Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Lensa Binangun Mei 2023

Lensa Binangun Mei 2023

Published by humas lptulungagung (Lapas Tulungagung), 2023-06-10 01:18:35

Description: Lensa Binangun Mei 2023

Search

Read the Text Version

Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jawa Timur mengikuti kegiatan upacara sekaligus tasyakuran peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59 yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (2/5). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai Lapas Tulungagung dan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran Pemasyarakatan diseluruh Indonesia. Kegiatan upacara ini Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59 dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal idul fitri 1444 H. Sebelumnya telah diadakan berbagai macam kegiatan yang diikuti oleh jajaran pemasyarakatan untuk memeriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59. Dalam amanatnya Menkumham menyampaikan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan diseluruh Indonesia 3 (tiga) poin diantaranya pertama, tuntaskan pekerjaan sesuai target kinerja agar menjadi perhatian dan prioritas utama untuk segera dilaksanakan dan diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, kedua, perkuat sinergi dan kolaborasi dan ketiga, tingkatkan kedisiplinan. “Selamat Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59 tetaplah menjadi Aparatur Sipil Negara yang tulus dan ikhlas mengabdi kepada bangsa dan negara. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi kita dalam berkinerja demi bangsa dan negara Indonesia” ungkap Yasonna. 1

LAPAS TULUNGAGUNG MENGIKUTI SYUKURAN HARI BAKTI PEMASYARAKATAN KE-59 Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jawa Timur mengikuti acara syukuran Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59 dengan tema \"Transformasi Pemasyarakatan semakin PASTI BerAKHLAK, Indonesia Maju\". Acara tersebut diselenggarakan secara virtual pada hari ini, Rabu (3/5). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai Lapas Tulungagung dan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran Pemasyarakatan diseluruh Indonesia. Dalam acara tersebut, dilakukan penayangan video penerima penghargaan dan juara kompetesi serta penyerahan penghargaan kepada Kepala Daerah. Dalam sambutannya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly, mengatakan bahwa tema \"Transformasi Pemasyarakatan semakin PASTI BerAKHLAK, Indonesia Maju\" menggambarkan bahwa transformasi yang dilakukan oleh Kemenkumham RI semakin meneguhkan bahwa berakhlak adalah hal yang sangat penting dalam membangun Indonesia yang maju. \"Saya berharap, melalui transformasi pemasyarakatan yang semakin pasti berakhlak, kita dapat membentuk warga binaan pemasyarakatan yang memiliki karakter yang baik dan siap kembali ke masyarakat,\" ujar Yasonna. Melalui acara syukuran Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59 ini diharapkan dapat memperkuat semangat para pegawai Kemenkumham RI dalam melaksanakan tugas-tugasnya, terutama dalam upaya membangun warga binaan pemasyarakatan yang memiliki karakter yang baik dan siap kembali ke masyarakat. 2

WBP LAPAS TULUNGAGUNG HASILKAN KALIGRAFI DARI BAHAN KAYU Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim terus mengasah keterampilan dan kreatifitasnya melalui bengkel kerja Lapas, salah satunya dengan menghasilkan kerajinan dari bahan kayu, Kamis (4/5). Bengkel kerja yang ada di Lapas menjadi wadah bagi para warga binan untuk dapat menyalurkan minat dan mengembangkan keterampilannya mulai dari mengelas, perkayuan hingga kerajinan tangan. Kali ini warga binaan dilatih untuk dapat memanfaatkan kayu sisa menjadi kerajinan kaligrafi bernilai tinggi. Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah menyampaikan bahwa hasil karya warga binaan tidak kalah dengan hasil produksi diluar Lapas, hal ini karena sebagian warga binaan memiliki keterampilan yang bagus. “Melalui bengkel kerja yang ada di Lapas kita dapat melihat kemampuan dan skill warga binaan dari bermacam bidang. Salah satunya adalah skill dalam membuat kaligrafi dengan media kayu. Karya yang dihasilkan warga binaan Lapas Tulungagung sudah layak dipasarkan karena memiliki nilai estetika tersendiri,” terang Budiman. Kalapas menambahkan, program kemandirian merupakan pembinaan dari Lapas dalam mendidik dan membina pelanggar hukum agar menjadi manusia yang berguna dan memiliki keterampilan. “Dengan adanya program kemandirian yang ada di Lapas Tulungagung menjadi bukti bahwa Lapas telah melaksanakan pembinaan kepada warga binaan agar saat bebas nanti dapat mengembangkan dan memiliki penghasilan sendiri, tidak menutup kemungkinan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dilingkungan tempat tinggalnya,” tambah Kalapas. 3

PELATIHAN INSTALASI LISTRIK BAGI WBP Tak sekedar menjalani masa pidana, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim ikuti pelatihan kompetensi instalasi listrik. Pelatihan ini merupakan kerja sama antara Lapas Tulungagung dengan BLK Kab. Tulungagung. Menurut Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah pelatihan dan pembelakan keterampilan mempunyai peran penting dalam menentukan terbentuknya pribadi yang mampu mengembangkan kecakapan untuk mengawali hidup baru di tengah masyarakat. “WBP juga manusia biasa yang pada dasarnya harus bisa memenuhi tuntutan hidup produktif. Tugas kami adalah menggali potensi yang ada serta memberikan fasilitas agar saat bebas nanti dapat menjadi bekal mereka,” jelas Budiman. Peserta pelatihan menunjukkan antusias dan semangat yang tinggi selama mengikuti pelatihan instalasi listrik. Selama pelatihan warga binaan akan didampingi langsung oleh instruktur ahli dari BLK Kab. Tulungagung. Kalapas berharap seluruh warga binaan dapat mengikuti kegiatan pelatihan dengan serius dan sungguh-sungguh agar ilmu yang diberikan dapat diserap dengan baik untuk bekal dan visi dimasa depan sehingga menjadi pribadi yang lebih mandiri. 4

LAPAS TULUNGAGUNG IKUTI WEBINAR PEMASYARAKATAN BACK TO BASIC PEMASYARAKATAN Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim mengikuti kegiatan Webinar Pemasyarakatan yang dilaksanakan secara virtual zoom di Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan HAM Jawa Tengah, Jumat (5/5). Kegiatan webinar pemasyarakatan ini menghadirkan narasumber Sesditjenpas, Heni Yuwono. Pada kesempatan ini, Heni Yuwono menyampaikan kegiatan Webinar Pemasyarakatan ini sebagai media untuk menyatukan pikiran dan mensinergikan langkah dalam menguari isu-isu krusial yang tengah berkembang dimasyarakat. “Untuk mewujudkan Pemasyarakatan maju ada 6 indikator yang harus kita prioritaskan. Yaitu pembinaan kepribadian, bimbingan kegiatan, pelayanan bantuan hukum, pencegahan overstaying dan pemenuhan hak warga binaan,” jelas Heni. Sesditjenpas kembali mengingatkan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan agar terus melakukan sistem pengendalian dengan penuh dedikasi dan landasi dengan sikap tanggung jawab serta lakukan pencegahan pelanggaran dalam pelaksanaan tugas. “Ditjenpas tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh petugas Pemasyarakatan. Tingkatkan kewaspadaan dengan terus melakukan pengawasan melekat dilingkungan kerja masing-masing sehingga penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang dapat dicegah dan diatasi,” pungkas Heni. 5

Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Tidak hanya melakukan penyemprotan Jatim kembali melakukan penyemprotan disinfektan saja, Lapas Tulungagung juga disinfektan dilingkungan Lapas, Jumat giat memberikan himbauan kepada warga (5/5). Penyemprotan dilakukan secara rutin binaan dan tahanan untuk disiplin dalam guna mencegah penyebaran virus penyakit penerapan protokol kesehatan khususnya terutama Covid-19, penyemprotan 5M serta menjaga kebersihan lingkungan dilakukan pada area kantor dan blok hunian hunian. warga binaan. “Meski seluruh warga binaan dan tahanan Kalapas Tulungagung menyampaikan jika telah mendapatkan vaksin sebagai penguat langkah pencegahan ini merupakan salah imunitas tubuh, kami tetap mewajibkan satu upaya yang dilakukan oleh Lapas seluruh warga binaan untuk menjaga Tulungagung untuk menjaga kesehatan kebersihan lingkungan hunian dengan tidak warga binaan dan tahanan selain salah satu membuang sampah sembarangan serta caranya dengan menerapkan protokol harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Kesehatan warga binaan kesehatan 5M dimanapun dan kapanpun,” merupakan tanggung jawab kita bersama, tambah Kalapas. sehingga harus ada upaya untuk mewujudkan hal tersebut. Penyemprotan disinfektan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memastikan mereka tetap dalam kondisi aman dan sehat,” ungkap Kalapas. 6

PENGGELEDAHAN BLOK HUNIAN WBP UPAYA DETEKSI DINI GANGGUAN KAMTIB DI LAPAS TULUNGAGUNG Sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim melakukan penggeledahan terhadap kamar hunian warga binaan dan tahanan, Senin (8/5). Pelaksanaan penggeledahan dipimpin langsung oleh Kasi. Adm. Kamtib Lapas Tulungagung, Nanang Adi Susanto. Tim yang dipimpin oleh Kasi. Adm. Kamtib langsung menyisir kamar-kamar hunian untuk selanjutnya melakukan penggeledahan isi kamar, warga binaan penghuni kamar tidak luput untuk dilakukan penggeledahan badan. Penggeledahan secara rutin dilakukan pada seluruh kamar hunian untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk kedalam Lapas. Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah menjelaskan bahwa penggeledahan yang dilakukan merupakan komitmen bersama untuk deteksi dini dan upaya mewujudkan Lapas Tulungagung steril bebas dari Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba). “Kegiatan yang dilakukan kali ini sesuai dengan instruksi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mengoptimalkan keamanan Lapas. Penggeledahan dilaksanakan sesuai dengan SOP dengan mengedepankan sikap humanis tanpa arogansi, sehingga situasi tetap kondusif dan sesuai dengan tujuan,” jelas Kalapas. Kalapas Tulungagung dengan tegas menekankan agar seluruh jajaran Lapas Tulungagung menerapkan dan berpedoman tiga kunci pemasyarakatan serta Back to Basic dalam melaksanakan tugas guna mewujudkan pembinaan, pelayanan dan keamanan di Lapas. Pada penggeledahan kali ini ditemukan senjata tajam, sendok stainlees, korek api, dan potongan besi. Tidak ditemukan handphone ataupun narkotika pada kamar hunian warga binaan. Penggeledahan berlangsung dengan lancar dan aman, diharapkan dengan kegiatan penggeledahan secaraa rutin dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga binaan dan petugas Lapas Tulungagung. 7

JAGA STABILITAS KEAMANAN DALAM LAPAS TULUNGAGUNG Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim melaksanakan giat pemeriksaan teralis besi kamar hunian warga binaan, Selasa (9/5). Kegiatan ini merupakan wujud implementasi dari instruksi Dirjenpas yang dituangkan dalam Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju. Kegiatan pengecekan dan pemeriksaan sarana keamanan termasuk didalamnya pengecekan teralis kamar hunian merupakan upaya Lapas Tulungagung untuk terus meningkatkan keamanan demi terciptanya Lapas yang aman dan kondusif. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh mulai dari teralis, tembok, pagar kawat hingga saluruan air sebagai tindakan deteksi dini serta mengetahui kelayakan atau kerusakan yang dapat membahayakan keamanan Lapas. Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah mengatakan bahwa pemeriksaan dan pengawasan pada area vital menjadi tugas prioritas petugas Lapas. “Petugas Lapas wajib melakukan kontrol keliling disekitar area blok hunian dan kamar hunian warga binaan serta teralis kamar hunian secara rutin. Pemeriksaan secara rutin guna mengetahui ada tidaknya teralis yang keropos dan rusak,” ujar Kalapas. 8

PENGAJIAN RUTIN WBP LAPAS TULUNGAGUNG BENTUK MENTAL SPIRITUAL WBP MENJADI LEBIH BAIK Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim melaksanakan kegiatan pengajian rutin yang diikuti oleh warga binaan di Masjid Al-Muhajirin Lapas Tulungagung, Rabu (10/5). Kegiatan pengajian dilaksanakan untuk memberikan pemahaman dan pembelajaran agama yang lebih mendalam kepada warga binaan sekaligus membentuk perilaku dan sikap positif dalam kehidupan. Pengajian untuk warga binaan kali ini diisi oleh Ustadz Ubaidilah dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dalam tausiyahnya Ustadz Ubaidilah mengajak seluruh warga binaan untuk dapat mengaplikasikan ajaran-ajaran Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari. Terkait pengajian rutin bagi warga binaan Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga binaan Lapas Tulungagung. “Kegiatan pengajian ini dilaksanakan secara rutin dan terjadwal sebagai bentuk pembinaan terhadap warga binaan dalam bidang kerohanian untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membentuk kepribadian menjadi lebih baik,” jelas Kalapas. Dengan adanya kegiatan pengajian rutin diharapkan dapat membentuk perilaku dan sikap positif dalam kehidupan bersama serta upaya Lapas Tulungagung untuk membangun karakter warga binaan dan mempersiapkan mereka untuk hidup mandiri dalam masyarakat. 9

LAPAS TULUNGAGUNG SERIUS IKUTI KEGIATAN SECARA DARING Anggota Komisi III DPR RI melaksanakan kunjungan kerja Reses Masa Persidangan IV Tahun 2022- 2023 ke Kanwil Kemenkumham Jatim, Kamis (11/5). Acara dipusatkan di Aula Raden Wijaya Kanwil Kemenkumham jatim dengan dihadiri oleh oleh jajaran Pimti. Lapas Tulungagung mengikuti rangkaian kegiatan tersebut secara daring di ruang rapat diikuti oleh pejabat struktural Lapas Tulungagung. Meskipun mengikuti secara daring, seluruh pejabat struktural nampak serius memperhatikan jalannya acara. Kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Komisi III DPR RI ini dalam rangka dengar pendapat mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim. Dalam rapat reses ini, Kakanwil Kemenkumham Jatim dengan didampingi oleh para Kepala Divisi menyampaikan paparan terkait tugas pokok dan fungsi Kemenkumham Jatim yang sudah dilaksanakan seperti realisasi anggaran tahun 2022 serta kendala dan strategi dalam pelaksanaan tusi. Adies Kadir selaku pimpinan rombongan mengapresiasi jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim yang dianggapnya berhasil dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi. Beliau juga menyampaikan strategi dalam mengurangi permasalahan overcrowding, strategi pembinaan dan revitalisasi sistem Pemasyarakatan yang adil dan objektif. Acara ditutup dengan penyerahan jawaban tertulis atas pertanyaan yang diajukan oleh Komisi III DPRI RI oleh Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari kepada pimpinan rombongan, Adies Kadir. 10

JAJARAN LAPAS TULUNGAGUNG BERSIHKAN TEMBOK LUAR LAPAS Dalam rangka merapikan dan meningkatkan kebersihan lingkungan, Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim melaksanakan kegiatan pembersihan disekitar area tembok luar Lapas, Jumat (12/5). Kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan dipimpin oleh Kasubag Tata Usaha Lapas Tulungagung beserta jajaran dibantu oleh beberapa orang warga binaan. Giat kebersihan dimulai dengan menyasar area sekitar Lapas dengan membersihkan sampah dan batang kayu. Kemudian dilanjutkan dengan membersihkan saluran air dari kotoran atau sampah yang dapat menyumbat saluran air. Rumput- rumput liar yang tumbuh disekitar tembok Lapas dipangkas habis agar terlihat bersih dan terawat. Dalam keterangannya, Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah mengatakan bahwa giat kebersihan dilakukan secara rutin dan terjadwal demi terciptanya lingkungan Lapas Tulungagung yang asri dan terawat. “Menjaga kebersihan sangatlah penting untuk menciptakan lingkungan kantor yang bersih dan sehat. Selain itu dengan lingkungan yang bersih, merupakan bagian deteksi dini potensi adanya upaya gangguan kamtib yang berasal dari tembok luar Lapas,” terang Kalapas. Kalapas berharap dengan terlaksananya giat bersih lingkungan secara rutin dapat menjadi langkah dan upaya meminimalkan gangguan kantib serta memberikan kesan nyaman bagi masyarakat selaku penerima layanan. 11

BALITBANG HUKUM DAN HAM SERAHKAN 1 UNIT MOBIL UNTUK KENDARAAN OPERASIONAL LAPAS TULUNGAGUNG Dalam rangka merapikan dan meningkatkan kebersihan lingkungan, Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim melaksanakan kegiatan pembersihan disekitar area tembok luar Lapas, Jumat (12/5). Kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan dipimpin oleh Kasubag Tata Usaha Lapas Tulungagung beserta jajaran dibantu oleh beberapa orang warga binaan. Giat kebersihan dimulai dengan menyasar area sekitar Lapas dengan membersihkan sampah dan batang kayu. Kemudian dilanjutkan dengan membersihkan saluran air dari kotoran atau sampah yang dapat menyumbat saluran air. Rumput- rumput liar yang tumbuh disekitar tembok Lapas dipangkas habis agar terlihat bersih dan terawat. Dalam keterangannya, Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah mengatakan bahwa giat kebersihan dilakukan secara rutin dan terjadwal demi terciptanya lingkungan Lapas Tulungagung yang asri dan terawat. “Menjaga kebersihan sangatlah penting untuk menciptakan lingkungan kantor yang bersih dan sehat. Selain itu dengan lingkungan yang bersih, merupakan bagian deteksi dini potensi adanya upaya gangguan kamtib yang berasal dari tembok luar Lapas,” terang Kalapas. Kalapas berharap dengan terlaksananya giat bersih lingkungan secara rutin dapat menjadi langkah dan upaya meminimalkan gangguan kamtib serta memberikan kesan nyaman bagi masyarakat selaku penerima layanan. 12

SUPERVISI CONFLICT MANAGEMENT TRAINING (CMT) OLEH DITJENPAS Sebagai bentuk langkah nyata dalam menciptakan suasana kondusif dan aman serta memberi bekal kemampuan penguasaan diri dari konflik, sebayak 15 orang warga binaan Lapas Tulungagung mengikuti kegiatan Conflict Management Training (CMT) dan Life Management Training (LMT), Senin (15/5). Materi CMT dan LMT disampaikan oleh staff registrasi M. Yusuf yang sebelumnya telah mengikuti kegiatan Konsultasi Teknis (Konstek) Pengelolaan Conflict Management Training (CMT) dan Kecakapan Manajemen Hidup (CMT dan LMT) Bagi Petugas yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kegiatan dilaksanakan di Aula R. Moestopo Lapas Tulungagung dihadiri oleh Tim Supervisi Ditjenpas dalam rangka Pelaksanaan Kegiatan Pengelolaan Konflik (CMT) bagi Narapidana. Tim supervisi dipimpin oleh Sub Koordinator Pembinaan Mental dan Disiplin, Melyana. Mengingat pentingnya materi yang akan disampaikan, beliau berharap agar kegiatan diikuti dan dilaksanakan dengan baik. “Saya sangat senang berada disini, saya lihat respon peserta sangat baik dan positif. Saya harap warga binaan Lapas Tulungagung dapat memahami dan mengimplementasikan materi yang telah disampaikan,” ujar Melyana. Terpisah, Kalapas Tulungagung menyampaikan bahwa kegiatan CMT harus menjadi komitmen seluruh WBP dan petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, aman dan saling bersinergi antara WBP dengan petugas. “Kegiatan CMT ini merupakan kegiatan yang sangat positif untuk warga binaan, karena bermanfaat tidak hanya untuk diri sendiri namun juga menjadi motivasi dan mengembangkan diri terhadap konflik pribadi dan masyarakat. Selain itu CMT dapat memberikan kekuatan yang positif untuk menjalani pembinaan serta menjalani masa pidana dengan tenang,” jelas Kalapas. 13

LAPAS TULUNGAGUNG TERIMA KUNJUNGAN BNNK TULUNGAGUNG Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim terima kunjungan Kepala BNNK Tulungagung, Rose Iptriwulandhani dalam rangka sinergitas dan kerja sama dalam hal Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Senin (15/5). Kunjungan kerja ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Ka. BNNK Tulungagung di Lapas Tulungagung sejak dilantik bulan April lalu. Kedatangan Ka. BNNK diterima secara langsung oleh Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah di ruang kerjanya. Dalam kunjungannya ini Ka. BNNK bermaksud untuk menjalin kerja sama serta menyelaraskan tujuan bersama dalam memberantas peredaran narkotika sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang rencana nasional P4GN khususnya di Lapas Tulungagung. “Sinergitas antar pemangku kepentingan dalam hal ini Lapas dan BNNK Tulungagung harus terjalin dengan baik guna memutus mata rantai peredaran gelap narkoba serta bergerak aktif untuk saling mendukung program-program P4GN dimana Lapas Tulungagung akan dijadikan Role Model sebagai Lapas Bersih dari Narkoba yang direncanakan pencanangannya pada Juli 2023,” jelas Ka. BNNK. Atas kunjungan tersebut Kalapas Tulungagung R. Budiman P. Kusumah menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kunjungan Ka. BNNK Tulungagung. “Terima kasih atas kunjungan Ka. BNNK, kami siap untuk bekerja sama dan menjalin komunikasi lebih baik lagi demi tercapainya program kerja antara Lapas dengan BNNK Tulungagung untuk mewujudkan Lapas Tulungagung BERSINAR (Bersih dari Narkoba)”. 14

Kalapas Tulungagung pimpin rapat antar jajaran struktural yang dikemas dalam konsep coffee morning, Selasa (16/5). Berbeda seperti yang biasanya, kali ini kegiatan rapat diadakan dengan konsep santai sambil menikmati hijaunya taman di Lapas Tulungagung. Pada kesempatan coffee morning ini Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah melakukan evaluasi kinerja jajaran memasuki Triwulan II Tahun 2023. Kalapas menjelasakan agar seluruh seksi melaksanakan tusinya dengan baik untuk meningkatkan grafik kinerja. “Coffee morning ini dilakukan sebagai sarana evaluasi dan menyamakan persepsi serta komitmen untuk bekerja secara professional sesuai dengan tusi masing-masing,” Jelas Kalapas. Menanggapi arahan Kalapas, seluruh jajaran struktural Lapas siap melaksanakan program-program yang ada di Lapas Tulungagung dengan maksimal, baik program kepribadian, pembinaan kemandirian serta penguatan kapasitas petugas untuk mencapai target kinerja Lapas Tulungagung. Sebelum mengakhiri kegiatan Kalapas berpesan agar seluruh petugas Lapas Tulungagung dapat bersinergi dan berkomitmen menjalankan tugas pokok dan fungsi Pemasyarakatan sesuai dengan aturan yang berlaku demi membangun Lapas Tulungagung yang bersih dari pungli, korupsi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan. 15

SOSIALISASI SURVEI PENILAIAN INTEGRITAS TAHUN 2023 OLEH INSPEKTORAT JENDERAL KEMENKUMHAM Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim mengikuti sosialisasi Survey Penilaian Integritas di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tahun 2023 oleh Tim Komisi Pemberantasan Korupsi secara virtual zoom, Rabu (17/5) Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan dalam rangka akan dilaksanakannya Survei Penilaian Integritas di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Tahun 2023 oleh KPK berdasarkan Surat Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi, Nomor:B/1369/LIT.05/10- 15/03/2023 tanggal 10 Maret 2023 hal Hasil SPI 2022 dan Pelaksanaan SPI 2023. Diawali dengan arahan dan pembukaan dari Inspektur Jenderal yang diwakilkan oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal, Yayah Mariani. Dalam sambutannya, beliau mengimbau kepada seluruh pimpinan mulai dari Unit Utama, Kakanwil dan Ka.UPT jajaran Kemenkumham agar dapat memahami proses pelaksanaan survei SPI mengingat hasil dari survey SPI tahun 2022 menunjukkan nilai yang rendah dikarenakan masih terdapat data pegawai yang tidak valid. Inspektur Jenderal berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi Kementerian Hukum dan HAM dan dapat memenuhi target integritas kementerian hukum dan HAM sebesar 80,2 serta meminta seluruh jajaran melaksanakan survey dengan penuh tanggungjawab. 16

3,8 LAKUKAN VCT & SKRINING TB RATUSAN WBP LAPAS TULUNGAGUNG CEGAH PENULARAN VIRUS DAN PENYAKIT Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim terus berusaha meningkatkan layanan kesehatan terhadap warga binaan. Kali ini Lapas Tulungagung menggandeng Dinas Kesehatan Kab. Tulungagung menggelar VCT dan Skrining TB sebagai langkah deteksi dini penyebaran penyakit menular di dalam Lapas, Rabu (17/5). Kegiatan berlangsung di Aula R. Moestopo Lapas Tulungagung dengan menerapkan protokol kesehatan. Sasaran kegiatan VCT dan skrining TB ini berjumlah 100 orang warga binaan. VCT sendiri merupakan upaya penemuan penderita HIV/AIDS/IMS/TB Paru secara mobile yang menyasar kelompok beresiko. Pelaksanaan VCT diawali dengan pendataan WBP, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan specimen darah yang ditempatkan pada tabung EDTA yang telah diberi label. Hasil pemeriksaan VCT dan skrining TB menunjukkan hasil NR (Non-Reaktif), berarti seluruh WBP Lapas Tulungagung yang mengikuti pemeriksaan tidak ada yang positif HIV/AIDS. Pada kegiatan ini Kalapas Tulungagung menjelaskan pentingnya pencegahan penularan HIV/AIDS serta mengingatkan kepada WBP untuk selalu menjaga kesehatan. “Kegiatan VCT dan skrining TB ini masuk dalam program rutin di Lapas Tulungagung, karena WBP di Lapas menjadi salah salah satu prioritas untuk dilakukan skrining guna pencegahan dini HIV/AIDS,” jelas Kalapas. Kalapas Tulungagung mengingatkan kembali kepada warga binaan agar selalu menjaga kesehatan terutama kebersihan badan dan lingkungan untuk menghindari penyebaran virus-virus penyakit. 17

Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-115 Tahun 2023, Senin (22/5). Upacara dilaksanakan di halaman dalam Lapas, bertindak selaku inspektur upacara Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung tema “Semangat Untuk Bangkit”. Pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi momentum untuk berkolaborasi menerapkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam mewujudakan kebangkitan bangsa dari berbagai krisis global baik ekonomi hingga kesehatan. Kalapas Tulungagung membacakan sambutan Plt. Menteri Komunikasi dan Informatika, Mahfud MD. Dalam sambutannya Kalapas menyampaikan bahwa tingginya kepercayaan dunia kepada Indonesia menjadi momentum untuk mengimplementasikan semangat kebangkitan nasional dalam menyambut era pasca pandemi Covid-19 sekaligus membangun semangat kebangsaan menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Pada kesempatan ini pula Kalapas mengutip perkataan dr. Soetomo “Generasi yang mau berjuang untuk kemandirian bangsanya adalah generasi yang mencintai generasi penerusnya dan mencintai tanah airnya”. Ujar Kalapas. Mari pertahankan bara api semangat kebangkitan nasional sembari merapatkan barisan demi kemajuan bangsa yang berkelanjutan. Selamat memaknai dan memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-115 bagi kita semua. Berjuang, belajar, bertumbuh, dan terus melangkah maju dengan Semangat Untuk Bangkit. 18

Dalam rangka pengawasan dan penertiban BMN, tim monitoring Kanwil Kemenkumham Jatim melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait pelaksanaan anggaran dan pengelolaan BMN Lapas Tulungagung, Senin (22/5). Dalam kunjungannya, koordinator tim monev Kanwil, Bayu Anugerah menyampaikan tujuan kedatangan tim monev sebagai bentuk pengawasan khususnya dalam pengelolaan penghapusan BMN serta tata kelola dalam kepatuhan pelaksanaan Program Peningkatan Penggunaaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Kegiatan dimulai dengan koordinasi antara tim monev dengan operator BMN Lapas Tulungagung, selanjutnya dilakukan pendampingan usulan penghapusan BMN dengan operator BMN dan tanya jawab dengan pejabat pengadaan terkait pelaksanaan Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Lapas Tulungagung. Saat ini Lapas Tulungagung telah mengajukan usulan penghapusan BMN lainnya sejumlah 554 unit kepada Kantor Wilayah dengan disertai perbaikan pada beberapa dokumen pendukung penghapusan. Dengan adanya monev dari tim Kanwil Kemenkumham Jatim, Kalapas Tulungagung berharap pengelolaan BMN di Lapas Tulungagung dapat dilaksanakan dengan optimal. “Dengan terlaksananya monev oleh Kanwil Kemenkumham Jatim ini semoga dapat meningkatkan pengelolaan BMN secara optimal serta meningkatkan kepatuhan pelaksanaan P3DN di Lapas Tulungagung”. 19

LAPAS TULUNGAGUNG IKUTI RAKOR KEHUMASAN KEMENKUMHAM Dalam rangka optimalisasi peran kehumasan di lingkungan Kemenkumham demi terciptanya opini publik positif, Biro Humas, Hukum dan Kerjasama menyelenggarakan kegiatan rapat koordinasi penguatan tugas dan fungsi kehumasan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama, Hantor Situmorang, Rabu (24/5) dan diikuti oleh seluruh pemangku kehumasan seluruh UPT secara virtual zoom. Dalam arahannya Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama menyampikan pentingnya peningkatan peran dan fungsi kehumasan. “Rakor kehumasan ini merupakan salah satu upaya kita dalam meningkatkan peran dan fungsi kehumasan baik yang ada dikantor wilayah maupun yang ada di UPT demi menyamakan persepsi serta menjadi ujung tombak dan corong informasi sehingga mampu mewujudakan keterbukaan informasi publik yang akurat demi terciptanya citra positif bagi Kementerian Hukum dan HAM,” terang Hantor Situmorang. Hantor Situmorang menambahkan agar para pemangku kehumasan mampu menjadi komunikator yang baik ketika berhadapan dengan para awak media sehingga dapat memberikan informasi, data dan fakta demi terwujudnya keterbukaan informasi publik bagi masyarakat dengan perantara media. Mengakhiri kegiatan, Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama berpesan agar setiap satuan kerja untuk menyampaikan informasi melalui berbagai platform media dengan tujuan melayani dan memberikan informasi kepada publik secara efektif, cermat, cepat, tepat, dan mudah dipahami. 20

KEMBALI KE MASYARAKAT NAPI TERORIS ASAL BIMA BEBAS MURNI DARI LAPAS TULUNGAGUNG Salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Tulungagung yang merupakan narapidana dengan kasus tindak pidana terorisme bebas, Kamis (25/5). WBP tindak pidana terorisme berinisial AA asal Bima ini bebas karena telah manjalani pidana pokok selama 4 tahun atau disebut dengan istilah bebas murni. Sebelumnya, AA dijatuhi pidana 4 tahun oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan nomor putusan 11/PID.SUS/2020/PN.JKT.TIM dan menjalani masa pidana Rutan Mako Brimob. Kemudian dipindahkan ke Lapas Tulungagung pada tahun 2020 untuk melanjutkan masa pembinaan hingga bebas pada hari ini. Terkait bebasnya satu orang napi teroris ini, Lapas Tulungagung telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum diantaranya Densus 88, BIN, BNPT, Polres Tulungagung dan Kodim 0807 Tulungagung. AA meninggalkan Lapas Tulungagung dijemput perwakilan keluarga dengan pengawalan Aparat Penegak Hukum (APH). 21

Petugas Lapas Tulungagung Temukan Sabu-Sabu Dalam Sikat Cuci Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dalam Lapas, Kamis (26/5). Upaya penggagalan penyelundupan barang haram tersebut berhasil dilakukan oleh petugas penggeledahan barang titipan kunjungan sekira pukul 13.45 WIB. Barang haram jenis sabu-sabu tersebut diselundupkan melalui sikat cuci oleh pengunjung wanita inisial WR yang rencanya akan dititipkan untuk warga binaan yang ada di dalam Lapas Tulungagung inisial ZA. Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah memberikan keterangan bahwa upaya penyelundupan dilakukan dengan cara memasukkan sabu-sabu ke dalam sikat cuci yang telah dilubangi pada gagang kayunya. “Jadi sikat cuci tersebut sebelumnya telah dimodifikasi oleh pelaku penyelundupan, sehingga pelaku dapat menyelipkan sabu-sabu pada gagang kayu sikat cuci. Namun karena ketelitian petugas penggeledahan kita akhirnya upaya tersebut dapat kita gagalkan,” jelas Kalapas. Atas penemuan sabu-sabu ini, Lapas Tulungagung melakukan koordinasi dengan Satreskoba Polres Tulungagung. Kemudian secara bersama-sama dilakukan penimbangan barang bukti, total ada 16 paket sabu-sabu dengan berat bruto 21,38 gram. Dengan adanya penggagalan penyelundupan narkoba ini Kalapas Tulungagung berpesan kepada seluruh jajaran untuk tidak main-main dengan narkoba serta menekankan agar melakukan pemeriksaan semua orang dan barang yang akan masuk ke dalam Lapas dengan cermat dan teliti sesuai dengan SOP. 22

KUNJUNGAN JAJARAN DITKAMTIB KE LAPAS TULUNGAGUNG Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim menerima kunjungan dari jajaran Ditkamtib Kemenkumham, Kamis (25/5). Kedatangan jajaran Ditkamtib dipimpin oleh Koordinator Penindakan dan Penanggulangan Ditjenpas, Sohibur Rachman. Kunjungan kerja ini dalam rangka memantau pelaksanaan keamanan dan ketertiban serta penerapan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) dalam tugas Pemasyarakatan untuk pencegahan dan pemberantasan narkotika. Pada kesempatan ini Sohibur Rachman selaku koordinator memberikan penguatan tugas dan fungsi kepada seluruh jajaran Lapas Tulungagung di Aula R. Moestopo. Dalam arahannya beliau menyampaikan agar dalam melaksanakan tugas sesuai dengan SOP dan terus berpegang teguh 3 Kunci Pemasyarakatan Maju. “Laksanakan tugas fungsi dengan baik, Back To Basic. Kembali ke regulasi pekerjaan yang telah ditetapkan dengan 3 kunci keberhasilan yang ditekankan yaitu berantas narkoba, deteksi dini serta sinergi dengan APH,” jelas Sohibur Rachman. Beliau juga menegaskan kepada jajaran Lapas Tulungagung untuk memaksimalkan kinerja Tim Satops Patnal. “Maksimalkan Tim Satops Patnal yang sudah dibentuk. Lakukan pengawasan dan tingkatkan kewaspadaan untuk mencegah adanya transaksi narkoba di dalam Lapas, khususnya di Lapas Tulungagung ini,” tegas Sohibur Rachman. Selanjutnya seluruh petugas Lapas Tulungagung melakukan tes urine diawali oleh Kalapas Tulungagung, kemudian disusul oleh seluruh petugas. Dari seluruh petugas Lapas Tulungagung yang dites urine keseluruhan menunjukkan hasil negative narkotika. 23

JAGA KEBUGARAN DAN KESEHATAN Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim menggandeng BNNK Tulungagung mengadakan senam sehat bersama di halaman dalam Lapas, Jumat (26/5). Kegiatan senam ini selain sebagain bentuk sinergitas antara Lapas dengan BNNK, juga sebagai upaya menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Senam diikuti oleh petugas dan warga binaan Lapas Tulungagung serta jajaran BNNK Tulungagung. Dengan gerakan kompak peserta antusias mengikuti senam yang dipandu oleh instruktur. Olahraga senam ini bermanfaat mengurangi stress serta dapat menjaga kebugaran tubuh sehingga menunjang aktifitas saat bekerja. Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah mengapresiasi semangat dan antusiasme peserta yang mengikuti senam pagi ini. “Terima kasih atas kehadiran Ka. BNNK beserta jajaran, semoga dengan adanya senam bersama ini selain bisa menjaga stamina dan kebugaran tubuh juga sebagai media meningkatkan kekompakan dan kebersamaan antara petugas Lapas Tulungagung dengan BNNK Tulungagung,” jelas Kalapas. 24

Dalam rangka mewujudkan fungsi pembinaan yang efektif untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama menjalani masa pidana, Lapas Tulungagung Kanwil Kemenkumham Jatim terus melakukan pembinaan kemandirian salah satunya melalui bengkel las, Selasa (30/5). Pembinaan kemandirian di Lapas Tulungagung dilaksanakan secara terprogram dan terencana sesuai dengan dukungan sarana dan prasarana. Program-program pelatihan yang ada bertujuan untuk mengakomodasi minat dan bakat warga binaan. Seperti yang terlihat, warga binaan melakukan proses pembuatan kanopi untuk kebutuhan sarana dan prasarana di area Lapas. Hal tersebut merupakan wujud implementasi dari hasil pelatihan las listrik yang telah dilaksanakan oleh Seksi Kegiatan Kerja Lapas Tulungagung. Kalapas Tulungagung, R. Budiman P. Kusumah mengapresiasi hasil karya warga binaan yang dapat memberikan manfaat untuk Lapas. “Alhamdulillah setelah mendapatkan pelatihan, warga binaan dapat mengimplementasikan keahliannya dengan membuat hasil karya yang dapat menunjang sarana dan prasarana di Lapas Tulungagung,” ujar Budiman. Disamping itu, Kalapas berharap kegiatan pembinaan kemandirian dapat memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan sehingga setelah selesai menjalani masa pidana dapat menjadi bekal hidup ditengah-tengah masyarakat serta dapat membuka lapangan kerja agar mencegah mereka untuk mengulangi tindak pidana. 25


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook