Kumpulan Karya Kelas 6A (Optimistic) bag. 1
Menggapai Cita-cita Altira
Menggapai Cita-cita Bandung, 2016. Altira Di suatu ruangan terdengar suara ketikan keyboard laptop yang terus berjalan. Alea Adelaide ia baru saja menyelesaikan karya ke 6-nya yang berjudul \"Bimantara (Jiwa Yang Hebat)\". Setelah menyelesaikan novelnya ia pergi ke cafe untuk bertemu dengan seseorang. \"Hai, Alea\" ia dikejutkan oleh suara wanita yang sudah menginjak akhir 21-an. Memakai pakaian semi-formal berwarna pastel, membawa tote bag kanvas yang berisikan laptop dan buku catatan berwarna coklat. Alea senyum, dan berdiri untuk menyambut. \"Apa kabar Kak Velia?\" Tanyaku dengan heran \"Baik, kalo kamu gimana?\" Tanyanya dengan ramah \"Cukup stres, sih, tapi gapapa\" Ucapnya dengan sedikit tawa \"Jadi, Genre apa yang mau kamu tulis untuk proyek kali ini?\" Benar, proyek. Lebih tepatnya, proyek tulis. Setelah 4 tahun berkarya, Alea sudah menulis 6 buku. Dan Kak Velia yang barusan datang adalah satu-satunya editor yang setia menemani Alea sejak karya pertamanya 4 tahun yang lalu.
Di suatu gedung terdengar suara pintu terbuka yang menandakan ada seseorang yang masuk ke dalam gedung tersebut. Shyla Edeline seseorang yang selalu membuat keributan di suatu perpustakaan yang selalu sunyi. Ia sering kali mengganggu orang-orang yang sedang membaca buku, seperti menyalakan musik dengan keras, merusak buku, makan di perpustakaan, dll. Di suatu meja ia menemukan buku yang berjudul \"Bimantara\" sejak dulu ia sangat menyukai karya-karyanya Alea. Namun karena sifat irinya ia mengirim pesan kepada penulis buku itu dan mengejek karya Alea. Pesan pun terkirim, Alea membacanya dan membalas pesan itu dengan ramah. Shyla pun geram lalu ia kembali menertawai dan mengajaknya bertemu di perpustakaan. Sesampainya disana ia disambut ramah oleh Alea, Alea tidak marah dengan perlakuan Shyla kepadanya ia menunjukan apa arti dari semua karya yang ia buat. Semua karyanya selalu ditujukan untuk mereka yang senang berpikir dan mengambil pesan yang dituliskannya. Shyla tertarik untuk menjadi penulis hebat seperti Alea. Alea selalu menunjukan sifat ramah dan tak pernah sombong. Shyla sangat terkesan dengan perlakuan Alea, ia mulai tertarik dengan karya Alea yang sangat menginspirasi.
Sejak saat itu mereka menjadi sering kali bertemu, untuk membahas novel yang ia buat dibantu dengan temannya yaitu Alea Adelaide. Shyla Edeline ia baru saja menyelesaikan novel pertamanya yang berjudul \"Abisatya (Teman Setia) novel ini menceritakan tentang awal pertemuan mereka hingga kini bisa menggapai impiannya yaitu menjadi penulis. Kini buku milik Shyla Edeline mulai laku dipasaran, dan ia menjadi penulis terkenal di kotanya. Menulis baginya adalah tempat mengubah air mata menjadi tinta pengukir bahasa. Sebuah bahasa yang dia ciptakan melalui imajinasi luar biasa.
Putri dari Gunung Biru Aqylla
Tema : seorang pangeran yang tidak mudah menyerah. Tokoh : Pangeran William = berani, pantang menyerah dan penolong Putri Bell =baik dan pintar Penasehat = pintar dan suka menolong Penyihir = jahat dan licik Anak buah penyihir = jahat dan licik Latar = hutan dan pegunungan Alur = maju Sudut pandang : Dia Karya aqylla 6a Pada suatu hari ada seorang pangeran yang tersesat dihutan, dia menemukan istana yang berada ditengah hutan, kemudian ia menghampiri istana tersebut dan menemukan seorang putri yang tengah terkena kutukan. Pangeran ingin membantu melepaskan kutukannya dari putri, untuk dapat melepaskan kutukannya Pangeran harus tidur semalam diistana tersebut dan bangun di pagi buta untuk langsung menemui sang putri, tetapi penyihir memerintahkan anak buahnya untuk menaruh jarum didekat tempat tidurnya sehingga jarum tersebut menusuk badan Pangeran yang menyebabkan Pangeran tertidur lelap hingga siang hari. Pangeran tidak dapat menemui putri karena bangun kesiangan, sang putri pun kecewa dan ia memberikan petunjuk kepada Pangeran yaitu dengan memberikan sebuah pedang yang bertuliskan putri dari gunung biru. Pangeran bersedih karena tidak bisa bertemu dengan sang putri, ia ingin mencari keberadaan gunung biru untuk menemui sang putri tetapi dia tidak bisa menemukannya. Pada suatu hari Pangeran menemui seorang penasehat dan ia bertanya mengenai keberadaan gunung biru, penasehat pun langsung memberitahu tentang keberadaan gunung biru dan memberikan serbuk ajaib.Pangeran langsung bergegas mencarinya. Ketika sampai di gunung biru ia melihat sang putri bersama penyihir , Pangeran langsung menghampiri sang putri dan menyemburkan serbuk ajaib kepada penyihir yang telah diberikan oleh penasehat. Penyihir Pun langsung menyatakan cerita sebenarnya bahwa penyihir lah yang telah mengutuk putri untuk mengambil kekuasaan di istana.Setelah itu penyihir dibawa ke penjara dan akhirnya Pangeran dan sang putri hidup bahagia di dalam istana. Amanat : Kita tidak boleh menghalalkan segara cara untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita juga harus bersikap jujur dan tidak mudah menyerah.
Climb By Aslam
Pada suatu hari yang cerah. Ada 2 pendaki bernama Danny, dan Hanna, Hanna itu aku. Kita berdua akan mendaki sebuah gunung tinggi bernama gunung dawn. Gunung ini mempunyai ketinggian 10000 km.Saat kita sampai aku berkata \" woy apakah kamu yakin ini gunung yang benar?..\" \"Iya ini gunung yang benar\" kata Danny. setelah itu kita mendaki gunung tersebut dengan pelan-pelan. Beberapa menit kemudian kita melewati jalan yang sempit sekali. \"Danny jalan ini sangat sempit apakah kita kembali saja?\" Kata aku yang ketakutan. \"Ga kita akan tetap naik\" kata Danny. Pernama Danny dulu yang melewati jalan yang sempit. Setelah itu giliran aku yang melewati jalan sempit tersebut. \"Danny aku takut bantuin aku lah\" kata aku. \"Ahh kamu payah cepet kamu kesini kamu harus berani sendiri\" kata Danny. Akhirnya aku berani melewati jalan sempit tersebut. 1 jam kemudian aku dan Danny sudah sampai 5000 km. Sekarang kita membutuhkan tangki oxygen karena sudah terlalu tinggi. Saat kita sudah di ketinggian 6000 km kita melihat sebuah gua yang ada tulisan \"jangan masuk\" tetapi danny tetap memasuki gua tersebut \"Danny kamu mau kemana?\" Kata aku \"Aku mau masuk ke gua tersebut\" kata Danny \"Kamu ga ngeliat ada tulisan jangan masuk?\" Kata aku \"Biarin kita masuk aja ke dalam gua tersebut\" kata Danny \"Jangan Danny munkin ada hal berbahaya di dalam gua tersebut\" kata aku Tetapi Danny tetap masuk ke guanya sendirian dan Danny berkata \"Tunggu sini saja saya akan lihat ada apa di dalam gua itu\" Akhirnya Danny masuk ke dalam gua. Satu jam sudah berlalu Danny belum keluar dari gua tersebut. Aku mulai khawatir dan masuk ke gua tersebut. \"Gua ini sangat gelap sekali umpung saja aku bawa senter\" kata aku. Saat dia masuk aku melihat sesuatu \"Apaan itu ada sesuatu di tanah\" kata aku. Ternyata itu Danny sudah tidak bernafas di tanah. \"Danny kamu gapapa? Kata aku yang ketakutan. Aku melihat ada bekas gigitan di pinggangnya. Aku terus mendengar suara di kejauhan. \"Apa suara itu\"? Tanya aku. Ternyata ada Singa yang sangat besar. Aku langsung lari ketakutan keluar gua tersebut. Saat aku sudah keluar gua Hanna menangis \" Danny gimana saya akan melanjutkan pendakian ini tanpa kamu seharusnya kamu mendengarkan aku\" kata aku sambil menangis. oksigen aku hampir habis. Saya pasrah dan menyerah menunggu kematian aku. Tetapi aku mengingat ada pemukiman di atas gunung tersebut. Jadi aku mulai mendaki gunung tersebut lagi. Tiga jam kemudian aku sudah sampai ketinggian 9000 km. Aku melihat ada jembatan yang sudah tidak dipakai selama 10 tahun dan sudah terlihat seperti mau jatuh.Tapi aku dipaksa melewati jembatan itu karena itu satunya jalan ke pemukiman tersebut. Saat aku melewati jembatan tersebut tali yang memegang jembatan tersebut patah tapi masih ada satu lagi tali yang memegang jembatan tersebut. Aku berlari secepat mungkin. Aku berhasil melewati jembatan tersebut. Tetapi ada satu masalah yaitu oksigen aku hampir habis. Aku berlari secepat mungkin ke pemukimannya. Akhirnya aku sampai ke pemukimannya dan bersegera meminta tangki oksigen ke penduduk di pemukiman
tersebut. Setelah itu aku diminta untuk beristirahat di rumah pemukiman tersebut. Keesokan harinya aku memberi tahu apa yang terjadi dan aku meminta untuk kembali ke rumah aku kembali. Aku diantarkan ke rumah aku lewat sebuah gua yang aman. Tetapi gua tersebut sangat menakutkan. Ada banyak tengkorak. Namun di akhir gua tersebut ada banyak kristal yang cantik, tapi saya terpikir kenapa bisa kristal tersebut tidak dicuri. \"Kenapa kristal itu tidak dicuri sama seseorang?\" Kata aku. \"Karena penduduk disini patuh aturan\" kata mereka. Beberapa jam kemudian kita sudah sampai di kaki gunung. Aku berterima kasih kepada mereka. Akhirnya aku bisa hidup seperti biasa lagi tetapi kehilangan Danny masih ada di pikiran aku. Tema: pendakian Tokoh: Hanna dan Danny Watak: 1. Danny Suka melakukan aktivitas menyeramkan dan tidak suka mengikuti aturan 2. Hanna Penakut dan patuh aturan Latar: Gunung dawn Amanat: kita harus patuh aturan dan harus saling menolong i
My Best Friend ~Athifa Khairunnisa Fateen 6A
Anos : \"Halo namaku Anos dan aku memiliki adik bernama Misya. Aku tinggal di Yoraga\" . Anos : \"Pagi yang cerah di Yoraga\" Misya : \"Iya ,kak\" \"Misya main keluar yuk\"! Tanyaku . \"ayo\" jawab Misya Saat di luar dan hendak bermain mereka ingin mengajak Lay bermain Anos :\"Halo, Lay \".saat bertemu lay Lay : \"Halo \" \"Mau ikut main ga?\" tanya Anos didepan rumah . \"Mau\" jawab lay sambil berjalan keluar dari pagar rumah Lalu Lay ,Anos ,dan Misya bermain bersama di taman mereka bermain bermacam permainan \"Besok ketemu di sekolah ya.. !\" Aku pun berkata sambil keluar dari taman Keesokan harinya di sekolah Aku dan Misya Berkata bersamaan\" Halo Lay \" . \"Halo\" jawab Lay \"Aku dan Lay berpisah dengan Misya karena Misya kelas 5 ,sedangkan aku dan Lay kelas 7 .Aku dan Lay sekelas yaitu kelas 7E.\" kata ku saat berjalan menuju kelas
Di kelas ada anak baru yang kelas 7E dan ternyata dia 1 komplek dengan aku dan lay . Saat pulang sekolah \"Wow ! Ternyata anak baru itu 1 komplek dengan kita ya Lay \".kata ku saat menuju ke kelas Misya . Kami pun menuju ke kelas 5 untuk menjemput Misya dan ternyata Misya sudah menunggu di depan kelas . Kami pun pulang bersama . \"Lay kita nanti ke rumah anak baru itu yuk \".kata ku sambil berpisah dengan Lay . \"Kak, di kelas kakak ada anak baru ?\" Kata Misya dengan kebingungan . \"Iya ada dan di 1 komplek dengan kita \"kataku sambil membuka pintu pagar . Saat sore hari ,jam 4 sore aku pun keluar dari rumah . Anos ,Anos ,Anos main yuk !\"kata Lay memanggil Anos. \"Sebentar \"! Kata ku sedang membuka pintu rumah. Kami pun pergi bersama menuju ke rumah teman baru yang 1 komplek dengan kami dan kami bermain bersama lalu pulang .
Keesokan harinya saat di sekolah \"Lay main yuk \"kata ku menemui Lay \"Gak bisa Anos ,Aku mau main denga anak baru itu ,nanti aja di rumah !\"kata Lay sambil meninggalkan ku. Saat dirumah \"Lay main yuk\" kata ku di depan Lay rumah \"Ga aku ga bisa ,aku janji main sama anak baru itu \"kata Lay meninggal kan ku \"Beberapa bulan ini Lay tidak bisa bermain dengan ku \".gumamku di tempat tidur . Setelah beberapa bulan dan minggu tidak bertemu Lay ,anos mendapatkan suatu kabar dari Misya . Kakak lusa kita harus pindah ke cocos .kata Misya sambil bermain game . \"Hah ,iya gitu\"kata ku kaget \"Aku harus memberitahu Lay\" ,kata tergesa -gesa \"Lay ,Lay ,Lay\" kata ku di depan rumah Lay Sedangkan Lay sedang bepergian dengan teman barunya. Dan lusa Anos dan Misya pergi ke Cocos dengan meninggalkan surat .Anos merasa sedih karena tidak dapat bertemu Lay untuk terakhir kalinya.
Setelah Lay pulang ,Lay ingin bertemu dengan Anos . \"Anos ,Anos ,Anos main yuk \",kata Lay di depan rumah dan tidak ada jawaban .Lay kembali ke rumah dan menemukan surat yang ditinggalkan oleh Anos . Surat itu berisi tentang Anos pergi ke Cocos dan sedih tidak dapat bertemu Lay yang terakhir kalinya .Lay pun menangis karena tidak dapat bertemu dengan Anos untuk terakhir kalinya juga . ♡ ♡Amanat Hargailah seseorang sebelum mereka pergi
PINTU By: Daffa Defandryan Dwitama
Pada suatu hari di kota New York, terdapat seorang pria yang bernama Ryan, itu aku . Saya bekerja sebagai seorang karyawan kantor yang sangat bekerja keras. Namun tak ada seorang pun yang menghargai pekerjaan saya kecuali ibuku. Keesokan harinya ibu saya menanyakan hasil pekerjaanku. \"nak bagaimana pekerjaan mu?\" tanya ibu aku. \"Baik-baik saja kok bu.\" kataku \"Sudah dapat gaji belum?\" tanya ibuku dengan harapan \"Ermm belum dapet bu.\" jawab saya Ditengah perjalananku ke kantor ada sekelompok orang yang menghadapi aku dan sedang meminta uang. \"Woy beri kami uang, sekarang!\" Sambil mengarahkan senjata kepadaku \"Eh ada apa ini?\" Kataku Tidak lama kemudian datang seorang polisi yang sempat mengusir kelompok tersebut. \"Makasih pak!\" kataku dengan rasa nyaman \"Sama-sama pak.\" jawab dia \"Tadi mereka nyopet barang bapak tidak?\" tanya pak polisi \"Oh tidak, sekali lagi makasih ya pak.\" jawab saya Saya sampai dikator lambat 30 menit dan langsung saja bos saya menghampiri ku \"Hey kamu terlambat lagi!\"kata bos saya \"Maaf bos tadi aku hampir dimaling.\" jawab saya dengan keraguan \"Aku tidak ingin mendengar alasan kamu!\" kata bos saya dengan ekspresi marah \"Kau DIPECAT!\" seru bosku Setelah mendengar itu saya langsung keluar dan menangis. Saya tidak bisa pulang kerumah dan mengecewakan ibuku, dia sedang sakit kanker paru-paru. Aku harus mencari uang agar ibu saya bisa sembuh dan sehat.
5 jam kemudian Sudah lima jam dan saya belum pulang. \"Ibuku pasti cemas dengan ku.\" kataku dengan khawatir Tidak lama kemudian saya mendapat notifikasi dari hp ku yang memberitahukan bahwa ibu aku sedang dirumah sakit dan lagi dirawat Tiba-tiba ada seorang pria yang datang kepadaku \"Pak kamu ingin dapet uang besar gak?\" Tanya dia \"Hah uang besar?\" Jawab ku \"Iya, sebesar 10 miliar.\" \"Itu banyak sekali, bagaimana caranya untuk saya mendapatkan uang tersebut?\" Tanya ku \"Tanda tangan ini.\" jawab dia sambil memberikan ku kartu Setelah saya menanda tangan kartu tersebut, dia langsung pergi. Kemudian saya kembali kerumah untuk tidur. \"Musik bermain\" \"Hah aku dimana?\" Tanya ku dengan khawatir Saya nyadar bahwa ada pria yang kemarin ingin mencopetku, dan terdapat 2 pria dan 1 wanita lainnya. Dalam ruangan tersebut kita saling mengenal dan ternyata pencopet tersebut bernama Max, kedua lainnya bernama Charlotte dan Colin dan mereka adalah ade kakak. Pria satu lagi bernama Steven dan dia berumur 50 tahun lebih, sehingga kita memanggil dia kakek. Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mendapatkan uang bernilai tinggi
Pintu ruangan tersebut terbuka \"Ooo ternyata kita kayak ada di hotel.\" kataku \"Kita harus mencapai pintu 100.\" kata Steven \"Loh kok kamu tau?\" Tanyaku \"Sudah gak penting, hey Colin cari kunci.\" Sambil menunjuk ke arah yang tertentu Colin segera ke tempat yang Steven tunjuk. \"Aku menemukan kuncinya!\" Seru Colin \"Kerja bagus dik\" jawab kakaknya Charlotte Kita baru melewati pintu 1, tersisa 99 pintu. \"Pintu 2-14\" Disini kita hanya melewati ruangan yang kosong yang amat menakutkankan, dan beberapa lemari atau laci. Namun pada saat kita sampai Pintu 8 saya bertemu dengan entitas yang disebut screech \"Pssst\" \"Hah suara apa itu?!\" Tanyaku dengan suara khawatir \"Kreeeek!\" \"Aghhhhh!\" Teriakanku dengan keras Setelah kejadian itu saya mengalami beberapa luka. Untung saja kakek Steven membawa obat. \"Itu tadi adalah entitas yang bernama screech.\" kata Kakek Steven \"Dia akan membuat suara pssst dan setelah itu pekikan.\" kata kakek Steven
\"Jadi ketika kalian mendengar suara itu, segera mencari sumbernya. Lihat atas, bawah, kanan, kiri sampai kalian ketemu entitas tersebut .\" kata kakek sambil mengobatiku \"Namun sebenarnya max tahu jika aku sedang menghadapi screech, tetapi dia tidak membantu aku atau memberitahu aku kalau ada entitasnya \" kataku dalam hati \"Pintu 15-29\" Seperti biasa banyak sekali lemari yang ada di koridor-koridor, sampai suatu ketika saat kita berada pada pintu 21 saya menanyakan fungsi lemari- lemari ini \"Kakek, ini kenapa sih ada banyak banget lemari?\" Tanya ku sambil menunjuk ke lemari \"Ohh itu fugsinya- (Lampu berkedap-kedip) Semuanya cepat masuk ke dalam lemari!\" Seru kakek Lalu kita semua masuk ke dalam lemari, dan kita melihat ada sebuah entitas yang berlari dengan cepat. Namun saat aku sedang masuk ke dalam salah satu lemari, Max menarik dan menjatuhkanku, untung saja kakek sempat menyelamatkan ku \"Semuanya, kalian sudah boleh keluar\" teriakan kakek \"Itu tadi adalah entitas bernama Rush. Fungsi lemari-lemari ini adalah untuk menghindar dari entitas tersebut. Ketika lampu yang di ruangan berkedap-kedip itu adalah tanda bahwa Rush akan datang.\"
\"Pintu 30-49\" Kita menghadapi banyak sekali rush dan screech di perjalanan tetapi kali ini kita dapat menghindarinya dengan m udah. Pada pintu 38 kita menghadapi entitas yang baru dan cukup sulit untuk menghindarinya. \"Ihhh serem banget banyak mata\" kata Charlotte dengan ketakutan \"Kalian kan udah bukan bayi lagi, masa sih takut sama mata doang.\" jawab Max dengan sombong \"Teman-teman ini ruangannya cukup luas\" kataku dengan kejutan \"Bersiap-siap....dan jangan lupa ikuti aku saja\" kata kakek Steven dengan harapan kita dapat selamat Muncullah sebuah entitas dari lantai yang bernama seek. Kita harus melewati banyak rintangan yang hampir membunuh kita untung saja kita mengikuti penjelasan kakek. \"Hoshhh-hosshh hampir saja...\" kataku dengan keadaan lelah Tadi adalah entitas yang bernama seek. Dia berlari dengan cepat dan rintangan tadi merupakan jebakan yang dia siapkan apabila ada mangsa
\"Pintu 50\" \"Sebelum kita masuk aku ingin kalian semua untuk tidak berisik dan hati-hati\" kata kakek \"Baik kakek\" kata kita semua kecuali Max \"Kita harus mencari buku-buku tertentu dan peta yang ada pada meja, baiklah marilah kita masuk\" kata kakek dengan rasa khawatir Aku dan Steven (kakek) akan mengambil peta dan mencari buku di lantai dua, yang lainnya mencari buku-buku di lantai satu Tak lama kemudian.....Max membuat suara berisik dekat Colin sehingga suatu entitas yang disebut figur mengejarnya. Kehebohan terjadi di lantai satu, aku dan kakek khawatir pada lainnya. Colin sempat masuk kedalam lemari dan figurenya berada diluar menunggunya. Di belakang Charlotte melempar buku kepada figurenya sehingga figurenya mengejar Charlotte tetapi Colin dapat keluar. Figure menangkap Charlotte karena terpojok tetapi ada Colin di belakangnya, dia ingin membantu kakaknya namun akhirnya mereka berdua dibunuh. Semua ini tak akan terjadi jika Max diam saja dan tidak berisik. Aku, kakek dan max selamat dari pintu 50.
\"Pintu 51-99\" Sesaat kita sampai di pintu 66 kita menemukan entitas bernama Halt. Entitas ini cukup mudah untuk dihindari, kita hanya perlu maju dan mundur. *membuka pintu* \"Halt muncul, baiklah dengar penjelasanku\" kata kakek \"Ketika aku bilang maju, berjalan kedepan. Ketika aku bilang mundur, berjalan ke belakang\" kata kakek Kita mengikuti perintahnya kakek Steven \"Maju, mundur, maju, mundur, maju\" kata Steven sambil bergerak \"Kerja bagus\" kata steven \"Walaupun tadi max sempat mendorong ku\" kataku dalam hati \"KOK DIA BELUM MATI, PADAHAL UDAH AKU DORONGNYA\" kata max dalam hati Pada pintu 89 kita menghadapi entitas yang mirip seperti rush \"Lampu berkedap-kepid, masuk lemari\" seru ku Namun entitas yang lewat bukan rush, tetapi entitas yang bernama Ambush *keluar dari lemari* \"Semuanya kembali masuk ke dalam lemari!\" Seru kakek steven Lalu kita kembali masuk kembali, lalu keluar lagi, masuk lagi dan keluar \"Tadi adalah entitas yang disebut Ambush. Ambush mirip seperti Rush tetapi ia akan bulak-balik sebanyak 5-7 kali. Ambush akan mengeluarkan cahaya warna hijau tidak seperti Rush\" kata kakek Steven
\"Pintu 100...\" \"Ini pintu terakhir yah...?\" Kata max dengan semangat \"Tapi aku harus mengsabotase dan membunuh keduannya\" kata max dalam hati *membuka pintu besi* \"ITU FIGURE!\" Seru ku \"SHHH jangan berisik\" Dikarenakan kecerebohanku Figure mengejarku. \"Ini kesempatan untuk membunuh dia. Aku punya pisau dari laci, aku bisa bunuh kakek itu!\" kata Max dengan semangat Kakek Steven sedang memecahkan kodenya, sedangkan Max berada dibelakangnya berusaha untuk membunuh kakek \"AKU MENDAPAT KAU HAHAHA!\" Teriakan Max Namun teriaknya Max terdengar oleh Figure sehingga entitasnya mengejar Max dan rencananya gagal Max telah dibunuh.... Setelah itu Figurenya mengejar aku dan kakek Steven, Namun tak lama kemudian \"Nak ambil vitamin ini dan masuk ke lift yang ada di atas\" kata kakek \"Lah kamu gimana kek?\" Kataku \"Misi ku sudah selesai, baiklah aku jelaskan semuannya. Kau heran dari awalnya mengapa aku tahu bagaimana cara menghindari entitas-entitas atau alur permainan ini. Aku kembali ke permainan ini untuk mengajar dan membantu pemain yang lainnya, tapi selama permainan yang dulunya saya gagal. Ini adalah pertama kali saya memenangkan seseorang. Cepat menangkap ini...\" kata kakek sambil gembira
\"Baiklah kek...\" kataku sambil menangis Saya menang... tetapi teman-temanku mati.... Saya langsung pergi ke rumah sakit, dan.. saya putus asa..Ibu saya meninggal. Orang yang menyayangiku meninggal Saya pulang ke rumah dengan tidak ada harapan. Hanya ada satu hal yang bisa aku lakukan. Aku harus meneruskan misi kakek Steven dengan masuk lagi ke permainannya! The End Amanant: Protect Others, saling menjaga
Magnolia and the Wicked Family Dainy Nazifah Arlene
The Deimous Palace, 1813. Hiduplah seorang putri, Magnolia. Berambut putih gemerlang, sehari hari memakai gaun emas. Lahir di dalam istana, di awan. Seluruh dunia berpaling hanya untuknya. Hiduplah juga seorang dayang, Arabella. Berambut hitam, sehari-hari memakai gaun merah tua, dan boots hitam. Lahir di pedesaan, dia kadang butuh istirahat dari realitas. Suatu hari, magnolia sedang berlayang-layang di sekitar Deimous Palace, sementara Arabella sedang membersihkan sekitar istana. Arabella terdiam. Dia melihatnya, Magnolia, dengan raut wajah yang iri. \"Dia putri yang paling cantik. Andai, aku bisa jadi Magnolia, kerjanya hanya jalan-jalan, duduk di throne setiap hari, dipuja puja seluruh dunia, huft, andai aku adalah Magnolia\", usah Arabella Arabella terdiam sejenak. Dia memikirkan suatu rencana. \"Hmm, bagaimana kalau aku pergi ke penyihir lalu aku memintanya untuk mengganti hidupku dengan hidup Magnolia?\", pikiran Arabella. Setelah Arabella memikirkannya, dia pun memutuskan untuk melakukannya. Arabella mencari penyihir hari demi hari, minggu demi minggu, sampai akhirnya tertemu. Itu memakan waktu 6 bulan! Ia pun datang ke tempat penyihir tersebut. Ya, tentu saja ke tempat penyihir itu memakan waktu yang lama. Dia awalnya pikir dari Deimous Palace ke Valley Of Ariel itu dekat. Ternyata, tidak. Dia
menyeberangi, sungai-sungai, mendaki gunung, melewati pedesaan lain, sampai dia disebut sebagai Wicked Witch! tentu saja, seluruh istana mencarinya, bahkan, Magnolia juga khawatir. Perjalanan dari Deimous Palace ke Valley Of Ariel memakan waktu sekitar 8 hari. Setelah 8 hari itu, dia akhirnya sampai. Tapi, untuk mencari tempat penyihirnya agak susah. Dia sampai mengirim burung ke tempat penyihir itu sambil mengikuti burungnya. Setelah beberapa jam, akhirnya tertemu. Ujung-ujungnya, dia datang ketempat itu basah, rambutnya mengembang, dan bajunya ditutupi lumpur. Dia mengetuk pintunya. Ada yang jawab, tapi pintunya tidak dibuka, dibuka oleh Arabella pun, pintunya terkunci. Dalam sekejap, lantai kayu yang diinjak Arabella terbuka! Dia pun jatuh ke dalamnya, dan menemukan penyihirnya, Tabitha. Ya, kenampakannya seperti penyihir pada umumnya, namun dia berambut pirang. \"welcome to The Dark Of Tabitha, how may i assist thou?\" ucap Tabitha dengan crooked teeth miliknya. \"Waduh! Sudah jauh kesini, bahasanya susah lagi!\" Usah Arabella. \"Uhh heilo.. me name is Arabella, u give switch lifes potion to me, ok?\" Ucap Arabella. \"Alright, who would thou like to switch lives with?\" Ucap Tabitha. \"Magnolia Of Deimous\" ucap Arabella. \"Ah, the girl who is adored by the world, it's gonna be a hard knock life for thou! Here, drink this'' ucap Tabitha. \"Uhh, yes\" ucap Arabella, dia tidak mengerti, bagaimana menukar hidup dengan Magnolia akan menjadi susah, tetapi dia mau-mau saja meminum ramuan itu. Tapi dia memikirkan dulu, apakah dia harus meminum ramuan atau tidak? Setelah 5 menit, Arabella memutuskan untuk meminum ramuannya.
BAGIAN II Arabella pun meminum ramuan. Dalam beberapa detik, Arabella merasa aneh, tiba-tiba, dia ada di kamar Magnolia. \"Ramuannya berhasil! Haha! Akhirnya, aku dapat hidup yang aku mau.\" Ucap Arabella. Di sudut pandang Magnolia, yang bisa dibilang Arabella, dia bingung \"dimana aku, bagaimana aku bisa disini?\", usah Magnolia. \"Hello welcome to The Dark Of Tabitha, how may i assist thou?... wait, thous that lady upon earlier right? Eh.. thous Magnolia!\" Ucap Tabitha. \"Why yes I am, and who are thou again?\" Ucap Magnolia \"Tabitha. Greatest witch. Dearest, thou must be lucky to have such a life!\" Kata Tabitha. Tetapi, Magnolia masih tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Sampai dia melihat cermin disampingnya. Dia nanap melihat dirinya itu adalah Arabella, dayang di istananya. \"Siapa… siapa aku?? Apakah hidupku selama ini adalah kebohongan?\" Usahnya. Tabitha dan Magnolia terdiam sekejap \"...no, thous existence han't a lie, thous hausfrau came hereupon to change lives\" \"Aku tidak percaya ini, teganya Arabella!\" Tabitha cukup kasian untuk Magnolia. Tabitha membiarkan Magnolia diam di tempatnya selama beberapa bulan. Dan ya, sebenarnya Tabitha bisa hampir semua bahasa, dia ingin menjahili orang saja.
Sementara Arabella, dia mengotori nama Magnolia. Tetapi, ia menikmati hidupnya. sampai… Ayah Magnolia datang. Prince Darius II. \"MAGNOLIA! KAMU HARUS DIJODOHKAN!!!\" ucap Darius. Arabella hilang akal. \"Kenapa? Kenapa aku tidak bisa cari cinta sejatiku? Bukankah itu yang seharusnya terjadi kepada putri-putri cantik?\" Usah Arabella. \"Karena ulah kamu ini, kamu merusak nama keluarga! Maka kamu harus menikah dengan orang yang bisa membersihkan nama baik kita!!\" Darius bertegas. Tentu saja, Arabella berkata balik. \"TIDAK!!\" Ucapnya. Dia menyuruh semua penjaga untuk mengurung Darius. Tapi, tentu saja, karena Darius memiliki jabatan lebih tinggi, dia bisa melakukan apa saja yang ia mau. Darius pun menegaskan kepada penjaga untuk tidak mengurungnya. Tapi anehnya, Darius tidak menghukum Arabella. 2 bulan kemudian, ini dekat kemahkotaan Arabella menjadi ratu. Dia harus menghafal buku yang panjangnya bisa 2 istana. \"Waduh.\" Usah Arabella. Dari situ, dia harus mendatangi acara makan malam, royal ball, royal party, royal ascot, dan royal events lainnya. Dia senang, tetapi, dia tidak menyadari bahwa semua itu harus dilakukan dengan royal etiquette, manners, royal rules, dan semacam itu. Dia lupa, Magnolia sudah terbiasa dengan itu. Kalau tidak, bisa-bisa ketahuan bahwa dia sebenarnya bukan Magnolia. Kan tidak mungkin jika dia tiba-tiba lupa semua itu dalam waktu yang cukup pendek. Dia belajar hari demi hari. Tetapi dia tidak mengerti juga, banyak royal rules yang aneh seperti harus berjalan dibelakang orang yang memiliki jabatan lebih tinggi, tidak boleh menyentuh royal family, kata-kata yang susah saat menyapa, dan lain-lain. Dia tidak
mungkin bisa menghafal semua itu dalam 3 hari, karena acara pertamanya adalah 3 hari kemudian. Alhasil, Arabella hanya menghafal ¼ buku royal etiquette, itupun Arabella belum praktikan. 3 hari kemudian, hari yang besar. Acara pertamanya adalah royal ball. Ayah Magnolia, Darius berharap bahwa ada yang ingin menjadi dance partner dia. Saat datang di royal ball, semua orang memberi Arabella muka yang jijik. Alhasil, tidak ada yang mau jadi dance partner Arabella. Arabella kesal, gelisah, marah. Dia terus di caci-maki karena etikanya. Dia pun teriak, \"SAYA BERTUKAR NYAWA DENGAN MAGNOLIA BUKAN UNTUK INI!!\" Semua yang ada di ballroom tersentak, ruangan itu diam sejenak. Krik, krik, krik, sampai adanya Darius. \"SAYA SUDAH MENGETAHUI INI SEJAK LAMA!\" lagi-lagi, semua tersentak. \"Mengapa kau tidak beri tahu kami?\" \"Hidup mungkin akan lebih baik jika kau beritahu kami\" \"seharusnya kau beritahu kami\" \"ini salahmu!\" Usah orang-orang yang ada di ballroom. \"aaAH!\" usah Darius. Darius menarik Arabella keluar ballroom dan berkata \"besok kamu keluar sejauh mungkin dari sini! Jangan pernah kau kesini LAGI!! Kamu sudah memberi nama buruk keluarga saya! Dan besok, bawa Magnoliaku!!\" Tegas Darius. \"Iya, yah.\" Usah Arabella. \"JANGAN PANGGIL SAYA ITU!\" Tegas Darius. Semenjak itu, Arabella dibenci seluruh Deimous. Bahkan, nama Arabella di ban dari Deimous. Kasian ya, anak-anak yang mau dinamai Arabella saat itu, ataupun yang namanya Arabella harus mengganti namanya sendiri.
BAGIAN III Keesokan harinya, Arabella diusir dari kerajaan. Dia menjemput Magnolia dari Valley of Ariel ke Palace Of Deimous menggunakan kuda. Arbella tentu meminta Tabitha untuk menukar kehidupannya kembali. \"Me Arabella, me want to switch life Magnolia Of Deimous\". Dengan grammar buruknya, ucap Arabella. \"Unfortunately, thou must pay 100 shillings\". Ucap Tabitha. Tiba-tiba, ada sosok muncul, \"I shall pay\". Dan sosok itu adalah, Magnolia. \"Goodbye, dearest\" ucap Tabitha dengan nada sedih. Mereka pun meminum ramuannya dan kembali menjadi dirinya masing-masing. Dalam perjalanan, Arabella meminta maaf sebesar besarnya kepada Magnolia. Dia menjelaskan bagaimana dia telah mengotori nama buruk keluarga Magnolia, dan Magnolia sendiri. Hal yang mengejutkan terjadi, Magnolia memaafkan Arabella begitu saja. Arabella bertanya, \"kok kamu memaafkanku begitu saja?\" \"Karena aku mengerti, setiap orang pernah melakukan kesalahan, maupun yang kecil atau yang besar. Setiap orang juga memiliki perasaan, bahkan penjahat.\" Jawab Magnolia. \"Terimakasih, Magnolia, sudah memaafkanku.\" Ucap Arabella Sepanjang jalan, Arabella tetap meminta maaf kepada Magnolia, dan Magnolia tetap mendengarkan dan memaafkan. Beberapa hari kemudian, mereka datang di Palace Of Deimous. Saat sudah sampai di gerbang Palace Of Deimous, Arabella turun dari kuda. \"Mengapa kamu turun dari kuda, Arabella? Kita masih bisa
mengendarai kuda sampai istana.\" Magnolia bertanya. \"Ini tujuan akhirku, aku tidak bisa masuk ke dalam Deimous, ini adalah perpisahan kita. Maaf, aku salah, selamat tinggal, Magnolia\", ucap Arabella. Arabella pun pergi. Beberapa detik kemudian, Magnolia berkata, \"Arabella, janganlah engkau pergi!!\" Arabella bingung, karena dia sudah melakukan hal-hal buruk untuknya, jadi mengapa Magnolia mengajak dia kembali? Arabella pun balik ke gerbang Deimous \"kenapa, Magnolia?\" Ucap Arabella. \"Kau bisa pergi, tapi aku tidak akan membiarkanmu hidup tanpa makanan, minuman, rumah, atau uang\" ucap Magnolia. Arabella lagi-lagi bingung \"tapi, mengapa?\" Dengan nada bingung, ucap Arabella. \"Karena saya peduli\", ucap Magnolia\". Arabella pun mengajak magnolia ke tempat asalnya, Mountain Of Lions. Arabella, Magnolia, dan beberapa penjaga menaiki delman untuk kesana, dan mereka memilih rumah untuk Arabella. Mulai dari situ, Deimous memberi Arabella uang tahunan, makanan, dan minuman. Deimous juga memberi Arabella pekerjaan di Mountain Of Lions. Dan Arabella menjadi seorang yang baik hati, peduli, dan dia bahkan sering merawat anak yatim piatu disana. Magnolia kembali dicintai di seluruh dunia, dan dia sudah menjadi ratu di Deimous. Tapi, apakah ini akhir ceritanya?
Kelinci Kesayanganku Karya: Dyandra Athaya Khansa Cinta
Suatu sore di rumah Ani sedang ramai sekali. Karena Ani menangis kehilangan kelinci kesayangannya. \"Sudah Ani jangan menangis terus, nanti ayah sama kakak yang akan mencari kelinci Ani\" Kata Ibu sambil memeluk Ani yang sedang menangis. \"Kasian kelinci Ani bu, pasti kedinginan di luar sana… Hiks… Hiks… Hiks\" Kata Ani. \"Sabar ya nak, kita tunggu sampai ayah pulang dari kantor\" Ibu mencoba membujuk Ani. Tiba-tiba datanglah kakak masuk ke dalam rumah sambil berkata pada Ibu \"Kok kelinci Ani bisa hilang bu?\" Tanya Kakak. \"Ibu juga ga tau kak, tadi Ibu lihat kelincinya lagi main di dekat kandangnya\" Kata Ibu. Tiba-tiba Ani ingat kelincinya suka main ke rumah sebelah. \"Mungkin kelinci Ani ada di rumah Dewi\" Seru Ani sambil berlari menuju ke rumah Dewi. Ibu dan Kakak mengejar Ani keluar rumah. Di depan rumah Ani bertemu ayah yang baru pulang dari kantor. \"Ada apa bu? Kok lari-lari?\" Tanya Ayah. \"Ibu mau menyusul Ani yang lari ke rumah Dewi\" Kata Ibu.
Lalu Ibu menceritakan tentang kelinci Ani yang tiba-tiba hilang. Lalu Ayah, Ibu, dan Kakak pergi bersama-sama ke rumah Dewi menyusul Ani. Pas nyampe rumah Dewi, Ibu melihat Ani sedang bertanya pada Dewi. \"Kamu melihat kelinciku ga Dew?\" Tanya Ani pada Dewi. \"Tidak, kelinci jelek aja kamu cari-cari\" Ejek Dewi pada Ani. \"Kamu jahat Dewi, bilang kelinciku jelek\" Kata Ani. \"Padahal kamu sendiri yang bilang pengen kelinci punyaku\" Lanjut Ani pada Dewi. \"Pasti kamu yang sembunyiin kelinciku\" Lanjut Ani. \"Enak aja, ngapain aku sembunyiin kelinci kamu, aku juga bisa beli kelinci yang lebih bagus daripada kelinci kamu\" Kata Dewi.
\"Kamu bohong….\" Teriak Ani. \"Aku ga bohong\" Kata Dewi. Saat Ani dan Dewi sedang bertengkar Ayah, Ibu, dan Kakak datang menghampiri Ani dan Dewi. \"Ani tidak boleh asal menuduh\" Kata Ayah. \"Itu tidak baik nak\" Sambung Ayah kembali. \"Tuh denger kata Ayah kamu\" Kata Dewi dengan congkaknya. \"Tapi yah, Ani yakin kelinci Ani ada di rumah ini\" Kata Ani. Tiba-tiba dari arah rumah Dewi muncullah kelinci yang sedang dicari Ani. \"Lihat yah, bener kan kelinci Ani ada dirumah Dewi\" Teriak Ani. Wajah Dewi tiba-tiba pucat karena ketahuan berbohong. Sambil berkata \" Mana aku tahu kelincimu ada dirumahku\" Mencoba membela diri. Ibu mencoba menengahi Ani dan Dewi. \"Sudah… sudah… yang penting kelincinya sudah ketemu\" Kata Ibu. \"Tapi Bu…….\" Lanjut Ani. \"Sudah… Kita pulang ya\" Kata Ibu kepada Ani.
\"Maaf ya Dewi, kelinci Ani bikin rumah Dewi berantakan\" Kata Ibu kepada Dewi. Dewi menunduk malu ketahuan berbohong sambil berkata \"Maafkan aku Bu, tadi kelincinya masuk ke halaman rumahku dan aku sembunyikan di dalam rumah, biar Ani nyari-nyari\" \"Lain kali ga boleh kaya begitu ya nak\" Sahut Ibu. \"Ayo Ani, Dewi kalian bersalaman sambil bermaaf-maafan\" Kata Ibu lagi. \"Iya bu\" Jawab Ani dan Dewi serentak. \"Yaudah kita pulang ya Ani…\" Lanjut Ibu lagi. Akhirnya semua berpamitan pulang kerumah dan Ani pun memasukkan kelincinya ke dalam kandang. Sejak saat itu Ani dan Dewi pun sekarang menjadi sahabat yang sejati. ~The Happy Ending~ Amanat: Kita Tidak boleh berbohong dan sombong kepada orang lain, teman, sahabat, guru, bahkan orang tua kita. Kita harus belajar jujur mulai dari sejak dini. Kita tidak boleh memamerkan/menyombongkan kekayaan ataupun yang bisa membuat kita menjadi bangga terhadap diri kita.
Sekolah By: Dzimar 6a
Di sd salman not al farisi ada 5 sahabat yaitu Chole, Rika, Komi, Teuku dan Rito Sensei: \"selamat pagi anak anak sensei ada tugas kelompok, kerjakan dan kumpulkan besok pagi yah ni sensei kasih bahan- bahan nya\" Anak-anak mengambil bahan-bahanya dan pulang Rito: sensei gak jelas dateng dateng malah kasih tugas bukanya ngajarin Chloe: ya ngak tau kok tanya saya Rika: gapapa kan sensei kasih tugas biar kita pintar dan tidak malas malasan Rito: ya sih tapi kan mana ada guru dateng dateng ngasih tugas bukanya ngajar Teuku: ada kok tuh buktinya sensei cuman ngasih tugas ngak ngajarin Rito: ni anak pengen gw tampol rasanya Teuku: hehe ya maap Komi: udah udah kerjain dulu tugas nya nanti dihukum lagi sama sensei kan sensei guru killer Rito: ya udah ya udah kerjanya di rumah komi yah Komi: lah kok aku? Rito: kan kamu yang ngajak hehe Komi: yaudah deh yuk Mereka pun pergi ke rumah Komi untuk mengerjakan tugas mereka
Rito: chloe yuk main games Chloe: gas Teuku: ni anak dateng dateng bukanya ngerjain tugas malah main game Komi: iya dateng dateng cuman pengen wifi doang Rika: yaudah yuk kita kerjain tugasnya Mereka pun mengerjakan tugas mereka Rito: akhirnya selesai juga Chloe: iya tugas kita sudah selesai Chole: tapi aku capek Teuku: capek apanya orang dari tadi kalian main game bukanya bantuin Rika: iya bener kita tuh harusnya yang capek bukan kalian Rito dan Chole: kan kita juga bantu, bantu doa hehe Teuku: yau udah yuk pulang Komi: tunggu dulu ini tugas siapa yang bawa? Teuku: kamu ajalah Komi: yaudah deh Mereka pun pulang ke rumah dan beristirahat untuk bersekolah besok
Rito: halo teman teman Teuku,chloe dan yang lainya: halo Rito Rito: tugas dibawakan komi? Komi: iyalah masa enggak Rito: kan cuman ngecek Komi: yaudah yuk siap siap bentar lagi sensei datang Sensei pun datang ke kelas Sensei: selamat pagi anak anak Anak-anak: pagi pak Sensei: kumpulkan tugas kalian yah Anak-anak: siap pak Sensei pun memeriksa tugas murid murid Sensei: oke yang mendapatkan nilai 100 adalah kelompok Rito selamat Rito dan kawan kawan: yey dapat nilai 100 The end
Search