudah vaksin dan menjaga protokol kesehatan. Sedangkan di bidang infrastruktur, pemerintah menggenjot agar terbangun berbagai fasilitas untuk rakyat. Meski ada pandemi tetapi tidak menghalangi program pemulihan ekonomi nasional. Yang dibangun juga bukan hanya jalan raya tetapi juga jembatan dan bendungan serta infrastruktur lain demi kelancaran kehidupan masyarakat. Terbukti saat ada bendungan maka masalah kekeringan dan kebanjiran jadi teratasi. Pemulihan ekonomi terjadi karena kerja keras pemerintah yang bergerak cepat menyediakan vaksin untuk seluruh rakyat Indonesia. Vaksin juga digratiskan dan dijamin halal. Jika banyak yang vaksin maka akan mempercepat terbentuknya herd immunity sehingga pandemi lekas diakhiri dan kita bisa memasuki masa endemi dengan bahagia. Pemulihan ekonomi Indonesia mulai membaik. Meski masih pandemi tetapi daya beli masyarakat masih tinggi dan mereka mulai memborong berbagai kebutuhan di pasar. Kita optimis endemi akan cepat terjadi karena banyak yang sudah vaksin dan taat protokol kesehatan. Di masa endemi nanti roda perekonomian akan bergulir lebih kencang. )* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 39 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Capaian Pemulihan Ekonomi Memperbaiki Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Oleh : Dian Ahadi )* Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terbukti membawa dampak positif karena pertumbuhan ekonomi Indonesia terus membaik. Langkah- langkah yang diambil oleh pemerintah sangat strategis dalam mengantisipasi dampak pandemi Covid-19, sehingga Indonesia tidak mengalami dampak negatif seperti krisis tahun 1998. Pandemi Covid-19 yang mengguncang Indonesia, tak hanya di bidang kesehatan tetapi juga ekonomi. Kondisi ini juga dialami oleh banyak negara sehingga disebut dengan krisis global. Pemerintah berusaha keras agar kondisi finansial negara tidak terlalu terganggu, dan mencanangkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Bank Pembangunan Asia (ASIAN Development Bank) menyatakan bahwa prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 adalah sebesar 5%. Hal ini sejalan dengan perkiraan dari Bank Dunia yakni 5% hingga 5,5%. Perekonomian di negeri ini memiliki prospek yang baik sejalan dengan pembatalan pembatasan mobilitas sejak kuartal ketiga tahun 2021. Pelonggaran mobilitas memang sangat berpengaruh terhadap prospek pertumbuhan ekonomi. Masyarakat bisa bermobilitas dengan lancar karena kasus corona mulai terkendali dan mereka sudah divaksin. Para pedagang keliling mulai tersenyum karena pembelinya berdatangan. Memang jualan bisa dipindah ke pasar online tetapi untuk pengantarannya tentu harus offline alias dibawa sendiri dengan motor atau mobil. Jika mobilitas 40 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

dilonggarkan dan tidak ada portal-portal yang ditutup seperti pada awal masa pandemi, maka pengantaran barang akan lebih lancar. Para pedagang pun lebih tenang karena daya beli masyarakat naik berkat pengantaran yang tepat waktu. Saat kegiatan ekonomi masyarakat lancar maka akan sangat berpengaruh bagi perekonomian negara, karena roda ekonomi bergulir dengan cepat. Dengan begitu maka masyarakat optimis Indonesia bisa keluar dari masa sulit dan ekonominya terus bertumbuh. Resesi yang mengerikan tidak akan terjadi. Prediksi kenaikan ekonomi Indonesia tahun 2022 yang sebesar 5% adalah sangat baik. Bandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 lalu yang hanya 3,96%, bahkan tahun 2020 hanya berkisar 2%. Perlahan tapi pasti, Indonesia terus bertumbuh dari segi finansial, dan berjuang dalam mengatasi dampak pandemi di bidang ekonomi. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan bahwa perekonomian Indonesia naik karena sejalan dengan pulihnya ekonomi dunia. Konsumsi masyarakat pun terus membaik. Dalam artian, daya beli masyarakat membaik dan ini adalah dampak positif dari program Pemulihan Ekonomi Nasional. Salah satu poin dalam program PEN adalah melakukan perlindungan sosial melalui bansos (bantuan sosial) kepada masyarakat yang membutuhkan. Bansos yang awalnya berupa paket sembako kemudian dikonversi jadi uang tunai. Jika masyarakat punya uang maka akan digunakan untuk belanja beras dan berbagai keperluan lainnya. Ketika masyarakat memegang uang bansos dan berbelanja terus, jangan dipandang negatif. Penyebabnya karena konsumsi yang banyak malah berdampak positif, dan bisa menggerakkan roda perekonomian negara, pasar juga terus dinamis karena banyak pembelinya. Uang tidak boleh diam begitu saja tetapi harus digerakkan agar kondisi perekonomian negara terus membaik. Dampak positif dari pemberian bansos sudah terlihat dalam setahun terakhir karena pasar terus ramai dan buktinya ada kenaikan pertumbuhan ekonomi tiap tahunnya. Walau kenaikannya baru 1-2% tetapi masyarakat tetap diminta berpikiran positif. Pertumbuhan ekonomi yang naik walau tidak sampai 10% tetap wajib disyukuri karena membuktikan bahwa pemerintah terus berusaha mengatasi dampak pandemi di bidang ekonomi. Lebih baik ada kenaikan pertumbuhan ekonomi walau hanya 2% per tahun, daripada mengalami stagnansi atau bahkan penurunan. Jika ada penurunan pertumbuhan ekonomi maka akan sangat mengerikan karena bisa memicu resesi, dan harga- harga sembako naik drastis. Resesi juga bisa memicu penawaran hutang dari luar negeri padahal jika terlalu banyak hutang bisa membuat krisis seperti tahun 1998 lalu. Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 41 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Oleh karena itu masyarakat wajib mengapresiasi pemerintah karena berjuang untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia dan memulihkan ekonomi negara. Selain itu, dalam program PEN, yang diperhatikan tak hanya warga miskin. Namun pengusaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) juga diperhatikan. Pebisnis UMKM mendapatkan aliran bansos juga dan pemberian ini sudah diberi sejak awal masa pandemi. Mereka patut diberi bansos karena faktanya, UMKM adalah tulang punggung perekonomian negara dan 90% pengusaha di negeri ini berstatus pedagang kecil dan menengah. Jika UMKM jaya maka perekonomian negara juga jaya. Masyarakat yang berstatus sebagai pengusaha UMKM membantu kesuksesan PEN dengan menggunakan uang bansos untuk tambahan modal usaha, bukannya untuk keperluan yang konsumtif. Mereka menyadari bahwa uang itu berguna untuk bisnis, bukan untuk kebutuhan pribadi. Jika uangnya ‘diputar’ dalam bentuk barang dagangan maka akan menarik keuntungan yang lebih besar lagi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus bertambah tiap tahun dan masyarakat menyambutnya dengan positif. Jika kondisi finansial negara makin sehat maka warga optimis tidak akan terkena dampak krisis global dan terhindar dari resesi. Pemerintah membuktikan bahwa pemulihan ekonomi nasional membawa banyak efek yang positif pada perekonomian negara. )* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini 42 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Kebijakan People First Kunci Pemulihan Ekonomi Indonesia Oleh : Aldia Putra )* Pemerintah berusaha maksimal memulihkan perekonomian yang sebelumnya terdampak pandemi Covid-19. Kunci pemulihan ekonomi tersebut adalah kebijakan people first yakni strategi yang memprioritaskan rakyat. Pandemi Covid-19 sempat membuat perekonomian Indonesia terpukul, namun perlahan ekonomi Indonesia bisa bangkit. Hal ini bisa dibuktikan dengan dibukanya tempat wisata serta usaha kuliner yang mulai bergeliat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pulihnya kondisi Indonesia dapat dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi tinggi pada kuartal pertama tahun 2022 yang mencapai 5,01% dan lebih tinggi dari negara G20 lain termasuk Jerman dan Tiongkok. Hal tersebut dipaparkan oleh Airlangga saat dirinya mewakili Indonesia untuk menyampaikan pandangan dan perspektif pada sesi Country Strategi Dialogue dalam rangkaian perhelatan World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022 di Davos, Swiss. Menurut Airlangga, pencapaian pertumbuhan ekonomi yang signifikan ini didukung oleh kebijakan pemerintah yang bersifat people-first. Pemerintah menempatkan diri sebagai masyarakat untuk mempertimbangkan bagaimana dampak yang akan dirasakan masyarakat akibat dari keputusan-keputusan yang akan dan telah diterapkan. Airlangga mencontohkan kebijakan pemberia bantuan tunai kepada para pedagang kaki lima, pemilik warung dan nelayan (BT-PKLWN) yang diinisiasi untuk membantu Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 43 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

pelaku UMKM sekaligus mendorong konsumsi masyarakat. Selain itu, ada pula program kartu prakerja yang bersifat semi bansos dan diinisiasi pemerinah untuk reskiling dan upskiling masyarakat di masa pandemi. Seperti Kartu Prakerja, di mana ada 11,4 juta warga yang menjadi penerima manfaat dari program tersebut. Untuk siswa sekolah, pemerintah juga memberikan bantuan kuota internet gratis guna menjamin ketersediaan pendidikan di masa pandemi. Airlangga menuturkan, seluruh upaya tersebut memang memiliki risiko dari sisi kebutuhan anggaran negara. Namun, Airlangga percaya, hal tersebut akan mendatangkan keuntungan jangka panjang bagi masyarakat. Kebijakan People First menunjukkan bahwa pemerintah memprioritaskan masyarakat. Dalam hal ini, Pemerintah berinvestasi di dalamnya dan memastikan kepercayaan masyarakat. Airlangga juga meyakini bahwa keputusan ini dalam jangka panjang akan terbukti sama pentingnya dengan yang mereka lakukan dalam jangka pendek. Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan, pendekatan people-first ini tidak hanya berlaku pada masa krisis. Penggunaan pendekatan ini di bidang tenaga kerja, pendidikan, kesehatan dan layanan sosial lain dapat menjadi kekuatan penuntun di balik upaya pembangunan. Hal ini dapat dilihat seperti pada kebijakan lingkungan hidup, di mana Indonesia juga menekankan pendekatan yang people-first. Pemerintah mendengarkan keluhan dari keluarga yang kehidupan dan mata pencahariannya berada di bawah ancaman nyata perubahan iklim. Hasilnya, dalam dua tahun terakhir Indonesia berhasil mengurangi deforestasi hingga 80%. Airlangga juga meyakini bahwa penerapan kebijakan people-first ini dapat memberikan perubahan yang nyata. Pendekata ini merupakan pendekatan yang inklusif, berkelanjutan dan berprinsip. Pendekatan inilah yang dapat menjadi dasar untuk meningkatkan keterlibatan dan kerja sama di seluruh dunia. Kartu Prakerja dapat menjadi contoh best practice dalam mengelola suatu program besar dengan lingkup 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan meminimalisir banyak persoalan. Program ini tentu saja bisa menjadi pilot project bagi program-program lainnya. Perlu diketahui bahwa program kartu prakerja tidak hanya berfokus kepada pelatihan siap kerja, tetapi juga pelatihan kewirausahaan untuk mereka yang ingin memulai usahanya secara mandiri. Sebelumnya, presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa program prakerja memang diperuntukkan bagi siapa saja yang baru lulus SMA, perguruan tinggi, bahkan untuk siapapun yang drop out dari sekolahnya. 44 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Saat ini ada 1.700 macam pelatihan melalui program Kartu Prakerja. Ribuan pelatihan tersebut disediakan oleh 165 lembaga pelatihan. Merujuk dari jumlah yang tersedia tersebut, peserta program diperbolehkan untuk memilih jenis pelatihan yang diminati atau yang menunjang bakat yang dimiliki. Di zaman yang penuh kompetisi ini, jika skill kita tidak diperbaiki tentu akan hilang. Pemerintah memberikan prioritas program kartu prakerja untuk para pencari kerja muda, namun tidak untuk yang sedang menempuh sekolah atau sedang duduk di bangku kuliah. Program Kartu Pra Kerja tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga peluang bagi banyak masyarakat khususnya angkatan kerja yang kesulitan dalam mencari pekerjaan karena minimnya keterampilan. Kebijakan People First berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, sehingga diharapkan masyarakat dapat tetap survive dengan keterampilan yang dimilikinya. Kebijakan pemerintah ini perlu mendapat apresiasi dan dukungan masyarakat, agar program pembangunan nasional dapat lebih tepat sasaran dan sesuai jadwal yang telah ditentukan. )* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan | 45 Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

Sinergitas Lintas Negara Mengakselerasi Transformasi Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19 Oleh : Abdul Muis)* Sinergitas lintas negara maupun antar komponen masyarakat merupakan salah satu kunci percepatan transformasi ekonomi pasca pandemi Covid-19. Dengan adanya akselerasi tersebut, pemulihan ekonomi pasca pandemi akan segera terwujud. Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini Indonesia menjadi salah satu negara dengan penanganan pandemi Covid-19 terbaik bahkan diantara negara ASEAN. Namun hal tersebut tidaklah cukup di sana saja, melainkan justru yang menjadi tantangan ke depan adalah bagaimana kita bisa bangkit, terutama mengenai sektor ekonomi pasca pandemi. Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa terdapat salah satu hal yang sangat penting untuk mempengaruhi keberhasilan Indonesia demi bisa segera bangkit dan memulihkan kondisi perekonomian pascapandemi. Keberhasilan transformasi ekonomi tersebut akan bisa dicapai dengan mudah apabila terjadi yang namanya sinergi lintas sektoral. Namun tidak hanya sekedar sinergi yang terjadi lintas sektoral saja, melainkan juga harus terjadi sinergitas lintas negara. Salah satu cara yang bisa mewujudkannya 46 | Upaya Pemerintah Mensukseskan Vaksin Booster dan Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook