Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Kelas X_SMA_Bahasa Indonesia_Sri Utami

Kelas X_SMA_Bahasa Indonesia_Sri Utami

Published by haryahutamas, 2016-06-01 12:09:00

Description: Kelas X_SMA_Bahasa Indonesia_Sri Utami

Search

Read the Text Version

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA Matabaca, Jan 06 meter, akan segera menyerap suasana akrab dan nyaman untuk sekedar melihat film bulanan, atau diskusi. Tidak ada urusan bayar Gbr. 3.1 membayar di sini. Ada kalanya datang sebuah tampah untuk urunan Dua contoh kegiatan di sukarela sebagai tanda atensi, itu tak ada bandingnya dengan suguhan yang bisa dinikmati. Setiap bulannya, secara rutin digelar Teater Utan Kayu. pekan film dengan berbagai tema. Diskusi budaya, peluncuran buku, kupas tuntas, pembacaan cerpen, tari, pertunjukan teater,A. Untuk menghitung kece- bahkan sampai gelar musik eksperimental. patan membaca, kerjakan soal berikut ini tanpa me- Penggemar seni pertunjukan akan merasakan “surga” di sini. lihat wacana! Tanpa harus membayar, kita sering disuguhkan mata acara dari pemain yang sudah tidak bisa diragukan lagi hasil karyanya. Selain1. Apa saja kegiatan yang ada di itu, penonton bisa berinteraksi langsung saat seni pertunjukan Komunitas Utan Kayu? digelar di sini.2. Siapa sajakah tim redaksi Jurnal Awalnya, memang seni pertunjukan yang dipentaskan di sini kebudayaan Kalam? adalah untuk menampilkan karya-karya eksperimental. Bagi pemain baru, atau yang sudah diakui keberadaannya mendapatkan porsi3. Kapankah Teater Utan Kayu masing-masing. Tak jarang, seniman dari mancanegara ikut ambil berdiri dan kegiatan apa saja bagian, sehingga penonton bisa memperoleh perbandingan secara yang ada dalam teater itu? langsung. Seniman besar Tony Prabowo adalah kurator yang diper- cayai membina musik dan tari di Teater Utan Kayu.4. Apa saya yang sering ditampilkan di Galeri Lontar? Sebagai sebuah wadah, KUK punya andil untuk menyatukan sejumlah kegiatan bersama, sekaligus menjadi ajang bagi komu- nitas-komunitas tertentu. Pernah pula ada berbagai komunitas film di Jakarta berkumpul di KUK. Bisa dipahami, jadwal pemutaran film bulanan dengan berbagai tema telah menciptakan kondisi antar-komunitas bertemu dalam satu dalam satu event. Pemutaran film di teater ini tentu saja bertujuan sebagai wadah untuk pembe- lajaran, dan pengkajian sinema dunia. Setiap bulannya, pemutaran film dikelompokkan dalam satu tema tertentu. Belum lagi pemutaran film pendek yang diadakan setiap awal bulan itu sudah menjadi pembicaraan di sekolah-sekolah. Tak sulit jika melihat kegiatan ini sebagai ajang sebar “virus” di kalangan remaja pencinta film pendek. Ini adalah kesempatan terbuka bagi pembuat film usia muda untuk mempertunjukkan sekaligus men- diskusikan filmnya. Jika dibandingkan dengan kegiatan lain, pemu- taran film adalah yang paling mencorong bagi remaja. Meski ada beberapa event sastra, tari, rupa, dan diskusi budaya juga menjadi mengalami hal serupa. Paul Fauzan Agusta adalah kurator film dari Teater Utan Kayu. Yang tak patut dilupakan adalah Galeri Lontar. Salah satu yang sering jadi gunjingan anak muda. Sejak berdiri pada Mei 1996, galeri yang kerap menampilkan karya perupa dari beragam jenis. Mulai dari seni lukis, patung, keramik, instalasi, seni rupa konsep, seni rupa interaktif, seni rupa pertunjukan, dan yang paling sering jadi sasaran anak muda adalah kartun, fotografi, poster, video, dan ilustrasi. Mulai dari penampilan karya seni konvensional, hingga yang terbuka dengan perkembangan baru bisa disaksikan di sini. Yang baru saja terjadi, Pameran dan Diskusi Poster Rusia adalah salah satu bukti betapa remaja kita juga begitu haus dengan pekan budaya seperti ini. Dua hal yang jadi alasan adalah poster sebagai40

seni pop yang dekat dengan anak muda. Satu hal lagi adalah nama Bab 3 Keseniannegara merah “Rusia” yang begitu menyengat bagi kaum muda.Asikin Hasan yang sampai saat ini menjadi kurator dari Galeri Lontar 5. Sebutkan dua alasan Pameranini. dan Diskusi Poster Rusia menjadi satu bukti betapa remaja kita Mengamati komunitas perbukuan, tema sastra dan budaya begitu haus dengan pekanpunya peran yang sangat menonjol dalam Komunitas Utan Kayu. budaya!Seperti juga kantong budaya lain, tempat ini menjadi salah satupilihan untuk menggelar acara peluncuran buku. Mulai dari sejum- 6. Sebutkan kurator-kurator yanglah buku budaya, filsafat, kajian dan telaah, agama, dan sastra. ada di Komunitas Utan Kayu!Variasi kegiatan bukunya adalah diskusi buku, hingga pembacaancerita pendek (cerpen) dan puisi. Para pencinta buku dengan mudah B. Setelah Anda menjawabmencari buku-buku di sebuah toko buku bernama Kalam. pertanyaan di atas, hitung-Seringnya buku yang didiskusikan ada di toko buku ini. lah kecepatan membaca Anda! Komunitas Utan Kayu tampaknya telah menjelma sebagaiwadah yang menjadikan seni itu sebagai bagian dari wacana dan C. Tuliskan ide pokok dari se-kegiatannya anak muda. Alhasil, anak muda banyak berseliweran, tiap paragraf wacana diseperti ingin menikmati sebuah kebebasan berkarya dan berpikir. atas!Mereka yang berkali-kali mengucapkan “Seni itu keren!” D. Berdasarkan ide pokok yang Sumber: Matabaca, Januari 2006, ditulis oleh SM Lebang sudah Anda tulis, tuliskan kembali isi wacana di atas secara ringkas dalam satu paragraf!1. Ide menulis kreatif dapat diperoleh ditegaskan kembali pada akhir paragraf dan berdasarkan rekaan, imajinasi, ataupun menyatakan dari hal yang umum ke hal yang kejadian yang sebenarnya. khusus dan ditegaskan kembali pada hal yang umum, dan2. Rekaan merupakan cerita fiktif berupa hal atau peristiwa yang tidak terjadi sesungguhnya. - naratif: semua kalimat dalam paragraf ter- Tema, tokoh, dan tempat terjadinya peristiwa integrasi secara baik, menggambarkan pikir- hanya ada dalam angan-angan penulis. an yang terdapat dalam paragraf itu, semua kalimat merupakan satu kesatuan isi, dan3. Tulisan naratif bertujuan menjelaskan sesuatu tidak boleh sumbang). dalam bentuk kisahan. Hal yang dijelaskan dapat berupa kejadian fiktif maupun kejadian 5. Pola pengembangan adalah bentuk pe- yang sesungguhnya. Karena berbentuk ngembangan kalimat utama ke dalam kalimat- kisahan, dalam tulisan naratif terdapat pelaku kalimat penjelas dengan model rincian, sebab- serta urutan waktu kejadian. akibat, akibat-sebab, analogi, perbandingan, ataupun generalisasi.4. Ada empat jenis paragraf, yaitu: 6. Kalimat tunggal luas adalah kalimat yang terdiri - paragraf deduktif: kalimat utama berada di atas satu klausa dan masing-masing fungsinya awal paragraf dan menjelaskan dari hal yang (entah itu subjek, predikat, objek, pelengkap, umum/luas ke hal yang khusus, ataupun keterangannya) sudah mengalami perluasan). Tetapi, bila kalimat tunggal yang - paragraf induktif: kalimat utama berada di fungsi-fungsinya diperluas dengan klausa baru akhir paragraf dan menyatakan dari hal yang menjadi kalimat majemuk. khusus ke hal yang umum/luas, - campuran: kalimat utama berada di awal dan 41

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA7. Jenis-jenis puisi lama antara lain pantun, syair, 10. Rumusnya membaca cepat : dan gurindam, peribahasa, mantra, dan seloka. Ada macam-macam, antara lain pantun Jumlah kata-kata yang dibaca x Persentase jawaban perkenalan, pantun jenaka, pantun teka-teki. Jumlah waktu : 608. Ciri pantun: 11. Membaca cepat atau skimming adalah membaca di dalam hati dengan tujuan - tiap bait ada 4 baris, memperoleh informasi sebanyak-banyaknya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. - bersajak abab, aabb, abba, - tiap baris ada 4 kata, - tiap kata ada 2 atau 3 suku kata, - baris pertama dan kedua adalah sampiran, dan - baris ketiga dan keempat merupakan isi.9. Kemampuan membaca adalah kecepatan mem- baca dan pemahaman isi secara keseluruhan. Kecepatan membaca dapat diukur dengan jumlah kata yang dibaca per menit, sedangkan pemahaman membaca diukur dengan persentase dari jawaban yang benar tentang isi bacaan.I. Pilihlah salah satu jawaban yang paling d. meskipun semua orang bisa menjadi penyair, tepat! puisi dengan puitika tinggi tidak mungkin ditulis sembarang orang1. Kendati semua orang pada dasarnya dapat menjadi penyair, khususnya remaja, puisi de- e. remaja bisa menjadi penyair ngan puitika tinggi tidak mungkin ditulis oleh sembarang orang. Ada penyair yang sekadar 2. Cermati kembali kutipan paragraf pada soal 1. implusif, ada juga penyair yang penuh wawasan, Kutipan paragraf tersebut termasuk jenis pola penghayatan, dan keterampilan. Penyair implusif pengembangan paragraf ... . lebih banyak bermain dengan kata-kata sebagai kata-kata, sedangkan penyair tidak implusif a. rincian sanggup memberi makna pada setiap kata atau serangkaian kata. (sumber: Matabaca, Januari b. sebab-akibat 2006) c. analogi Gagasan pokok kutipan paragraf di atas adalah ... . d. perbandingan a. penyair dibedakan menjadi dua b. penyair implusif lebih banyak bermain e. generalisasi dengan kata-kata 3. Harapan Rendra “hadir” di koran dalam c. penyair tidak implusif sanggup memberi rubrik budaya bagi pembaca muda itu seperti membuktikan dua hal besar. Yang pertama, ke- makna pada setiap kata rinduan akan karya-karya terbaru Rendra. Yang kedua, ampuhnya ruang budaya di sejumlah 42 media massa. Sejumlah media umum seperti harian umum Kompas, Media Indonesia, Sinar

Harapan, Republika, dan Koran Tempo, maupun Bab 3 Kesenian media dengan pembaca khusus seperti majalah sastra Horison, majalah Islami Anida, sampai 7. Kalimat di bawah ini yang hanya terdiri dari satu majalah gaya hidup remaja Spice! menyediakan klausa adalah ... . ruang bagi puisi atau sajak. (sumber: Matabaca, a. Cinta mengakui bahwa dia jatuh cinta kepada Januari 2006) Rangga b. Rumah itu bagus, akan tetapi pekarangan- Kutipan paragraf di atas termasuk jenis pola nya tidak terpelihara pengembangan paragraf ... . c. Mulanya ia hanya menghindari kesalahan a. rincian anaknya b. sebab-akibat d. Kawannya datang ketika Linda sedang pergi c. analogi ke pasar d. perbandingan e. Ia mengunci sepedanya lalu masuk ke e. generalisasi sebuah toko4. Pada umumnya, buku-buku kumpulan puisi 8. Peryataan berikut ini yang menggambarkan mengalami kesulitan di pasaran. Masyarakat suasana mengharukan adalah ... belum melihat buku puisi menjadi sebuah ke- a. Semua penonton tercengang melihat butuhan untuk dinikmati. Banyak orang lebih suka pertunjukan teater yang dimainkan oleh artis- membeli buku resep ataupun arsitek praktis artis terkenal. karena dapat langsung dipetik manfaatnya. b. Mata kedua orang tua itu berkaca-kaca me- Kumpulan puisi masih dipandang sebagai buku lihat anak sulung mereka di wisuda sarjana. yang tak terlalu bermanfaat. Paling-paling yang c. Gadis itu masih berkabung atas kematian mencarinya adalah anak sekolah. Itu pun karena kedua orang tuanya. mendapat tugas dari guru. (sumber: Matabaca, d. Cerita temanku itu sungguh menggelikan. Januari 2006) e. Keindahan pantai itu menarik banyak wisatawan mancanegara. Kutipan paragraf di atas termasuk jenis pola pengembangan paragraf ... . 9. Baca dan simaklah puisi berikut! a. rincian Kali solo yang coklat b. sebab-akibat merambat-rambat c. analogi Oi! Dibawanya bau tanah liat d. perbandingan Tujuh ratus tangan nakal e. generalisasi Merabai sekujur tubuhku. Menggembung kain basahan5. Rumah berwarna biru yang ada di ujung jalan sepenuh mimpi pagi hari. itu terbakar tadi malam. Dalam puisi di atas terdapat majas ... . Kalimat tunggal di atas mengalami perluasan a. metafora ... . b. asosiasi a. subjek c. sinekdoke b. predikat d. hiperbola c. objek e. litotes d. keterangan e. subjek dan keterangan 10. Cermatilah kutipan salah satu puisi Rendra berikut ini!6. Tadi pagi adik memanggil Amin, anak tetangga Kutulis surat ini sebelah dengan suara keras. kala hujan gerimis bagai bunyi tambur mainan Kalimat di atas merupakan perluasan dari anak-anak peri dunia yang gaib kalimat ... . Dan angin mendesah a. Adik memanggil mengeluh dan mendesah b. Adik memanggil anak sebelah wahai, Dik Narti, c. Adik memanggil dengan suara keras aku cinta kepadamu! d. Adik memanggil Amin e. Anak tetangga Kutipan puisi tersebut bertema ... . 43

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA 2. Cermatilah kutipan berikut ini! a. kasih sayang anak dan ibunya Selama tiga tahun terakhir ini, aku telah b. cinta kasih kakak dan adiknya menghabiskan sebagian besar hari-hariku ber- c. kasih sayang antara pria dan wanita sama gorila-gorila liar pegunungan. Rumah mere- d. cinta tanah air ka dan rumahku berada di lembah-lembah hutan e. cinta tanah kelahiran berkabut di barisan Virunga, delapan gunung berapi yang tinggi, yang tertinggi adalah 14.787II. Kerjakan soal-soal berikut dengan tepat! kaki yang dimiliki oleh tiga bangsa Afrika: Rwanda, Uganda, dan Republik Demokrasi Kongo.1. Cermatilah kutipan berikut ini! Selama ini, aku telah berteman akrab dengan Dalam sebuah dongeng, diceritakan bahwa banyak gorila begitu juga sebaliknya. Mereka raja suatu negeri tidak dapat memutuskan kepada menyusuri lembah-lembah pegunungan, bermain siapa pun dia akan menyerahkan takhtanya. Dia secara berkelompok, dan beberapa kelompok kini mempunyai empat anak, putra dan putri. Masing- menerima kahadiranku hampir sebagai salah satu masing berpenampilan cakap, dan sepintas lalu anggota. Aku dapat mendekati mereka hingga be- kelihatan berperilaku baik. Namun, sang raja tidak berapa meter dan beberapa di antara mereka, yakin bahwa putra sulungnya yang suka berpesta terutama yang masih kecil dan remaja bahkan akan memerintah secara adil sehingga rakyat akan mendatangiku lebih dekat lagi, mengambil kame- bahagia. Begitu pula dengan putra keduanya. raku, dan memeriksa tas ranselku. Seekor gorila Walaupun pandai berulah senjata, namun bahkan berani bermain-main dengan tali sepatu kebiasannya mabuk-mabukan dan berjudi meru- botku, walaupun aku merasa bahwa ia tidak pakan ancaman besar bagi kelangsungan pe- mengetahui bahwa sepatu bot itu berhubungan merintahan yang harus didasari kejernihan pikiran denganku. dan hati tenang. Anak yang ketiga dan keempat adalah perempuan. Paras cantik, kelakuan lembut, Kutipan tersebut termasuk karangan naratif mumpuni dalam mengatur urusan rumah tangga rekaan atau naratif kejadian sesungguhnya? ataupun penerimaan tamu. Keduanya juga sudah Mengapa? Jelaskan! diajari dasar-dasar menggunakan senjata seper- lunya. Jika bahaya datang, mereka tahu memper- 3. Tulislah dua buah paragraf yang menggunakan tahankan diri atau keraton bahkan kerajaan. pola pengembangan analogi! Kutipan tersebut termasuk karangan naratif 4. Tulislah sebuah pengalaman lucu yang pernah rekaan atau naratif kejadian sesungguhnya? Anda alami dalam kehidupan sehari-hari! Mengapa? Jelaskan! 5. Tulislah sebuah puisi tentang keindahan alam di sekitar lingkungan sekolah Anda!44

Bab 4 Pendidikan Kelas akselerasi mulai diminati siswa- siswi berprestasi. Banyak kemudahan yang didapat siswa yang memilih kelas akselerasi.Tempo Di bab empat, dengan topik “Pendidikan”, kalian 4.1 Membaca Ekstensifakan diajak untuk lebih meningkatkan lagi kemampuanbahasa kalian. Caranya? Pertama, kalian diajak untuk bisa Membaca ekstensif adalah membaca yangmengidentifikasi ide teks nonsastra dari berbagai sumber bersifat menjangkau secara luas. Denganmelalui teknik membaca ekstensif. Oleh karena itu, kalian membaca ekstensif, Anda tidak semata-mataharus bisa mencatat nama sumber, tahun, dan nomor mengetahui isi teks saja, tetapi Anda juga akanhalaman dari sumber tertulis. menyerap pengetahuan yang lebih umum atau luas. Kedua, kalian diharapkan bisa menentukan satu topikberdasarkan diskusi, mengumpulkan sumber tentang topik Anda pernah mendengar kelas akselerasi?tertentu yang disepakati, mencatat nama sumber, tahun, Kelas akselerasi adalah sekolah yang mengikutidan nomor halaman dari sumber tertulis, menulis pokok- proses percepatan dan diperuntukkan bagipokok pikiran dari tiap sumber, mengidentifikasi fakta dan siswa-siswa berprestasi, artinya siswapendapat, serta menyimpulkan isi pokok dari tiap sumber. mengikuti sekolah lebih cepat dari waktu yang ditentukan. Ketiga, kalian bisa memahami penggunaan imbuhanasing, baik yang diletakkan di awal maupun di akhir kata Bacalah wacana berikut ini!dasar. Keempat, kalian diajak untuk bisa mengemukakanhal-hal yang menarik atau mengesankan dari cerita Kelas Akselerasi? Siapa Takut!!!pendek melalui kegiatan diskusi. Itu berarti kalian harusbisa menceritakan kembali isi cerpen yang kalian baca, Masa muda adalah masa yang palingmengungkapkan hal menarik yang terdapat dalam cerpen, indah Namun, hanya sedikit remaja yangserta mengaitkan isi cerpen dengan kehidupan sehari- menyadari hal itu. Salah satu di antaranyahari. ialah Mutiara Indriani. Remaja belia ini kini Kelima, kalian diajak untuk dapat menulis hasil 45observasi dalam bentuk paragraf deskriptif. Itu berartikalian harus memahami pola pengembangan paragrafdeskriptif dan penyuntingan. Selamat belajar dan sukseslah selalu.

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MASetelah Anda membaca waca- Tempona, jawab dan kerjakan tugas Gbr. 4.1berikut!1. Bagaimana perasaan Anda se- Banyak kemudahan yang didapat siswa dalam kelas akselerasi. lama membaca wacana di atas? duduk di kelas 2 SMAN 8 Jakarta. Remaja yang lahir pada 23 Adakah perasaan kagum atau Februari 1989 ini sangat menikmati kemudahan yang disediakan sebaliknya? Jelaskan! pemerintah. Bagaimana tidak? Masa SMP-nya diselesaikan dalam2. Adakah keinginan untuk men- dua tahun di SMP Al-Azhar Jakarta. jadi seperti Mutiara Indriana? Jelaskan! Bagaimana pengalaman Anda selama belajar di kelas3. Apakah yang Anda pahami dari akselerasi? maksud pembicaraan wacana di atas? Jelaskan! “Ketika SMP, pergaulan saya sangat sempit. Semua waktu4. Catatlah pokok-pokok isi dari digunakan hanya untuk belajar. Hasilnya, saya selalu berada di wacana Kelas Akselerasi? Siapa peringkat pertama. Ketika lulus SMP, saya bertekad tidak masuk Takut!!! aksel lagi. Namun, ketika masuk SMAN 8, ada program aksel dan5. Carilah 4 buah permasalahan banyak kemudahan yang ditawarkan. Saya jadi tertarik. Saya pikir yang dapat ditemukan dari pro- kalau saya punya potensi, mengapa tidak saya gunakan?” gram akselerasi tersebut. Contoh: Mana yang lebih berat, ketika SMP atau SMA? - Apakah pelaksanaan program Semasa SMP dulu saya belajar terus. Sekarang tidak sefokus akselerasi dapat mengaki- dulu, bebannya lebih berat. Saya banyak teman, pergaulan lebih batkan kesenjangan sosial di luas, kegiatan banyak, les ini itu, sehingga untuk mendapat nilai antara para siswa program bagus harus belajar ekstra keras. Menurut saya, pelajarannya akselerasi dan reguler? sama saja, bebannya tidak berbeda jauh, namun waktunya yang - ............... kurang. Oleh karena itu, kita harus pintar bagi waktu. - ............... Apa saja kegiatan yang kamu ikuti dan bagaimana1. Bentuklah kelompok, setiap kamu membagi waktunya? kelompok 4-6 siswa! Saya mengikuti berbagai kegiatan yang ada di sekolah dan2. Carilah beberapa teks dari sum- di luar kegiatan sekolah seperti les biola. Oleh karena itu, saya ber lain (buku, majalah, surat terbiasa dengan jadwal yang padat. Semua kegiatan saya on kabar, internet, dan lain-lain)! schedule, termasuk bermain bersama teman-teman. Ada target yang harus tercapai setiap harinya, dari hari Minggu sampai Sabtu.3. Tulislah isi dari teks yang Anda ambil itu ke dalam paragraf de- Bagaimana kamu mengimbangi teman sekelas yang ngan menyertakan kutipan! Tu- usianya lebih dari kamu? Adakah kesulitan dalam per- liskan juga daftar pustakanya! gaulan?4. Kembangkan isi teks itu menjadi Walaupun saya lebih muda, namun karena perbedaannya tidak sebuah karangan singkat! jauh, semuanya biasa-biasa saja. Kita semua mempunyai tekad yang sama, beban yang sama. Lagi pula, sekolah menyediakan 46 psikolog bagi anak-anak aksel. Kami bisa konsultasi setiap saat. Pokoknya saya senang di aksel. Buat teman-teman di mana saja, kalau ada kesempatan, gunakan kesempatan itu dengan baik karena kesempatan baik belum tentu datang dua kali. Gunakan masa muda dengan baik karena masa itu tidak akan kembali lagi. Sumber: Kompas Muda

4.2 Mencatat Sumber Tertulis Bab 4 Pendidikan4.1.1 Kutipan Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai Penulisan sumber kutipan ada yang menggunakan pola Harvard, sumber. Proses pengambilan ga-ada pula yang menggunakan pola konvensional atau catatan kaki gasan itu disebut mengutip. Ga-(footnote). Sekarang Anda akan mempelajari pencantuman kutipan gasan itu bisa diambil dari kamus,dengan pola Harvard. ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain seba- Pencantuman kutipan dengan pola Harvard ditandai dengan gainya.menuliskan nama belakang pengarang, tahun terbit, dan halamanbuku yang dikutip di awal atau di akhir kutipan. Data lengkap sumber 1. Buatkan kutipan langsung danyang dikutip itu dicantumkan pada daftar pustaka. kutipan tidak langsung, masing- masing dua! Ada dua cara dalam mengutip, yakni langsung dan tidak langsung.Kutipan langsung adalah mengutip sesuai dengan sumber aslinya, 2. Buatlah paragraf menggunakanartinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah. Disebut kutipan tidak kutipan langsung dan kutipanlangsung jika mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber tidak langsung yang telah Andaaslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber buat! Masing-masing paragraftersebut. satu kutipan, jadi jumlah para- graf yang Anda buat adalah em- Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut! pat paragraf. Contoh kutipan langsung: Catatan kaki/Foot note adalah keterangan yang dicantumkan pada Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang beru- margin bawah pada halaman buku. saha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, Catatan kaki termasuk pola 1 agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai de- konvensional. ngan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara Catatan kaki biasanya dicetak (Keraf, 1983: 3). dengan huruf lebih kecil daripada huruf di dalam teks guna menam- Menurut Gorys Keraf dalam bukunya Argumentasi dan bahkan rujukan uraian di dalam Narasi (1983:3), argumentasi adalah suatu bentuk retorika naskah pokok. 2 yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara. Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang beru- saha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, 3 agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai de- ngan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara 1) Contoh kutipan tidak langsung Seperti dikatakan oleh Gorys Keraf (1983:3) bahwa argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan 1 pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis. Argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pen- dapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan 2 penulis (Keraf, 1983:3). 47

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MABibliografi adalah daftar buku atau Argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuankarangan yang merupakan sumber mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pen- 3rujukan dari sebuah tulisan atau dapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakankarangan atau daftar tertentu suatu penulis1).subjek ilmu; daftar pustaka. Seperti halnya penulisan data, penulisan kutipan (referensi) ini juga harus menyebutkan sumber kutipan tersebut. Seperti contoh di atas menyebutkan bahwa sumber diambil dari buku karangan Gorys Keraf, yang terbit pada tahun 1983, dan sumber tersebut terdapat di halaman 3. Informasi mengenai penerbit dan judul buku dapat dilihat di Daftar Pustaka atau Bibliografi. Pada contoh terakhir hanya ditulis angka 1, menyatakan bahwa keterangan sumber dicantumkan di bawah halaman yang disebut dengan catatan kaki.Unsur-unsur 4.1.2 Membuat Daftar Pustaka (Bibliografi)°bibliografi Berdasarkan sumber acuan yang digunakan, ada beberapa model bibliografi.Ö Nama pengarang A. Buku sebagai Sumber AcuanÖ Judul buku Jika buku menjadi sumber acuan, kita harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut. Data publikasi 1. Nama pengarang dibalik (berdasarkan nama keluarga, namaÖ meliputi penerbit, belakang) kecuali nama Tionghoa. Nama ditulis lengkap tanpa tempat terbit, tahun menyebutkan gelar. Contoh: terbit, cetakan ke-  Masri Singarimbun menjadi Singarimbun, Masri berapa, nomor jilid  Y.B. Mangunwijaya menjadi Mangunwijaya, Y.B.  Cio Sin Kim tetap Cio Sin Kim Khusus artikel 2. Jika dalam buku yang diacu itu tercantum nama editor,Ö diperlukan judul penulisannya dilakukan dengan menambahkan singkatan (Ed.). artikel, nama Contoh: majalah, jilid,  Mahaso, Ode (Ed.). 1997. nomor, dan tahun. 3. Jika pengarang terdiri dari dua orang, nama orang pertama diba- lik sedangkan nama orang kedua tetap. Di antara kedua nama pengarang itu digunakan kata penghubung “dan”. Jika lebih dari tiga orang, ditulis nama pengarang pertama yang dibalik lalu ditambahkan singkatan “dkk” (dan kawan-kawan). Contoh: Sumardjan, Selo dan Marta Susilo. 4. Jika beberapa buku ditulis oleh seorang pengarang, nama pengarang cukup ditulis sekali pada buku yang disebut pertama. Selanjutnya cukup dibuat garis sepanjang 10 ketukan dan diakhiri dengan tanda titik. Setelah nama penga-rang, cantumkan tahun terbit dengan dibubuhkan tanda titik. Jika tahunnya berbeda, penyusunan daftar pustaka dilakukan dengan urutan berdasarkan yang paling lama ke yang paling baru. Contoh:  Keraf, Gorys. 1979.  _________ . 1982.  _________ . 1984.48

Jika diterbitkan pada tahun yang sama, penempatan urutannya Bab 4 Pendidikan berdasarkan pola abjad judul buku. Kriteria pembedaannya adalah setelah tahun terbit dibubuhkan huruf, misalnya a, b, c Bentuklah kelompok, tiap kelompok tanpa jarak. Contoh: maksimal 3 orang. cermati data-  Bakri, Oemar. 1987a. data buku dan artikel berikut ini  __________ . 1987b. dan diskusikan dengan teman kelompok Anda!5. Jika buku yang dijadikan bahan pustaka itu tidak menyebutkan tahun terbitnya, dalam penyusunan daftar pustaka disebutkan 1. Buku Pendidikan Seks dan Cinta “Tanpa Tahun”. Kedua kata itu diawali dengan huruf kapital. Remaja, ditulis oleh La Rose, dan Contoh: diterbitkan oleh Midas Surya Grafindo di Jakarta pada 1987.  Johan, Untung. Tanpa Tahun. 2. Penulis Wedhawati, mengarang6. Judul buku ditempatkan sesudah tahun terbit dengan dicetak buku berjudul Yang Buat Anda miring atau diberi garis bawah. Judul ditulis dengan huruf kapital dan Para Pejabat, Eksekutif, pada awal kata yang bukan kata tugas. Contoh: Wartawan, dan Dosen. Buku ini  Keraf, Gorys. 1979. Lebih Lanjut dengan Microsoft Word diterbitkan Dutawacana Univer- 97 atau sitas Press di Yogyakarta tahun  Keraf, Gorys. 1979. Lebih Lanjut dengan Microsoft Word 1995. 97 3. M. Jainuri menulis artikel ber-7. Laporan penelitian, disertasi, tesis, skripsi, atau artikel yang judul Pendidikan di Daerah belum diterbitkan, di dalam daftar pustaka ditulis dalam tanda dalam Kerangka Otonomi petik. Contoh: Daerah di majalah Gerbang Edisi 7 th.II, Januari 2003. Majalah  Noprisal, Hendra. 1984. “Pembangunan Ekonomi ini diterbitkan oleh Lembaga Pe- Nasional”. nelitian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) UMY di8. Unsur-unsur keterangan seperti jilid, edisi, ditempatkan sesudah Yogyakarta. judul. Keterangan itu ditulis dengan huruf kapital pada awal kata dan diakhiri dengan tanda titik. Jika sumber acuan itu berbahasa 4. Idris Shah menulis buku berjudul asing, unsur-unsur keterangan diindonesiakan, seperti “edition” Kisah Kearifan Para Idiot yang menjadi edisi, “volume” menjadi jilid. Contoh: diterbitkan Syafaat di Surabaya,  Mochtar, Isa. 1983. Pengantar Ekonomi. Cetakan Kedua. pada tahun 2004.  Rowe, D. dan I. Alexander. 1967. Selling Industrial Prod- uct. Edisi Kedua. 5. Mengenal Mutu Pendidikan adalah judul artikel yang ditulis9. Tempat terbit sumber acuan, baik buku maupun terbitan lainnya oleh Sumarna Supranata. Artikel ditempatkan setelah judul atau keterangan judul (misalnya jilid, ini diterbitkan oleh Depdiknas edisi, nomor majalah). Sesudah tempat terbit dituliskan nama penerbit dengan dipisahkan tanda titik dua, kemudian diikuti ª dengan tanda titik. 49 Jika lembaga penerbit dijadikan nama pengarang (ditempatkan pada lajur pertama), maka tidak perlu disebutkan nama penerbit lagi. Daftar Pustaka tidak diberi penomoran. Pengurutannya berda-sarkan alfabetis nama pengarang. Contoh: Ananta Toer, Pramoedya. 2001. Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. Biro Pusat Statistik. 1963. Statistical Pocketbook of Indone- sia. Jakarta. Koentjaraningrat (Ed.). 1977. Metode-metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia.

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA B. Majalah sebagai Acuan Jakarta dalam Buletin Pusat Jika majalah menjadi sumber acuan, kita harus memperhatikan Perbukuan Volume 10 tahun unsur-unsur beserta urutannya yang perlu disebutkan dalam daftar 2004. pustaka sebagai berikut:6. Yuli Supriyanto menulis artikel berjudul Membangkitkan Krea- 1. nama pengarang, 5. bulan terbit (kalau ada), tifitas Anak di Sekolah. Artikel 2. tahun terbit, ini diterbitkan Depdiknas Jakarta 3. judul artikel, 6. tahun terbitan yang keberapa dalam Buletin Pusat Perbukuan (kalau ada), Volume 10 tahun 2004. 4. judul majalah, 7. tempat terbit.7. Buku berjudul Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra Contoh: ditulis oleh A. Teeuw pada ta- hun 1994. Buku ini diterbitkan Nasution, Anwar. 1975. “Sistem Moneter Internasional”. oleh Pustaka Jaya di Jakarta. Dalam Prisma, Desember, IV. Jakarta.8. Herman Waluyo menulis sebuah C. Surat Kabar sebagai Acuan buku tentang puisi yang ber- judul Apresiasi Puisi Untuk Jika surat kabar menjadi sumber acuan, kita harus memperha- Pelajar dan Mahasiswa. Buku ini tikan unsur-unsur beserta urutannya yang perlu disebutkan dalam diterbitkan oleh Gramedia daftar pustaka sebagai berikut: Pustaka Utama pada tahun 2005 di Jakarta. 1. nama pengarang, 4. judul surat kabar,Setelah Anda mencermati data- 2. tahun terbit, 5. tanggal terbit, dandata di atas,buatlah bibliografiberdasar data-data tersebut! 3. judul artikel, 6. tempat terbit. Contoh: Tabah, Anton. 1984. “Polwan semakin efektif dalam Penegakan Hukum”. Dalam Sinar Harapan, 1 Septem- ber 1984. Jakarta. D. Antologi sebagai Sumber Acuan Jika antologi menjadi sumber acuan, kita harus memperhatikan unsur-unsur beserta urutannya yang perlu disebutkan dalam daftar pustaka sebagai berikut: 1. nama pengarang, 5. tahun terbit antologi, 2. tahun terbit karangan, 6. judul antologi, 3. judul karangan, 7. tempat terbit, dan 4. nama penghimpun (Ed.), 8. nama penerbit. Contoh: Kartodirjo, Sartono. 1977. “Metode Penggunaan Dokumen”. Dalam Koentjaraningrat (Ed.). 1980. Metode-metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia. 4.3 Imbuhan Asing Imbuhan yang bersumber dari bahasa asing dapat dipertim- bangkan pemakaiannya di dalam peristilahan Indonesia setelah disesuaikan ejaannya. Pemakaian imbuhan asing bisa diletakkan di awal kata atau di akhir kata. Sebagai gambaran, awalan a-, anti- menyatakan arti tidak. Awalan pra-, semi- menyatakan sebelum. Awalan poli- menyatakan banyak.50

1. Pemakaian imbuhan asing di awal kata2. Bab 4 PendidikanImbuhan Contoh 1. Carilah lima kata yang meng- gunakan imbuhan asing di awal-a - amoral, asusila kata selain contoh yang sudah- anti - antiklimaks, antikomunis disebutkan! Tuliskan beserta- pra - praduga, prasangka kalimatnya!- poli - poligami, poliandri- semi - semifinal, semiotomatis 2. Carilah lima kata yang meng- gunakan imbuhan asing di akhir2. Pemakaian imbuhan asing di akhir kata kata selain contoh yang sudah disebutkan! Tuliskan besertaImbuhan Contoh kalimatnya!- is - nasionalis, moralis 3. Buatlah kalimat lain menggu-- isme - terorisme, patriotisme nakan kata berimbuhan asing- logi - analogi, teknologi tersebut!- log - katalog, dialog- al - minimal, nasional4.4 Hal yang Menarik dalam Cerpen Anda tentu sudah sering membaca cerpen. Cerpen banyak Andajumpai di majalah, tabloid, dan surat kabar. Ketika Anda usai membacacerpen, biasanya ada hal menarik yang membuat Anda terkesan padacerpen tersebut. Hal yang menarik itu dapat berupa nilai yang dapatAnda gunakan sebagai pengalaman hidup Anda. Berikut ini ada sebuah cerpen yang ditulis oleh sastrawan wanitaIndonesia. Nh. Dini, sastrawan wanita Indonesia yang tak diragukanlagi kiprahnya di dunia sastra Indonesia. Dia telah banyak mengha-silkan karya sebagai wujud eksistensinya dalam sastra. Cerpen yang akan dibahas berikut ini adalah cerpen berjudulAjaran Kehidupan Seorang Nenek.Bacalah cerpen berikut secara cermat! Ajaran Kehidupan Seorang Nenek Oleh Nh. Dini Jauh-jauh aku datang, dimulai hari pertama “Betul loh, Bu! Jangan sampai begitu Ibu pulangaku sudah mendapat kekecewaan. aku direpoti anak manja dan terlalu minta diperha- tikan!” “Ibu tidur di kamar Puspa tapi tidak bolehmenggendong dia,” kata anak sulungku. Barangkali karena kaget, aku terdiam. Bayangkan! Hanya ibuku yang seharusnya berhak “Kalau dia terbangun dan menangis?” berbicara dalam nada seperti itu kepadaku. Aku tersinggung. Semakin umur bertambah, sakit hati “Biarkan saja! Anakku tidak kubiasakan semakin sering kualami.digendong”. ***** Seolah-olah tidak yakin bahwa aku mengertikata-katanya, anakku mengulang lagi nada suara- Aku direktris suatu rantai usaha swadaya yangnya terkesan mengancam. boleh dikatakan sukses. Semua karyawan di tempatku 51

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA memotong, menjahit dan menjual sendiri sandal- sandal buatannya dari pintu ke pintu calon pem- hormat kepadaku. Berbicara nyaris kuanggap beli, sampai kemudian mempunyai toko. Lalu berlebihan. Terlalu sopan bagiku. Di saat ibuku menambahkan membikin tas-tas bagor dan mengunjungi perusahaan atau kantor lain, orang- aneka anyaman dari bahan alami yang dikeringkan. orang menerimaku dengan sikap dan pandang Selang beberapa waktu, kombinasi dibuat untuk ering1) yang acap kali membuat aku merasa risih memanfaatkan limbah kulit asli atau sintetis. sendiri. Meskipun aku tahu pasti bahwa perlakuan mereka itu didasari pengakuan terhadap kenyataan Ketika akan menambah karyawan, aku baru yang tidak bisa dibantah. Karena selain disebabkan lulus SMA. Kukatakan mengapa tidak mempe- oleh kedudukanku, upaya pengembangan usaha kerjakan orang-orang sekampung saja di rumah kami ke lain daerah yang berhasil, lebih-lebih mereka masing-masing. Mereka diberi bahan sebagai perempuan aku mampu mengendalikan sebagai pinjaman. Jika hasilnya bagus, kami beli. serta mempertahankan kesuksesan wiraswasta Setelah diperbaiki atau disempurnakan guna yang ditinggalkan ayahku. Walaupun benar itu menjaga mutu dan nama baik, kami jual di toko. “hanya” berupa warisan. Tapi, itu jatuh ke Itulah asal mula mengapa di kawasan tempat kami tanganku tidak secara otomatis, dengan cuma- tinggal, sekarang terdapat begitu banyak perajin cuma. Aku harus melewati tes di antara keempat sandal, sepatu, tas yang terbuat dari berbagai saudara kandungku. bahan. Beberapa tetangga bahkan mencoba pula mendirikan toko. Tapi hingga sekarang hanya pro- Dalam sebuah dongeng, diceritakan bahwa duk kami yang berhasil memiliki tingkat penjualan raja suatu negeri tidak dapat memutuskan kepada yang memadai, bahkan melayani pesanan dari siapa pun dia akan menyerahkan takhtanya. Dia luar negeri. mempunyai empat anak, putra dan putri. Masing- masing berpenampilan cakap, dan sepintas lalu Kakakku sulung sudah berkeluarga sejak aku kelihatan berperilaku baik. Namun, sang raja tidak duduk di SD. Dia bekerja sebagai sopir. Kuliahnya yakin bahwa putra sulungnya yang suka berpesta berhenti sebelum tahun pertama selesai. Kakak akan memerintah secara adil sehingga rakyat akan kedua lebih berhasil menjadi penjual makanan bahagia. Begitu pula dengan putra keduanya. matangan. Suaminya adalah tukang becak. Sete- Walaupun pandai berulah senjata, namun kebiasa- lah selesai salat asar, setiap sore dia mendorong annya mabuk-mabukan dan berjudi merupakan gerobak ke pinggir jalan, ditinggal di sana. Lalu ancaman besar bagi kelangsungan pemerintahan iparku balik lagi mengusung dagangan bersama yang harus didasari kejernihan pikiran dan hati istrinya. Dengan cara demikian, sekarang dua anak tenang. Anak yang ketiga dan keempat adalah mereka bersekolah di akademi akuntansi dan in- perempuan. Paras cantik, kelakuan lembut, mum- formatika, yang seorang di kelas tertinggi SMA. puni dalam mengatur urusan rumah tangga atau- Saudara kandung yang tepat di atasku tidak lulus pun penerimaan tamu. Keduanya juga sudah SMP bekerja di bengkel. Bisa dikatakan hidupnya diajari dasar-dasar menggunakan senjata seper- berhasil karena mampu membeli tiga kendaraan lunya jika bahaya datang, mereka tahu memper- yang disewakan sebagai angkutan. Kadang ter- tahankan diri atau keraton bahkan kerajaan. dengar berita dia ditipu sopir yang dipekerjakan- nya. Tapi di depan keluarga, dia tampak tenang Pendek kata, sang raja kebingungan memilih saja, selalu mampu mengatasi semua kesu- di antara empat anak tersebut. Maka agar tidak litannya. menimbulkan kecemburuan, ayah itu menyuruh anak-anaknya mengembara selama kurun waktu Aku sendiri, mungkin karena aku anak pe- tertentu. Selain mereka harus mendapatkan pa- rempuan bungsu, maka aku lebih senang bermain sangan masing-masing juga harus pulang memba- dengan limbah apa pun yang terdapat di lantai di wa tambahan pengetahuan yang bisa digunakan ruangan menjahit dan menggunting aneka bahan. untuk masyarakatnya. Ketika duduk di TK, aku memberikan sebuah bantalan. Tempat mencocok jarum berbentuk ikan Ayah kami bukan seorang raja, ibuku bukan kepada ibuku. Itu adalah hadiah ulang tahunnya. keturunan bangsawan. Tapi mereka telah memba- Sampai sekarang benda tersebut masih diguna- ngun satu usaha kecil dari cucuran keringatnya. kan, mendapat tempat di kotak jahitan ibu kami. Sebagai modal, ayahku tidak berutang atau meminjam, melainkan menjual sepedanya. Dari52

Bab 4 PendidikanUntuk seterusnya, sekolahku aman-aman saja Tempat mencocok jarumhingga aku mampu menyelesaikan kuliah dan berbentuk ikan untuk ibuku.menggondol gelar sarjana ekonomi. Aku sadarbahwa keluargaku sangat bangga dengan pen- tunangan beberapa bulan, aku dinikahi seorangcapaian gelar tersebut. Apalagi di masa itu belum anak sebuah restoran di Sanur. Menurut adat, lebihmarak didesuskan orang tentang pembelian ijazah dulu aku diangkat menjadi anak seorang pegawaiataupun gelar. rumah makan itu yang berkasta sudra supaya dapat kawin dengan upacara Hindu Bali. Setelah berunding sekeluarga, kami empatbersaudara dikirim ke seluruh penjuru tanah air Kulewati berbagai cobaan yang menggo-untuk mencari kemungkinan pengembangan, baik yahkan keteguhan batinku. Terus terang, gelom-kemitraan maupun kerja sama di bidang niaga bang dan alun yang melanda bahtera kehidupankukerajinan. Masing-masing diberi sejumlah uang, nyaris meluluhlantahkan ketegaranku. Akudan kami disuruh memilih sendiri ke mana tujuan mensyukuri “kebebasan” ibuku sebagai perem-kami. Setiap hari kami harus mencatat semua puan Jawa dalam mengatur rutinitas keseharian,pengeluaran secara teliti. Seorang dari antara ka- namun tidak membosankan. Yang dinamakanmi yang dianggap paling berhasil akan menerima aturan ini-itu sehubungan dengan tradisi Jawatanggung jawab tiga toko bersama atelir pera- tidak terlalu mengekang atau menyita waktu.jinnya sekalian. Terjun bebas tanpa paksaan ke lingkungan Ternyata kakak-kakakku tidak menggerutu tradisi dan rutinitas sehari-hari di Bali, aku hampirmenerima tugas itu. Mereka mempunyai hubungan kehabisan napas karena kekurangan waktu atauatau teman bekas sekolah yang tersebar di ruang gerak. Semua serba upacara. Semua serbaberbagai kota di pulau Jawa, Kalimantan, dan penyiapan sesaji. Memang benar aku belajarSumatra. Bahkan kakakku perempuan, yang banyak. Aku menyukai serbaneka ajaran menga-kelihatannya tidak keluar dari lingkungannya, nyam dan mendekor sesaji. Tapi aku tidak kuasalangsung berkata, akan ke Bandar Lampung, hadir di dunia ini hanya untuk melakukan hal-halmencari kemungkinan kerja sama dengan sebuah tersebut. Tekanan lebih-lebih datang dari mer-toko di sana. Rupanya hanya diriku yang bingung tuaku perempuan. Dia menginginkan aku meng-ke mana harus pergi. Aku tidak begitu pandai ber- gantikan kedudukannya kelak sebagai tetua wanitagaul. Bekas teman-teman sekolah atau kuliah tidak dalam keluarga. Padahal ada dua menantu pe-ada yang bisa kuandalkan. Selain yang tinggal se- rempuan lain. Semua impitan keharusan untukkota, tidak kuketahui di mana mereka lainnya melaksanakan upacara itu membenihkan kerikil-menetap. kerikil di dada, hingga pada akhirnya membentuk satu bongkahan yang mengimpit pernapasanku. Setelah berpuasa dan berdoa menurut ajaran Untunglah aku masih sadar bahwa aku sedangorang tua, aku menetapkan tujuan: Bali. Orang melayang-layang di ambang stres. Lalu kuputus-tuaku hanya diam mendengar itu. Kakak-kakakku kan untuk bertindak demi kesehatan rohani dantertawa atau tersenyum tanpa kuketahui apamaknanya. Di waktu itu, pariwisata sayup-sayup 53menunjukkan pengembangannya. Walaupun diBali dibikin aneka kerajinan sebagai benda kenang-kenangan, apa salahnya bila kita kirim pula hasildari Bantul. Siapa tahu dengan keberuntungan dannasib baik, aku akan menemukan mitra sejajaryang biasa diajak bekerja sama dalam pemasaranproduk kami. Wahyu Ilahi ternyata tidak dapat diabaikan.Aku kembali dari perjalananku dua pekan kemudianbersama seorang pemuda. Juga kemungkinan da-pat mengirim ratusan, mungkin ribuan benda da-gangan ke berbagai kios dan toko di pantai Kutaserta sebuah toko eksklusif di Ubud. Setelah masa

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MAkeutuhan kepribadianku sendiri. mudian mereka berangkat ke Australia di mana si suami akan meneruskan belajar. Di waktu itu pun, Aku purik2). Satu anak perempuan yang sudah belum terlihat tanda-tanda “kebengisan” anaksekolah kutinggal, seorang balita dan bayi kubawa. sulungku terhadapku.Satu bulan penuh aku berkeras-kepala tidak pu-lang ke rumah tanggaku. *** Akhirnya, suamiku menjemput dan berkata Aku percaya bahwa mempunyai cucu adalahbahwa ibunya menyetujui semua keinginanku impian semua nenek sedunia. Setelah begitu lamauntuk kurang berperan sebagai penyelenggara tidak menggendong atau menimang bahkananeka keperluan tradisi dan upacara. Kukatakan memandikan bayi, tentu saja aku ingin sekali me-bahwa tidak ada gunanya sekolahku bertahun- lakukannya. Apalagi cucu sendiri, manusia mungiltahun jika akhirnya hanya mengurusi upacara-upa- yang keluar dari rongga perut anakku perempuancara yang sebenarnya dapat diserahkan kepada yang dulu pada waktunya juga keluar dari badanku.orang lain. Bukannya aku merendahkan ritual ter-sebut! Waktuku memang untuk keluarga, namun Keesokan hari dari kedatanganku, setelahaku juga mempunyai tanggung jawab perusahaan mendapat berbagai indoktrinnasi mengenai aturanyang di masa itu sudah diserahkan secara total dalam rumahnya, aku mendapat teguran lagi.kepadaku oleh orang tua dan kakak-kakakku. Se-tiap akhir tahun, mereka tinggal men2erima “Kalau mengeringkan badan Puspa tidak be-bagiannya saja. gitu, Bu. Mana, biar aku saja! Ibu kan sudah memandikan! Biar sekarang kutangani…” dengan Pengalaman itu bisa dikatakan ringan jika gerakan setengah merebut, anakku mendesakkudidengar. Tapi bagi yang menjalani merupakan ke samping.tahun-tahun penuh tekanan. Sebab, yang disebutupacara di Bali nyaris terjadi setiap hari setiap Aku diam, mencari kesibukan dengan mem-saat. Sedangkan perempuan adalah tiang utama benahi barang-barang ke kamar mandi akan mem-bagi pelaksanaan tradisi sebab merekalah yang buang air dari wadah.menyiapkan serba uborampe3)-nya. “Sudah biarkan, Bu! Biar kukerjakan nanti! Ibu Kini di usia yang mendekati 60 tahun, aku tidak tahu tempat benda-benda …!” dari jauh anak-mendapat ajaran lain, yakni bagaimana mengen- ku berseru menggangguku dengan “perintahnya”.dalikan perasaan sebagai seorang nenek. Akutidak dihadapkan pada cucuku, melainkan kepada Sewaktu tiba saat menyuapi si bayi, aku tidakibu si cucu itu. Aku terkejut. Mentalku tidak siap mau mengalah. Sebagaimana tadi dia merebutuntuk itu. Di sekolah dan perguruan tinggi aku tidak kain handuk dari tanganku, aku setengah memak-pernah mendapat pelajaran bagaimana menjadi sa mengambil mangkuk makanan cucuku. Bayiseorang nenek. usia delapan bulan sudah diberi makanan agak ketat. Tidak seperti ibunya dulu diberi makan Anak sulungku yang biasanya tidak memban- pisang dicampur nasi lembek, cucuku diberi ma-tah atau mengguruiku di waktu-waktu sebelumnya, kanan spesial untuk bayi yang dijual di toko-tokokini setelah tinggal di rumahnya sendiri, dapat tertentu.dikatakan dia menggelincir lepas dari sela-sela jaritanganku. Sewaktu dia melahirkan, aku diminta “Didudukkan yang tegak lho, Bu. Jangandatang untuk menemani di klinik, lalu mendam- sembarangan menyuapkannya! Nanti diapingi sebagai ibu baru di rumahnya. Karena suami- tersedak!”nya orang Jawa, selamatan yang kujalankan ada-lah brokohan. Secara sederhana kami mengirim Nyaris kujawab: aku sudah berpengalamannasi serta sayuran bumbu urap dengan krupuk menyuap bayi-bayi lain termasuk kamu. Tapi akudan gereh4) layur ke lingkungan dan tetangga mau- berhasil mendinginkan kuping berusaha menga-pun teman dekat. baikan si ibu sekaligus anak yang maunya sok paling tahu itu. Selesai memberi makan, ketika ibunya Selama selapan5) bisa dikatakan beberapa kali mandi, kumanfaatkan waktu bersama cucuku se-aku mondar-mandir memantau keadaan anakku baik mungkin untuk mengeluarkan udara daridan bayinya. Tak tersirat gejala kepemilikannya perutnya, dia kudekap ke arah bahu dalam posisiyang ekstrim mengenai anaknya. Tiga bulan ke- tegak. Aku berjalan ke sana kemari, singgah ke depan jendela besar yang memantulkan bayangan54

Bab 4 Pendidikan Kuajak dia berbicara, kuayun- tidak menyenangkan itu, aku ingin mempersingkat ayunkan tubuhku. kunjunganku. Di saat aku sedang menimbang-nim- bang keputusanku, kakakku menelepon memberikami berdua di kacanya. Walaupun yang tampak tahu bahwa ibu kami masuk rumah sakit. Ini adalahhanya bayangan punggung si bayi dan wajahku, kedua kalinya selama sebulan ibu harus diopname.aku puas melihat diriku memeluk cucu. Kuajak dia Jadi akan segera pulang.berbicara, kuayun-ayunkan tubuhku. Dan sewaktusendawa sudah keluar, kugendong dia dengan Barangkali memang harus demikian. Setiapcara semestinya, melekat ke dada menghadap ke orang tua menganggap dirinya paling tahu, yangdepan sambil kami berpandangan. Aku terus paling “kuasa” menentukan segalanya, padahalmengucapkan kata-kata apa saja agar dia mende- nyatanya masih ada yang lebih kuasa lagi, yaitungar suaraku, agar menerka nadaku bahwa aku Tuhan. Jika sekarang anakku mengira dia berhakingin bersahabat dengan dia. melarangku berbuat sesuatu terhadap anaknya, cucuku, mungkin dia benar. Lingkungannya telah Karena menerima sambutan anakku yang menempanya bersikap begitu. Aku hanya seorang nenek, sedangkan dia adalah ibu bagi anaknya. Pengalaman ini harus kucermati sebagai satu pelajaran guna menyambut kelahiran cucu-cucuku lainnya. Untuk kesekian kalinya, kunyatakan bahwa belajar tidak ada batasan waktu atau usia. 1) segan 2) istri pulang ke rumah orang tua tidak mau kembali sebelum suami datang dan berunding hingga mencapai suatu kesepakatan 3) pernik-pernik keperluan 4) ikan asin 5) 35 hari Sumber: Kompas, 6 Maret 2005 Setelah Anda membaca cerpen karya Nh. Dini tersebut, hal Diskusikan pertanyaan berikutmenarik apa yang terdapat dalam cerpen tersebut! Gunakan TABEL ini!A berikut ini untuk menuliskan hal menarik yang Anda temukan! a. Sebutkan tokoh-tokoh yang TABEL A ada pada cerpen tersebut! b. Bagaimana karakter tokoh akuNo Menarik dari segi Hal yang menarik 1 tokoh dalam cerpen di atas? c. Bagaimana pendapat Anda2 tema dengan watak tokoh tersebut?3 alur d. Apakah ada hubungan judul ter-4 amanat sebut dengan isinya? Jelaskan jawaban Anda!5 latar e. Apa tema cerpen tersebut? 55

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MAf. Apakah tema cerpen tersebut Setelah Anda membuat dan mengisi tabel di atas, kaitkan hal masih sesuai dengan kehidupan menarik yang Anda temukan dengan kehidupan sehari-hari! Apakah nyata? Jelaskan jawaban Anda! terdapat nilai-nilai yang dapat Anda gunakan dalam kehidupan Anda!g. Unsur ekstrinsik apa saja yang 4.5 Pola Pengembangan Paragraf Anda temukan dalam cerpen Deskripsi tersebut! Jelaskan! Ada dua pola pengembangan deskripsi, yaitu pola bergerak danh. Ceritakan kembali isi cerpen tidak bergerak. tersebut dengan bahasa sendiri! A. Pola tidak bergerak/statisi. Jelaskan latar sosial dan latar ma- terial dengan menuliskan ku- Dari suatu tempat tertentu, pengarang atau pengamat dalam tipan cerpen yang mendukung! keadaan diam (tak bergerak/statis) dapat melayangkan pan- dangannya kepada tempat yang akan dideskripsikan, dengan mengikutiBagilah kelas menjadi dua urutan-urutan yang teratur dimulai dari titik tertentu.kelompok!Kelompok I mendiskusikan perta- Pengarang dapat mulai dari timur ke barat atau dari utara kenyaan berikut ini! selatan, dari atas ke bawah, dari depan ke belakang, atau dari kanan1. Jelaskan yang dimaksud pe- ke kiri. Ia juga dapat bertolak dari satu titik yang dianggap penting kemudian berangsur-angsur ke bagian yang makin rendah kepen- ngembangan paragraf deskripsi tingannya dari titik sentral tadi. Atau, ia dapat mulai dari titik yang dengan pola tidak bergerak/ paling jauh berangsur-angsur ke titik atau tempat yang terdekat. statis!2. Jelaskan ciri-ciri pengembangan B. Pola bergerak paragraf deskripsi dengan pola tidak bergerak/statis! Pola yang kedua adalah memandang suatu tempat dari segi3. Coba tulislah satu contoh pa- yang bergerak. Seringkali terjadi bahwa deskripsi terhadap sebuah ragraf dengan pengembangan tempat dilakukan dengan bertolak dari suatu segi pandangan yang paragraf deskripsi dengan pola lain, yaitu pengamat sendiri berada dalam keadaan bergerak. Seorang tidak bergerak/statis! yang berada dalam pesawat terbang akan melihat dari jauh sebuah tempat secara samar-samar. Dari kejauhan ini, ia hanya melihatKelompok II mendiskusikan perta- bagian-bagian yang paling besar, tanpa ada perincian detail-detailnya:nyaan berikut ini! namun semakin dekat, bagian-bagian yang lebih kecil akan mulai1. Jelaskan yang dimaksud pe- tampak satu persatu, dan pada titik yang terdekat ia akan melihat bagian yang tadinya sama sekali tidak dilihatnya. Sesudah melampaui ngembangan paragraf deskripsi tempat tadi, penglihatannya akan mulai berlawanan dengan apa yang dengan pola bergerak! baru dialaminya tadi. Makin lama objek-objek bertambah kecil: objek-2. Jelaskan ciri-ciri pengembangan objek atau bagian-bagian yang kecil menghilang lebih dahulu, paragraf deskripsi dengan ber- kemudian disusul bagian yang lebih besar, akhirnya seluruh bagian gerak! lenyap sama sekali.3. Coba tulislah satu contoh pa- ragraf dengan pengembangan Kedua pola di atas menunjukkan perbedaan yang amat besar, paragraf deskripsi dengan pola karena dalam titik pandangan pola pertama (statis) semua benda bergerak! dalam sebuah tempat berada dalam keadaan diam, tidak mengalami perubahan. Tetapi, pola pandangan kedua menunjukkan perbedaan ª dari waktu ke waktu sesuai dengan perubahan jarak yang terjadi. Dalam pola yang kedua ini dapat dimasukkan pula variasi berupa deskripsi atas dua tempat atau bagian yang diperbandingkan satu sama lain. Perhatikan dua kutipan berikut ini!56

Kutipan 1 Bab 4 Pendidikan Di ujung selatan rumah sakit ini ada dua gedung panjang Setelah dua kelompok mendis-membujur beratapkan seng. Sebelum orang masuk ke dalamnya, kusikan pertanyaan-pertanya-tampak tergantung papan tulis yang minta perhatian kita: “Anak an tersebut, setiap kelompokumur 16 tahun ke bawah tidak boleh masuk!” Jadi tempat ini amat membacakan hasil diskusi diberbahaya, sebab di halaman berhamburan terbang kuman-kuman depan kelasi! Setiap kelompoktbc yang dinamakan basil Koch itu. Dan basil itu bisa masuk ke dapat mengajukan pertanyaantubuh orang. Oleh karena itu, akan selalu kita lihat orang yang se- jika ada yang belum dipahami.dikit mengerti, menutup hidungnya dengan saputangan dan jururawatnya memakai topeng masker dan kain putih yang sudah steril. 1. Berdasarkan uraian tersebut jawablah pertanyaan beri- Di depan kedua gedung ini tampak ada sebuah gedung pula. kut ini!Bila saudara harus melaluinya, karena harus menjenguk wanita a. Tentukan dari kedua kutipanatau para juru rawat di asrama wanita, saudara mesti juga menu- di atas mana yang menggu-tup hidung sebab bau tai yang sudah kering. nakan pola bergerak dan yang tidak bergerak? Jelas- Ini jalan ke asrama putri, jadi dengan kata lain, asrama itu kan perbedaan antara ke-letaknya sejajar dengan kedua ruang itu. Akh, supaya jangan me- duanya berdasarkan hasilngerikan kita sebut saja kedua ruang tbc itu X dan ruang XI menurut analisis Anda!urut-urutannya, jadi letaknya di daerah berbahaya. b. Objek apa yang dilukiskan dalam kedua kutipan di Kemungkinan terjangkit menurut pikiran yang logis sangat atas? Dapatkah pola terse-besar, tapi rupanya para perawat sudah kebal – immun – lagi but diterapkan pada objek(sih!) mereka telah di atas 16 tahun. lain? Cobalah Anda cari contoh lain dari surat kabar/ Dan Ave Maria atau Santa Lucia, nyanyi-nyanyi gereja kudus majalah?itu selalu dapat didengar di kamar mandi bersama-sama lagu- c. Buatlah kesimpulan tentanglagu cinta asrama: bagus, di mana-mana mereka selalu ingat. deskripsi secara jelas dan singkat menggunakan baha-Asrama putri itu di sebelah selatan – sedang di sebelah utara sa yang baik dan benar!R - X saudara lihat sebuah los besar beratapkan genteng, tem-pat ªorang-orang tbc beristirahat dari pukul 8 sampai pukul 10.30 tiap 57pagi, 2 1/ jam berbaring telentang, bernafas dengan perut, tidak 2boleh pikir apa-apa, dan yang lebih celaka lagi, bila orang inginlekas sembuh, selama 2 1/ jam tidak boleh tidur! Ringan tapi 2berat.....” Sumber: “Bayi Mati”, A. Radjab, dalam GTA, Jilid 2 hal. 227Kutipan 2 “Mulai keluar dari Selat Madura, perahu berlayar dengantenang. Jika kita memandang ke sebelah kiri, pemandangan kitalepas ke daratan Pulau Jawa, dan ke sebelah kanan, pandangankita tertumbuk ke pantai Pulau Madura. Di sana-sini kelihatan kakibukit yang keputih-putihan, tanah kapur yang tidak ditumbuhitanam-tanaman. Kami berlayar antara dua pantai yang agak ber-lainan keadaannya. Gunung-gunung di pantai Pulau Jawa yanghijau dan lebih subur itu berdiri dengan tenang seakan-akanmemandang dengan sayu ke laut. Sehari semalam lepas dari Gresik barulah kami masuk kelaut Jawa. Belum jauh dari selat Madura, ombak sudah mulai besar.Beberapa lamanya kami mendapat angin barat, perahu kamiseakan-akan didorong dari belakang. Sepanjang jalan kami banyakberjumpa dengan sampan-sampan penangkap ikan atau perahu-

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA2. Susunlah 2 buah paragraf perahu Madura yang berlayar dari tempat-tempat yang dekat. deskripsi dengan menggu- Saya berangkat dalam musim pancaroba atau musim pergantian nakan pola pengembangan angin barat dan angin timur. Dalam musim yang semacam itu bergerak dan tidak bergerak datang angin tidak tetap, antara sebentar berkisar. Maka, tentang sekolahmu dengan kedengaranlah suara nakhoda memberi perintah kepada anak melukiskan keadaan dan buahnya untuk menukar letak layar, karena arah angin berubah- perasaan yang Anda lihat ubah. Saya merasakan perahu amat oleng, selain ombak besar dan rasakan secara ekspo- jalan perahu sudah mulai mengambil haluan ke kanan kemudian sitoris dan sugestif! ke kiri. Tak ubahnya seperti jalan seekor ular yang berbelit-belit, berputar-putar di air. Jalan perahu semacam itu menggergaji namanya. Sumber: “Tamasya dengan Perahu Bugis,” Zuber Usman, dalam GTA, Jilid I, hal. 1201. Dalam Penulisan sumber kutipan bisa meng- 7. Imbuhan asing adalah imbuhan yang bersumber gunakan pola Harvard, dan pola konvensional dari bahasa asing. Pemakaiannya bisa atau catatan kaki (footnote). Catatan kaki diletakkan di awal ataupun di akhir kata. adalah keterangan yang dicantumkan pada margin bawah pada halaman buku dan dicetak 8. Untuk menilai hal menarik dari cerpen bisa di- dengan huruf lebih kecil. lihat dari tokoh, tema, alur, amanat, dan latar- nya. Bisa juga digali nilai-nilai yang dapat dipetik2. Pencantuman kutipan dengan pola Harvard di- untuk kehidupan sehari-hari dari cerpen tandai dengan menuliskan nama belakang pe- tersebut. ngarang, tahun terbit, dan halaman buku yang dikutip di awal atau akhir kutipan. Data lengkap 9. Ada dua pola pengembangan paragraf sumber yang dikutip dicantumkan pada daftar deskriptif, yaitu: pustaka. - pola bergerak , adalah memandang suatu3. Ada dua cara dalam mengutip, yakni langsung tempat dari segi yang bergerak, atau (mengutip sesuai dengan sumber aslinya, kali- pengamat sendiri berada dalam keadaan matnya persis, tidak ada perubahan) dan tidak bergerak, entah dari jauh mendekat, atau langsung (mengutip dengan cara meringkas dari dekat menjauh, dan kalimat dari sumber aslinya tanpa menghilang- kan gagasan asli dari sumbernya). - tidak bergerak, pengamat dalam keadaan diam tak bergerak atau statis melayangkan4. Bibliografi atau daftar pustaka adalah daftar pandangannya kepada tempat yang akan buku atau karangan yang merupakan sumber dideskripsikan dengan mengikuti urutan yang rujukan dari sebuah tulisan atau karangan atau teratur dari titik tertentu, entah dari timur ke daftar tertentu suatu subjek ilmu. barat, dari atas ke bawah, dari kanan ke kiri, atau dari depan ke belakang.5. Unsur-unsur bibliografi adalah nama pengarang, judul buku, data publikasi yang meliputi penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke berapa, nomor jilid, khusus artikel diperlukan judul artikel, nama majalah, jilid, nomor, dan tahun.58

Bab 4 PendidikanI. Pilihlah salah satu jawaban yang paling hanya berselisih 5 tahun sebab sepeda itu tepat! dibeli ayahnya saat ia berumur 5 tahun. Akan tetapi, sampai sekarang sepeda itu masih1. Sajian paragraf deskripsi dengan objek orang dapat dinaiki walaupun kadang-kadang ada terdapat pada ... beberapa alatnya yang harus diganti. a. Sebentar lagi, di pojok belokan itu, akan 2. Usianya memang sudah cukup tinggi untuk kulihat lagi rumah yang cantik itu. Sebuah ukuran kita, 73 tahun. Namun dalam penam- rumah lama yang mampu menyedot perha- pilannya yang setiap kali kita saksikan lewat pers tianku, terletak di dalam halaman yang luas, maupun siaran langsung televisi, Ibu Tien tam- sedangkan rumahnya sendiri tidak terlalu pak sehat dan penuh perhatian. Almarhumah besar. Itulah yang menarik. Rumah dengan senantiasa masih tanggap secara aktif dalam daun-daun pintu dan jendela yang juga ber- pembicaraan dan kegiatan. warna putih bersih, sungguh serasi dengan alam sekitarnya. Penggalan paragraf di atas mendeskripsikan tentang ... . b. Ada seorang yang membawa pedang samu- a. Usia yang sudah tua rai panjang. Itu yang berambut panjang agak b. Kesehatan Ibu Tien Soeharto berewok. Tampangnya seperti Arab. Ia yang c. Kehadiran Ibu Tien Soeharto paling gagah dan tampan. Ternyata namanya d. Kepribadian Ibu Tien Soeharto Samsu. Sementara yang lainnya hanya e. Aktivitas Ibu Tien Soeharto membawa ransel atau tas model tentara biasa, tetapi di mukanya di atas meja pendo- 3. (1) Musim kemarau yang panjang tahun lalu po kelurahan. Seperti tidak percaya jangan- merupakan bencana bagi daerah kami. (2) Su- jangan diserobot anak itu. ngai di tengah desa kering kerontang. (3) Bahkan sumur pun banyak yang sudah tak berair c. Gadis itu memasuki halaman sebuah rumah. lagi. (4) Tampak berdesak orang menunggu gi- Dia berhenti sejenak di depan pagar bambu liran menimba air di sumur masjid tengah desa itu. Bahan pagar itu sama persis dengan satu-satunya yang tidak kering. (5) Rumput dan dinding rumahnya. Dia memandang halaman padi terhampar hijau di pinggiran desa yang depan rumah itu, tetapi yang tampak hanya gersang. (6) Sudah sebulan yang lalu binatang beberapa tanaman yang tidak tertata rapi, ternak diungsikan ke daerah yang masih ada bahkan ada beberapa tanaman yang batang air. dan daunnya sudah merah kering karena pa- nas matahari. Dia kemudian melangkah men- Kalimat yang menyimpang dalam paragraf di dekati pintu. Diketuknya pintu itu, pintu yang atas adalah nomor... . menempel pada dinding bambu. Akan tetapi a. 1 d. 4 tak satu pun suara yang menyambutnya. b. 2 e. 5 c. 3 d. Tubuhnya kekar dan tinggi tubuhnya lebih dari 180 cm. Kumisnya yang tebal dan baju- 4. Penulisan daftar pustaka yang tidak tepat adalah nya yang hitam serta kerut keningnya ... menambah seram penampilannya. Apalagi a. Rendra. Empat Kumpulan Sajak. 1978. kalau suaranya sudah keluar bergelegarlah Jakarta: Pustaka Jaya. suara itu sehingga menakutkan orang yang b. Rendra. 1978. Empat Kumpulan Sajak. mendengarnya. Sedikit saja orang lain ber- Jakarta: Pustaka Jaya. buat salah sudah kena pukul. c. Rendra. 1978. Empat Kumpulan Sajak. Jakarta: Pustaka Jaya. e. Sepeda tua itu umurnya hampir sama de- ngan pemiliknya. Apabila dia sendiri sekarang 59 sudah berumur 50 tahun, sepeda itu berumur

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MAd. Rendra. 1980. Blues Untuk Bonnie. Jakarta: c. menyerah pada keadaan Pustaka Jaya. d. tidak mudah putus asa e. sabare. Rendra. 1980. Blues Untuk Bonnie. Jakarta: Pustaka Jaya. 10. Wahyu Ilahi ternyata tidak dapat diabaikan. Aku kembali dari perjalananku dua pekan kemudian5. Penulisan daftar pustaka yang tidak tepat adalah bersama seorang pemuda. Juga kemungkinan ... dapat mengirim ratusan, mungkin ribuan benda dagangan ke berbagai kios dan toko di pantaia. Piero, M. Ata. 2006. “Antara Perburuan, Kuta serta sebuah toko eksklusif di Ubud. Sete- Intitute, dan Dengkur Pram”. Dalam lah masa tunangan beberapa bulan, aku dinikahi Matabaca, Februari. Jakarta. seorang anak sebuah restoran di Sanur. Menurut adat, lebih dulu aku diangkat menjadi anak se-b. Aleida, Martin. 2006. Dia yang Tak Gepeng. orang pegawai rumah makan itu yang berkasta Dalam “Matabaca”, Februari. Jakarta. sudra supaya dapat kawin dengan upacara Hindu Bali. (sumber: cerpen Ajaran Kehidupanc. Nador, Donatus. 2006. “Satu Rasa Puisi- Seorang Nenek, karya Nh. Dini) Biola”. Dalam SINDO, 26 Maret 2006. Jakarta. Unsur yang paling menonjol pada kutipand. Handoyo, Kesit B. 2006. “Meyelamatkan cerpen di atas adalah ... . Pertandingan atau Pemain?”. Dalam TopSkor, a. tema dan amanat 25-26 Februari 2006. Jakarta. b. tokoh dan penokohan c. budaya dan agamae. Rulianto, Agung. 2005. “Ketika Penyair d. biografi pengarang dan politik Berhenti Tiba-tiba”. Dalam Tempo, Januari. e. alur dan sudut pandang Jakarta. II. Kerjakan soal-soal berikut dengan tepat!6. Kutipan tidak dapat diambil dari sumber berupa ... . 1. Tulislah dua kutipan langsung dan tidak lang- sung!a. kamus d. artikel 2. Tuliskan 5 daftar pustaka novel yang pernahb. laporan e. buku Anda baca!c. gambar 3. Buatlah kalimat menggunakan kata:7. Penggunaan imbuhan asing semi- yang tepat a. nasionalisme terdapat pada kata ... . b. analogia. seminar d. semikonduktor c. pranikahb. seminari e. semiologi d. semifinalc. semiotik e. antipecah8. Penggunaan imbuhan asing pra- yang tidak tepat terdapat pada kata ... . f. poliandria. pramodern d. pranatal 4. Sebut dan jelaskan satu judul cerpen yang sangat menarik menurut Anda! Jelaskan menga-b. prakonsepsi e. prasangka pa Anda tertarik pada cerpen tersebut! Tuliskan pula data-data cerpennya!c. pramugari 5. Tulislah satu paragraf deskripsi dengan pola9. Kulewati berbagai cobaan yang menggoyahkan pengembangan tidak bergerak/statis! keteguhan batinku. Terus terang, gelombang dan alun yang melanda bahtera kehidupanku 6. Tulislah satu paragraf deskripsi dengan pola nyaris meluluhlantahkan ketegaranku. Aku pengembangan bergerak! mensyukuri “kebebasan” ibuku sebagai pe- rempuan Jawa dalam mengatur rutinitas kese- harian, namun tidak membosankan. Yang dinamakan aturan ini-itu sehubungan dengan tradisi Jawa tidak terlalu mengekang atau menyita waktu. (sumber: cerpen Ajaran Kehidupan Seorang Nenek, karya Nh. Dini)Berdasarkan kutipan cerpen di atas, watak tokohAku adalah ... .a. mudah menyerahb. mudah putus asa60

Bab 5 Teknologi Teknologi yang terus berkembang membawa perubahan besar pada bentuk sepeda yang semakin canggih. www.google.com 5.1 Membaca Ekstensif Di bab ini, kalian akan kembali mempelajari cara Cara efektif untuk memahami danmencatat sumber tertulis lainnya, yaitu catatan kaki (foot- mengingat lebih lama apa yang Anda baca,note) dan menulis parafgraf eksposisi. Pertama, kalian dapat dilakukan dengan dua cara.diharapkan bisa menentukan satu topik untuk diskusi,mengumpulkan sumber tentang topik tertentu yang 1. Mengorganisasikan bahan yang dibacadisepakati, menulis pokok-pokok pikiran dari tiap sumber, dalam kaitan yang mudah dipahami.mengidentifikasi fakta dan pendapat, serta menyarikanisi pokok dari tiap sumber. 2. Mengaitkan fakta yang satu dengan yang lain, atau menghubungkan dengan pe- Kedua, kalian diajak untuk bisa mencatat nama ngalaman yang dihadapi.sumber, tahun, dan nomor halaman dari sumber tertulisdalam bentuk catatan kaki . Ketiga, kalian diajak untuk Salah satu teknik membaca yang efisienbisa menulis gagasan secara logis dan sistematis dalam adalah sistem SQ3R (Survey-Question-Read-bentuk ragam paragraf ekspositif dengan menunjukkan Recite [Recall]-Review). Sistem ini biasa digu-ciri-ciri paragraf eksposisi. nakan banyak orang. Bila kelima tahap dalam sistem tersebut kita terapkan akan membantu Keempat, kalian diajak untuk bisa mengemukakan daya ingat dan memperjelas pemahaman.hal-hal yang menarik atau mengesankan dari ceritapendek melalui kegiatan diskusi. Jadi, kalian harus bisa Pada pelajaran ini akan disajikan wacanamenceritakan kembali isi cerpen yang kalian baca, dari tiga sumber tertulis. Terapkan langkah-mengungkapkan hal menarik yang terdapat dalam langkah di samping untuk membaca wacana-cerpen, serta mengaitkan isi cerpen dengan kehidupan wacana tersebut.sehari-hari. 61 Kelima, kalian diajak untuk dapat menemukan nilai-nilai cerita pendek melalui kegiatan diskusi. Keenam,kalian diajak untuk bisa memahami penggunaan imbuhanmeng-. Itu berarti kalian juga harus dapat memahamibentuk dan fungsi imbuhan meng-. Selamat belajar dan sukseslah selalu.

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MAMenurut Kamus Besar Bahasa Indo- 5.1.1 Sumber Tertulis 1nesia membaca adalah memahamiisi dari apa yang tertulis. Ekstensif Bacalah teks berikut dengan saksama!berarti bersifat menjangkau secaraluas. Membaca ekstensif dapat Apakah Teknologi Itu?diartikan kegiatan membaca untukmemahami informasi sebanyak- Teknologi adalah ilmu dan seni membuat dan menggunakanbanyaknya. sesuatu. Manusia, anehnya dapat mengubah bahan dari dunia alami menjadi piranti, mesin, dan sistem yang dapat memper- Menemukan ide pokok mudah kehidupan mereka. Walaupun makhluk lain dapat pula secara cepat membuat sesuatu dan menggunakan piranti, cara mereka mela- kukannya nyaris tidak berubah dari waktu ke waktu. Hendaknya membaca dengan mendesak, dengan tujuan Teknologi manusia berbeda. Orang dapat melihat kebutuhan mendapat ide pokok secara baru, menemukan cara baru untuk memenuhinya, dan menen- cepat. tukan nilai temuan-temuan tak disengaja. Misalnya, temuan api serta kemampuannya mengubah lempung menjadi keramik atau Ø batuan menjadi logam memungkinkan terciptanya dunia modern. Hendaknya membaca dengan Selama beberapa abad terakhir, para ilmuwan telah menemu- cepat dan cepat memahami ide kan jawaban mengapa bahan mentah dan alat berperilaku menurut pokoknya, kemudian teruskan kodratnya masing-masing. Dengan pengetahuan ini, bahan lama telah ditingkatkan, bahan baru diciptakan. Ilmu dan matematika membaca ke bagian lain. mampu menghasilkan barang-barang mulai dari pakaian renang sampai pesawat terbang. Sesuatu dibuat berdasarkan rancangan Ø dengan menentukan apa yang diperlukan dan bagaimana menye- diakannya. Kini para perancang mempunyai amat banyak jenis Berusahalah cepat mencari arti bahan, metode, dan unsur yang dapat digunakan untuk mewujud- sentral dan bereaksi terhadap kan gagasan mereka. Mereka menghasilkan sesuatu yang bekerja pokok suatu karangan dengan baik, berharga murah, dan memuaskan pemakainya, tetap benar- benar merupakan seni tersendiri. cermat. Kemauan untuk menciptakan sesuatu yang baru sangatlah Ø kuat. Roda baca buatan abad ke-19 merupakan upaya untuk mem- berikan semacam kemudahan bagi para sarjana zaman praelek- Jangan terlalu cepat membaca di tronika sebagaimana kemudahan yang kita peroleh dari komputer luar hal yang normal, sehingga pribadi. Dengan memutar roda tersebut dapat dijangkau banyak kehilangan pemahaman. bahan kepustakaan. Namun, seperti kebanyakan penemu lainnya, pencipta roda baca yang tidak ada namanya ini tidak berhasil me- Ø nentukan biaya dan kenyamanannya. Jangan terlalu cepat Orang juga tidak dapat bertahan hidup tanpa persediaan air menghiraukan detail kecil, yang memadai untuk kebutuhan hidup mereka sendiri, tanaman, selesaikan bacaan Anda tanpa dan ternak mereka. Cara-cara cerdik untuk mengucurkan dan mem- bagi-bagi air memungkinkan orang bisa hidup di tempat-tempat membuang waktu. yang terlalu kering sekali pun. Alat sederhana menyerupai derek yang dinamakan timba telah digunakan di seluruh Asia selama beribu- ª ribu tahun. Dengan memberikan beban pada ujung balok-lintang, perancang alat ini dengan pintar dan praktis memudahkan pengangkatan ember berisi air kali dan menumpahkannya ke dalam saluran irigasi yang mengalirkan air ke lahan pertanian yang kekeringan. Sumber: Jendela Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 5.1.2 Sumber Tertulis 2 Bacalah teks berikut dengan saksama!62

Sepeda: Mantan Penguasa Dunia Bab 5 Teknologi Boleh-boleh saja mobil mengklaim sebagai alat transportasi ° paling bergengsi. Tetapi, jangan lupa, sebelum ada mesin yang kecepatannya menyaingi petir, sepedalah penguasa dunia. Sepeda Cepat dapatkan buah pikiran pula yang memutuskan kejayaan kereta kuda dan hewan-hewan pengarang. sejenisnya sebagai alat transportasi. Hebatnya, meskipun umur si roda dua ini sudah sangat tua, konsep melaju lewat genjotan kaki Ø ternyata tetap disukai kalangan tua dan muda. Kita perlu konsentrasi dengan Seperti ditulis Ensiklopedi Columbia, nenek moyang sepeda cepat dan tepat. diperkirakan berasal dari Prancis. Negeri ini sudah sejak awal abad ke-18 mengenal alat transportasi roda dua yang dinamai veloci- Gbr. 5.1 pede. Bertahun-tahun velocipede menjadi satu-satunya istilah yang Teknologi yang semakin canggih merujuk hasil rancang bangun kendaraan roda dua. Tetapi, jangan membayangkan kemiripannya dengan bentuk sepeda zaman membawa perubahan pada sekarang, masih sangat jauh berbeda. Yang pasti konstruksinya bentuk sepeda. belum mengenal besi, semuanya masih menggunakan kayu. 63 Baron Karls Drais von Saurbron adalah orang berkebangsaan Jerman yang berperan menyempurnakan velocipede pada tahun 1818. Tahun 1839, Kirkpatrick MacMillian menambahkan engkol dan setang. Tahun 1865, Piere Lallement menambahkan pelek dan memulai penggunaan roda depan lebih besar dibanding roda belakang. Hasil para bidan karet sebagai ban ditemukan. Tahun 1885, James Starley mendirikan pabrik sepeda di Coventry, Inggris. Jadilah sepeda diproduksi secara massal. Tingkat kenyamanannya pun makin meningkat setelah Dunlop menemukan teknologi ban angin. Kini sepeda mempunyai beragam nama dan model. Ada sepeda roda tiga untuk balita, sepeda mini, sepeda kumbang, hingga sepeda tandem yang dapat digenjot bareng. Bahkan, di dunia balap sepeda, setidaknya dikenal tiga jenis sepeda lomba, yaitu sepeda jalan untuk jalanan mulus dengan 16 kombinasi gir yang berbeda, sepeda track dengan hanya satu gigi, dan sepeda gunung yang memiliki 24 gigi. Sekarang, meskipun telah ada sepeda motor berbagai jenis yang dibuat orang, sepeda tetap mempunyai peminat sendiri. Bahkan, penggemarnya dikenal sangat fanatik. Sumber: Intisari, November 2001 Hal. 64-655.1.3 Sumber Tertulis Ketiga Bacalah teks berikut dengan saksama! Solusi Pertanian Lahan Kering Pertanian lahan kering selalu dihadapkan pada kesulitan untuk memanfaatkan air sehemat mungkin. Beberapa cara pemberian air dengan tujuan mempertinggi keefektifan irigasi telah banyak dilakukan, di antaranya adalah sistem irigasi tetes (SIT) dan sistem irigasi curah (SIC). Kedua sistem itu terbukti cukup efektif, namun harus dibarengi dengan biaya investasi, biaya operasi, peme- liharaan yang cukup tinggi, dan kualitas air yang cukup baik. Kendala itu sangat merepotkan bagi para petani karena sebagian besar

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MABentuklah kelompok diskusi, se- komponennya masih harus didatangkan dari luar negeri. Olehtiap kelompok 4-6 orang, kemu- karena itu, Budi Indra Setiawan, mahasiswa Jurusan Teknikdian ikuti tahapan berikut ini: Pertanian, Fakultas Teknik Pertanian IPB, dalam penelitiannya yang berjudul “Sistem Irigasi Kendi” mencoba memecahkannya.1. Telah disajikan 3 sumber tertulis yang membahas tentang tek- Budi memaparkan bahwa sistem irigasi kendi (SIK) dirancang nologi, carilah 1 sumber lain de- dengan berbagai pertimbangan yang utama adalah bagaimana ngan tema yang sama! mengusahakan agar air yang diberikan benar sesuai dengan yang dibutuhkan tanaman serta kehilangan air melalui evaporasi dapat Anda juga dapat menggunakan dihindari. Pertimbangan berikutnya ialah mengupayakan agar sumber tertulis lainnya dengan teknologi ini 100% menggunakan komponen dalam negeri, mudah tema yang berbeda! diproduksi, mudah dipasang, dan dioperasikan serta biaya pemeli- haraan yang relatif rendah.2. Setelah semua sumber tertulis didapatkan, tuliskan pokok pi- Dalam penelitiannya dikatakan bahwa SIK ini bertujuan untuk kiran tiap paragraf dari semua memberikan air langsung ke daerah perakaran tanaman. Caranya sumber tertulis itu dan jangan dengan membenamkan kendi sampai mencapai daerah perakaran. lupa tulis sumbernya! Kendi ini jika diisi air akan merembeskan air ke tanah di sekeliling perakaran melalui dindingnya yang dibuat permeabel.3. Tuliskan fakta dan opini yang terdapat dalam sumber-sumber Kemampuan dinding meluluskan air (permeabilitas kendi) tertulis yang Anda pakai! dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mengimbangi kebu- tuhan evapotranspirasi tanaman setiap waktu dengan memper-4. Sarikan menjadi sebuah para- hatikan sifat hidrolika tanahnya pula. Berdasarkan simulasi per- graf isi pokok tiap sumbernya! gerakan air tanah diketahui bahwa untuk berbagai jenis tanah pertanian permeabilitas dinding kendi yang tepat berkisar antara5. Buatlah tabel seperti TABEL B 10,6 sampai 10,8 cm/detik. Oleh karena itu, untuk memenuhi angka dan TABEL C, untuk menulis- permeabilitas ini, tanah liat yang biasa dipakai sebagai bahan baku kan hasil diskusi! pembuatan gerabah dapat ditambah pasir dan serbuk gergaji dengan komposisi tertentu, sampai tertinggi mencapai 25% basis bobot untuk masing-masing bahan campuran tersebut. Pembuatan kendi selanjutnya sama dengan proses pembuatan gerabah lainnya. Dimensinya ialah berdiameter badan 15 cm, tinggi badan 20 cm, diameter leher 5 cm, dan tebal dinding sekitar 1 cm. Bidang Terapan Budi menjelaskan, jika kendi ini ditanam ke dalam tanah dan dibiarkan sampai 24 jam, airnya mampu membasahi tanah sampai radius 20 cm dan ke arah bawah mencapai 10 cm jika dinding kendi bagian bawahnya dibuat kedap air. Di sekeliling kendi dapat ditanam berbagai jenis tanaman seperti cabai, tomat, mentimun, dan buncis. Untuk menguji keandalan sistem irigasi kendi ini, Budi mengujicobakan di berbagai lokasi, jenis tanah, dan jenis tanaman sejak tahun 1996. Di Lombok Timur pernah dicoba untuk cabai, tomat, mangga, dan sarikaya. Adapun di daerah lain, seperti Cilegon, Bekasi, Subang, Sukabumi, dan Lampung diuji coba untuk tanaman sayuran dan buah-buahan pada saat berumur muda. Semua uji coba yang telah dilakukan itu memberikan hasil yang cukup istimewa. Keunggulan Teknologi Untuk mempermudah pemberian air ke dalam setiap kendi dapat dilakukan secara manual dan otomatis. Cara manual, yaitu64

dengan langsung mengisinya jika sudah kosong. Cara otomatis, Bab 5 Teknologiyaitu dengan menggunakan tabung Mariotte dan selang-selangair yang menghubungkannya dengan setiap kendi. Tabung Mariotte Sumber Idapat dibuat dari drum, dan secara otomatis akan mengisi air ke ..............setiap kendi jika terjadi perbedaan tinggi air di dalam drum dankendi. Sumber: Pakuan, Januari 2004TABEL AIde Pokok Sumber I Sumber I Sumber IParagraf .............. .............. ..............IIIIII dst Opini FaktaTABEL B Sumber Sumber I..............Sumber II..............Sumber III..............Sumber IV..............5.2 Catatan Kaki Sekarang kita akan mempelajari pencantuman sumber kutipanpola konvensional. Cara pencantuman sumber kutipan dengan meng-gunakan pola konvensional, yaitu menggunakan catatan kaki ataufoot note. Perhatikan contoh penggunaan catatan kaki yang digunakan padabuku Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer karya Jujun Suriamiharjaberikut! Perhatikan pula nomor pada teks dan keterangan sumbernyapada catatan kaki. 65

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MACatatan kaki adalah keterangan Ilmu dan Moralyang dicantumkan pada marginbawah pada halaman buku. Catatan Penalaran otak orang itu luar biasa, demikian simpulankaki biasanya dicetak dengan huruf ilmuwan kerbau dalam makalahnya, namun mereka itu curanglebih kecil daripada huruf di dalam dan serakah ... .1) Adapun sebodoh-bodoh umat kerbau, sungguhteks guna menambahkan rujukan menggelitik nurani kita. Benarkah bahwa makin cerdas maka makinuraian di dalam naskah pokok. pandai kita menemukan kebenaran, makin benar maka makin baik pula perbuatan kita? Apakah manusia yang mempunyai penalar-Catatan kaki untuk artikel yang an tinggi, lalu makin berbudi sebab moral mereka dilandasi analisisdiambil dari internet, cantumkan yang hakiki, ataukah malah sebaliknya: makin cerdas maka makinnama pengarang, judul artikel, pandai pula kita berdusta? Menyimak masalah ini, ada baiknyatuliskan online (dalam kurung) diikuti kita memperhatikan imbauan Profesor Ace Partadiredja dalamalamat situsnya, seperti http:/ pidato pengukuhannya selaku guru besar ilmu ekonomi di Univer-www.ed.gov./... yang memudah- sitas Gajah Mada, yang mengharapkan munculnya ilmu ekonomikan pembaca untuk mengakses yang tidak mengajarkan keserakahan?2)sumber tersebut. ...............................................................1. Carilah dua buku atau majalah ilmiah yang menggunakan sis- 1) Taufiq Ismail, Membaca Puisi, Taman Ismail Marzuki, 30-31 Januari 1980. tem pencantuman sumber de- ngan catatan kaki! 2) Kompas, 25 Mei 1981.2. Kemudian, cermati dan catatlah Bagi penulis, penggunaan catatan kaki ini sedikit lebih mere- tata cara pencantuman sumber- potkan dibandingkan dengan cara Harvard karena harus mengatur nya! ruang pada bagian bawah halaman untuk tempat catatan kaki. Akan tetapi, bagi pembaca catatan kaki ini sangat memudahkan mengetahuiDiskusikan hal-hal berikut! sumber tanpa harus melihat daftar pustaka yang letaknya di bagiana. Adakah perbedaan cara pen- akhir buku. cantuman catatan kaki pada bu- Catatan kaki untuk buku dimulai dengan nama pengarang ku-buku atau majalah yang diikuti koma, judul buku (ditulis dengan huruf awal kapital dan dicetak telah Anda telaah? tebal atau dicetak miring), nomor seri, jilid dan nomor cetakan (kalaub. Jika ada perbedaan, mengapa ada), kota penerbit (diikuti titik dua), nama penerbit (diikuti koma), perbedaan itu dapat terjadi? dan tahun penerbitan (ditulis dalam kurung dan diakhiri dengan titik).c. Bagi Anda, manakah yang lebih Catatan kaki untuk artikel dan majalah dimulai dengan nama muda, cara pencantuman pola pengarang, judul artikel, nama majalah, nomor majalah jika ada, Harvard atau pola konvensio- tanggal penerbitan, dan nomor halaman. nal? Jelaskan! Jika dari sumber yang sama dikutip lagi, pada catatan kaki ditulis 66 ibid. (singkatan dari ibidum) yang artinya sama persis sumbernya dengan catatan kaki di atasnya. Jadi mirip dengan idem atau sda. Untuk sumber yang telah disisipi sumber lain, digunakan istilah op. cit. (singkatan dari opere citato). Untuk sumber dari majalah dan koran yang telah disisipi sumber lain digunakan istilah loc. cit. (singkatan dari loco citato). Perhatikan contoh berikut! ......................................................... 2 Ratna Wilis Dahar, Teori-Teori Belajar (Jakarta: Depdikbud, 1988), hal. 18. 3 Nurhadi, Membaca Cepat dan Efektif (Bandung: Sinar Baru, 1986), hal. 25 4 Ibid., hal. 15 5 Ratna Wilis Dahar, op.cit., hal. 17 Catatan kaki di atas menunjukkan bahwa sumber nomor 4 sama dengan sumber nomor 3. Sumber nomor 5 sama dengan nomor 2.

5.3 Eksposisi Bab 5 Teknologi Eksposisi merupakan karangan yang bertujuan untuk mengin- Topik-topik dalam karanganformasikan tentang sesuatu sehingga memperluas pengetahuan eksposisipembaca. Karangan eksposisi bersifat ilmiah/nonfiksi. Sumber ka-rangan ini dapat diperoleh dari hasil pengamatan, penelitian atau 1. data faktual, yaitu suatu kondisipengalaman. yang benar-benar terjadi, ada, dan dapat bersifat historis Di sinilah perbedaannya dengan karangan deskripsi. Karangan tentang bagaimana suatu alatdeskripsi bertujuan menggambarkan/melukiskan sesuatu sehingga bekerja, bagaimana suatu peris-seolah-olah pembaca mengatakannya sendiri. Karangan deskripsi tiwa terjadi, dan sebagainya;dapat bersifat ilmiah atau nonilmiah. Sumber karangan diperolehdari hasil pengamatan, penelitian, dan imajinasi. 2. suatu analisis atau penafsiran objektif terhadap seperangkat Eksposisi tidak selalu terbagi atas bagian-bagian yang disebut fakta; danpembukaan, pengembangan, dan penutup. Hal ini sangat tergantungdari sifat karangan dan tujuan yang hendak dicapai. 3. fakta tentang seseorang yang berpegang teguh pada suatu5.3.1 Wacana Eksposisi pendirian.Untuk memahami karangan eksposisi, perhatikan wacana berikut! Beberapa urutan analisis eksposisiWacana 1 Yang Kedua bagi American Airlines 1. urutan kronologis/proses, biasanya memaparkan proses, Jatuhnya pesawat berkapasitas 266 penumpang airbus A300- yaitu memberi penjelasan600 merupakan peristiwa kedua bagi American Airlines beberapa tentang bekerjanya sesuatudetik lepas landas dari bandar udara internasional O’Hare Chi- atau terjadinya suatu peristiwa,cago, tiba-tiba mesin kiri lepas dari dudukannya. Pilot tidak bisamengendalikan pesawat akibat keseimbangan pesawat mendadak 2. urutan fungsional,berubah dengan jatuhnya mesin berbobot sekitar 5 ton. Pesawat 3. urutan atau analisis sebabmendarat dan menghujam tempat parkir kendaraan 31 detikkemudian dan 271 penumpang plus awak tewas seketika. akibat, dan 4. analisis perbandingan. Kecelakaan lain menyangkut mesin copot dialami oleh pesawatkargo El-Al milik flag carier Israel, 4 Oktober 1992. Mesin nomor Langkah-langkah menulisempat atau yang paling ujung pada sayap kanan, tiba-tiba lepas eksposisiakibat dua fuse-pin (baut kedudukan mesin) lepas. Disusul kemudianoleh mesin nomor tiga. Mendadak kehilangan dua mesin, pilot 1. menentukan tema,tidak dapat mengendalikan pesawat dan menabrak gedung 2. menentukan tujuan karangan,bertingkat di Amsterdam, Belanda. Empat awak tewas berikut 47 3. memilih data yang sesuaipenghuni flat yang ditabrak. dengan tema, dan Sumber: Kompas, 15 November 2001 4. membuat kerangka karangan,Wacana 2 mengembangkan kerangka menjadi karangan. Sejarah Kloning 67 Berkembangnya ilmu rekayasa genetika, bisa dikatakanberawal dari temuan bersejarah, James Watson dan Francis Crickberupa informasi genetik DNA yang struktur molekulnya berbentukhelix ganda, 1953. Oktober 1990, National Institute of Health mengumumkanpekerjaan ambisius, memetakan struktur genetik manusia dalam

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA ............................................................................................. ....................................................................................... ............................................................. Februari 1997, ilmuwan Skotlandia berhasil mengembangkan Dolly, anak domba yang dikloning dari sel kambing dewasa. Ini diikuti domba kloning Poly yang dihasilkan dari sel kulit yang dimodifikasi dengan tambahan gen manusia, Juli 1997. Juli 1998, para peneliti di Universitas Hawaii mengkloning 50 ekor tikus dalam tiga generasi yang sel-selnya dikembangkan dari satu ekor tikus. Tahun 2000, peneliti di Oregon memproduksi rhesus monyet yang dinamai Tetra dengan cara memisahkan embrio fase dini dan kemudian mencangkokkan kembali potongan-potongan itu ke rahim induknya. Terakhir, November 2001, pengumuman keberhasilan kloning manusia untuk tujuan terapi. (AP/MSNBC/Reuters/nes) Sumber: Kompas, 27 November 2001 Kedua wacana tersebut adalah contoh dari karangan eksposisi proses. Wacana pertama menjelaskan bagaimana proses terjadinya dua buah kecelakaan pesawat terbang. Wacana kedua menjelaskan perkembangan ilmu rekayasa genetika. Langkah-langkah menyusun 5.3.2 Pola Pengembangan Proses paragraf proses Pola pengembangan karangan eksposisi bisa bermacam-macam,1. Penulis harus mengetahui pe- di antaranya pola pengembangan proses. rincian secara menyeluruh. Paragraf proses itu menyangkut jawaban atas pertanyaan2. Membagi perincian atas tahap- bagaimana bekerjanya, bagaimana mengerjakan hal itu (membuat tahap kejadiannya. Bila tahap- hal ini), bagaimana barang itu disusun, bagaimana hal itu terjadi. tahap kejadian ini berlangsung dalam waktu yang berlainan, Definisi: penulis harus memisahkan dan Gorys Keraf dalam Komposisi (Ende Flores: Nusa Indah, mengurutkannya secara krono- 1994: 92) menjelaskan bahwa proses merupakan logis. urutan dari tindakan-tindakan atau perbuatan-per- buatan untuk menghasilkan atau menciptakan se- suatu atau urutan dari suatu kejadian. Bacalah wacana berikut ini, kemudian kerjakan pelatihan! Pembibitan Jenis Unggul Sejak dahulu para petani meningkatkan panennya dengan pembibitan yang saksama, memilih tumbuhan induk yang kuat dan sehat, serta mengombinasikan sifat-sifat terbaik dari berbagai varietas tumbuhan. Penelitian pertama tentang bagaimana sifat-sifat diturunkan dari induk kepada keturunannya dilakukan oleh Gregor Mendel, seorang rahib Austria yang hidup pada pertengahan abad XIX.68

Untuk penelitiannya, dia memilih ercis yang tumbuh di kebunnya, Bab 5 Teknologidengan dua alasan. Pertama, di antara tumbuhan ercis terdapatperbedaan yang besar. Sebagian tinggi, sebagian pendek, sebagian Gregor Mendelberwarna kuning, sebagian hijau, dan sebagainya. Kedua, ercispenyerbukannya sendiri. Jadi tidak ada bahaya penyerbukan silang Kromosomkarena serangga atau angin yang dapat membingungkan perco-baan. 1. Tuliskan pokok-pokok pikiran tiap paragraf wacana di atas! Pertama-tama Mendel mengambil tumbuhan yang tinggi danpendek, dan membiarkan terjadinya penyerbukan sendiri. 2. Berdasarkan pokok-pokok pi-Tumbuhan yang tinggi selalu menghasilkan anak-anak yang tinggi, kiran yang sudah Anda tulis,dan tumbuhan yang pendek menghasilkan anak-anak yang pendek. buatlah rangkuman bagaimanaSelanjutnya, dia menyilangkan tumbuhan yang tinggi dengan yang Gregor Mendel melakukan pro-pendek, dan sebaliknya. Apakah anaknya akan tinggi, pendek, atau ses penelitiannya!sedang? Mendel tercengang karena semuanya tinggi. Dia memu-tuskan bahwa setiap tumbuhan harus membawa zat khusus atau 3. a. Buatlah satu paragraf eks-faktor, untuk mengontrol ketinggian. Dia menyebut faktor tinggi posisi proses yang dikem-itu dominan, karena hasil kawin silang semuanya tinggi, faktor bangkan dengan contoh!pendek disebut resesif karena tidak muncul. b. Pilihlah salah satu topik yang Mendel kemudian membiarkan tumbuhan hasil persilangan bertema “Teknologi”!itu melakukan penyerbukan sendiri. Ia lebih tercengang lagi ketikaanak tumbuhan itu muncul. Kebanyakan pohonnya tinggi, tetapi 69beberapa pohon ada yang pendek. Di samping tiga tumbuhan yangtinggi, ada satu yang pendek. Tidak ada yang pertengahan. Hasilpersilangan itu walaupun tinggi, tentu membawa faktor pendek;diturunkan dari induknya yang pendek. Dia mengambil kesimpulan,bahwa setiap tumbuhan pasti membawa dua faktor, satu dari telurdan satu dari pollen. Bila kita menamakan faktor yang menghasilkantinggi T, dan yang menghasilkan tumbuhan pendek t, tumbuhanasli tinggi TT dan tumbuhan asli pendek tt, keturunan asli tinggidan asli pendek adalah Tt atau tT. Tetapi apabila membiak,turunannya mungkin TT atau tt atau tT atau Tt. Karena T dominanterhadap t, maka TT, tT, dan Tt semuanya tinggi. Hanya tt yangpendek, karena tidak mengandung T. Itulah sebabnya mengapaada tiga yang tinggi untuk tiap yang pendek. Gregor Mendel adalahpeletak dasar ilmu genetika modern. “Faktor-faktor” Mendel itusekarang disebut gen. Perkawinan Silang Para ahli mencoba untuk menghasilkan tumbuhan yang lebihbaik dan berguna secara perkawinan silang tumbuhan yang bersifatbaik dan berguna. Mereka menggunakan hukum genetika yangditemukan Mendel untuk meramalkan hasil setiap persilangan. Paraahli juga mengubah gen dengan berbagai macam radiasi. Tidakada cara untuk mengontrol perubahan. Kebanyakan merugikan,tetapi perubahan yang baik cukup banyak untuk menghasilkan jenisunggul. Gen dan Kromosom Cara makhluk hidup berkembang dan tumbuh dikontrol olehkode perintah yang dibawa oleh kromosom, yang berbentuk

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA1. a. Buatlah diskusi kelompok benang-benang kecil dalam nukleus sel. Masing-masing adalah untuk saling menukarkan rantai gen dan setiap gen membawa perintah untuk satu sifat. Sel dan menganalisis pekerjaan yang normal mempunyai beberapa pasang kromosom. Setiap masing-masing anggota pasang membawa kode untuk sifat yang sama.Tetapi sel kelompok! pembiakan (telur, sperma, atau pollen) hanya menerima satu kromosom dari setiap pasang. Pada pembuahan, telur memberikan b. Perhatikan segi kebakuan satu kromosom dan satu dari sel jantan. Maka, makhluk yang bahasa, isi karangan, dan baru akan mempunyai pasangan kromosom yang lengkap. koherensi antarkalimatnya! 5.4 Membaca Cerpen2. Berikan saran kepada teman Anda bagian-bagian yang kurang Bacalah cerpen berikut ini dengan saksama! tepat dan perlu diperbaiki! Kereta Raksasa Karya Dasmo Rahardiyanto 2 Malam dingin menggigil. Udara terasa membekukan sendi- sendiku. Angin yang berhembus disertai derasnya hujan, mem- buat malam semakin terasa keparat. Gemercik air hujan terdengar berjatuhan membentuk simfoni alam yang mengge- lisahkan. Kecuali suara kodok yang menjengkelkan, tak terdengar binatang malam yang berbunyi. Aku duduk termangu terjebak hujan di sebuah stasiun. Hujan seperti tumpah. Malas rasanya aku pulang berhujan-hujan. Kunyalakan sebatang rokok. Kuhisap dalam-dalam sambil kusandarkan badanku pada salah satu kursi fiber yang berjejer di halaman stasiun itu. Hah, lelah betul aku hari ini, gerutuku. Sebagai karyawan kecil di sebuah perusahaan swasta, seharian bekerja selalu membawa dan menyisakan kele-lahan luar biasa. Tidak jarang pula membawa pulang sakit hati dan menjemukan, dan ke-sengsaraan yang seperti mengolok-olok nasib wong cilik. Apakah kesalahanku sama dengan stasiun ini? Stasiun yang sudah tua, kelihatan pucat ditelan masa. Renta, jorok, tidak terawat. Sosoknya yang dulu barangkali gagah, kini lemas kedinginan, berantakan. Hujan semakin deras. Suara kereta terdengar menderu dari kejauhan. Tak lama kemudian kulihat kereta yang padat siap memuntahkan penumpangnya yang berjejalan, lalu serabutan menyerbu dan memasuki stasiun. Pengeras suara mewartakan jalur yang akan dilintasi kereta itu. Belum juga kereta itu berhenti benar, para penum-pang berhamburan dari dalamnya. Muntahan kereta itu, tumpah-ruah memenuhi peron. Suara derap sepatu dari para penumpang segera memecah kesunyian. Wajah-wajah lelah, bau busuk keringat, dan pakaian yang lusuh, seperti berseliweran mengganggu mataku. Di antara temaram lampu-lampu yang menyinari stasiun, kudengar deru mobil sekali-sekali melintas di bawah air hujan. Sementara itu, beberapa meter dari tempatku duduk, sekelompok orang sedang asyik ngobrol di loket penjualan karcis.70

Bab 5 Teknologi Kunyalakan sebatang rokok. Kuhisap bisa ditahan lagi, entah bagaimana tiba-tiba dalam-dalam sambil kusandarkan stasiun ditabraknya. Suara dahsyat yang luar biasa kerasnya, memecahkan telingaku. Kereta terge- badanku pada salah satu kursi fiber yang lincir dan ambruk menyeruduk stasiun. Suara ber- berjejer di halaman stasiun itu. derak-derak dan kacau terdengar ditimpali beberapa kali ledakan. Stasiun hancur seketika, Tepat di atas kepalaku tergantung sebuah sementara kereta terus menggerus semua bendatulisan yang tidak jelas hurufnya terbuat dari seng, yang menghalanginya. Api menyala di sepanjangdengan ukuran kira-kira 20 x 30 sentimeter. stasiun. Jeritan dan teriakan memekik menjadiBergoyang-goyang terkena hembusan angin. sungguh-sungguh menciptakan kengerian yangKadang-kadang berbunyi lesu jika angin besar tak terperikan.menghempasnya. Dalam situasi seperti itu, aku terpana di antara Tempat duduk berderet di sepanjang stasiun. bengong, ketidakpercayaan, dan ketakutan padaDi atas deretan tempat duduk itu, kokoh penglihatanku sendiri. Tangan dan kakiku gemetar.terbentang atap seng sebagai pelindungnya. Nafas seakan terputus seketika itu. Kulihat diSemua penyangga dan tiangnya terbuat dari besi. sekelilingku, orang berlarian lintang pukang. Apa-Tetapi, kurasakan stasiun ini agak berbeda. Tidak kah ini kiamat?seperti waktu pertama kali aku menginjakkan kakidi stasiun ini tiga tahun lalu. Cat temboknya tam- “Tolong! Tolong!” Suara orang menjerit-jeritpak sudah muram. Lantainya menggambarkan terdengar jelas di tengah hiruk-pikuk dan teriakankejorokan, dan jalanan di sepanjang stasiun becek histeris. Masih ada orang hidup, pikirku cepat.tergenang air dan lumpur. Sampah yang berserak Dengan jantung yang berdegup kencang, akuseperti telah menjadi bagian penting dari ke- nekat mendekati suara itu.jorokan. Tampak di depanku seorang wanita tua Sejurus pandanganku tertanam pada rel terjepit di antara reruntuhan. Besi-besi yang meng-kereta api. Serta merta kereta kembali terdengar. himpitnya membuat dia tak berdaya. WajahnyaTampak, lampunya berkedip-kedip dari kejauhan. kacau, sementara matanya tampak sedangSelang beberapa menit kelihatanlah kepala kereta meradang maut.dengan gerbong panjangnya. Astaga ada apa ini!Aku terkejut dan bermaksud hendak lari menjauh. Aku segera menghampirinya. Entah dapatKulihat si ular besi ini wujudnya menjadi lebih kekuatan dari mana tiba-tiba saja badanku yangbesar dan semakin besar. Ukurannya kira-kira tadi lemas, kini segar kembali. Dan luar biasa!sepuluh kali lipat dari kereta biasa. Tenaganya seperti datang berlipat-lipat ganda. Dengan enteng kubengkokkan besi yang meng- Derunya yang bergemuruh dan wujudnya himpit wanita itu. Aku tak menyangka mempunyaiyang besar lagi mengerikan, seakan hendak kekuatan seperti ini. Di luar dugaan aku berhasilmemakan segala yang ada di depannya. Tanpa menarik keluar wanita tua itu dari reruntuhan. Setelah berhasil kuselamatkan, tampak tubuhnya bergetar. Mulutnya menganga. Nafasnya berat terengah-engah. Sedang sekaratkah, pikirku. Dan tak lama kemudian dia diam. Kugoyang-go- yangkan kepalanya. Tetapi ia tetap diam. Badannya terasa makin dingin. Inilah kematian yang menge- naskan! Tak seberapa jauh dari situ kulihat kepala yang lepas dari badannya. Darahnya mengalir. Ra- sanya aku ingin berlari seketika itu juga. Mengeri- kan sekali! Aku terus mencari korban yang mungkin masih hidup. Di antara langkahku yang tergesa-gesa, ku- 71

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MAlihat korban-korban bergelimpangan di mana- Setelah berhasil kuselamatkan,mana. Tiba-tiba saja ada yang menabrakku dari tampak tubuhnya bergetar. Mulutnyabelakang. Aku jatuh dan tersungkur. Aku kaget.Kemudian, aku bangun. Kulihat sesosok tubuh menganga. Nafasnya beratterkapar. Sembari menangis perempuan tua itu terengah-engah.mencoba bangkit. Kuangkat tubuhnya. Terlihatolehku mata orang ini berlumuran darah. refleks, aku melompat dan berlari tidak tentu arah. Suara teriakan dan jeritan tak terelakkan lagi. Suasana stasiun kini menjadi lebih kacau. Kutengok ke belakang. Kulihat kereta sudahOrang-orang berdatangan. Seperti halnya aku, semakin dekat. Aku tersungkur, tak kuasa lagimereka juga mencari korban yang ada di antara berlari. Tetapi, masih sempat aku menjeritreruntuhan stasiun dan besi-besi kereta. Tak sekencangnya sebelum sesuatu terjadi atas diriku.jarang terdengar suara jeritan dan ketakutan. Diantara mereka ada yang mengais-ngais potongan- “Bang! Ada apa?” Sekonyong-konyongpotongan tubuh korban atau menyeret korban seseorang menegurku. Aku tersadar danyang tewas. gelagapan. Hujan masih saja turun. Suasana duka terasa “Oh, tidak ... ! Tidak apa-apa!” jawabkumenyelimuti stasiun ini. Dari kejauhan kudengar sekenanya.suara raungan mobil ambulans dan pemadamkebakaran. Para korban dilempar begitu saja ke Orang itu pergi sambil menggeleng-gelengkandalam mobil ambulans. Mereka yang masih hidup kepala. Aku masih bingung. Kulihat stasiun yangdilarikan segera. Sementara yang meninggal tadi hancur ternyata masih utuh. Kuperiksa anggotadijejerkan di tempat yang agak terbuka. Suara badanku, tidak apa-apa, juga tidak mengalami lukatangis, rintihan dan hiruk-pikuk yang tak jelas, apa pun. Lalu, bagaimana dengan peristiwa tadi?terdengar di sana-sini dan terus memekakkantelinga. Setengah sadar, aku beranjak bangun. Setengah berlari kutinggalkan stasiun tanpa kuasa Sekali-kali kulihat kaki, tangan, dan bahkan lagi menepis sisa mimpi yang masih terasakepala bergelimpangan. Darahnya tampak masih mengejarku.segar. Tak terbayangkan betapa shocknya aku padasaat itu. Mengapa hal seperti ini harus kusaksikan? Dikutip dengan pengubahan seperlunyaRasanya aku tak mempercayainya segala yang ku- untuk keperluan pembelajaranlihat saat ini. Cerpen ini ditulis oleh Dasmo Kahadiyanto ketika Hujan sudah mulai reda. Di beberapa bagian yang bersangkutan masih tercatat sebagai siswaperon stasiun tampak orang masih berkerumun, kelas IC Sekolah Menengah Umum Yayasan Remajaada juga yang terus mencari korban. Setelah Masa Depan (SMU YRMD) Kebon baru, Tebet,berapa lama, terdengar lagi suara kereta dari ke- Jakarta Selatan. Cerpen ini dimuat di Majalahjauhan. Kami pun tersentak kaget. Tidak me- Horison 2002 - dirubrik Kaki langit.nyangka, dalam situasi yang porak poranda sepertiini, masih juga ada kereta yang akan melintasstasiun ini. Seharusnya jalur kereta ditutup untuksementara, pikirku. Kami berlari tak tentu arah.Suasana menjadi semakin kacau. Aku tidak lagimempedulikan para korban. Orang-orang yangtadi ikut membantu para korban, segera berlarimenyelamatkan diri. Dari kejauhan kulihat kereta melaju dengankencang dari arah berlawanan dengan keretayang tadi menabrak. Anehnya kereta ini berjalantidak melewati stasiun, melainkan melintas menujuke arah reruntuhan kereta yang tadi. Secara72

5.5 Imbuhan meng- Bab 5 Teknologi Pada pelajaran ini Anda akan memperlajari bentuk, fungsi, dan Bentuklah kelompok, masing-makna imbuhan meng-. masing 4—5 siswa, kemudian diskusikan soal-soal berikut ini!5.5.1 Bentuk dan Fungsi Imbuhan meng- 1. Tuliskan tokoh-tokoh yang ada Dalam jajaran imbuhan, imbuhan meng- merupakan imbuhan dalam cerpen!yang produktif. Artinya, kemampuan imbuhan meng- ketika bergabung 2. Tuliskan latar yang ada dalamdengan kata, jumlah yang kita dapatkan sangat banyak. cerpen! Dalam proses morfologisnya, imbuhan meng- mengalami proses 3. Ungkapkan hal-hal yang me-morfofonemik, yaitu penambahan fonem m, n, ng, ... yang timbulakibat penggabungan dua morfem pada waktu pembentukan kata narik atau mengesankan dilihatberimbuhan. Imbuhan ini mengalami perubahan sesuai dengan ling- dari tokoh dan latar cerpen!kungan yang dimasukinya sehingga bisa menjadi me-, men-, Jelaskan!mem-, meny-, dan menge-. 4. Nilai-nilai apa saja yang terdapat dalam cerpen tersebut!meng- tetap meng- 5. Nilai-nilai apa yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan se-meng + ambil mengambil hari-hari!meng + harap mengharap 6. Ceritakan kembali isi cerpen tersebut dalam beberapa kali-meng- menjadi me- mat! Tulis hasil diskusi dalam bukumeng + latih melatih kelompok, kemudian bacakan di depan kelas, supaya ditanggapimeng + makan memakan oleh kelompok lain!meng- menjadi men- 1. Salinlah dan lengkapilah TABEL C!meng + duga menduga 2. Buatlah sebuah paragraf yangmeng + tuduh menuduh di dalamnya mengandung imbuhan meng-! Tukarkan de-meng- menjadi mem- ngan teman di sebelah Anda, lalu suntinglah!meng + buat membuat 73meng + pakai memakaimeng- menjadi meny-meng + satu menyatumeng + sapu menyapumeng- menjadi menge-meng + tik mengetikmeng + bom mengebom Selain itu, imbuhan meng- juga mengalami proses nasalisasi,yaitu perubahan fonem pada awal kata dasar akibat adanya pembu-buhan awalan meng-. Fungsi imbuhan ini adalah pembentuk kata kerja baik transitifmaupun taktransitif.5.5.2 Makna Imbuhan meng- Makna imbuhan meng- meliputi:

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA a. mengerjakan/melakukan pekerjaan Contoh: menulis, membaca, menataMorfofonemik b. menjadi Contoh:imbuhan ° mengembun, membatu, meluas meng- c. menuju ke-Ö meng- Contoh:Ö me- menepi, mendarat, mengangkasaÖ men-Ö mem- d. mencari Contoh: merumput, mendamar, merotan e. membuat Contoh: menyambal, menggulaiÖ meny- f. berlaku sepertiÖ menge- Contoh: membisu, membabi buta, mematung, menggilaMenurut Tata Bahasa Baku Bahasa g. membuangIndonesia, morfofonemik adalah Contoh:proses berubahnya suatu fonemmenjadi fonem lain sesuai dengan menguliti, membulutfonem awal atau fonem yang men-dahuluinya. TABEL C Proses Makna KalimatNo Kata morfofonemis1. menepi menuju ke tepi Perahu nelayan itu segera menepi2. mencungkil meng- di pantai timur.3. mengecat men- ........................... ......................................... 74 ..................... ..................... ........................... .........................................

4. mengolah ..................... Bab 5 Teknologi5. merangkum ..................... ........................... .........................................6. mencatat ..................... ........................... .........................................7. memfitnah ..................... ........................... .........................................8. menyokong ..................... ........................... .........................................9. mencoba ..................... ........................... .........................................10 menyusup ..................... ........................... ......................................... ........................... .........................................1. Membaca adalah memahami isi dari apa yang karangan, (c) memilih data yang sesuai dengan tertulis. Ekstensif berarti bersifat menjangkau tema, dan (d) membuat kerangka karangan, secara luas. Jadi, membaca ekstensif berarti mengembangkan kerangka menjadi karangan. kegiatan membaca untuk memahami informasi sebanyak-banyaknya. 6. Imbuhan meng- merupakan imbuhan yang produktif. Artinya, kemampuan imbuhn meng-2. Dua cara yang efektif untuk memahami dan me- ketika bergabung dengan kata, jumlah yang kita ngingat lebih lama atas apa yang kita baca, (1) dapatkan sangat banyak. mengorganisasikan bahan yang dibaca dalam kaitannya dengan yang mudah dipahami, (2) 7. Dalam proses morfologisnya, imbuhan meng- mengaitkan fakta yang satu dengan yang lain, mengalami proses morfofonemik, yaitu penam- atau menghubungkannya dengan pengalaman bahan fonem m, n, ng, ... yang timbul akibat yang dihadapi. penggabungan dua morfem pada waktu pem- bentukan kata berimbuhan. Imbuhan ini menga-3. Catatan kaki adalah keterangan yang dicantum- lami perubahan sesuai dengan lingkungan yang kan pada margin bawah pada halaman buku dimasukinya sehingga bisa menjadi me-, men- dan biasanya dicetak dengan huruf lebih kecil , mem-, meny, dan menge-. Imbuhan meng- daripada huruf di dalam teks guna menambah- juga mengalami proses nasalisasi, yaitu kan rujukan uraian di dalam naskah pokok. perubahan fonem pada awal kata dasar akibat adanya pembubuhan awalan meng-.4. Eksposisi adalah karangan yang bertujuan untuk menginformasikan tentang sesuatu sehingga 8. Fungsi imbuhan meng- adalah pembentuk kata memperluas pengetahuan pembaca. Karangan kerja baik transitif maupun taktransitif. eksposisi bersifat ilmiah/nonfiksi. Sumber karangan dapat diperoleh dari hasil pengamat- 9. Arti imbuhan meng- adalah (a) mengerjakan/ an, penelitian, ataupun pengalaman, sedangkan melakukan pekerjaan, (b) menjadi, (c) menuju karangan deskripsi dapat bersifat ilmiah ataupun ke, (d) mencari, (e) membuat, (f) berlaku nonilmiah dan diperoleh dari hasil pengamatan, seperti, dan (g) membuang. penelitian, ataupun imajinasi.5. Langkah-langkah menulis eksposisi, yaitu (a) menentukan tema, (b) menentukan tujuan 75

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MAI. Pilihlah salah satu jawaban yang paling Gagasan inti dalam paragraf tersebut adalah tepat! ... .1. (1) Kini sepeda mempunyai beragam nama dan a. media komunikasi sangat berpengaruh model. (2) Ada sepeda roda tiga untuk balita, terhadap perilaku remaja sepeda mini, sepeda kumbang, hingga sepeda tandem yang dapat digenjot bareng. (3) Bahkan, b. penyakit menular lebih mudah menyebar di dunia balap sepeda, setidaknya dikenal tiga jenis sepeda lomba, yaitu sepeda jalan untuk c. segala yang bersifat pengobatan sulit jalanan mulus dengan 16 kombinasi gir yang didifusikan berbeda, sepeda track dengan hanya satu gigi, dan sepeda gunung yang memiliki 24 gigi. d. pengaruh negatif media komunikasi lebih mudah diserap oleh para remaja diban- Gagasan pokok kutipan paragraf di atas terletak dingkan dengan pengaruh positifnya pada kalimat ke- ... . e. perilaku remaja banyak yang menyimpang a. (1) 4. Setiap makhluk hidup memerlukan energi b. (2) untuk bernapas, mencari makan, dan melakukan kegiatan lain. Kita mengenal bermacam-macam c. (3) energi, seperti energi cahaya, energi listrik, energi matahari, dan energi gerak. Semua d. (1) dan (2) energi yang ada sangat bermanfaat bagi kehi- dupan manusia. Untuk itu manusia harus e. (1) dan (3) menyadari bahwa sumber energi yang digu- nakan secara terus-menerus akan terancam ha-2. Pertanyaan yang jawabanya tidak terdapat bis. Sehubungan dengan kenyataan tersebut dalam wacana Sepeda: Mantan Penguasa Dunia, kita hendaknya melakukan penghematan energi. adalah ... Opini yang terdapat dalam paragraf di atas a. Siapa yang menemukan sepeda? adalah ... . b. Sejak kapan teknologi sepeda ditemukan? a. setiap makhluk yang hidup memerlukan energi c. Bagaimanakah terjadinya pertentangan kemunculan sepeda? b. energi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia d. Apakah nama pertama sepeda? c. di lingkungan kita ini terdapat bermacam- e. Dari negara manakah asal sepeda itu? macam energi3. Media komunikasi yang berupa buku populer, d. energi yang digunakan secara terus- majalah, surat kabar, film di gedung bioskop, menerus akan terancam habis kaset video, televisi, radio, dan CB, termasuk dalam lingkungan sosial masyarakat sekitarnya e. hendaknya dilakukan penghematan energi yang berupa teknologi komunikasi yang ikut membentuk perilaku remaja. Pesan yang serupa 5. Keluarga bahagia biasanya sibuk dan ramai. isi dan cara penyampaian pesan dapat mem- Bukan ramai bertengkar, melainkan ramai ka- pengaruhi perilaku remaja. Biasanya, isi dan cara rena setiap anggota dapat melaksanakan ke- yang negatif lebih cepat diserap dan diadopsi inginannya, dapat bekerja sama dengan oleh remaja. Sebaliknya, isi dan cara yang harmonis, berdiskusi, dan sebagainya. Tiap-tiap positif lebih sulit diserap, memang sesuatu yang orang dalam keluarga itu merasa dirinya men- bersifat “penyakit” lebih mudah menular, jadi anggota penuh dan merdeka, yang diper- sedangkan sesuatu yang bersifat “pengobatan” hatikan, dan memainkan peran dalam lebih sulit didifusikan.76

menciptakan keserasian keluarga. Uang Bab 5 Teknologi memang penting, tetapi kebahagiaan tidak semata-mata bergantung kepada uang, pastilah d. narasi yang berbahagia hanya orang-orang kaya e. persuasi belaka. Kenyataannya tidak demikian. Orang kaya yang banyak uangnya pun sering merasa 7. Tabung Mariotte dapat dibuat dari drum, dan tidak berbahagia. Sebaliknya, di rumah orang secara otomatis akan mengisi air ke setiap kendi miskin ada juga kebahagiaan. Hubungan yang jika terjadi perbedaan tinggi air di dalam drum mesra antara anggota keluarga, sikap hidup dan kendi. yang dianut, pengertian yang selalu diusahakan, merasakan apa yang dirasakan anggota lain, Makna imbuhan meng- pada kata mengisi rasa tanggung jawab terhadap seisi rumah, dan adalah ... . sebagainya amat penting untuk menciptakan a. melakukan pekerjaan keluarga bahagia. b. menjadi c. menuju ke ... Di bawah ini adalah pikiran-pikiran penjelas dari d. mencari paragraf di atas, kecuali ... . e. membuat a. tiap orang dalam keluarga harus dapat 8. Bertahun-tahun velocipede menjadi satu-satunya memainkan peran dalam menciptakan istilah yang merujuk hasil rancang bangun keserasian keluarga kendaraan roda dua. b. tiap keluarga harus dapat memainkan peran Makna imbuhan meng- pada kata merujuk dalam menciptakan keserasian keluarga adalah ... . a. melakukan pekerjaan c. uang memang penting, tetapi kebahagiaan b. menjadi tidak semata-mata bergantung padanya c. menuju ke ... d. mencari d. orang kaya yang banyak uang pun sering e. membuat merasa tidak mengalami kebahagiaan 9. Orang tua gadis itu telah sebulan tidak melaut. e. beberapa faktor yang mempengaruhi kebahagiaan suatu keluarga Makna imbuhan meng- pada kata melaut sejalan dengan makna imbuhan pada kata ... .6. Pertanian lahan kering selalu dihadapkan a. mengangkasa pada kesulitan untuk memanfaatkan air sehemat b. membatu mungkin. Beberapa cara pemberian air dengan c. merumput tujuan mempertinggi keefektifan irigasi telah d. meluas banyak dilakukan, di antaranya adalah sistem e. mencuri irigasi tetes (SIT) dan sistem irigasi curah (SIC). Kedua sistem itu terbukti cukup efektif, namun 10. Berikut ini yang bukan hasil dari proses harus dibarengi dengan biaya investasi, biaya morfofonemik imbuhan meng- adalah ... . operasi, pemeliharaan yang cukup tinggi, dan a. meny- kualitas air yang cukup baik. Kendala itu sangat b. menge- merepotkan bagi para petani karena sebagian c. mey- besar komponennya masih harus didatangkan d. men- dari luar negeri. Oleh karena itu, Budi Indra Se- e. me- tiawan, mahasiswa Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknik Pertanian IPB dalam pene- II. Kerjakan soal-soal berikut dengan tepat! litiannya yang berjudul “Sistem Irigasi Kendi” mencoba memecahkannya. 1. Carilah 2 buah artikel bertema “Teknologi”, kemudian buatlah ringkasan dari kedua artikel Kutipan paragraf tersebut berjenis ... . tersebut! a. eksposisi 2. Tulislah sebuah karangan dengan menyertakan catatan kaki dalam karangan tersebut! b. deskripsi c. argumentasi 77

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA3. Susunlah karangan eksposisi berdasarkan 4. Daftarlah kata-kata yang menggunakan imbuhan kerangka paragraf berikut ini! meng- dalam 5 artikel surat kabar atau majalah! Tuliskan sumber artikelnya! Setelah Anda men-Pikiran utama : Perkembangan teknologi dapatkan daftar kata-kata berimbuhan meng-, komunikasi identifikasi kaidah morfofonemik dalam kata- kata tersebut. Tuliskan kesimpulannya!Pikiran penjelas : 5. Carilah sebuah cerpen di surat kabar atau- Pengertian komunikasi majalah, kemudian tuliskan hal-hal menarik yang Anda temukan dalam cerpen!- Kegunaan komunikasi- Pentingnya handphone sebagai alat komu- nikasi masa kiniSusunlah kerangka paragraf di atas menjadi tigamacam pola paragraf:a. deduktifb. induktifc. campuranJangan lupa garis bawahi kalimat utamanya!78

Bab 6 KetenagakerjaanTempo, 16 Sept 02 Tempo, 9 Sept 02Empat ratus TKI tiba di Pelabuhan Tanon Nasib TKI yang tidak menentu, tidakTaka Nunukan Kalimantan Timur. menyurutkan niat warga Indonesia untuk berbondong-bondong bekerja di luar negeri. Di bab enam kalian akan diajak untuk lebih 6.1 Membaca Cepatmeningkatkan kemampuan bahasa kalian melaluitopik “Ketenagakerjaan”. Di topik ini, kalian akan Pada bab tiga, Anda sudah melatih kecepatankembali melatih kemampuan dalam membaca membaca Anda. Berapa kpm ( kata per menit) Andacepat dengan menggunakan rumus dan mene- saat itu? Membaca cepat dapat diukur denganmukan ide pokoknya. Jadi, kalian akan diajak menggunakan rumus. Selain itu, membaca cepat dapatuntuk dapat menemukan ide pokok berbagai teks juga digunakan untuk menemukan ide pokok.nonsastra dengan teknik membaca cepat. Coba Anda buka kembali pelajaran 3, lalu cermati Untuk itu, pertama kalian diharapkan bisa rumus yang digunakan untuk membaca cepat. Untukmembaca cepat sebuah teks, menemukan ide mengingat kembali, berikut ini rumus untukpokok paragraf dalam teks, menjawab pertanyaan menghitung kecepatan membaca adalah:dengan kalimat yang jelas dan mudah dipahami, Jumlah kata-kata yang dibacaserta membuat ringkasan isi teks dalam beberapakalimat yang runtut. x Persentase jawaban Jumlah waktu : 60 Kedua, kalian akan diajak untuk bisamemahami penggunaan imbuhan meng-kan dan 79meng-i, serta bentuk dan fungsinya. Ketiga, kalianbisa membacakan puisi dengan lafal, teknan, danintonasi yang tepat. Ingat, perhatikan lafal,tekanan, dan intonasi yang sesuai dengan isi puisi. Keempat, kalian juga diajak untuk bisamenulis puisi baru dengan memperhatikan bait,irama, dan rima. Itu berarti kalian dalam menulispuisi harus memperhatikan pemilihan irama danrima yang menarik. Selamat belajar dan sukseslah selalu.

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA Tempo, 16 Sept 02 Angka 60 yang ada pada rumus dipergunakan sebagai indeks untuk mengubah waktu-baca dalam sekon menjadi menit, karena Gbr. 6.1 Tempo, 9 Sept 02 kemampuan membaca umumnya dinyatakan dengan jumlah kata Empat ratus TKI tiba di per menit. Pelabuhan Tanon Taka Nunukan Kalimantan Timur Pada bab 6 ini akan lebih ditekankan pada membaca cepat untuk menemukan ide pokok. Gbr. 6.2Nasib TKI yang tidak menentu, Bacalah dengan cermat teks di bawah ini untuk menemukan idetidak menyurutkan niat warga pokok!Indonesia untuk berbondong-bondong bekerja di luar negeri. Anatomi Ketidakberdayaan TKI Oleh: Eny Haryati “Tak berdaya”. Itulah kata kunci yang dapat menggambarkan kondisi nyata ratusan ribu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang berada di Malaysia. Menurut pemerintah Malaysia, sedikitnya 800.000 tenaga kerja ilegal masih tinggal di sana. Dari jumlah itu, sekitar 450.000 orang diperkirakan dari Indonesia. Jumlah itu setelah dikurangi TKI ilegal yang pulang pada masa amnesti dan Operasi Nasihat 1-28 Februari 2005. Pascaamnesti dan Operasi Nasihat, pekerja ilegal harus menghadapi Operasi Tegas yang diberlakukan mulai 1 Maret 2005. Untuk itu, Malaysia menyiagakan 500.000 petugas yang siap memburu tenaga kerja ilegal. Drama perjalanan TKI ilegal yang mengadu nasib ke Malay- sia layak dipahami sebagai “Balada Penyandang Derita”. Mereka adalah pahlawan devisa yang sengsara oleh kejamnya dunia. Itu dapat dikaji setidaknya melalui sejumlah fenomena berikut. Keberangkatan TKI Kepergian mereka ke luar negeri sebenarnya didorong oleh keinginan untuk mengubah hidup dan kehidupan karena di negeri sendiri tidak tersedia lapangan pekerjaan. Mereka tak tahan dengan kemiskinan panjang yang mencekam. Mereka lelah hidup dalam kecingkrangan dan serba kekurangan. Mereka ingin “melukis” masa depan baru untuk diri sendiri dan keturunannya. Mereka pun memutuskan untuk pergi, bermodal tekad dan nyali tanpa berpikir panjang akan aturan hukum dan regulasi, lantaran mereka tidak mengerti. Tekad mereka untuk meninggalkan kampung halaman menuju negeri orang ditangkap sebagai peluang strategis oleh orang- orang oportunis. Para calo, pialang tenaga kerja, dan mereka yang mengaku sebagai mediator amat cerdas dalam mengambil kesem- patan. Dengan memerankan diri sebagai “dewa penolong”, sang calo membuka praktik “penyembelihan” calon TKI. Tak pelak lagi mafia calon TKI akhirnya tampil sebagai unit bisnis “jalur basah” di negeri ini. Dari sini kita bisa memahami betapa saat calon TKI memutuskan untuk berangkat ke luar negeri, mereka tak berdaya (karena serba tidak mengerti apa-apa) harus berhadapan dengan ulah calo. Pada tahap ini, mereka benar-benar menjadi “sapi pe-80

rah” bagi calo TKI. Untuk keperluan itu tidak jarang mereka harus Bab 6 Ketenagakerjaanmenjual atau menggadaikan aset yang mereka miliki. Astuti, misal-nya, TKI asal Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, keluarganya harus A. Setelah Anda membaca wa-menjual sepetak sawah (satu-satunya aset produktif yang mereka cana di atas, kerjakan soalmiliki) untuk menutupi biaya keberangkatannya ke mancanegara. berikut ini! Hasil penelitian Centre for Policy and Development Studies di 1. Mengapa TKI ilegal tak berdayaKabupaten Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek, Propinsi Jawa Timur, menghadapi majikannya?menunjukkan dana keberangkatan TKI bersumber dari menjualaset (21%), menggadaikan aset produktif sawah/tanah (37%), 2. Jelaskan makna pernyataanmencari pinjaman dari sanak keluarga (17%), sisanya dari sumber berikut ini:lain terutama dipinjami calo TKI. a. Balada penyandang derita b. Pahlawan devisa yang seng- Jadi saat niat keberangkatan ke luar negeri, calon TKI sudah sara oleh kejamnya duniaharus berhadapan dengan ketidakberdayaan melawan maraknya c. Mereka ingin melukis masapraktik calo TKI di tengah lilitan kehidupan yang serba papa. depan baru d. Memerankan diri sebagai Melawan majikan dewa penolong e. Unit bisnis di jalur basah Kendati keberangkatan TKI ilegal di Malaysia disebut f. Lilitan hidup yang serba papa“pendatang haram”, tidak sedikit orang yang mendapat keuntungan g. Pendatang haramatas keberadaan mereka. Sejumlah besar majikan menggunakanjasa mereka sebab mereka yang beretos kerja tinggi, mau bekerja 3. Apa maksud kalimat berikut ini:dalam jam kerja panjang, mau dibayar relatif murah, dan memiliki “Tekad mereka untuk mening-posisi tawar yang rendah tentu menguntungkan majikan. galkan kampung halaman me- nuju negeri orang ditangkap Oleh karena itu, fenomena hubungan majikan TKI dapat sebagai peluang strategis olehdipahami sebagai hubungan “pengisapan”, yang sarat kesewe- orang-orang oportunis”?nangan, baik yang terjadi dalam hubungan sosial kemanusiaanmaupun hubungan bisnis yang berkaitan dengan keuangan. 4. Apa kesimpulan dari hasil pene- litian Centre for Policy and De- Menyadari lemahnya posisi tawar TKI ilegal, sejumlah majikan velopment Studies?“nakal” lalu mengambil aksi menunda pembayaran gaji sama sekali.Langkah para TKI ilegal yang bekerja sebagai buruh bangunan di 5. Apa yang Anda pikirkan setelahkawasan Flora Damansara, Selangor, yang tidak mau meninggalkan membaca judul wacana di atas?Malaysia sebelum majikan membayar gaji mereka yang tidak Apakah ada hubungan dengandiberikan sejak Desember 2004 merupakan salah satu indikasi. isinya? Jelaskan!Ketidakberdayaan juga terjadi dalam hubungan TKI dengan majikan. B. Tuliskan pada Tabel A lima Derita dalam perburuan ide pokok yang Anda temu- kan dalam teks! Kini saat Operasi Tegas diberlakukan, nasib TKI tak ubahnya Buatlah ringkasan berdasarkanseperti hewan. Mereka bersembunyi di hutan kucing-kucingan, ide pokok yang Anda temukan!selalu berdebar dan didera ketakutan; dan mempertaruhkan dirinyauntuk setiap saat tertangkap petugas keamanan lalu berhadapan 81dengan hukum dan hukuman yang mengerikan. Problem yang kini melilit TKI ilegal di Malaysia adalah ancamanhukuman yang setiap saat mengintai dan memaksa merekabertaruh nasib di antara “hidup dan mati”. Dalam konteks ini,sejumlah kalangan memprediksi bakal terjadi pelanggaran HakAsasi Manusia yang luar biasa yang berpeluang terjadi pada kasuspenangkapan TKI ilegal sepanjang Operasi Tegas berlangsung Di titik inilah kinerja pemerintah Indonesia dalam melindungiwarga negaranya dan efektivitas negosiasi Presiden SusiloBambang Yudoyono terhadap Perdana Menteri Abdullah AhmadBadawi pada 14 Februari 2005 lalu sedang diuji. Tentu saja apapun

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MABentuklah kelompok diskusi, adanya variabel ini akan menentukan format hubungan bilateralsetiap kelompok 4—6 orang, ke- kedua negara di kemudian hari.mudian ikuti tahapan berikutini: Pulang tak berdaya1. Carilah dua artikel yang bertema Harus pulang dengan tangan hampa dan tak berdaya ketenagakerjaan! tampaknya akan menjadi fenomena ratusan ribu TKI ilegal dalam waktu dekat. Kepergian yang diawali ketidakberdayaan ternyata2. Setiap anggota kelompok se- harus diakhiri dengan proses kepulangan yang juga penuh cara berpasangan membaca ketidakberdayaan. artikel tersebut dengan teknik membaca cepat untuk mencari Jalan panjang terjal yang sulit, menyakitkan, dan melelahkan ide pokok. Satu orang membaca masih harus mereka lewati dalam proses pulang menuju kampung dan satu yang lain mengamati. halaman. Sebab, di sepanjang jalan itu segala kemungkinan terburuk yang menyempurnakan pederitaan TKI amat mungkin3. Setelah selesai membaca, terjadi. diskusikan ide pokok yang ditemukan. Sumber: Kompas, 5 Maret 20054. Tuliskan hasil diskusi dalam TABEL A bentuk tabel! Paragraf Ide pokok I II III dst 6.2 Imbuhan meng-kan dan meng-i Imbuhan meng-kan dan meng-i merupakan bentuk imbuhan yang produktif. Maksudnya imbuhan tersebut dapat menghasilkan banyak kata baru.Imbuhan. Imbuhan, menurut KBBI, 6.2.1 Bentuk dan Fungsi Imbuhan meng-kanadalah bubuhan (yang berupa awal- dan meng-ian, sisipan, akhiran) pada kata dasruntuk membentuk kata baru. Secara morfologis, imbuhan meng- mengalami prosesImbuhan bisa juga disebut afiks. morfofonemik. Imbuhan meng- dapat menjadi me-, men-, mem-, meny, dan menge-, (lihat materi di bab 5), sedangkan akhiran -kan maupun -i sebagai variasi imbuhan tersebut tidak mengalami perubahan bentuk. Imbuhan meng-kan dan meng-i keduanya sama-sama berfungsi sebagai pembentuk kata kerja transitif. 6.2.2 Makna Imbuhan meng-kan Makna Imbuhan meng-kan dibedakan menjadi makna benefaktif dan makna kausatif. a. Benefaktif (melakukan pekerjaan untuk orang lain) Contoh:82

Rupanya David membawakan saya bingkisan khusus. Bab 6 Ketenagakerjaanb. Kausatif 1. Tentukan makna imbuhan1. Menyebabkan seseorang atau sesuatu tindakan seperti yang meng-kan dan meng-i pada tiap kalimat berikut ! disebutkan pada kata dasarnya. Contoh: a. Adik sedang membukai al- bum. Pemerintah mendatangkan paha ayam dari Amerika. b. Siapa yang merusakkan pa- gar ini?2. Menyebabkan seseorang atau sesuatu menjadi seperti yang c. Kedua anak itu sedang me- disebutkan pada kata dasarnya. Contoh: nandatangani surat per- nyataan. Sebaiknya kamu membetulkan konsep ini sebelum kamu d. Kami sedang menomori ajukan ke gurumu! meja peserta ujian. e. Panitia akan mendatangkan3. Menyebabkan jadi atau menganggap sebagai apa yang disebut penyanyi terkenal pada kata dasarnya. Contoh: acara ini. Sebaiknya kita jangan terlalu mendewakan uang. 2. Pakailah kata-kata berim- buhan meng-kan atau4. Membawa ke tempat yang disebut pada kata dasarnya. Contoh: meng-i di bawah ini untuk menyusun sebuah kalimat, Perusahan itu memejahijaukan salah satu karyawannya lalu tentukan makna im- karena memakai sandal bolong. buhan tersebut! a. mengatakan6.2.3 Makna Imbuhan meng-i b. mengatai c. mengambilkan Makna imbuhan meng-i dibedakan menjadi imbuhan bermakna d. mengambilikuantitatif, berarti memberi, dan berhubungan dengan tempat. e. menyamakana. Kuantitatif f. menyejahterakan g. menandatangani Melakukan sesuatu atau tindakan yang berulang-ulang seperti h. meniduri yang disebutkan oleh kata dasarnya. Contoh: i. memetikkan Mereka memukuli pencopet itu.b. Memberi Melakukan tindakan memberi kepada seseorang atau sesuatu seperti yang disebutkan oleh kata dasarnya. Contoh: Percuma saja, perbuatanmu itu bagaikan menggarami laut.c. Tempat Melakukan tindakan terhadap orang atau sesuatu yang ber- hubungan dengan tempat seperti yang disebutkan oleh kata dasarnya. Contoh: Teguh mendatangi rumah pacarnya.d. Kausatif Contoh: Air matanya telah membasahi pipinya yang merah. 83

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA WACANA A Mitos Kekayaan1. Bentuklah kelompok! Setiap GPM doc. Siapa di antara Anda yang tidak ingin menjadi kaya? Kaya di kelompok 3—4 siswa. sini tentu saja dalam artian memiliki aset yang lebih dari cukup, baik itu aset likuid maupun nonlikuid. Tapi, sebagian dari Anda2. Datalah kata-kata yang berim- boleh jadi akan menjawab bahwa kekayaan bukan hal penting. buhan meng-kan dan meng-i Yang terpenting adalah bagaimana bisa hidup bahagia. dari WACANA A dan tentukan pula maknanya! Tuliskan dalam Untuk tidak terjebak pada makna kekayaan, baik dalam bentuk tabel seperti TABEL B pandangan yang menganggap kekayaan adalah segalanya dan sesudah wacana! juga sebaliknya, tidak salah jika kita cermati beberapa mitos yang mengemukakan dalam masyarakat berkaitan dengan uang atau3. Buatlah paragraf yang mengan- pun kekayaan. dung 5 kata berim-buhan meng- kan! Pertama, uang tidak pernah cukup, maka harus dikejar terus. Mitos ini salah kaprah, karena pada galibnya uang selalu cukup4. Buatlah paragraf yang mengan- sepanjang kita tahu bagaimana memanfaatkan dan mengelolanya. dung 5 kata berimbuhan meng-i! Untuk mengelola uang sehingga bisa bertumbuh dan menjadi cukup, selayaknya setiap orang memililiki perencanaan bagaimana Gbr. 6.3 mencari dan menggunakan uang. Banyaknya uang yang dimiliki, Salah satu cara yang paling sederhana adalah menentukan dapat mengukur kekayaan lebih dulu berapa uang yang Anda perlukan untuk memenuhi kebu- seseorang tuhan primer, sekunder, dan tersier. Memang, tingkat kehidupan yang Anda inginkan harus ditetapkan dahulu. Setelah itu, Anda tentu akan mencari penghasilan. Di sini yang perlu Anda pastikan bukan mencari penghasilan sebesar-besarnya, melainkan bagaimana Anda memiliki kemampuan menghasilkan uang secara langgeng dan mampu memenuhi kebutuhan hidup Anda. Jadi, bukan bagaimana mencari uang sebanyak-banyak- nya,melainkan mengkondisikan keadaan sehingga Anda memiliki uang yang cukup secara langgeng. Konkretnya, buat apa Anda memiliki uang dalam jumlah besar, kalau beberapa saat kemudian uang tersebut habis. Jauh lebih baik jika Anda memiliki uang cukup, namun terus berkelanjutan. Kedua, jika memiliki uang, orang dapat memenuhi semua keinginannya. Ini juga keliru. Tidak semua hal di dunia ini bisa dibeli dengan uang. Hal-hal yang menyangkut “rasa” di hati, kerap tidak terkait dengan uang. Kalau pun ada yang mencoba mem- beli, sifatnya artifisial dan hanya sementara. Jadi, kalau pada dasarnya memang tidak bahagia, maka kendati memiliki uang berkarung-karung tetap saja tidak bahagia. Oleh karena itu, jangan pernah berpikir uang merupakan satu- satunya cara mencapai tujuan hidup Anda. Atau di sisi lain, jika Anda masih merasa belum mampu mendapatkan dalam jumlah memadai, bukan berarti kiamat. Berapa pun uang Anda, sebenarnya, tetap cukup, sepanjang Anda mau melakukan penyesuaian. Ketiga, uang perlu dicari agar bisa pensiun segera dan tidak perlu bekerja lagi. Ini juga tidak terlalu tepat. Bekerja dan mencari uang adalah dua hal berbeda. Artinya, jika mencintai pekerjaan84

Bab 6 Ketenagakerjaandan mendapatkan makna hidup di situ, mengapa dilakukan pada jumlah berapa pun. Menabungmesti pensiun? Dengan kata lain, bekerja tidak tidak bergantung pada besarnya pendapatan,selalu identik demi uang. Akan tetapi, jika peker- tetapi lebih pada kemauan. Lebih dari itu, kebia-jaan Anda hanya memberi beban hidup, kendati saan banyak orang, semakin tinggi pendapatanmenghasilkan banyak uang, untuk apa Anda lanjut- maka semakin besar pula pengeluaran.kan? Pekerjaan dan uang itu mungkin sudah tidakbisa dinikmati lagi. Selain kelima hal tersebut, masih banyak mi- tos lain berkaitan dengan uang dan kekayaan yang Di sisi lain, jika Anda merasa klop dengan berkembang di masyarakat. Namun, lepas apakahpekerjaan, kendati uang yang dihasilkan tidak ada yang percaya dan terpengaruh atau tidak,terlalu banyak, namun bisa memberi kelang- intinya sebagian mitos tersebut tidak berdasar.gengan, sebaiknya Anda berpikir dua kali soal Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengubah para-uang. Hal yang penting, penghasilan Anda mema- digma dan menjadikan mitos sebagai referensidai, dalam arti dapat memenuhi kebutuhan Anda mencari kekayaan.dalam jangka panjang, bahkan sampai pensiun. Hal yang utama, tentukan kembali tujuan Keempat, untuk menjadi kaya harus berpen- hidup Anda. Kalau Anda tidak punya tujuan hidup,didikan tinggi. Mitos ini ada benarnya, tetapi tidak buat apa hidup? Tentu saja tujuan hidup setiapseratus persen. Realitasnya, kita melihat banyak orang berbeda dan setiap orang berhak menen-orang tidak berpendidikan tinggi, tetapi memiliki tukan tujuan hidup masing-masing.aset sangat besar. Sebaliknya, tidak sedikit ka-langan memiliki latar pendidikan tinggi, tetapi Untuk mencapai tujuan hidup tersebut, siapahidup serba kekurangan. Yang benar adalah bagai- pun selayaknya memiliki perencanaan. Lazimnya,mana memanfaatkan pendidikan tinggi yang salah satu bagian dari tujuan hidup adalah me-dimiliki untuk bekerja atau memilih pekerjaan miliki tujuan keuangan, sekaligus membuat pe-sesuai dengan minat dan memberikan penghasilan rencanaan. Dalam kaitan perencanaan keuanganmemadai. inilah Anda mesti mampu menghindarkan diri dari mitos-mitos keuangan. Elvyn G Masassya, “Praktisi Kelima, jika berhasil memiliki uang lebih Keuangan”banyak, akan lebih besar kesempatan menabung.Ini benar-benar pelecehan, sebab menabung bisa Sumber: Kompas, 6 Februari 2005○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○TABEL BNo Kata berimbuhan Kalimat Makna imbuhan meng-kan dan meng-i1.2.3.4.5.6.3 Membaca Puisi Kegiatan membaca puisi (poetry reading) mulai populer sejakhadirnya kembali WS. Rendra dari kelananya di Amerika Serikat.Agar Anda dapat membaca puisi dengan baik perlu memperhatikanhal-hal berikut: 85

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MAPuisi. Puisi, menurut KBBI adalah 1 † Interpretasi (penafsiran)ragam sastra yang bahasanya terikatoleh irama, matra, rima, serta Untuk memahami sebuah puisi kita harus dapat menangkappenyusun-an larik dan bait; 2 simbol-simbol atau lambang-lambang yang dipergunakan olehgubahan dalam bahasa yang penyair. Bila kita salah dalam menafsirkan makna simbol/lambang,bentuknya dipilh dan ditata secara kita dapat salah dalam memahami isinya.cermat sehingga mem-pertajamkesadaran orang akan pe-ngalaman † Teknik vokaldan membangkitkan tang-gapankhusus lewat penataan bunyi; 3 Untuk pengucapan yang komunikatif diperlukan penguasaansajak. intonasi, diksi, jeda, enjambemen, dan lafal yang tepat. † Performance (penampilan) Dalam hal ini pembaca puisi dituntut untuk dapat memahami pentas dan publik. Pembaca puisi juga dapat menunjukkan sikap dan penampilan yang meyakinkan. Berani menatap penonton dan mengatur ekspresi yang tidak berlebihan. Selain itu, pembaca puisi harus memperhatikan pula irama serta mimik. Mimik merupakan petunjuk apakah seseorang sudah benar-benar dapat menjiwai atau meresapkan isi puisi itu. Harmonisasi antara mimik dengan isi (maksud) puisi merupakan pun- cak keberhasilan dalam membaca puisi. Ingatlah tidak setiap puisi dapat dibaca (dilisankan) tanpa menempatkan tanda tafsir pengucapannya terlebih dahulu. Adaka- lanya Anda menemui deretan baris atau bait yang satu dengan yang lain mempunyai jalinan pengucapan atau ada pula yang secara tertulis terpisah, sehingga perlu jeda. Bila Anda kurang tepat dalam memberi jeda, akan dapat mengaburkan maknanya. Seorang penyair mempunyai beberapa kiat agar puisinya dapat dicerna atau dinikmati pembaca. Penyair kerap menampilkan gambar angan atau citraan dalam puisinya. Melalui citraan penikmat sajak memperoleh gambaran yang jelas, suasana khusus atau gambaran yang menghidupkan alam pikiran dan perasaan penyairnya. Perhatikan kutipan sajak Amir Hamzah berikut ini: Nanar aku gila sasar Sayang berulang padamu jua Engkau pelik menarik ingin Serupa dara di balik tirai Dalam puisi di atas citraan penglihatan yang terasa ada dalam angan-angan pembaca. Pembaca seolah melihat sosok wanita rupa- wan yang mengintai dari balik tirai. Di samping citraan/imajinasi visual (yang menimbulkan pembaca seolah-olah dapat melihat sesuatu setelah membaca kata-kata tertentu), terdapat pula imajinasi lain, seperti imajinasi auditory (pendengaran), imajinasi articulatory (seolah mendengar kata-kata tertentu), imajinasi alfaktory (seolah membau/mencium sesuatu), imajinasi organik (seolah Anda seperti merasa lesu, capek, ngantuk, lapar, dan sebagainya). Setelah Anda dapat menafsirkan lambang-lambang dalam puisi, untuk mewujudkan keutuhan makna, Anda dapat lakukan langkah parafrasa puisi, memberi tanda jeda, serta tekanan atau intonasinya.86

Yang perlu diingat bahwa dalam mencoba memahami sebuah Bab 6 Ketenagakerjaanpuisi perlu memperhatikan judul, arti kata, imajinasi, simbol, pigurabahasa, bunyi/rima, ritme/irama, serta tema puisi. 1. Bentuklah kelompok 4—5 orang, kemudian pilih dua Dengan Kasih Sayang dari kelima puisi berikut: a. Dengan Kasih Sayang, karya Dengan kasih sayang WS. Rendra kita simpan bedil dan kelewang. b. Kepada Peminta-minta, Punahlah gairah pada darah. karya Chairil Anwar c. Bulan Kota Jakarta, karya Jangan! WS. Rendra Jangan dibunuh para lintah darat ciumlah mesra anak d. Doa, karya Chairil Anwar jadah tak berayah dan sumbatkan jarimu pada mulut e. Lagu Seorang Gerilya, karya peletupan karna darah para bajak dan perompak akan WS. Rendra mudah mendidih oleh pelor. Mereka bukan tapir atau badak hatinya pun berurusan 2. Analisislah kedua puisi pilih- cinta kasih seperti jendela terbuka bagi angin sejuk! an kelompok Anda terse- but! Kita yang sering kehabisan cinta untuk mereka cuma a. Daftarlah kata-kata yang membenci yang nampak rompak. kurang biasa dipakai dalam Hati tak bisa berpelukan dengan hati mereka. komunikasi sehari-hari lalu Terlampau terbatas pada lahiriah masing pihak. coba terangkan maknanya! Lahiriah yang terlalu banyak meminta! b. Daftarlah kata-kata atau ke- lompok kata yang dapat Terhadap sajak yang paling utopis bacalah dengan menimbulkan imajinasi! Se- senyuman yang sabar. butkan unsur imajinasi apa Jangan dibenci kaum pembunuh. saja yang ditampilkan! Jangan dibiarkan anak bayi mati sendiri. c. Adakah kata-kata kasar atau Kere-kere jangan mengemis lagi. keras? Jelaskan mengapa ka- Dan terhadap penjahat yang paling laknat pandanglah ta tersebut dipergunakan dari jendela hati yang bersih. oleh penyair! d. Adakah hubungan antara WS. Rendra judul dengan tema puisi Dikutip dari Empat Kumpulan Sajak tersebut, jelaskan! e. Jelaskan apa kira-kira yang Bulan Kota Jakarta menjadi tujuan penyair da- lam menuliskan puisinya itu! Bulan telah pingsan f. Berilah tanda jeda dari kedua di atas kota Jakarta tapi tak seorang menatapnya! puisi tersebut! O, getirnya kulit limau! 3. Ketika salah satu dari ang- O, betapa lunglainya! gota kelompok memba- Bulan telah pingsan. cakan puisi, kelompok yang Mama,bulan telah pingsan. lain dapat memberi penilaian Menusuk tikaman beracun dengan mengisi TABEL C. dari lampu-lampu kota Jakarta Lakukan latihan terlebih dan gedung-gedung tak berdarah dahulu bila perlu! berpaling dari bundanya. 87 Bulannya! Bulannya! Jamur bundar kedinginan bocah pucat tanpa mainan, pesta tanpa bunga. O, kurindu napas gaib! O, kurindu sihir mata langit! Bulan merambat-rambat. Mama, betapa sepi dan sendirinya! Begitu mati napas tabuh-tabuhan maka penari pejamkan mata-matanya

Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X SMA/MA CHAIRIL ANWAR Bulan telah pingsan di atas kota Jakarta tapi tak seorang menatapnya. Bulanku! Bulanku! Tidurlah, sayang di hatiku! WS. Rendra Dikutip dari Empat Kumpulan SajakChairil Anwar dilahirkan di Medan, 26 Kepada Peminta-mintajuli 1922, meninggal di Jakarta, 28April 1949. Ia adalah penyair ter- Baik, baik, aku akan menghadap Diabesar Angkatan 45. Majalah Tempo Menyerahkan diri dan segala dosatahun 2000 menyebut Chairil Anwar Tapi jangan tentang lagi akusebagai salah seorang dari 10 orang Nanti darahku jadi bekubesar di Indonesia sepanjang abad Jangan lagi kau berceritaXX (1901-1999). Sudah tercacar semua di muka Nanah meleleh dari muka WS. RENDRA Sambil berjalan kau usap juga Bersuara tiap kau melangkah Mengerang tiap kau memandang Menetes dari suasana kau datang Sembarang kau merebah. Mengganggu dalam mimpiku Menghempas aku di bumi keras Di bibirku terasa pedas Mengaduk-aduk telingaku Baik,baik, aku akan menghadap Dia Menyerahkan diri dan segala dosa Tapi jangan tentang lagi aku Nanti darahku jadi beku. Chairil Anwar Dikutip dari Deru Campur DebuWS. Rendra adalah penyair terbesar DOApada periode 1950-an. ada 3 jenis Kepada pemeluk teguhpuisi Rendra, yaitu puisi romantik(ditulis tahun 1950 sampai 1960), Tuhankupuisi protes sosial (Blues untuk Dalam termanguBonnie, 1972; Potret Pembangunan Aku masih menyebut namaMudalam Puisi, 1978; dan Orang-orangRangkasbitung, 1996), dan puisi- Biar susah sungguhpuisi renungan hidup (Disebabkan mengingat Kau penuh seluruhKarena Angin, 1997). cayaMu panas suci tinggal kerdip lilin di kelam sunyi Tuhanku aku hilang bentuk remuk Tuhanku aku mengembara di negeri asing Tuhanku88

Bab 6 Ketenagakerjaan dipintuMu aku mengetuk aku tidak bisa berpaling Chairil Anwar Dikutip dari Deru Campur Debu Lagu Seorang Gerilya Skala penilaian: Engkau melayang jauh, kekasihku. sangat baik : 86 - 100 Engkau mandi cahaya matahari. 76 - 85 Aku di sini memandangmu, menyandang senapan, baik : 66 - 75 berbendera pusaka. 56 - 65 Di antara pohon-pohon pisang di kampung kita yang lebih dari cukup : 45 - 55 berdebu, engkau berkudung selendang katun di 10 - 45 kepalamu. cukup : Engkau menjadi suatu keindahan, sementara dari jauh resimen tank penindas terdengar menderu. kurang : Malam bermandi cahaya matahari, kehijauan menyelimuti medan perang yang membara. sangat kurang : Di dalam hutan tembakan mortir, kekasihku, engkau menjadi pelangi yang agung dan syahdu Peluruku habis dan darah muncrat dari dadaku. Maka di saat seperti itu kamu menyanyikan lagu-lagu perjuangan bersama kakek-kakekku yang telah gugur di dalam berjuang membela rakyat jelata. 2 September 1977, Jakarta * Puisi ini aku tulis untuk putraku, Isaias Sadewa WS. Rendra Dikutip dari Potret Pembangunan dalam Puisi TABEL BC Penilaian Jumlah Rata-rataNo Nama 300 751. Nani Lafal Intonasi Jeda Penghayatan 75 80 70 752.dst.6.4 Menulis Puisi Menulis puisi itu gampang-gampang susah. Ada orang yangmengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedang berada di kamaryang sunyi.” Ada pula yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi dimana saja.” Pendapat lain mengatakan “Saya bisa menulis puisi saathati saya sedang sedih.” Ungkapan-ungkapan di atas, hanya sebagian kecil saja pendapatorang tentang menulis puisi. Ada berbagai cara yang bisa digunakanuntuk mengasah keterampilan menulis puisi. 89


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook