PENDAHULUAN Tanah adalah asal mula kehidupan, dari tanah manusia diciptakan dan dari tanah pula manusia mendapatkan hasil demi menunjang kehidupan. Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya seringkali mengorbankan lingkungan. Kita ingin mewujudkan terkendalinya pemanfaatan keseluruhan sumber daya alam (SDA) secara bijaksana dan kelestarian fungsi lingkungan hidup, terlindunginya wilayah daerah dari pencemaran dan perusakan lingkungan hidup, serta terwujudnya kebijakan yang berwawasan lingkungan dalam mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Pencemaran lingkungan merupakan satu dari beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas lingkungan. Pencemaran lingkungan (environmental pollution) merupakan segala sesuatu baik berupa bahan-bahan fisika maupun kimia yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Menurut UU RI Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, menyatakan bahwa pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Pada dasarnya pencemaran ini terdapat berbagai macam aspek. Dalam modul ini khusus akan dibahas mengenai pencemaran tanah.. Pencemaran tanah merupakan keadaan dimana suatu zat atau bahan kimia. buatan manusia mengubah situasi dan kondisi suatu lingkungan tanah yang seharusnya alami. Menurut data FAO, pencemaran tanah oleh logam berat, pestisida dan sampah terutama sampah plastik, terus terjadi di dunia, termasuk di Indonesia. Dan kualitas tanah Indonesia ternyata tak seperti kita bayangkan sebelumnya. Pencemaran dan degradasi lahan terus terjadi. Kualitas tanah di Indonesia masuk dalam kategori: poor (buruk) menurut data FAO. Pencemaran lahan atau tanah akan menurunkan hasil panen. Pangan yang diproduksi dari lahan yang tercemar membahayakan kesehatan. (hijauku.com,2016) i
DAFTAR ISI COVER PENDAHULUAN........................................................................................i DAFTAR ISI................................................................................................ii CAPAIAN PEMBELAJARAN....................................................................... 1 MATERI AJAR............................................................................................2 Pertanyaan Pemantik...............................................................................11 Aktifitas 1..................................................................................................12 Aktifitas 2..................................................................................................13 Aktifitas 3..................................................................................................17 Aktifitas 4..................................................................................................21 Glosarium.................................................................................................27 DAFTAR PUSTAKA.....................................................................................28 PROFIL PENULIS........................................................................................32 ii
CAPAIAN PEMBELAJARAN FASE D Pada akhir fase D, peserta didik mampu mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya, serta dapat merancang upaya-upaya mencegah dan mengatasi pencemaran dan perubahan iklim Elemen Capaian Pembelajaran Pemahaman IPA Pada akhir fase D, peserta didik Keterampilan Proses Sains mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya, serta dapat merancang upaya-upaya mencegah dan mengatasi pencemaran dan perubahan iklim • Mempertanyakan dan Memprediksi • Memproses, menganalisis data dan informasi • Mengevaluasi dan merefleksi • Mengkomunikasikan hasil Tujuan Pembelajaran: 7.5.1. Melalui pembelajaran dengan model Problem Based Learning dengan metode pengamatan dan kajian literatur peserta didik mampu memahami pengertian pencemaran lingkungan, membedakan ciri lingkungan yang tercemar dan jenis jenis pencemaran berdasarkan tempat pencemarannya dengan baik. 7.5.2 Melalui pembelajaran dengan model Problem Based Learning dengan metode pengamatan video dan kajian literatur peserta didik mampu menganalisis penyebab, dampak dan usaha mengatasi pencemaran tanah dengan benar. 7.5.3 Melalui pembelajaran dengan model Problem Based Learning dengan metode pengamatan video dan kajian literatur peserta didik mampu mengajukan solusi dengan benar. 7.5.4 Melalui pembelajaran dengan model Problem Based Learning dengan metode pengamatan video dan kajian literatur peserta didik mampu merancang produk dari limbah organik dan anorganik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dengan tepat. 1
MATERI AJAR PENCEMARAN TANAH A. PENGERTIAN PENCEMARAN TANAH Manusia mempunyai keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup diantaranya dengan mendirikan pabrik-pabrik yang dapat mengolah hasil alam menjadi bahan pangan dan sandang. Pesatnya kemajuan teknologi dan industrialisasi sangat berpengaruh terhadap kualitas lingkungan. Terjadinya perubahan lingkungan akan mempengaruhi keberadaan atau kelangsungan makhluk hidup yang ada di dalamnya. Makhluk hidup pada suatu lingkungan selalu tergantung antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu apabila terdapat perubahan pada salah satu komponen, maka akan menyebakan perubahan pada makhluk hidup yang lain yang tidak mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjad i. Pencemaran lingkungan merupakan satu dari beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas lingkungan. Pencemaran lingkungan adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Pencemaran lingkungan terdiri dari 3 jenis yakni pencemaran air, pencemaran udara dan pencemaran tanah. Pencemaran air terjadi karena adanya zat-zat polutan yang masuk kedalam sumber air seperti insektisita, kotoran, limbah, pupuk dan sampah. air yang tercemar akan berbau, keruh dan berwarna sehingga tidak layak untuk dikomsumsi dan apabila tetap dikomsumsi maka akan menyebabkan gangguan kesehatan. Pencemaran udara terjadi karena adanya zat-zat polutan yang mengotori udara seperti aktivitas alam misalnya kotoran hewan yang mengandung senyawa metana, bencana alam seperti letusan gunung merapi menghasilkan abu vulkanik yang mencemari udara sekitar, kebakaran hutan yang dapat meningkatkan suhu bumi akibatnya terjaadi pemanasan global. selain itu yang paling banyak menyumbang pencemaran udara adalah aktivitas manusia seperti asap kendaraan, asap-asap industri, asap rokok, pembakaran sampah dan senyawa kimia buangan seperti CFC. Pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya terjadi karena: kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial; penggunaan pestisida; masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan; kecelakaan kendaraaan pengangkut minyak, zat kimia, atau limbah; air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping). 2
Gambar 1. Ilustrasi tanah tercemar sampah. Apa saja dampak pencemaran tanah bagi kehidupan ? (Afzal Nur Iman/detikcom) B. PENYEBAB PENCEMARAN TANAH Ketika suatu zat berbahaya atau beracun telah mencemari permukaan tanah maka pasti dapat menguap, tersapu air hujan dan atau masuk kedalam tanah kemudian mengendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdammpak langsung pada kehidupan manusia ketika bersentuhan atau mencemari air tanah dan udara di atasnya. Secara umum, Pencemaran tanah dapat disebabkan oleh limbah domestik, limbah industri, dan limbah pertanian. a. Limbah domestik Limbah domestik dapat berasal dari daerah: pemukiman penduduk; perdagangan/pasar/tempat usaha hotel dan lain-lain; kelembagaan misalnya kantor- kantor pemerintahan dan swasta; sekolah dan tempat wisata, limbah domestik ini dapat berupa limbah padat dan cair Limbah padat dapat berupa sampah anorganik. Jenis sampah ini tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme Limbah cair berupa; tinja, deterjen, oli, cat, (non-biodegradable), misalnya kantong plastik, bekas jika meresap kedalam tanah akan merusak kaleng minuman, bekas botol plastik air mineral, dsb. kandungan air tanah bahkan dapat membunuh mikro-organisme di dalam tanah. Gambar 3. Ilustrasi tanah tercemar oleh Gambar 2. Ilustrasi sampah domestik dari sekolah salah limbah cair berupa oli. (Foto : Generasi satu penyebab pencemaran tanah (Foto: Sanurung) 3R/wordpress.com) 3
b. Limbah industri Limbah industri berasal dari sisa-sisa produksi industri berupa limbah padat dan limbah cair : Limbah industri padat merupakan hasil Limbah industri cair merupakan hasil buangan industri padatan, lumpur, dan pengolahan dalam suatu proses produksi, bubur yang berasal dari proses misalnya sisa-sisa pengolahan industri penolahan. Misalnya sisa pengolahan pelapisaan logam dan industri kimia pabrik gula, pulp, kertas, rayon, plywood lainnya seperti tembaga, timbal, perak, serta pengawetan buah, ikan dan daging khrom, arsen dan boron adalah zat-at yang dihasilkan dari proses industri pelapisan logam Gambar 4. Ilustrasi gambar limbah padat Gambar 5. Ilustrasi gambar limbah cair industri Pulp, kertas Foto: universal Eco industri Foto: wordaltas c. Limbah pertanian Gambar 6. Ilustrasi pencemaran tanah akibat penggunaan pestisida Di Indonesia dikenal sebagai negara agraris yang sebagian besaar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, akan tetapi karena kurangnya edukasi sehingga tidak sedikit petani menggunakan pupuk sintetik yang mmelebih ketentuan sehingga 4
limbah pertanian berupa sisa-sisa pupuk sintetik untuk menyuburkan tanah/tanaman menjadi tercemar, penggunaan pupuk secara terus menerus dalam pertanian akan merusak struktur tanah akibatnya dapat menurunkan kesuburan tanah dan tidak dapat ditanami jenis tanamanan tertentu karena unsur hara tanah menjadi semakin berkurang. SIlahkan perhatikan info grafis di bawah ini yang menggambarkan tentang komposisi sampah yang dihasilkan oleh aktivitas manusia. ^uniVERSflL ECO ©datasampah KOMPOSISISAMPAH Dari 18 jut:a ton sampah yang tercatat, scbagian besar masih didominasi oleh sampah sisa makanara (41,1 persen) dan sampah plastik (18,8 persen) Data dari 146 kabupaten/kota yang melakukan input data pada tahun 2022. Sumber: slpsn.menlhk.go id Gambar 7. Ilustrasi info grafis komposisi sampah. Foto : Universal ECO Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa limbah organik yang paling banyak didominasi oleh sisa makanan dan limbah anorganik didominasi oleh sampah plastik. C. DAMPAK, SOLUSI DAN PENANGAN PENCEMARAN TANAH a. Dampak Pencemaran Tanah Semua hal yang telah mengalami pencemaran pasti ujungnya akan menimbulkan berbagai dampak yang negatif, tidak terkecuali tanah ini. Jika udara dan air yang tercemar akan menimbulkan berbagai macam dampak negatif, maka tanah pun juga demikian. Ada berbagai macam dampak negatif dari adanya pencemaran tanah ini. Beberapa macam dampak pencemaran tanah antara lain sebagai berikut: 1. Mengurangi kesuburan tanah Dampak pertama yang akan kita rasakan dari adanya tanah yang tercemar pastinya akan menurunkan kesuburan pada tanah itu sendiri. seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwasannya tanah ini pada dasarnya mempunyai keunggulan. Salah satu keunggulan tanah adalah mempunyai nilai kesuburan sehingga banyak tanaman bisa hidup dengan subur. 5
2. Membuat tumbuh- tumbuhan dan makhluk hidup lainnya mati Masih serangkaian dengan dampak pencemaran tanah yang akan menurunkan tingkat kesuburan. Hal ini juga akan berakibat pada masa hidup tanaman. Tanaman yang awalnya tumbuh dengan subur, lama- kelamaan akan menjadi layu, bahkan akan mati. 3. Menyebabkan pencemaran pada udara Pencemaran tanah juga akan berdampak pada pencemaran udara. Hal ini karena zat- zat yang mencemari tanah tersebut (misalnya sampah) dalam jangka waktu yang lama akan membuat udara yang ada di sekitarnya menjadi tidak sehat. Akibatnya udara tersebut menjadi tidak nyaman untuk dihirup. Selain itu, apabila yang membuat pencemaran pada tanah adalah sampah, maka ketika akan terjadi proses dekomposisi maka akan menimbulkan bau yang begitu menyengat. Dan inilah yang disebut dengan pencemaran udara. 4. Menimbulkan wabah penyakit Dampak pencemaran tanah yang selanjutnya adalah menyebabkan timbulnya banyak bibit penyakit. Tanah yang tercemar merupakan rumah yang sangat nyaman bagi patogen- patogen yang menimbulkan banyak penyakit. 5. Merusak ekosistem Ekosistem merupakan wujud interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan serta komponen- komponen yang ada di dalamnya (baik komponen biotik maupun komponen abiotik). Tanah termasuk ke dalam komponen abiotik sehingga tercemarnya tanah pastinya akan menyebabkan menyebabkan keseimbangan ekosistem menjadi terganggu. Akibatnya lingkungan menjadi tidak nyaman dan banyak fungsi yang seharusnya didapatkan justru akan berubah menjadi suatu wujud kerugian. 6. Merusak keindahan atau estetika Hal yang pasti terjadi selanjutnya akibat adanya pencemaran tanah adalah rusaknya nilai keindahan atau estetika lingkungan. Keindahan lingkungan tidak hanya terdapat pada apa yang kita lihat saja, namun juga apa yang kita dengar dan apa pula yang kita rasa. Pencemaran tanah akan banyak sekali merusak nilai- nilai keindahan tersebut. Dampak Pencemaran Tanah Lainnya : • Matinya organisme pengurai tanah akibat pembuangan limbah deterjen dan residu pestisida dalam tanah. • Menurunnya produktivitas tanah karena terkikisnya lapisan humus dari permukaan tanah 6
• Perubahan pH tanah akibat adanya deposit senyawa asam yang berasal dari hujan asam. Adapun perubahan keasaman tanah ini akan berpengaruh buruk terhadap penyerapan hara dari tanah oleh tanaman. Itulah beberapa dampak dari pencemaran tanah yang dapat kita rasakan. Selain dampak- dampak tersebut masih banyak lagi dampak yang dapat kita rasakan baik kita sadari maupun tidak. Oleh karena itulah kita sebagai manusia harus menjaga tanah dari berbagai bentuk pencemaran. Menurunnya tingkat kesuburan tanah akibat buangan sampah plastik, pecahan kaca, logam, dan karet sulit diuraikan oleh organisme dekomposer dalam tanah. b. Solusi untuk menanggulangi pencemaran tanah Tanah yang telah terkontaminasi oleh berbagai jenis polutan dapat dipulihkan dengan metode pengolahan yang disebut dengan remediasi dan Bioremediasi. Remediasi yaitu kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar baik secara in-situ maupun secara ex-situ). Sebelum melakukan remediasi, hal yang perlu diketahui diantaranya: • Jenis pencemar (organik / anorganik), terdegradasi atau tidak, berbahaya atau tidak. • Berapa banyak zat pencemar yang telah mencemari tanah tersebut. • Perbandingan karbon (C), nitrogen (N), dan fosfat (P). • Jenis tanah. • Kondisi tanah (basah, kering). • Telah berapa lama zat pencemar terendapkan di lokasi tersebut. • Kondisi pencemaran (sangat penting untuk dibersihkan segera/bisa ditunda). Macam remediasi : 1. Remediasi in situ Remediasi in situ adalah pembersihan atau pengolahan tanah terkontaminasi di lokasi. Remediasi in situ lebih murah dan lebih mudah dengan konversi biologi dan kimia, pemisahan daerah terkontaminasi agar tidak mencemari lingkungan lainnya. 2. Remediasi ex situ Remediasi ex situ adalah pengolahan tanah terkontaminasi digali dan diolah di suatu unit pengolahan antara lain, dapat dilakukan dengan cara memisahkan bahan pencemar dengan tanah, penguraian kontaminan dengan mikroba, pemanfaatan energi panas yang dapat menguapkan kontaminan dari tanah, dan ekstraksi kontaminan dari tanah. Remediasi ex situ ini jauh lebih mahal dan rumit. 7
Gambar 8. Ilustrasi gambar solusi penanggulangan pencemaran tanah dengan cara Remediasi. (Foto : Quora) 3. Bioremediasi Bioremediasi merupakan proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri). Selain menggunakan mikroorganisme seperti (jamur, bakteri) bioremediasi juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan tumbuhan untuk mencegah pencemaran tanah yang disebut dengan fitoremediasi. Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air). Proses bioremediasi harus memperhatikan temperatur tanah, ketersediaan air, nutrien (N, P, K), perbandingan C : N kurang dari 30 : 1, dan ketersediaan oksigen. Gambar 9. Ilustrasi Bioremediasi Gambar 10. Ilustrasi Fitoremediasi dengan menggunakan bakteri. Foto : dengan menggunakan tumbuhan https://www.youtube.com/watch ?v= Foto : 4NxTLLgI6iM https://lestari.biologi.ugm.ac.id/2018 /08/01/fitoremediasi-solusi- alternatif-untuk-mengurangi- pencemaran-tanah-secara-estetis/ 8
c. Pencegahan Terjadinya Pencemaran Tanah Pada umumnya pencegahan ini pada prinsipnya adalah berusaha untuk tidak menyebabkan terjadinya pencemaran, misalnya mencegah/mengurangi terjadinya bahan pencemar, antara lain: 1. Sampah organik yang dapat membusuk/diuraikan oleh mikroorganisme antara lain dapat dilakukan dengan mengukur sampah-sampah dalam tanah secara tertutup dan terbuka, kemudian dapat diolah sebagai kompos/pupuk. Untuk mengurangi terciumnya bau busuk dari gas-gas yang timbul pada proses pembusukan, maka penguburan sampah dilakukan secara berlapis-lapis dengan tanah. Gambar 11. Ilustrasi Pembuatan pupuk kompos pada lubang Gambar 12. Ilustrasi setelah limbah organik buatan. Foto : mongabay) menjadi pupuk kompos. foto : toko mesin maksindo) 2. Sampah anorganik yang tidak dapat dimusnahkan oleh mikroorganisme dapat dilakukan dengan cara : a. Pemilahan Sampah: Penting untuk melakukan pemilahan sampah di sumbernya. Tempatkan wadah terpisah untuk limbah anorganik, seperti kertas, plastik, dan logam, sehingga dapat dengan mudah diambil untuk didaur ulang. Edukasi masyarakat dan memberikan informasi yang jelas tentang pemilahan sampah dapat membantu mengurangi pencemaran tanah. b. Penciptaan Tempat Pembuangan Sampah yang Tepat: Pastikan bahwa ada tempat pembuangan sampah yang sesuai dan aman untuk limbah anorganik. Ini dapat berupa tempat pembuangan sampah umum yang diatur dengan baik atau fasilitas daur ulang yang memungkinkan limbah 9
anorganik untuk diproses secara efektif. Hindari pembuangan sampah sembarangan di tempat-tempat terlarang atau tanah kosong c. Menerapkan 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace) Reduce (mengurangi) yaitu memakai barang-barang dengan efisien sehingga mengurangi jumlah sampah anorganik yang dibuang. Beberapa contoh tindakan reduce adalah menggunakan produk dengan kemasan minimal, menghindari penggunaan barang sekali pakai, membeli hanya apa yang diperlukan, dan mengurangi konsumsi energi. Reuse (menggunakan kembali) yaitu menggunakan kembali barang atau produk sebanyak mungkin sebelum membuangnya. Tujuan utamanya adalah untuk memperpanjang masa pakai produk dan mengurangi limbah yang dihasilkan. Contoh reuse termasuk menggunakan kembali botol minuman dengan mengisi ulang, menggunakan tas belanja kain yang dapat digunakan berulang kali, atau mendonasikan pakaian bekas kepada orang lain. Recycle (mendaur ulang) yaitu melibatkan proses mengubah limbah menjadi bahan baku baru yang dapat digunakan kembali. Limbah yang dapat didaur ulang seperti kertas, plastik, logam, dan kaca diproses kembali menjadi produk baru. Proses daur ulang mengurangi penggunaan sumber daya alami dan energi yang diperlukan untuk produksi baru. Contoh penggunaan recycle adalah mengumpulkan dan mendaur ulang kertas bekas menjadi kertas baru atau daur ulang botol plastik menjadi produk plastik barui. Replace (Mengganti) yaitu melibatkan penggantian produk atau bahan dengan alternatif yang lebih ramah lingkungan. Tujuannya adalah untuk mengurangi penggunaan bahan berbahaya atau tidak ramah lingkungan. Contohnya adalah mengganti penggunaan bahan kimia berbahaya dengan bahan ramah lingkungan, mengganti lampu pijar dengan lampu LED yang lebih efisien energi, atau menggunakan kemasan yang dapat terurai alami sebagai pengganti plastik sekali pakai. Gambar 13. Ilustrasi pengelolaan sampah dengan metode 4R. (Foto : sekolah hijau) 10
Sudah siapkah ananda untuk belajar? Untuk merangsang proses berpikir, jawablah pertanyaan pemantik di bawah ini, sebagai pengantar untuk memahami permasalahan mengenai pengelolaan limbah organik menggunakan prinsip bioteknologi! 1. Coba perhatikan lingkungan sekitar kita, seperti di rumah, sekolah, pasar, dan tempat lainnya. Berapa banyak sampah organik dan anorganik yang dihasilkan di tempat-tempat tersebut setiap harinya? 2. Apakah sampah organik tersebut bercampur dengan sampah anorganik? 3. Berakhir dimanakah sampah-sampah tersebut? Apakah diolah, dibuang ke tempat penampungan sampah, atau dibuang sembarangan di lingkungan sekitar seperti di tanah? 4. Apakah yang akan terjadi jika sampah-sampah tersebut semakin menumpuk dan tidak dikelola dengan baik? 5. Apakah anda setuju jika di sekolah terdapat tempat dan waktu khusus untuk mengelola limbah organik dan anorganik? Pilihan: *Setuju *Tidak Setuju *Umpan Balik Jika menjawab \"Setuju\" = Muncul tulisan apresiasi \"Selamat kamu adalah salah satu agen pembawa perubahan menuju masa depan Indonesia yang lebih lestari dan sehat.\" Jika menjawab \"Tidak Setuju\" = Muncul tulisan \"Ayo tingkatkan lagi kecintaanmu terhadap lingkungan dengan mau mengelola sampah di sekitarmu!\" Kesadaran Berkelanjutan Kebiasaan membuang sampah sembarangan merupakan perbuatan yang tidak terpuji. Mari pilah sampah dan kelola dengan baik agar tidak mencemari lingkungan dan tidak berdampak buruk bukan hanya bagi kita tapi masyarakat umum lainnya. 11
Aktivitas 1. Untuk lebih memahami tentang pencemaran lingkungan ,mari kita simak video penjelasan berikut ini https://youtu.be/QsE- PS43Lo Video pencemaran lingkungan memberikan pemahaman kepada kita tentang pengertian, penyebab dan dampak dari pencemaran lingkungan, yang berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals: SDG's 13 penanganan perubahan iklim dan dampaknya. Kotak Info Tujuan nomor 13 dari 17 tujuan SDGs yaitu penanganan perubahan iklim, sebagaimana dilansir Kementerian PPN/Bappenas, memiliki lima target yaitu: Memperkuat kapasitas ketahanan dan adaptasi terhadap bahaya terkait iklim dan bencana alam di semua negara. Mengintegrasikan tindakan antisipasi perubahan iklim ke dalam kebijakan, strategi, dan perencanaan nasional. Meningkatkan pendidikan, penumbuhan kesadaran, serta kapasitas manusia dan kelembagaan terkait mitigasi, adaptasi, pengurangan dampak dan peringatan dini perubahan ikim. Melaksanakan komitmen negara maju pada the United Nations Framework Convention on Climate Change untuk tujuan mobilisasi dana bersama sebesar 100 miliar dollar AS per tahun pada 2020 dari semua sumber untuk mengatasi kebutuhan negara berkembang dalam konteks aksi mitigasi yang bermanfaat dan transparansi dalam pelaksanaannya dan mengoperasionalisasi secara penuh the Green Climate Fund melalui kapitalisasi dana tersebut sesegera mungkin. Menggalakkan mekanisme untuk meningkatkan kapasitas perencanaan dan pengelolaan yang efektif terkait perubahan iklim di negara kurang berkembang, negara berkembang pulau kecil, termasuk fokus pada perempuan, pemuda, serta masyarakat lokal dan marjinal https://sdgs.bappenas.go.id/tujuan-13/ 12
Setelah ananda menyimak video di atas, jawablah pertanyaan berikut ini: 1. Berikut adalah pernyataan yang benar tentang pencemaran A. Kemampuan lingkungan untuk menyediakan sumber daya yang diperlukan makhluk hidup. B. Keadaan makhluk hidup yang mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya C. Peristiwa yang mempengaruhi keberlangsungan makhluk hidup yang menyebabkan penurunan kwalitas hidup makhluk hidup di lingkungan D. Perubahan pada lingkungan yang mampu menopang kehidupan/ keberlangsungan makhluk hidup Kunci jawaban : C 2. Peristiwa berikut adalah pencemaran yang disebabkan oleh faktor alami, kecuali A. Stunami B. Banjir C. Gunung meletus D. Gempa bumi Kunci jawaban : B 3. Berikut ini adalah zat zat yang dapat mencemari perairan A. Pestisida,detergen,CO2, B. Sampah sisa sayuran,pestisida, sisa kotoran hewan C. CFC, insektisida,pupuk anorganik,limbah pabrik D. Sampah pasar, sisa produksi pabrik tahu, H2S Kunci jawaban : B 4. Dampak yang diakibatkan oleh pencemaran udara diantaranya adalah .. A. Menipisnya lapisan ozon yang dapat mempengaruhi keberlangsungan makhluk hidup di bumi B. Kestabilan suhu udara bumi dapat dipertahankan untuk tetap hangat sesuai kebutuhan makhkuk hidup C. Keanekaragaman makhluk hidup di bumi semakin meningkat D. Terlindunginya bumi dari radiasi sinar ultraviolet karena lapisan gas kaca Kunci jawaban : A 5. Berikut adalah dampak yang diakibatkan oleh pencemaran tanah ,kecuali... A. Meracuni air tanah B. Hilangnya keseimbangan ekosistem C. Pemanasan global D. Menurunkan kesuburan tanah Kunci jawaban : C 13
Ketentuan: • Isilah dengan baik dan benar. • Silahkan ananda cocokkan jawaban ananda dengan kunci jawaban yang diberikan oleh guru. • Setiap soal bernilai 5 jika jawaban benar • Jika anda sudah memperoleh nilai minimal 5, maka lanjutkanlah ke aktivitas 2. • Jika ananda belum memperoleh nilai minimal 5, silahkan cermati kembali video yang disajikan dan jawab kembali pertanyaannya. Apabila anda sudah bisa menjawab, silahkan lanjutkan ke aktivitas 2. 14
Aktifitas 2. Mengidentifikasi Masalah dengan Melakukan studi literasi tentang limbah organik penyebab kerusakan lingkungan tanah. Untuk lebih memahami tentang permasalahan akan dampak pencemaran tanah, simaklah video dan bacalah wacana di bawah ini: Simaklah video berikut! Hari Peduli Sampah berawal dari Tragedi Leuwigajah. Menolak Lupa ! Kasus 1. Tragedi meledaknya TPA Leuwigajah yang mengakibatkan tsunami sampah Tragedi Longsor TPA Leuwigajah telah renggut ratusan nyawa. Masalah sampah di Indonesia masih belum tuntas. Butuh kontribusi setiap orang untuk mengelola sampah. Generasi Hijau, tahukah kamu kalau Indonesia pernah mengalami tragedi memilukan terkait persampahan? Tragedi ini menjadi awal mula lahirnya Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Menjelang peringatan HPSN yang akan jatuh pada 21 Februari nanti, yuk kita ulas tragedi TPA Leuwigajah dan lihat lebih dekat problematika sampah di Indonesia! Tragedi terburuk persampahan di Indonesia terjadi di TPA Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat. TPA yang jadi tempat pembuangan sampah warga Bandung Raya ini meledak dan kemudian longsor. Longsoran sampah mengubur Kampung Pojok dan Cilimus. Akibatnya, 157 orang tewas tertimbun sampah. Tragedi ini terjadi pada Senin, 21 Februari 2005. Peristiwa ini terjadi dipicu sampah yang menumpuk dalam keadaan tercampur hingga membentuk gunungan sampah setinggi 60 meter, sepanjang 200 meter. Gunungan sampah ini sebelumnya diguyur hujan lebat yang berlangsung seharian. Akibatnya, konsentrasi gas metana meningkat sehingga menimbulkan ledakan. Selain merenggut korban jiwa, tragedi ini juga menimbulkan trauma bagi warga sekitar yang selamat. Banyak dari mereka yang kehilangan keluarga dan kerabat dengan cara yang tidak manusiawi, \"terkubur sampah\". Selang beberapa waktu paska kejadian, daerah Bandung Raya mulai kewalahan mengatasi sampah yang tidak lagi bisa dibuang ke TPA Leuwigajah. Sampah-sampah berserakan di jalanan dan pemukiman. Bandung yang sebelumnya terkenal karena keasriannya seketika dijuluki Bandung Lautan Sampah 15
Renungkanlah! Peristiwa yang terjadi 18 tahun yang lalu yaitu tragedi longsornya TPA Lewuigajah yang mengorbankan ratusan warga Kota Cimahi menjadi pukulan terbesar bagi kita sebagai warga masyarakat Cimahi bahwa ketika kita tidak peduli terhadap sampah yang kita buang maka akan menimbulkan sebuah bencana yang dapat merenggut banyak korban jiwa oleh sebab itu mari kita peduli terhadap sampah yang kita hasilkan di lingkungan sekitar dengan cara memilah,memilih dan mengolah. Ayo Berlatih! Setelah membaca wacana dan video kasus 1, jawablah pertanyaan di bawah ini: No Pertanyaan Jawaban Benar Salah 1 Salah satu kampung yang terkubur oleh sampah Leuwigajah adalah Kampung Cireundeu 2 Perbandingan sampah di TPA euwigajah pada waktu kejadian adalah 30 % sampah organik, 70 % sampah an organik Pesan agar bencana TPA Leuwigajah tidak terulang kembali adalah \"Kurangi Produksi Sampah, Kendalikan sampah yang dihasilkan, 3 sampahmu kecil tapi bisa mematikan, Sampahmu berdampak\" Ledakan sampah di TPA Leuwigajah diakibatkan oleh guyuran air 4 hujan pada sampah yang menggunung hingga, konsentrasi gas metana meningkat dan menimbulkan ledakan. Selang beberapa waktu paska kejadian, akibat bencana TPA 5 Leuwigajah ini, Kota Bandung masih bisa membuang sampah ke TPA tersebut *Kunci Jawaban: 1. Benar; 2. Salah; 3. Benar; 4. Benar; 5. Salah Ketentuan: • Setiap soal yang ananda jawab benar memiliki nilai 1 jika benar dan 0 jika jawaban kurang tepat • Jumlahkan poin yang ananda dapatkan • Jika pada evaluasi ini ananda sudah memperoleh nilai minimal 3, silahkan lanjutkan ke aktivitas 3. • Jika nilai yang ananda peroleh masih di bawah 3, silahkan pelajari kembali materi ajar yang sudah disediakan. Lalu kerjakan kembali evaluasi ini hingga memperoleh nilai minimal 3. Setelah itu ananda boleh melanjutkan ke aktivitas 3. 16
Aktifitas 3. Mengidentifikasi Masalah 2 KASUS 2 TPA Sarimukti Bandung Barat 'Ngadat', Antrean Truk Sampah Mengular (Tim PRMN 12, 17 Januari 2023) PIKIRAN RAKYAT - Antrean truk pengangkut sampah mengular di jalan me-nuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Desa Sari-mukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Senin 16 Januari 2023. Kondisi tersebut menuai keluhan warga yang aktivitasnya terganggu dan terpaksa menghirup bau tak sedap dari truk-truk yang mengalami kemacetan tersebut. Kondisi itu seperti mengulang kejadian empat bulan ke belakang. Antrean dan kemacetan pengangkutan sampah TPA Sarimukti terjadi, Kamis 27 Oktober 2022. Kemacetan mencapai sekira 4 kilometer dari area pintu masuk TPA hingga kawasan Kampung Ciburahol, Desa Rajamanda-la kulon, Kecamatan Cipatat. Laju truk-truk tersebut tampak terhenti di sejumlah titik jalur TPA. Meskipun terka-dang bisa bergerak, laju truk tampak cuma merayap perlahan. Keadaan tersebut juga membuat durasi pengangkutan sampah menjadi lama. Pantauan \"PR\" kemarin sore, antrean truk dari arah Rajamandala menuju TPA Sarimukti sudah terlihat di sekitar Jembatan Cimeta. Kepadatan tambah kentara saat mende-kati kawasan TPA di wilayah Kampung Sarimukti, Cicadas, Jembatan Cilimus hingga belokan di dekat kali kecil, Cip-a-nawuan.. Sementara warga juga terkena imbas karena ikut mengalami kemacetan. Pasalnya, separuh badan jalan dari arah Rajamandala menuju Cipendeuy yang menjadi pelintasan truk itu dipenuhi antrean kenda-raan-kendaraan pengangkut sampah tersebut. Hanya satu jalur dari arah sebaliknya yang masih terbilang lowong. la membenarkan, ekor antrean truk pernah mencapai perlintasan rel kereta api di Ciburahol, dekat Stasiun Rajamandala. Kondisi tersebut terjadi jika hujan mengguyur kawasan Sarimukti. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan, TPA Sarimukti akan diperpanjang penggunaannya hingga di-ope-rasikannya tempat peng-olah-an dan pemrosesan akhir sam-pah (TPPAS) Legoknangka yang akan mengakomodasi sampah dari Kota dan Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, Su-medang dan Garut. Tahun 2023 adalah tahun penentuan pemenang yang akan me-l-a-ku-kan pembangunan dan lain-lainnya di TPA Legoknangka. \"Sarimukti akan digantikan oleh Legoknangka, memang Legoknangka masih butuh waktu untuk beroperasinya ya. Jadi, kemungkinan Sari-mukti masih digunakan, di-extend (diperpanjang) biasa-nya diperpanjang tapi didu-rasi sampai Legoknangka siap dalam hitungan satu atau dua tahun,\" ujar Ridwan Ka-mil di Gedung Sate, Kota Ban-dung, Senin 16 Januari 2023. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jabar Prima Maya-ningtias mengatakan, TPPAS Le- goknangka masih menunggu proposal dari peserta le-lang hasil prakualifikasi dua konsorsium besar. \"Kita tunggu, mudah-mudahan di triwulan pertama se-gera 17
ditentukan pemenang-nya sehingga bisa segera untuk dilakukan penandata-nganan gubernur, groundbreaking, konstruksi dan se-terusnya,\" ucap Prima. Kontributor \"PR\" Satira Yudatama melaporkan, jajaran UPT Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mendahulukan pengangkutan sampah yang berada di titik kumpul selagi kendala di TPA Sarimukti belum teratasi. Tujuannya, meminimalkan dam--pak atas pengangkutan yang tertahan. Kepala UPT Pengelolaan Sampah pada DLH Kota Bandung Ramdani menyampai-kan, ritase pengangkutan sam- pah dari Kota Bandung ber-kurang signifikan selama terjadi kendala di TPA Sari-mukti. Alhasil, sampah yang tertahan di tempat penampungan sementara (TPS) mau-pun titik kumpul di Kota Bandung terakumulasi. Ramdani memperoleh informasi, terdapat persoalan pada lintasan buang dan sejumlah hal teknis lain di TPA Sarimukti. Hal itu terjadi semenjak 1 Januari 2023. Semenjak itu, pengangkutan sampah dari Kota Bandung menjadi sekitar 180 rit per hari. Bahkan, pengangkutan sampah sempat cuma bisa 120 rit pada 11 Januari 2023. \"Biasanya, pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti sebanyak 230 rit, setara sekitar 1.300 ton per hari. Volume sampah tak terangkut semenjak 1 Januari 2023 terakumulasi dengan yang hari-hari be-rikutnya, menumpuk di TPS,\" tutur Ramdani. Sebagai-mana arahan Kepala DLH Kota Bandung, pihak-nya telah me-nyebarkan surat edaran ke tiap-tiap aparatur ke-wilayah-an, di antaranya ber-isi imbau-an agar tidak dulu membuang sampah ke TPS. Utamanya, perlu ber-laku upaya mengurangi timbulan, dan mengolah sampah rumah tangga dan skala kawasan. \"Kami terus berupaya, sam--pah di TPS-TPS bisa ter-angkut, walaupun antrean truk pengangkut sampah di TPA Sarimukti masih panjang. Informasinya, antrean mencapai 4 kilometer da-ri gerbang TPA pada 15 Ja-nuari 2023,\" tutur Ramdani. (Novianti Nurulliah, Bambang Arifianto, Satira Yudatama)*** Untuk lebih memahami data mengenai komposisi sampah di sekitar Bandung, dapat diperhatikan melalui infografis di bawah ini: KOMPOSISI SAMPAH BERDASARKAN JENIS SAMPAH Slsa Makanan Kayu/Ranting Lainnya: 11.68% —^ Kertas/Karton Plastik Logam Kain Karet/Kulit Kata Lainnya Gambar 14. iinfografis tentang komposisi sampah di sekitar Kota Bandung tahun 2022 18
Renungkanlah! 1. Bagaimana meyakinkan orang lain untuk mengurangi limbah anorganik? 2. Apakah dampak yang terjadi jika manusia tidak memiliki kesadaran dalam mengurangi dan mengelola limbah tersebut? Latihan Soal Setelah membaca wacana dan infografis pada kasus 2, jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar: Jawaban No Pertanyaan Benar Salah Truk pengangkut sampah mengular di jalan me-nuju TPA Sarimukti, disebabkan karena akses landasan 1 pembuangan sampah TPA hancur. dan belum ada perbaikan, juga alat berat untuk mengurai sampah- sampah yang baru dikeluarkan dari bak truk ba-nyak yang rusak. Biasanya, pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti 2 sebanyak 230 rit, setara sekitar 1.800 ton per hari. Volume sampah tak terangkut semenjak 1 Januari 2023 terakumulasi dengan yang hari-hari be- rikutnya, menumpuk di TPS. Arahan Bapak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pihak-nya telah me-nyebarkan surat edaran ke tiap- tiap aparatur ke-wilayah-an, di antaranya ber-isi 3 imbau-an agar tidak dulu membuang sampah ke TPS. Utamanya, perlu ber-laku upaya mengurangi timbulan, dan mengolah sampah rumah tangga dan skala kawasan. Berdasarkan data pada infografis, jenis sampah yang 4 menduduki jumlah terbanyak setelah sampah sisa makanan adalah sampah plastik yang mencapai 19,7 % 5 Berdasarkan data pada infografis, selain sisa makanan, jenis sampah lainnya mencapai 55,48 % 19
*Kunci Jawaban: 1. Benar; 2. Salah; 3. Salah; 4. Salah; 5. Benar Ketentuan: • Setiap soal yang ananda jawab benar memiliki nilai 1 jika benar dan 0 jika jawaban kurang tepat • Jumlahkan poin yang ananda dapatkan • Ananda telah mengidentifikasi teknologi biologi yang berkaitan dengan pengelolaan limbah organik. • Jika pada evaluasi ini ananda sudah memperoleh nilai minimal 3, silahkan lanjutkan ke aktivitas 4 • Jika nilai yang ananda peroleh masih di bawah 3, silahkan pelajari kembali materi ajar yang sudah disediakan. Lalu kerjakan kembali evaluasi ini hingga memperoleh nilai minimal 3. Setelah itu ananda boleh melanjutkan ke aktivitas 4. 20
Aktivitas 4 Mengajukan Ide /solusi • Berdasarkan studi kasus yang telah dilakukan pada pertemuan sebelumnya, apakah ananda sudah memahami pentingnya mengurangi dan mengelola limbah organik? • Berdasarkan studi kasus yang telah dilakukan pada pertemuan sebelumnya, apakah ananda sudah memahami pentingnya mengurangi dan mengelola limbah anorganik? • Tujuan akhir dari pembelajaran pada modul ini adalah membuat produk yang bermanfaat bagi lingkungan sebagai salah satu upaya untuk mencapai tujuan SDG's 13. Untuk lebih memahami bagaimana perhatikan beberapa tayangan video berikut : 1. https://youtu.be/WI4pRrTDhUs 2. https://youtu.be/gCmmf9hL7R8 21
Setelah ananda menyaksikan video yang disajikan, jawablah pertanyaan berikut ini. 1. Di antara perilaku berikut ini sikap terhadap sampah yang kita hasilkan merupakan perilaku ramah lingkungan ( Dapat memilih lebih dari satu jawaban ) □ Memilah sampah mulai dari sumbernya □ Membakar sampah agar cepat berkurang jumlahnya □ Menggunakan barang barang yang dapat digunakan berulang kali □ Membeli kebutuhan dalam kemasan sachet agar lebih murah □ Mengolah sampah sisa dapur menjadi kompos Kunci jawaban : pernyataan no 1, 3, 5 2. Pasangan yang tepat antar istilah dan contoh kegiatannya adalah : Reduce Reuse Recycle Menggunakan saputanganMemanfaatkan botol bekas Memperbaiki sepatu yang untuk menggantikan tisu untuk digunakan menyimpan rusak dengan dijahit kembali. detergen cair Kunci jawaban : Reduce, Reuse Ketentuan: • Setiap soal yang ananda jawab benar memiliki nilai 50 jika benar dan 0 jika jawaban kurang tepat • Jumlahkan poin yang ananda dapatkan • Ananda telah mengidentifikasi solusi pengelolaan sampah organic dan anorganik agar tidak mencemari tanah. Setelah ananda memahami perlunya mengolah sampah yang kita hasilkan dari aktivitas sehari hari , coba lakukan aksi nyata berikut ini dengan cara melakukan projek merancang produk dari limbah organik dan anorganik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan , dengan merencanakan aksi nyata tersebut berdasarkan LKPD 1 dan 2 berikut ini . 22
LKPD.1. Tujuan Pembelajaran : Dengan model pembelajaran PBL peserta didik dapat merancang produk dari limbah organik dan anorganik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Rencana Projek Buatlah sebuah rencana pembuatan produk yang memanfaatkan sampah anorganik yang ada di lingkungan ananda menjadi barang yang bermanfaat dan dapat mengurangi pencemaran tanah yang diakibatkan sampah anorganik . Judul Projek Deskripsi produk yang akan dibuat Alat dan Bahan Langkah pembuatan
• __ - —■ 24
Penilaian Diri Petunjuk pengisian: • Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan teliti dan jujur. • Berilah tanda cek (V) pada kolom skor sesuai dengan kriteria sebagai berikut: Keterangan: TS: Tidak Setuju, nilainya 1 RR: Ragu-ragu, nilainya 2 S: Setuju, nilainya 3 SS: Sangat Setuju, nilainya 4 No Pernyataan Pilih Jawaban TS RR S SS 1 Saya sudah memahami permasalahan mengenai timbulnya pencemaran tanah yang mengakibatkan perubahan iklim 2 Saya sudah memikirkan solusi yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. 3 Solusi yang saya buat sudah menerapkan teknik pengolahan sampah 4R 4 Saya mampu menjelaskan dampak timbulnya pencemaran tanah yang mengakibatkan perubahan iklim 5 Saya mampu menjelaskan manfaat pengolahan sampah 4R yang tepat dengan memperhatikan aspek sosial,budaya dan ekonomi Skore Nilai Hore! Ananda telah menyelesaikan Modul ini hingga aktivitas 4. Hitunglah perolehan nilai ananda dengan cara sebagai berikut: Nilai = (total nilai yang diperoleh / nilai maksimal)x 100 Keterangan: Nilai maksimal 20 Konversi tingkat penguasaan: 90 - 100 = baik sekali 80 - 89 = baik 70 - 79 = cukup < 70 = kurang Bagaimana teman-teman, apakah nilai ananda mencapai 80 ? SELAMAT, artinya ananda sudah memiliki pengetahuan yang baik pada materi ini. Apabila nilai ananda masih dibawah 80, tetap Semangat untuk mengulangi aktivitas yang belum ananda pahami dengan baik pada modul ini. 25
26
GLOSARIUM KATA PENGERTIAN Agraris Bioremediasi Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk mengelola lingkungan hidupnya Bioteknologi Proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri) dengan mengubah struktur kimia polutan menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air) menggunakan enzim-enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme Cabang ilmu biologi yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup maupun produk dari makhluk hidup dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa yang dapat digunakan oleh manusia. CFC Chlorofluorocarbon merupakan senyawa organik, yang tersusun Dekomposer atas karbon, fluor, dan klorin Dekomposisi Pengurai adalah organisme yang memakan organisme mati dan produk-produk limbah dari organisme lain Ekosistem Pembusukan makhluk hidup yang mati yang mengalami perusakan susunan/struktur yang dilakukan oleh dekomposer atau media Fitoremediasi pembusukan Interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan serta komponen- Hujan asam komponen yang ada di dalamnya baik komponen biotik maupun Humus komponen abiotik Penggunaan tanaman yang mengurangi masalah lingkungan tanpa Industrialisasi perlu menggali bahan kontaminan dan membuangnya di tempat Insektisida lain. Keseimbangan Hujan dengan pH rendah dan memiliki sifat asam yang korosif atau ekosistem dapat mengikis partikel lain Tanah yang sangat subur terbentuk dari lapukan daun dan batang pohon di hutan hujan tropis yang lebat. Humus dikenal sebagai sisa- sisa tumbuhan dan hewan yang mengalami perombakan oleh organisme dalam tanah, berada dalam keadaan stabil, berwarna coklat kehitaman Pengembangan industri di suatu negara atau wilayah dalam skala luas Bahan-bahan kimia bersifat racun yang dipakai untuk membunuh serangga Kemampuan ekosistem untuk menahan berbagai perubahan dalam sistem secara keseluruhan 27
Komponen Komponen penyusun ekosistem yang terdiri dari benda-benda tak abiotik hidup Kompos Hasil penguraian dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat oleh populasi berbagai macam mikrob dalam kondisi Limbah lingkungan yang hangat, lembap, dan aerobik atau anaerobik Zat yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik industri maupun domestik (rumah tangga). Limbah anorganik Semacam sampah atau sisa bahan yang tidak mudah membusuk yang lazimnya bukan bermula dari hewan dan tumbuhan Limbah domestik Limbah cair hasil buangan dari perumahan (rumah tangga), bangunan perdagangan, perkantoran dan sarana sejenis. Contoh limbah cair domestik adalah air deterjen sisa cucian, air sabun, dan air tinja Limbah industri Sisa atau buangan yang berasal dari hasil suatu kegiatan industri Limbah organik Sisa bahan atau sampah yang dapat didaur ulang dan berasal dari makhluk hidup, seperti limbah makanan, limbah kotoran makhluk hidup, ataupun limbah tanaman Limbah pertanian Hasil sampingan dari kegiatan/usaha pertanian seperti Jerami, cangkang sawit, pelepah sawit, limbah batang, limbah kulit Metana singkong, daun nanas, dan lain sebagainya Hidrokarbon paling sederhana yang berbentuk gas dengan rumus kimia CH4 Mikroorganisme Organisme yang berukuran sangat kecil sehingga untuk Non¬ mengamatinya diperlukan alat bantuan Sampah yang tidak bisa diuraikan oleh proses biologi biodegradable Patogen Agen biologis yang menyebabkan penyakit pada inangnya. Sebutan lain dari patogen adalah mikroorganisme parasit. Umumnya istilah ini diberikan untuk agen yang mengacaukan fisiologi normal hewan atau tumbuhan multiselular Pemanasan global Proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi Pencemaran Masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan lingkungan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai Pencemaran dengan peruntukannya tanah Keadaan dimana suatu zat atau bahan kimia. buatan manusia mengubah situasi dan kondisi suatu lingkungan tanah yang seharusnya alami 28
pH tanah Tingkat keasaman dan kebasaan suatu tanah pertanian yang ditunjukkan dengan skala angka 0-14. Tanah dikatan netral ketika berada pada angka 7, tanaman dapat tumbuh subur pada tanah dengan tingkat pH kisaran angka 6,5-7,5 Polutan Bahan kimia atau material yang dapat merusak lingkungan Produktivitas Kemampuan tanah untuk memproduksi tanaman tertentu atau tanah sekelompok tanaman di bawah suatu sistem manajemen atau pengelolaan tertentu Recycle Proses mengubah limbah menjadi bahan baku baru yang dapat (mendaur ulang) digunakan kembali Reduce Memakai barang-barang dengan efisien sehingga mengurangi (mengurangi) jumlah sampah anorganik yang dibuang Remediasi Kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar baik secara in-situ maupun secara ex-situ Remediasi in situ Pembersihan atau pengolahan tanah terkontaminasi di lokasi Remediasi ex situ Pengolahan tanah terkontaminasi digali dan diolah di suatu unit pengolahan antara lain, dapat dilakukan dengan cara memisahkan bahan pencemar dengan tanah, penguraian kontaminan dengan mikroba, pemanfaatan energi panas yang dapat menguapkan kontaminan dari tanah, dan ekstraksi kontaminan dari tanah Replace Penggantian produk atau bahan dengan alternatif yang lebih ramah (mengganti) lingkungan Residu pestisida Pestisida yang masih tersisa pada bahan pangan setelah diaplikasikan ke tanaman pertanian. Tingkat residu pada bahan pangan umumnya diawasi dan ditetapkan batas amannya oleh lembaga yang berwenang di berbagai negara Reuse Menggunakan kembali barang atau produk sebanyak mungkin (menggunakan sebelum membuangnya kembali) Zat yang dibentuk oleh dua unsur atau lebih. Melalui reaksi kimia, Senyawa senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya SDG's Sustainable development goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan adalah agenda dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat di dunia 29
DAFTAR PUSTAKA Biotek Pertanian (Lab.Biologi Tanah Faperta Unpad), dapat diakses pada https://www.youtube.com/watch ?v=4NxTLLgI6iM Dampak pencemaran tanah- Biologi kelas 7. Dapat diakses pada https://www.quipper.com/id/bloq/mapel/bioloqi/dampak-pencemaran-tanah-bioloqi- kelas-7/ Fitoremediasi, solusi alternatif untuk mengurangi pencemaran tanah secara estetis dapat diakses pada https://lestari.biologi.ugm.ac.id/2018/08/01/fitoremediasi-solusi-alternatif-untuk- mengurangi-pencemaran-tanah-secara-estetis/ https://bnp.iambiprov.qo.id/pencemaran-tanah-penqertian-penvebab-dan-dampak/ Makalah pencemaran tanah dapat diakses pada https://www.academia.edu/36382048/Makalah Pencemaran Tanah Pencemaran tanah dapat diakses pada https://www.ruparupa.com/blog/pencemaran-tanah/amp/ Pencemaran tanah dan dampak pencemaran tanah dapat diakses pada https://bnp.iambiprov.go.id/pencemaran-tanah-pengertian-penyebab-dan-dampak/ Pengolahan sampah organik ( 2022 ) , diakses pada https://youtu.be/WI4pRrTDhUs Pencemaran lingkungan, pencemaran air ,udara dan tanah ( 2021 ), diakses pada https://youtu.be/QsE- PS43Lo Redaksi Hijauku.com, (2016), Tanah Indonesia Tercemar Polutan. Diakses pada https://hiiauku.com/2016/12/11/tanah-indonesia-tercemar-polutan/ Sampahku tanggung jawabku ( 2021 ) , diakses pada https://youtu.be/gCmmf9hL7R8 Situs Hijau Indonesia, (2016), Tanah Indonesia Tercemar Polutan. Diakses pada https://hijauku.com/2016/12/11/tanah-indonesia-tercemar-polutan/ SPSN (2022), Komposisi sampah, diakses pada https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/public/data/komposisi 30
Tim PRMN.(2023), TPA Sarimukti Bandung Barat 'Ngadat', Antrean Truk Sampah Mengular diakses pada https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-016120349/tpa- sarimukti-bandung-barat-ngadat-antrean-truk-sampah-mengular?page=4 Tujuan _13 sdgs.bappenas diakses pada , https://sdgs.bappenas.go.id/tujuan-13/ ttanahhttps://www.academia.edu/36382048/Makalah Pencemaran Tanah Universal Eco- Perusahaan Jasa Pengolahan Limbah B3 dapat diakses pada https://www.universaleco.id/ Wahono Widodo, Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VII Semester 2 : 2017 Puskurbuk, Balitbang Kemendikbud : Jakarta Wasis, Sugeng Yuli Irianto, Ilmu Pengetahuan Alam 1 SMP/MTs Kelas VII: 2008. Kementerian Pendidikan Nasional: Jakarta 31
PROFIL PENULIS 1 Nama lengkap : Euis Mintarsih, S.Pd Email : [email protected] Instansi Mengajar : SMPN 13 Cimahi Alamat instansi : Jl. Encep Kartawiria no 49 Citeureup Cimahi Utara Kota Cimahi Mapel yang diampu : IPA Riwayat pendidikan dan Tahun angkatan : S1 Pendidikan Biologi UPI angkatan 1995 2 Nama lengkap : Siti Nylla Neuryastini, S.Pd Email : [email protected] Instansi Mengajar : SMPN 7 Cimahi Alamat instansi : Jl. Kebon Jeruk Cibeureum Cimahi Mapel yang diampu : IPA Riwayat pendidikan dan Tahun angkatan : S1 Pendidikan Biologi UPI angkatan 1999 3 Nama lengkap : Sanurung, S.Pd, M.Pd Email : [email protected] Instansi Mengajar : SMPN 9 CIMAHI Alamat instansi : Jl Mahar Martanegara No 206 Leuwigajah Mapel yang diampu : IPA Riwayat Pendidikan dan Tahun angkatan : S1 Pendidikan Fisika UNM Tahun 2006 Pasca Pend Fisika UNM TAHUN 2011 4 Nama lengkap : Sri Wulandari.S.Pd.M.Pd Email : [email protected] Instansi Mengajar : SMPN 7 CIMAHI Alamat instansi :Jl.Kebon Jeruk Cibeureum Cimahi Mapel yang diampu : IPA Riwayat Pendidikan dan Tahun angkatan :S1 Pendidikan Biologi Unpas BandungTahun 2003 5 Nama lengkap : Soleh Prihadi Email : [email protected] Instansi Mengajar : SMPN 8 Cimahi Alamat instansi : Jl Kihapit Barat No. 320. Kel. 32
Leuwigajah Cimahi Mapel yang diampu : IPA Riwayat pendidikan dan Tahun angkatan : S1 Pendidikan Biologi Tahun 2004 6 Nama lengkap : Ahmad Haryadi Saputro, S. Pd. Email : [email protected] Instansi Mengajar : MTs Inovatif Daarul Ihsan Cimahi Alamat instansi : Jln Martasik Kamp. Cimenteng Kel. Cipageran, Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat Mapel yang diampu : IPA Riwayat pendidikan dan Tahun angkatan : S1 Pendidikan Biologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2017 33
Search
Read the Text Version
- 1 - 37
Pages: