Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore MODUL AJAR UMI

MODUL AJAR UMI

Published by Umi Fahruroh, 2023-07-15 06:37:36

Description: MODUL AJAR UMI

Search

Read the Text Version

MODUL AJAR Mata Pelajaran: MATEMATIKA A. INFORMASI UMUM 1. Identitas Penulis Modul Nama Penyusun : Umi Fahruroh Satuan Pendidikan : SMP N 2 BOJA Kelas : VII (Tujuh) Semester : Gasal Alokasi Waktu : 2 x 2JP (160 menit) Tahun Ajaran : 2023/2024 2. Kompetensi Awal : Bilangan bulat poeitif dan negatif 3. Profil Pelajar Pancasila : Berakhlak mulia, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif 4. Sarana dan Prasarana : Buku Ajar/modul Matematika Kelas VII, Buku Pedoman Guru, Buku Siswa Matematika Kelas VII, Laptop, LCD, Alat tulis; kertas HVS, Bolpoin. 5. Target Peserta Didik : Peserta didik kelas VII 6. Model Pembelajaran : Model pembelajaran tatap muka/luring B. KOMPONEN INTI 1. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran: a. Peserta didik mampu memberikan contoh bilangan bulat dalam permasalahan kehidupan sehari-hari b. Peserta didik mampu menentukan bilangan bulat pada garis bilangan c. Peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat 2. Pemahaman Bermakna Dalam sebuah ruangan dipasang sebuah termometer suhu. Pada pengukuran suhu menggunakan termometer, untuk menyatakan suhu dibawah 00C digunakan tanda negatif (-). Air mendidih pada suhu 100oC dan membeku pada suhu 0oC. Jika air berubah menjadi es, maka suhunya kurang dari 0oC. 3. Pertanyaan Pemantik Suhu kota Bandung 21o C, sementara pada jam yang sama kota Jakarta suhunya lebih tinggi 10 o C dari kota Bandung. Berapakah suhu dikota Tokyo jika lebih rendah 35 o C dari kota Jakarta? Rubrik Penilaian, Kunci Jawaban, dan Pedoman Penskoran Skor 100 Kunci Jawaban Jakarta = 21o C + 10o C = 31o C Tokyo = 31o C - 35o C = -4o C Pedoman Penskoran Nilai = Jumlah skor 4. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah-Langkah Pembelajaran Alokasi Kegiatan Waktu Pendahuluan 1. Siswa melakukan do’a sebelum belajar 10 Menit Kegiatan Inti (meminta seorang peserta didik untuk 60 Menit memimpin do’a) 2. Guru mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa untuk mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan 3. Siswa menerima informasi tentang pembelajaran yang akan dilaksanakan dengan materi yang memiliki keterkaitan dengan materi sebelumnya. 4. Siswa menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan, manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan 5. Guru bertanya mencari informasi tentang penerapan bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari dan siswa menjawab dengan prediksi masing-masing. 6. Guru mengaitkan bilangan bulat yang diajarkan dengan kehidupan nyata. Langkah 1. Klarifikasi Masalah 1. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri 4-5 orang 2. Siswa dalam memperhatikan dan mengamati penjelasan yang diberikan guru yang terkait dengan permasalahan yang melibatkan bilangan bulat serta penyajian garis bilangan pada bidang secara umum 3. Siswa dalam kelompok mengamati tayangan audiovisual misalkan tentang masalah-masalah yang penerapan konsep bilangan bulat serta penyajian garis bilangan 4. Guru membagikan LK dan siswa membaca petunjuk, mengamati LK (LK berisi tentang permasalahan yang berhubungan dengan bilangan bulat serta penyajian garis bilangan 5. Guru memotivasi siswa dalam kelompok untuk menuliskan dan menanyakan permasalahan hal-hal yang belum dipahami dari masalah yang disajikan dalam LK serta guru mempersilahkan siswa dalam kelompok lain untuk memberikan tanggapan, bila diperlukan guru memberikan bantuan komentar secara klasikal Langkah 2. Brainstorming 6. Siswa melakukan diskusi dalam kelompok masing-masing berdasarkan petunjuk yang ada dalam LK (misalkan: dalam LK berisikan permasalahan dan langkah-langkah pemecahan serta meminta siswa dalam kelompok untuk bekerja sama untuk

menyelesaikan masalah berkaitan dengan bilangan bulat serta penyajian garis bilangan) 7. Siswa dalam kelompok melakukan brainstorming dengan cara sharing information, dan klarifikasi informasi tentang permasalahan yang terdapat tayangan video tentang “bilangan bulat” Langkah 3. Pengumpulan Informasi dan Data 8. Siswa masing-masing kelompok dalam kelompok juga membahas dan berdiskusi tentang permasalahan berdasarkan petunjuk LK untuk: a. Mengidentifikasi bilangan bulat b. Menjelaskan bilangan bulat. c. Menentukan letak bilangan bulat positif, nol bilangan bulat negatif. d. Menyajikan dalam bentuk garis bilangan. 9. Siswa melakukan eksplorasi seperti dalam poin 8, dimana mereka juga diharapkan mengaitkan dengan kehidupan nyata 10. Guru berkeliling mencermati siswa dalam kelompok dan menemukan berbagai kesulitan yang di alami siswa dan memberikan kesempatan untuk mempertanyakan hal-hal yang belum dipahami 11. Guru memberikan bantuan kepada siswa dalam kelompok untuk masalah-masalah yang dianggap sulit oleh siswa 12. Guru mengarahkan siswa dalam kelompok untuk menyelesaikan permasahan dengan cermat dan teliti Langkah 4. Berbagi Informasi dan Berdiskusi untuk Menemukan Solusi Penyelesaian Masalah 13. Guru meminta siswa untuk mendiskusikan cara yang digunakan untuk menemukan semua kemungkinan pemecahan masalah terkait masalah yang diberikan 14. Siswa dalam kelompok masing-masing dengan bimbingan guru untuk dapat mengaitkan, merumuskan, dan menyimpulkan tentang bilangan bulat serta penyajian garis bilangan 15. Siswa dalam kelompok menyusun laporan hasil diskusi penyelesaian masalah yang diberikan terkait bilangan bulat serta penyajian garis bilangan Langkah 5. Presentasi Hasil Penyelesaian Masalah 16. Beberapa perwakilan kelompok menyajikan secara tertulis dan lisan hasil pembelajaran atau apa yang telah dipelajari pada tingkat

kelas atau tingkat kelompok mulai dari apa yang telah dipahami berkaitan dengan permasahan kehidupan sehari-hari berdasarkan hasil diskusi dan pengamatan 17. Siswa yang lain dan guru memberikan tanggapan dan menganalisis hasil presentasi meliputi tanya jawab untuk mengkonfirmasi, memberikan tambahan informasi, melengkapi informasi ataupun tanggapan lainnya. Langkah 6. Refleksi Kegiatan 18. Siswa melakukan refleksi, resume dan 10 Menit Penutup membuat kesimpulan secara lengkap, komprehensif dan dibantu guru dari materi yang yang telah dipelajari terkait bilangan bulat serta penyajian garis bilangan. 19. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua siswa 1. Guru memberikan tugas mandiri sebagai pelatihan keterampilan dalam menyelesaikan masalah matematika yang berkaitan dengan bilangan bulat serta penyajian garis bilangan 2. Melaksanakan postes terkait bilangan bulat serta penyajian garis bilangan 3. Siswa mendengarkan arahan guru untuk materi pada pertemuan berikutnya 4. Untuk memberi penguatan materi yang telah di pelajari, guru memberikan arahan untuk mencari referensi terkait materi yang telah dipelajari baik melalui buku-buku di perpustakaan atau mencari di internet. 5. Guru memberikan tugas 5. Asesmen 6. Bagaimana guru menilai ketercapaian Tujuan Pembelajaran? Asesmen individu dilakukan dalam latihan soal kuis, sedangkan asesmen kelompok dilakukan dari hasil diskusi kelompok. 7. Jenis Asesmen Asesmen dilakukan dalam perfoma ketika presentasi hasil diskusi kelompok dan hasil portofolio dari lembar kerja siswa, kemudian testertulisberupakuisuntukasesmenindividu. b. Asesmen diagnostik, dilakukan sebelum kegiatan berlangsung: - Apakah kalian pernah melakukan interaksi? - Siapa yang kalian ajak interaksi? c. Asesmen formatif yang bisa dilakukan selama kegiatan berlangsung: - Ketika peserta didik sedang berkegiatan - Ketika sedang kegiatan pembelajaran guru mengamati dan mencatat keaktifan peserta didik yang melakukan komunikasi tanya jawab saat pembelajaran dan diskusi. - Ketika menemukan peserta didik yang kurang aktif, guru menanyakan ada kesulitan.dan mengingatkan kegiatan yang harus segera diikuti dan dikerjakan. - Guru meminta peserta didik untuk menuliskan sekilas hasil dari belajar sebagai bentuk refleksi pembelajaran.

d. Asesmen sumatif yang dilakukan setelah pembelajaran selesai: Mengerjakan soal dalam bentuk uraian dan ditentukan batasan waktu mengerjakan. 8. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran Interaksi Sosial Kriteria Ketuntasan Belum Muncul Sudah Terlihat pada Muncul sebagian muncul di keseluruhan Interval sebagian Laporan menunjukkan hasil 0-40 kecil teks pengamatan yang jelas besar 81-100 Menunjukkan kemampuan v 41-60 61-80 penulisan runtut v Dst. v v 0-40 : belum mencapai, remedial diseluruh bagian 41-60 : belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang diperlukan 61-80 : sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial 81-100 : sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau tantangan lebih 9. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik Refleksi Peserta Didik: a. Apakah kalian suka dengan kegiatan pembelajaran hari ini? b. Adakah hal menarik lainnya? c. Kesulitan apa saja yang kamu temui dalam pembelajaran bentuk interaksi sosial? Refleksi Pendidik: a. C. LAMPIRAN 1. Lembar Kerja Peserta Didik Kriteria Penilaian: 2. Pengayaan dan Remedial Pengayaan : kegiatan pembelajaran untuk pendalaman materi dengan mencari informasi lebih lanjut tentang macam-macam interaksi sosial. Remedial : pemberian tugas tentang bentuk-bentuk interaksi sosial 3. Bahan Bacaan Pendidik dan Peserta Didik

Nursa’ban, M., dkk. 2021. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Nursa’ban, M., dkk. 2021. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Suparno, N.& Tamtomo, T. D. Haryo. 2021. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Erlangga. 4. Glosarium Communicare adalah orang yang menyampaikan pesan. Interaksi sosial adalah hubungan sosial yang dinamis menyangkut hubungan antara orang perseorangan, antara beberapa kelompok, maupun antara perseorangan dengan kelompok. Kontak adalah bersama-sama menyentuh. Kontak langsung adalah kontak yang terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok secara langsung, artinya tidak menggunakan media atau alat orang lain. Kontak tidak langsung adalah kontak yang terjadi antara pelaku dengan menggunakan alat atau orang lain sebagai perantara. Tindakan afektif adalah tindakan yang dibuat-buat dan didasari oleh perasaan atau emosi serta kepura-puraan seseorang. Tindakan sosial adalah tindakan individu yang memiliki arti bagi dirinya yang diarahkan pada tindakan orang lain. Tindakan tradisional adalah tindakan yang dilakukan orang terdahulu tanpa diperhitungkan secara matang dan tidak rasional sama sekali. 5. Daftar Pustaka Nursa’ban, M., dkk. 2021. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Nursa’ban, M., dkk. 2021. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Suparno, N.& Tamtomo, T. D. Haryo. 2021. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Erlangga. Plt. Kepala SMP N 2 Boja Ngampel, 15 Juli 2023 Guru Mata Pelajaran Rosalia Aristianti, S.Pd. Umi Fahruroh, S.Pd.


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook