Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Kumpulan cerpen 6A bagian 2

Kumpulan cerpen 6A bagian 2

Published by coneserupa84, 2023-06-18 20:58:33

Description: Kumpulan cerpen 6A bagian 2

Search

Read the Text Version

["\u201cCoba ibu baca! Tolong kasiin suratnya ke ibu!\u201d, suruh Indriana untuk memberikan suratnya ke dirinya. Saat membaca, hatinya langsung bergetar pecah. Ia tidak menyangka jika Wijaya bertarung dengan Ravindra, adiknya sendiri. Ia berpikir jika Wijaya itu mati syahid dalam melawan Ravindra. \u201cDek, kamu gapapa kan kalo ayah kamu bukan ayah yang kamu kenal, melainkan om kesayangan kamu?\u201d, tanya Indriana dengan mata berkaca-kaca. \u201cAku agak sedikit kecewa dengan ibu, ibu ngapain berselingkuh dengan adiknya ayah? Hah?!\u201d, tanya Cynthia dengan bentak. \u201cBukan begitu maksudnya dek\u201d, cegah Indriana terhadap fitnahan tersebut. \u201cHabis itu, kenapa om Ravindra bisa ngehamilin ibu, dan kenapa aku bisa dilahirkan? Jawab bu!!\u201d, bentak Cynthia terhadap Indriana. \u201cNanti ibu bakal jelasin kenapa\u201d, Indriana menepis pertanyaan-pertanyaan.","KEESOKAN HARINYA (HARI SABTU) \u201cOm, sini dulu sebentar. Ada yang aku mau tanyain\u201d, suruh Cynthia agar Ravindra ke dalam rumah, karena Cynthia ingin bertanya sesuatu ke Ravindra. \u201cOm itu selingkuhan dari ibu ya? Kalo bukan, kenapa aku bisa lahir ke dunia ini om? Jawab pertanyaan ku om!!\u201d, bentak Cynthia terhadap Ravindra. \u201cOm sejak kapan jadi selingkuhan ibu? Pasti ini hanya tipu daya saja\u201d, jawab Ravindra agar rahasianya tidak terbocor. \u201cAbis itu, kenapa surat ini aku adalah anak om?\u201d, bentak Cynthia. \u201cAa..Aa..Jadiii\u2026\u201d, jawab Ravindra terbata- bata. \u201cAlah, om jan boong!\u201d, Cynthia mencurigai berlebihan Ravindra.","\u201cKu laporin polisi gimana?\u201d, ancam Cynthia karena masalah tersebut. \u201cJangan dulu, kan belum terbukti\u201d, Ravindra menepis ancaman dari Cynthia agar menghilangkan semua bukti-bukti. \u201cNanti om bakalan serahin diri ke polisi ko\u201d, jawab Ravindra menenangkan Cynthia agar tidak melaporkan polisi. \u201cOm juga b*n*h ayah kan? Ada semua buktinya disini!\u201d, curiga Cynthia sambil menunjukkan surat yang Wijaya telha tulis. \u201cMasalah b*n*h ayah, bukan om. Paling cuma berantem doang\u201d, Ravindra mencoba untuk menutup-nutupi kejadian yang dialami dulu. \u201cIni ada apa sih? Ko om sama kakak berantem?\u201d, tanya Keanu tanya penasaran. \u201cDek, kamu masuk dulu ke kamar gih. Ini soalnya rahasia aku dengan om Ravi\u201d, suruh Cynthia untuk menyuruh Keanu ke kamarnya dan mengunci pintunya. \u201cOm, ga mungkin kan kalo orang lain yang b*n*h ayah? Soalnya orang-orang jarang yang membenci ayah, cuma di keluarga ini doang yang mungkin membenci ayah, termasuk om!\u201d, Cynthia memberikan fakta-fakta terhadap Ravindra. \u201cKamu itu fitnah, dari kapan om benci ayah kamu, ga mungkin!\u201d, Ravindra mencoba untuk menghindar dari fakta-fakta itu","\u201cThat was impossible, uncle. I believe it!\u201d, Cynthia memastikan bahwa dia yakin dia memang benar. \u201cNo, I never hate your father, even when I was a child!\u201d, Ravindra terus menghindar dari caci-maki Cynthia. \u201cYour wasting my time for report to police\u201d, Cynthia terus bersikeras menelpon polisi. \u201cKriingg..Kriingg..\u201d, suara telepon dari smartphone Cynthia berdering. 1 \u00bd JAM KEMUDIAN \u201cHalo, apakah ini rumah ibu Indriana?\u201d, tanya pak Polisi yang bernama pak Bramantyo. \u201cIya, ada apa pak?\u201d, tanya Indriana sambil membuka pintu. \u201cJadi gini bu, ada salah satu anak anda yang menelepon saya, dan berkata bahwa pamannya memb*n*h ayahnya 2 minggu yang lalu\u201d, pak Bramantyo menjelaskan kronologinya.","Setelah itu, Ravindra langsung ditahan dan dibawa ke kantor polisi. Setelah Ravindra ditahan, semuanya jadi tenteram, kecuali Indriana. \u201cBagaimana kondisi ayah disana ya? Apakah ayah tenang disana?\u201d, gumam Indriana memikirkan Wijaya. \u201cAyah tenang ko bun di atas sana\u201d, Cynthia menenangkan Indriana agar tidak terlalu memikirkan Wijaya =TAMAT= Amanat: Mencintai orang jangan terlalu cinta, mungkin saja dibaliknya dia membencimu. Begitupun jika membenci orang jangan terlalu benci, mungkin saja dibaliknya dia mencintaimu.","Pergi berlibur ke pantai ARFAN","Ayo berlibur kita ke pantai Udin ayo aku akan merapihkan baju, Mereka pun menaiki mobil dan sudah sampai di pantai, bagus juga ya pantai ini Udin iya memang pantainya sangat bagus dan bersih, ayo kita bersiap-siap untuk mengganti baju untuk berenang. Mereka sudah diberitahu untuk berenang jangan terlalu jauh jauh Udin kita kesana yo jangan dengerin kata orang itu jangan, lalu Udin pun sampai ke tengah laut, tolong tolong ada banyak hiu, dan penjaga laut pun menolong Udin yang nyaris terkejar hiu","Udin pun dimarahi oleh ibunya karena nakal dan tidak mendengarkan apa kata penjaga pantai dia meminta maaf dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Penjaga pantai berkata adek lain kali hati hati dengarkan apa kata orang yang lebih mengerti atau paham dengan situasi di laut tersebut Amanat : harus mendengarkan apa kata penjaga pantai.","Terima kasih"]


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook