Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore SAYEMBARA KONSEP PERANCANGAN KAWASAN DAN BANGUNAN GEDUNG KOMPLEKS ISTANA WAKIL PRESIDEN DI IBU KOTA NUSANTARA

SAYEMBARA KONSEP PERANCANGAN KAWASAN DAN BANGUNAN GEDUNG KOMPLEKS ISTANA WAKIL PRESIDEN DI IBU KOTA NUSANTARA

Published by Dagu Komunika Bookcases, 2022-09-20 14:58:26

Description: Rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur telah diumumkan secara resmi melalui pidato Kenegaraan Presiden RI tanggal 16
Agustus 2019 di DPR RI. Gagasan yang sudah diungkapkan sejak era Presiden Soekarno ini akhirnya ditindaklanjuti dengan serius.
Langkah pertama dari proses pemindahan IKN ini, Presiden Joko Widodo telah menugaskan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memulai proses perencanaan IKN dengan memberikan kesempatan terbuka yang memberikan ruang seluas- luasnya kepada masyarakat Indonesia untuk terlibat dan menjadi bagian dari proses yang sangat bersejarah ini. Karena itu Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) diselenggarakan.

Search

Read the Text Version

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 101 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

102 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 103 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

10 BENTANG WANA ASTANA wo39- 011 Bentang Wana Astana, sesuai namanya, Kompleks Istana Wakil Presiden ini akan menjadi bentangan ikonik di tengah rimba Nusantara. Dengan orientasi akses pada sumbu kebangsaan, bangunan ini sekaligus menjadi landmark kawasan Ibu Kota Nusantara. 104 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 105 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

106 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 107 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

11 DWI TUNGGAL wo48- 014 Istana Wakil Presiden hadir mengeskspresikan bangunan tropis nusantara. Ekspresi bukan sebatas pada bentuk arsitektur, tetapi juga kontekstual dengan lingkungan yang dijelmakan dalam sebuah perancangan yang mengedepankan beragam aspek, antara lain iklim, hidrologi, dan daya dukung tanah. 108 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 109 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

110 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 111 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

12 ASTANA KHATULISTIWA wo49- 015 Astana Khatulistiwa, sebuah istana di Negeri Khatulistiwa. Astana Khatulistiwa merupakan wujud New Democracy, Critical Regionalism, dan Rimba Nusantara dalam adaptasi arsitektur modern di Ibu Kota Nusantara. 112 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 113 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

114 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 115 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

13 BATANG GARING wo61- 016 Mengusung filosofi pohon kehidupan, kawasan Istana Wakil Presiden akan menjadi simbol keharmonisan hubungan manusia dengan sesama, alam, dan Sang Pencipta. Dalam hal ini, desain Istana Wakil Presiden tak hanya menjadi wadah aspirasi yang bersahabat dengan rakyat, melainkan juga menyatu dengan lingkungan. 116 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 117 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

118 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 119 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

14 ASTANA AGRAWANA wo65- 017 Astana Agrawana berdiri kokoh dan anggun di puncak bukit. Peletakan istana di puncak bukit terinspirasi dari Kuil Parthenon di Yunani. Keberadaan Astana Agrawana sebagai Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara akan menjadi ikon landmark Kota Masa Depan Berbasis Hutan. 120 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 121 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

122 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 123 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

15 wo66- 018 Desain Istana Wakil Presiden mengolaborasikan konsep bangunan tradisional khas Kalimantan Timur—Rumah Lamin dan konsep green architecture. Dengan menuangkan kedua konsep ini, Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara hadir sebagai sebuah bangunan yang merepresentasikan kearifan lokal sekaligus tempat hidup yang lebih baik, lebih sehat, dan hemat energi. 124 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 125 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

126 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Karya Para Peserta Direktorat Jendral Cipta Karya 127 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia



PROFIL DEWAN JURI

Tim Dewan Juri Sayembara IKN untuk Kategori Kompleks Istana Wakil Presiden Duduk : Gunawan Tjahjono, Wiendu Nuryanti, Adjar Prayudi Berdiri : Sibarani Sofian, Wicaksono Sarosa, Georgius Budi Yulianto, Jatmika Adi Suryabrata, Guntur Iman Nefianto 130 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

profil dewan juri Prof. Ar. Gunawan Tjahjono, M.Arch., Ph.D. IAI (Ketua) Guru Besar Teknik Arsitektur Universitas Indonesia ini didaulat menjadi juri Sayembara IKN yang kedua kalinya. Sosoknya dikenal sebagai arsitek lewat karya rancangannya, antara lain Gedung Pusat Administrasi Universitas Indonesia (Gedung Rektorat UI), Renovasi Pastoran Theresia Jakarta, dan Masterplan Kampus Baru UI Depok. Arsitek senior yang telah menginjak usia 76 tahun ini selalu bersemangat. Namun, usia tak menyurutkan semangat beliau untuk memberikan sumbangsih terbaiknya bagi masa depan negeri ini. Dengan keilmuan dan keahliannya, beliau kerap didaulat menjadi juri dalam berbagai sayembara dan kompetisi arsitektur serta pembicara/narasumber dalam berbagai workshop, baik tingkat nasional maupun regional. Ir. Adjar Prayudi, MCM, MCE Sejak 2021, beliau didaulat sebagai Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN Bidang Pelaksanaan Bangunan Gedung. Sarjana Arsitektur lulusan Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya ini pernah menjabat sebagai Direktur PBL/BPB Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR pada periode 2014—2017. Beliau banyak berperan dalam proyek-proyek strategis nasional. Di antaranya, Pembangunan GBK untuk Asian Games 2018 dan Satgas Perencanaan dan Pengawasan Pembangunan Infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Direktorat Jendral Cipta Karya 131 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

Ar. Karnaya, MAUD, IAI, AA Arsitek lulusan Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur ITB ini mengenyam pendidikan Master of Architecture in Urban Design di Harvard University, Cambridge, Amerika Serikat pada 1985. Beberapa karya arsitektur rancangannya, antara lain Masterplan Komplek Bank Indonesia Thamrin, Gedung Twin Tower BI, Pasar Tanah Abang Blok A yang mendapat nominasi Agha Kan Award (2003), dan Auditorium Universitas Jember (2016). Sebagai arsitek senior dan profesional, beliau kerap didaulat sebagai juri dalam berbagai sayembara bidang arsitek. Tahun 2009, Karnaya menjadi Juri Sayembara Gedung Perpustakaan Nasional dan Juri Sayembara Gedung ASEAN pada 2015. Ar. Georgius Budi Yulianto, M.T., IAI, AA Arsitek profesional dengan pengalaman selama 25 tahun ini adalah Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia 2021— 2024. Pria yang akrab disapa Mas Boegar ini juga merupakan Principal Architect pada Biro Arsitek LAID-Indonesia yang menangani proyek hotel, resort, apartemen, rumah sakit, kawasan wisata, bangunan publik, pemugaran bangunan cagar budaya, dan masterplanning. Saat ini, beliau juga aktif sebagai Dosen pada Prodi Arsitektur Unpar dan dosen tamu pada Prodi Arsitektur di beberapa universitas, seperti ITB, ITENAS, dan UPI. Pada 2021, beliau dilantik sebagai anggota Dewan Pakar KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) Provinsi Jawa Barat 2021—2025. 132 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

profil dewan juri Prof. Dr. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D Sosoknya dikenal sebagai Profesor Arsitektur dan Pariwisata Perencanaan di Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM, Yogyakarta. Beliau juga dikenal sebagai ahli terkemuka pada isu budaya, pariwisata, dan pembangunan di Indonesia. Pada 2011, beliau menjabat sebagai Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Saat ini, beliau adalah Guru Besar pada Departemen Teknik Arsitektur Fakultas Teknik UGM. Ar. Jatmika Adi Suryabrata, M.Sc, Ph.D, IAI Arsitek profesional yang beberapa karyanya telah memenangkan penghargaan di ajang ASEAN Energy Awards. Sejak 1986, Jatmika aktif sebagai dosen di Departemen Arsitektur dan Perencanaan UGM, Yogyakarta dengan spesialisasi Green Buildings, Bioclimatic Designs, dan High Performance Buildings. Sejak 2013, beliau menjadi anggota Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) DKI Jakarta. Pada tahun 2020, ia pun menjadi konsultan senior di Global Buildings Performance Network (GBPN) untuk menyiapkan peta jalan kebijakan, baselines, dan target capaian bangunan rendah karbon di sektor perumahan maupun komersial untuk beberapa kota di Indonesia. Direktorat Jendral Cipta Karya 133 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

Sibarani Sofian, S.T., MUDD, LEED AP Pendiri sekaligus Direktur URBAN+, studio desain yang fokus pada urban design, planning, arsitektur, dan landscape. Sibarani Sofian terpilih sebagai Ketua Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI) periode 2022—2025. Beliau juga aktif sebagai Dewan Penasihat dan Dosen di Indonesia dan Singapura. Bersama Ardzuna Sinaga, di bawah bendera URBAN+, karyanya terpilih sebagai pemenang Sayembara Desain IKN pada 2019 lalu dengan desainnya yang berjudul “Negara Rimba Nusa”. Guntur Iman Nefianto, SE., S.H., M.H Saat ini, menjabat sebagai Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Wakil Presiden Kementerian Sekretariat Negara. Dalam tugasnya, beliau melakukan dukungan teknis dan administrasi kepada Wakil Presiden. Dengan pengalaman lebih dari 9 tahun bergelut di kesekretariatan Wakil Presiden, pria yang juga dipercaya sebagai Komisaris PT Pos Indonesia (Persero) ini tentunya memahami kondisi dan berbagai aspek terkait Kantor Kesekretariatan Wakil Presiden. Hal tersebut dapat menjadi perhatian dalam perancangan Kompleks Istana Wakil Presiden. 134 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

profil dewan juri Dr. Ir. Wicaksono Sarosa Tokoh Perencanaan Kota ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan. Pria yang lebih senang disapa Wicak ini juga aktif di kalangan peneliti perkotaan di Indonesia dan wilayah Asia Pasifik. Pada 2009, beliau dipercaya menjadi Ketua Tim Pengembangan Strategi dan Kebijakan Perkotaan Nasional oleh Bappenas dan Kementerian PUPR. Saat ini, beliau aktif dalam program perbaikan desa dan sebagai instruktur pelatihan pembangunan kapasitas masyarakat. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di beberapa negara lain, seperti Vietnam, Kamboja, Bhutan, dan Australia. Direktorat Jendral Cipta Karya 135 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia



Perjalanan sayembara

PERJALANAN SAYEMBARA Pembangunan Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara dilaksanakan di atas lahan seluas 14,8 Ha. Nantinya, Istana Wakil Presiden tak hanya sebagai tempat Wakil Presiden berkantor. Melainkan, juga akan menjadi ruang linimasa 1. Desain harus mencerminkan Identitas Bangsa kinerja Wakil Presiden dari masa ke masa dalam desain Interior maupun Eksterior Bangunan sekaligus ruang aspirasi dan demokrasi (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal yang selalu menghubungkan konstitusi dan rakyat. Ika); Latar Belakang 2. Dalam perencanaan desain harus memperhatikan peraturan dan ketentuan yang berlaku tentang Sayembara Konsep Perancangan Kawasan Bangunan Gedung Negara yang tertuang dalam dan Bangunan Kompleks Istana Wakil Presiden Peraturan Pemerintah (PP) nomor 16 tahun 2021 diselenggarakan untuk mengundang keterlibatan dan Peraturan Presiden nomor 73 tahun 2011; masyarakat Indonesia dalam pembangunan Kompleks Istana Wakil Presiden yang menjadi 3. Desain Menerapkan prinsip Green Building salah satu prioritas pengembangan Ibu Kota (bangunan gedung hijau) dengan implementasi Nusantara. Melalui sayembara ini, masyarakat Permen PUPR nomor 21 tahun 2021 tentang dapat menyampaikan ide atau gagasan desainnya Bangunan Gedung Hijau; sehingga dapat diperoleh karya desain terbaik. 4. Desain harus Menerapkan prinsip Kemudahan Dengan mengundang masyarakat, memberikan Gedung yang tertuang dalam PP nomor 16 tahun kesempatan kepada masyarakat untuk berkontribusi 2021, meliputi hubungan ke, dari, dan dalam dalam mewujudkan IKN yang merepresentasikan bangunan gedung, serta kelengkapan sarana kemajuan dan keunggulan bangsa. dan prasarana dalam pemanfaatan bangunan gedung. Termasuk didalamnya mengakomodasi Kriteria penyandang disabilitas; Untuk mewujudkan Kompleks Istana Wakil Presiden 5. Fungsi sabagai tempat berkantornya Wakil yang smart, green, beautiful, dan sustainable, berikut Presiden dan berfungsi sebagai bangunan yang beberapa kriteria yang harus dipenuhi: menjadi landmark Kawasan. 6. Pada Fungsi ini bentuk bangunan didesain secara monumental dengan elemen kuat yang bisa menjadi simbol tertentu dengan tetap berkarakter sebagai bangunan modern yang ramah lingkungan. 138 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Perjalanan Sayembara Diskusi para juri saat proses penjurian berlangsung 7. Bangunan yang mempunyai karakter yang 10. Desain harus mampu memenuhi persyaratan selaras dengan bangunan utamanya sebagai keandalan bangunan (keselamatan, kesehatan, bangunan penunjang, sehingga menjadi kenyamanan, kemudahan) kesatuan Kompleks dengan sekitarnya. 11. Zonasi yang didesain harus memudahkan sistem 8. Menerapkan Prinsip Smart Building dalam pengamanan. pengelolaan fungsi- fungsi dalam Bangunan dengan menggunakan teknologi informasi dalam 12. Desain sudah harus menjelaskan sistem sistem pengelolaan bangunan; keamanan yang mutakhir; 9. Desain bangunan harus menjadi ciri khas baru 13. Desain harus mampu memenuhi setiap dalam Ibu Kota Negara, dengan desain yang persyaratan pertahanan dan keamanan dalam mampu bertahan terhadap perkembangan melindungi setiap orang yang ada di dalamnya; zaman; 14. Desain harus mempertimbangkan aspek-aspek mitigasi terhadap bencana dan ancaman; Direktorat Jendral Cipta Karya 139 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

Penjurian dilakukan dengan memperhatikan sejumlah aspek yang telah disyaratkan dalam kriteria desain Lingkup 3. Anggota kelompok minimal berjumlah 5 (lima) orang dan maksimum 10 (sepuluh) orang Keluaran Sayembara berupa Dokumen Konsep termasuk ketua. Setiap orang hanya dapat Perancangan sesuai dengan ketentuan Peraturan tergabung dalam 1 (satu) kelompok. Setiap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2021 Peserta Sayembara dapat mengikuti paling tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang banyak 2 (dua) sayembara Konsep Perancangan Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung Kawasan dan Bangunan Gedung di Ibu Kota yang terdiri dari : Nusantara; 1. Analisis Konsep 2. Dasar Pemikiran dan Pertimbangan Perancangan 4. Minimal 4 (empat) anggota kelompok memiliki 3. Program Ruang kompetensi SKA sebagai berikut : 4. Organisasi Hubungan Ruang a. SKA Arsitek Ahli Muda/ STRA Madya 5. Skematik Rencana Teknis b. SKA Ahli Teknik Bangunan Gedung Muda 6. Sketsa Gagasan c. SKA Ahli Teknik Mekanikal/ Ahli Teknik Tenaga Listrik Muda Persyaratan Lomba d. SKA Ahli Arsitektur Lansekap Muda 1. Warga Negara Indonesia (WNI) dan Non- 5. Peserta sayembara dapat berkolaborasi dengan WNI yang bekerjasama dengan Badan Usaha disiplin ilmu lainnya seperti, Ahli Geoteknik, Ahli Konsultansi Konstruksi yang memenuhi syarat Desain Interior, Teknik Lingkungan, dan/atau ahli sesuai peraturan perundangan yang berlaku; terkait lainnya, serta masyarakat umum lainnya; 2. Peserta merupakan kelompok yang memiliki keahlian dalam perancangan arsitektur. Ketua 6. Selama pelaksanaan sayembara tidak kelompok harus WNI, dan memiliki minimum diperkenankan adanya pergantian personil Kompetensi SKA Arsitek Madya/STRA; maupun badan usaha. 140 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Perjalanan Sayembara Proses Penjurian 3. Tahapan Penjurian I yang dilaksanakan pada 6—8 Juni 2022. Penjurian I akan menetapkan tiga Sayembara Konsep Perancangan Kawasan karya terbaik yang akan masuk ke tahap ke-4, dan Bangunan Kompleks Istana Wakil Presiden yaitu Penjurian Tahap II untuk pemeringkatan dimulai sejak 28 Maret 2022. Proses pendaftaran karya yang ditetapkan langsung oleh Menteri berlangsung hingga 8 April 2022, sedangkan PUPR. penyusunan dan pemasukan karya dimulai sejak 23 April hingga 1 Juni 2022. 4. Tahapan Penjurian II yang terdiri dari tahap presentasi nominator dan penjurian untuk Pemasukan dokumen terdiri dari dua tahapan dengan pemeringkatan pemenang. cara mengisi formulir dan mengunggah pindaian dokumen pada situs sayembaraikn.pu.go.id. Tahap Penjurian dilakukan oleh sembilan orang juri I, peserta mengisi data personel dan badan usaha yang diketuai oleh Prof. Ar. Gunawan Tjahjono, konsultansi konstruksi pada formulir pendaftaran M.Arch., Ph.D., IAI. Tim Juri yang bertugas dan mengunggah persyaratan sesuai ketentuan. ditetapkan berdasarkan Kepmen PUPR Nomor Peserta yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi 270/KPTS/M/2022 tentang Pembentukan Tim dan mendapat nomor peserta melanjutkan ke Tahap Sayembara Konsep Perancangan Bangunan Gedung II, yaitu pemasukan karya dengan cara mengunggah Ibu Kota Nusantara yang disahkann pada 17 Maret karya sesuai ketentuan. 2022. Juri yang bertugas telah diambil sumpah dan wajib menandatangani pakta integritas. Dari proses pendaftaran dan pemasukan karya ini, Dari hasil Penjurian Tahap II terhadap tiga karya tercatat sebanyak 34 peserta telah terdaftar dan 21 terbaik, juri menilai kelebihan dan kekurangan peserta di antaranya telah memasukkan karyanya. masing-masing karya. 28 Juni 2022 melaporkan Dari 21 karya yang masuk, sebanyak 18 karya hasil penjurian kepada Bapak Menteri PUPR dan dinyatakan lolos evaluasi dokumen. ditetapkan sebagai berikut: Karya-karya yang lolos evaluasi dokumen, lanjut ke Pemenang Pertama tahapan berikutnya, yakni evaluasi dan penilaian • - yang terdiri atas empat tahapan: 1. Tahapan verifikasi administrasi calon peserta Pemenang Kedua • W-010 Huma Betang Umai dan Badan Usaha Konsultansi Konstruksi, yaitu • W-012 Istana Kerakyatan dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan dan keabsahan data yang diunggah peserta. Jika Pemenang Ketiga verifikasi data tidak sesuai persyaratan, peserta • W-013 Dwiarya Wibawa dianggap gugur. 2. Tahapan evaluasi dokumen karya peserta, Penyerahan hadiah dilaksanakan pada 18 Juli 2022. yaitu jika karya yang diunggah tidak memenuhi Hasil sayembara bukan hanya bertujuan mencari ketentuan penyajian, penilaian oleh juri tidak ide atau gagasan konsep Kompleks Istana Wakil akan dilanjutkan. Presiden di IKN dari masyarakat. Lebih dari itu, konsep dari para pemenang sayembara akan menjadi kerangka acuan mewujudkan Ibu Kota Nusantara. Direktorat Jendral Cipta Karya 141 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

Presentasi karya oleh peserta yang masuk nominasi pada Penjurian Tahap II 142 Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung Kompleks Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara

Perjalanan Sayembara Alur Penjurian Direktorat Jendral Cipta Karya 143 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

www.pu.go.id @kemenpupr KemenPUPR @kemenpupr KemenPUPR


SAYEMBARA KONSEP PERANCANGAN KAWASAN DAN BANGUNAN GEDUNG KOMPLEKS ISTANA WAKIL PRESIDEN DI IBU KOTA NUSANTARA

The book owner has disabled this books.

Explore Others

Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook