BERITA 151 KEGIATAN MG MARET 2019 BUKU: Penyerahan buku kepada Wakil Wali Kota Bukittinggi didamping Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi untuk Pustaka Daerah. FOTO: dok Majalah Literasi Indonesia| MG
152 BERITA KEGIATAN MG MARET 2019 DIALOG LITERASI BERSAMA RULIS DIALOG: Acara dialog literasi bertema Membangun Tradisi Menulis Bagi Guru bersama Taufiku, Tika Suhartatik, dan Widayanti.FOTO: dok Rumah Literasi (Rulis) pelatihan menulis untuk guru adalah organisasi SD dengan mendatangkan yang konsen di bidang cerpenis kawakan Shoim Anwar, literasi. Banyak eksaina, roadshow, dan kegiatan kegiatan yang telah yang bekerja sama dengan RRI dilaksanakan di Kabupaten Kabupaten Sumenep. Sumenep selama 2017, misalnya Awal 2018, Minggu, MG | Majalah Literasi Indonesia
BERITA 153 KEGIATAN MG MARET 2019 21 Januari 2018, Rulis memunculkan ide, dan melaksanakan Dialog Literasi menuangkannya dalam sebuah dengan pembicara Taufiku, Tika tulisan hingga menjadi kumpulan Suhartatik, dan Widayanti. Tiga- tulisan atau buku. tiganya alumni MediaGuru dari kelas opini, editor, dan writing Dialog ini tidak hanya camp. Kegiatan yang bertempat didominasi oleh pemateri, di Sekolah Tinggi Keguruan tetapi beberapa perserta yang dan Ilmu Pendidikan Persatuan hadir dan merupakan alumni Guru Republik Indonesia (STKIP MediaGuru juga berbagi PGRI) Sumenep ini terbuka pengalaman dalam menulis, untuk umum dan gratis. Sasaran termasuk beberapa penulis kegiatan ini para guru. senior yang sudah memiliki banyak karya. Dalam sambutannya, Ketua Rulis Lilik Rosidah berharap, Taufiku, salah satu kegiatan ini berkelanjutan pembicara, mengatakan, sehingga para guru bisa saling “Abadilah kita dalam berdiskusi dan kemudian bisa tulisan, karena sebenarnya mengahasilkan karya yang dengan menulis kita telah bermanfaat bagi masyarakat. memperpanjang usia.” n Kegiatan ini dihadiri oleh guru SD, SMP, transfer, ketua Reportase: MGMP, dan beberapa penulis di Yulianti (SMP Negeri 1 Dasuk) Kabupaten Sumenep. Mereka sangat antusias mengikuti Majalah Literasi Indonesia| MG kegiatan ini hingga selesai. Tiga pemateri berbagi pengalaman dalam menulis, mulai dari nol, bisa menulis, menembus koran, hingga melahirkan beberapa buku. Motivasi yang diberikan pembicara menyulut semangat para peserta. Tidak hanya semangat, pembicara juga memberikan langkah-langkah dan tip dalam menulis,
154 BERITA KEGIATAN MG MARET 2019 LAUNCHING: Kemeriahan launching buku SMA Negeri 1 Gresik Berkarya yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf.FOTO: dok PELUNCURAN BUKU SMA NEGERI 1 GRESIK BERKARYA Virus literasi merebak Gresik Suswanto membuat di mana-mana. gebrakan literasi. Selain budaya Di SMA Negeri 1 membaca 15 menit sebelum Gresik, kegiatan pelajaran dimulai, Suswanto literasi pun bergulir merencanakan membuat seiring penerapan Kurikulum buku yang ditulis oleh siswa. 2013. Kepala SMA Negeri 1 “Mereka telah tergabung dalam MG | Majalah Literasi Indonesia
BERITA 155 KEGIATAN MG MARET 2019 komunitas penulis muda Acara ini dihadiri Wakil SMANSA Gresik atau Kompensa. Gubernur Jawa Timur Saifullah Mereka akan menginspirasi Yusuf, Wakil Bupati Kabupaten seluruh pelajar di Kabupaten Gresik Moch.Qosim, Ketua DPRD Gresik, bahkan di seluruh Gresik, Jajaran Pimpinan PT Indonesia,” tandasnya Smelting, Radar Gresik, pegiat literasi, dan masyarakat umum. Sekitar 32 anggota Kompensa akan berburu Peluncuran buku ini dolanan arek Gresik dan akan dimeriahkan dengan penampilan mengabadikannya dalam sebuah pelajar SMA Negeri 1 Gresik, buku. Ia berharap, dolanan arek seperti fragmen dolanan arek Gresik akan lestari dan menjadi Gresik, bedah buku, dan pameran pilihan di tengah permainan buku. Ekstrakurikuler band dan anak yang kebanyakan berbasis paduan suara juga mengisi di IT. Buku berjudul Dolanan Arek sela-sela acara peluncuran. Gresik merupakan kerja sama Dalam sambutannya, Gus Ipul, dengan pihak-pihak terkait sapaan akrab Saifullah Yusuf, seperti PT Smelting yang menyampaikan rasa bangga atas menjadi penyandang dana, karya penulis muda berbakat Radar Gresik yang membantu dari pelajar SMA Negeri 1 Gresik. memberikan pelatihan, dan Kurang lebih 67 dolanan arek guru SMA N 1 Gresik sebagai Gresik terangkum dalam buku pendamping. tersebut. Kerja keras pelajar SMA N Penyelesaian buku ini 1 Gresik membuahkan hasil. memakan waktu sekitar dua Pada 26 September 2017, buku belas bulan, tidak lebih dari satu Dolanan Arek Gresik diluncurkan. tahun. “Hasil karya yang luar “Perasaan kami ya senang, ya biasa,” ungkap Moch. Qosim bangga, dan bersyukur bahwa dalam sambutannya. Buku Dolanan Arek Gresik siap diluncurkan,” kata Edelya Priyandono, ketua panitia mewakili teman-teman anggota peluncuran buku Dolanan Arek Kompensa. Gresik menuturkan, acara yang dihelat dengan sederhana itu “Kami juga mengucapkan akan memantik semangat para terima kasih kepada Bapak /Ibu pelajar untuk berkarya atau guru pendamping serta pihak- menulis buku. pihak yang terkait,” imbuhnya. Kepala Cabang Dinas Majalah Literasi Indonesia| MG
156 BERITA KEGIATAN MG MARET 2019 MEMBACA: Kegiatan membaca lima belas menit sebelum pelajaran dimulai. FOTO: dok Pendidikan Gresik, Puji Hastuti, BUKU: Buku Dolanan Arek Gresik (Penulis sangat mengapresiasi buku Pelajar SMA Negeri 1 Gresik kerja sama tersebut. Pasalnya, buku itu dengan PT Smelting dan Radar Gresik). bisa meningkatkan minat baca para pelajar dan menghasilkan FOTO: dok penulis muda yang baik. Menurutnya, SMA Negeri 1 Gresik adalah sekolah pertama di Gresik yang meluncurkan buku dari tulisan para siswanya. ”Saya berharap sekolah-sekolah di Gresik khususnya membuat kelompok-kelompok penulis seperti di SMA Negeri 1 Gresik,” pungkasnya. n Reportase: Dra. Sri Budi Handayani, M.Pd. (SMAN 1 Gresik) MG | Majalah Literasi Indonesia
RESENSI 157 BUKU MG FEMBARRUEATRI 2019 JUDUL: Suara Hati dalam Untaian Kata Refleksi Politik, Religi, dan Kemanusiaan PENULIS: Drs. Abdullah Masmuh, M.Si. PENERBIT: Pustaka MediaGuru ISBN: 978-602-482-965-0 UKURAN: 13 x 20 cm TEBAL: x + 130 halaman CETAKAN PERTAMA: Januari 2019 KETIKA REALITAS MELAMPAUI BATAS Oleh PRIYANDONO (Guru SMAN 1 Gresik dan Penikmat Buku) Majalah Literasi Indonesia| MG
158 RESENSI BUKU MG S ejak dulu batas itu ada. MARET Batas tidak akan bisa 2019 dilampaui, kecuali oleh tsunami dan puting beliung. Manusia seharusnya mengetahui serta kejadian yang dilihat, batas, bukan malah menggoda didengar, dirasakan, dan dialami dan merayu batas untuk disajikan secara apik dalam mendapatkan kebebasan. larik-larik puisi yang sarat Menahan diri agar tak melewati makna. Dibungkus dalam plastik batas adalah sikap yang tepat bahasa yang menggetarkan serta agar dapat menciptakan batasan- dirangkum dalam buku kumpulan batasan, bukan kebebasan. Sebab puisi bertajuk Suasana Hati dalam sejatinya tugas manusia bukan Untaian Kata. kebebasan, tetapi keterbatasan. Buku ini terdiri atas tiga Kewajiban manusia adalah tema, yakni politik, agama, dan mengetahui batas, bukan bebas kemanusiaan. Setidaknya ada 37 bicara, bukan pula demokrasi. puisi bertema politik, sementara Akan tetapi, hal ini justru tema agama dan kemanusiaan tenggelam oleh pikiran dan masing-masing 32 judul. Semua tindakan manusia yang jauh ditulis dengan jujur. Sebab pria dari kearifan. Beberapa sisi yang tercatat sebagai dosen tetap kehidupan seperti politik, agama, di Universitas Muhammadiyah dan kemanusiaan mengapung Malang ini jiwanya laksana ruang ke permukaan dalam kondisi kosong. Tak ada lemari, loker, terkoyak. Tidak hanya hukum atau kotak-kotak yang dipakai positif yang diterjang, hukum untuk menyembunyikan sesuatu. langit pun dilawan. Ironisnya, tiga Semua kelihatan tampak jelas dimensi tersebut justru semakin dan gamblang. Tidak ada yang gegap gempita dalam konteks ditutup-tutupi. sosiologis kehidupan manusia. Luar biasa. Penulis Menyaksikan tiga dimensi kelahiran Lamongan ini mampu kehidupan (politik, agama, menenun kata demi kata hingga dan kemanusiaan) yang kian memberikan getar-getar rasa hari semakin terpinggirkan ini keindahan. Estetika dalam setiap suasana hati Abdullah Masmuh baitnya pun mampu membentuk berkecamuk. Setelah melalui kehalusan budi pembacanya. kontemplasi, semua fenomena Pada bagian yang sama juga ditemukan beberapa puisi ditulis MG | Majalah Literasi Indonesia dengan frase yang tajam dan menohok. Kritik sosial yang dikemas dalam puisi ini bisa
RESENSI 159 BUKU MG MARET 2019 membuat telinga pembacanya hidup adalah berjamaah. Namun, merah dan bahkan mengernyitkan yang kerap dijumpai justru sikap dahi. individualistis. Cinta dan kasih sayang yang dianugerahkan Diawali dengan puisi berjudul Tuhan kepada manusia disia- Arti Politik. Politik dilahirkan siakan. Yang kuat tanpa belas dengan tujuan untuk menciptakan kasihan mengangkangi hak-hak kedamaian dan kesejahteraan mereka yang lemah. Kritik sosial umat manusia. Akan tetapi, tujuan ini disampaikan dalam bahasa itu tidak pernah diwujudkan. puisi yang lugas dan mengena. Politik tetaplah politik. Manusia selalu berebut menjadi penguasa. Buku ini merupakan Setiap pertikaian memakan representasi suasana hati “korban” tak terbilang. Setiap penulisnya. Hati yang tak pernah kemenangan yang didapat dari bohong. Apa yang ada di hati itu kesombongan selalu dibangun yang ditulis. Yang ditulis itu yang di atas keserakahan, fitnah, diucapkan. Yang diucapkan itu penindasan, dan kemunafikan. yang dilakukan. Yang dilakukan itu menjadi kebiasaan. Dan kebiasaan Di samping itu, pria itu cermin dari sebuah karakter. kalem dan low profile ini juga Oleh karena itu, buku ini dapat mengindikasikan adanya menjadi variabel peningkatan pergeseran nilai-nilai agama. karakter seseorang. Manusia cenderung silau pada dunia. Kepentingan duniawi Membaca karya dosen diletakkan di atas kepentingan komunikasi ini serasa mendapat ukhrawi. Tuhan pun dilalaikan. nutrisi yang menjadi salah satu Hubuddunia jadi juara. Mereka kekuatan untuk kembali pada lupa bahwa kebahagiaan sejati fitrah manusia. Banyak hikmah itu tergantung pada relasi mereka yang kita petik dari buku ini. Maka dengan Tuhannya. Kritik religi ini tebalkanlah agar semakin banyak dikemas dengan ciamik dalam hikmah yang kita unduh. Sampai balutan bahasa yang menyentuh pada akhirnya dapat menjadi kalbu. Hal ini tergambar dalam tongkat yang menuntun manusia puisi berjudul Tafakur dan menuju cahaya dalam rengkuhan- Muhasabah (hlm 52). Nya. n Pada bagian ketiga bapak Selamat membaca! tiga anak ini meneropong sisi kemanusiaan. Menurutnya, Majalah Literasi Indonesia| MG
160 RESENSI BUKU MMGG FEMB22AR00R11UE99ATRI Merawat Bangsa lewat Kata-Kata Oleh EKO PRASETYO (Jurnalis dan Penulis Buku) Judul : Menulis tanpa Kerangka Penulis : Syaiful Rahman Penerbit : Pustaka MediaGuru Cetakan : Pertama, Desember 2018 Tebal : 120 halaman Dewasa ini gerakan literasi membaca dan menulis di Indonesia laksana bunga mekar di musim semi. MediaGuru, misalnya, turut andil di dalamnya melalui program pelatihan satu guru satu buku (sagusabu). MG | Majalah Literasi Indonesia
RESENSI 161 BUKU MMGG FEMB22AR00R11UE99ATRI H ingga kini, banyak penemuan yang disimpan di ilmuwan percaya bahwa sana. Katalognya disebut-sebut Baghdad merupakan kota tak terhitung. terbaik bagi ilmu pengetahuan. Hingga akhirnya ”musibah” Bahkan, banyak saintis Barat pun terjadi ketika bangsa mengakuinya. Mongol menyerbu Baghdad Hal itu disebabkan adanya dan mendudukinya pada jejak perpustakaan yang sangat sekitar 1258. Perpustakaan hebat pada masanya. Besar dan itu dihancurkan. Buku- megah. Sebagian sejarawan buku berharga nan langka menjulukinya perpustakaan dimusnahkan dan dibuang di kongres. Tapi, Sungai Tigris. kaum muslim Ketika sagusabu menggelora, Begitu menyebutnya parahnya, Bait al- buku ini hadir pada saat sampai-sampai Hikma. yang tepat. Sebab, bangsa korban yang kita membutuhkan banyak selamat dari Tidak diragukan lagi literatur, tak terkecuali yang peperangan era kejayaan ditulis oleh guru pencetak mengatakan Islam di generasi calon pemimpin bahwa air sungai masa silam bangsa. Dan buku-buku itu menghitam (sekitar tahun itulah yang akan merawat selama setahun. 750-1257) Ini lantaran tinta tidak terlepas bangsa ini. dari buku-buku dari budaya yang dibuang literasinya tersebut. yang begitu agung dan tinggi. Ironis memang. Tapi, itulah Banyak karya besar yang ditulis sejarah kelam yang mestinya oleh para cendekiawan muslim harus terus dikenang. Bukan dan tersimpan di sana. Tak untuk diratapi, tapi belajar terkecuali tentu saja sumber- dari tragedi pahit itu. Di sumber pengetahuan yang sinilah ucapan Milan Kundera melibatkan bangsa Persia. menemukan kebenarannya. Diyakini bahwa banyak Bahwa jika ingin menghancurkan sekali buku tentang berbagai sebuah bangsa, musnahkan ilmu pengetahuan, astronomi, buku-bukunya. kedokteran, dan penemuan- *** Majalah Literasi Indonesia| MG
162 RESENSI BUKU MG MARET 2019 Dewasa ini gerakan literasi Inilah jembatan bagi para penulis membaca dan menulis di pemula untuk mewujudkan Indonesia laksana bunga mekar impiannya menulis buku. di musim semi. MediaGuru, misalnya, turut andil di dalamnya Sebab, buku ini memang melalui program pelatihan satu menyajikan banyak menu yang guru satu buku (sagusabu). sedap untuk dikudap. Ringan Gerakan ini bak bola salju yang dan sederhana tapi berkelas. menggelinding dan membesar. Metodenya tidak njelimet. Hingga kemudian lahirlah ”adik- adik” sagusabu yang disebut Syaiful Rahman, penulis sasisabu (untuk kalangan buku ini, merupakan jaminan siswa), sadosabu (dosen), dan tersendiri. Tanpa bermaksud samasabu (mahasiswa). melebih-lebihkan, ia bisa dikatakan produk sukses dari Dengan ciri khasnya, hasil menulis tanpa kerangka itu MediaGuru seketika ikut sendiri. mengubah atmosfer dunia penerbitan buku di tanah air. Ketika sagusabu menggelora, Penerbitan indie yang dulu buku ini hadir pada saat yang dianggap sebelah mata menjadi tepat. Sebab, bangsa kita opsi yang realistis dan disukai. membutuhkan banyak literatur, Tak ada lagi sekat-sekat tak terkecuali yang ditulis oleh bernama prestise. guru pencetak generasi calon pemimpin bangsa. Dan buku- Atmosfer yang hangat buku itulah yang akan merawat dan pelatihan yang penuh bangsa ini. kekeluargaan merupakan cara untuk meyakinkan audiens Buku ini siap memandu bahwa menulis itu mudah. Ini mereka untuk menjalankan bisa dimaklumi karena salah estafet dalam merawat bangsa satu sasaran utamanya ialah kita. Ya, lewat kata-kata. n guru. Nah, selama ini sebagian di antara mereka masih punya paradigma bahwa menulis buku itu tidak mudah. Inilah yang coba didobrak lewat sagusabu. Buku Menulis tanpa Kerangka ini jelas merupakan jalan terang. MG | Majalah Literasi Indonesia
RESENSI 163 BUKU MG MARET 2019 Majalah Literasi Indonesia| MG
164 RESENSI BUKU MG MARET 2019 Judul : Cara Mudah Memahami Kurikulum Penulis : Dyah Tri Palupi Penerbit : Jaring Pena Cetakan : I, 2016 Tebal : xii + 228 halaman JITU MENGUPAS ”BAHAN POKOK” KURIKULUM OLEH Hernawati Kusumaningrum Sebagai praktisi kurikulum, penulis menyadari betul banyak guru kesulitan mencerna dan memahami serta mengimplementasikan Kurikulum 2013. Alhasil, setiap mengupas sebuah topik, penulis senantiasa menyertainya dengan contoh-contoh pembelajaran di buku-buku teks Kurikulum 2013 lalu melengkapi dengan ilustrasi sehingga memahami K-13 menjadi sangat mudah dan menyenangkan. MG | Majalah Literasi Indonesia
RESENSI 165 BUKU MG MARET 2019 ”Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.” ~ Nelson Mandela ***** N elson Mandela benar Pengembangan dan Implementasi adanya untuk mengubah Kurikulum 2013 (H.E. Mulyasa), dunia kita dapat Panduan Memahami Kurikulum melakukannya melalui pendidikan. 2013 Sebuah Inovasi Struktur Pendidikan memungkinkan Kurikulum Penunjang Masa Depan manusia memerangi (Loeloek Endah Poerwati dan kebodohan dan kemiskinan. Sofan Amri), serta Desain Sistem Pendidikan memungkinkan Pembelajaran dalam Konteks kita menciptakan perdamaian Kurikulum 2013 (Yunus Abidin). (sekaligus peperangan). Pendidikan memungkinkan Buku Cara Mudah Memahami manusia menjelajahi perut bumi Kurikulum ini semakin meramaikan dan luar angkasa. Pendidikan khazanah pembahasan kurikulum. juga memungkinkan manusia Namun, pembaca mungkin heran memanusiakan manusia. mengapa buku ini tidak memakai judul menukik seperti judul buku- Berbicara pendidikan kita buku di atas. Misalnya, Cara tidak dapat melepaskan diri dari Mudah Memahami Kurikulum kurikulum mengingat kurikulum 2013 atau Cara Mudah Memahami merupakan komponen penting Kurikulum Nasional. Mengapa sebuah pendidikan. Kurikulum penulis justru memilih judul memuat rencana pembelajaran menggantung dan tanggung, yang mengarahkan guru dalam padahal pemerintah tengah melaksanakan pembelajaran gencar menggalakkan Kurikulum kepada siswa agar memiliki 2013, bahkan kabarnya akan kesiapan pribadi dan kemampuan menggantinya dengan Kurikulum sesuai kebutuhan masyarakat. Nasional. Ada banyak buku menyoal Kalau hanya membaca judul kurikulum. Contohnya, tanpa membaca isi, Anda Implementasi Kurikulum 2013 pasti terkecoh. Buku ini tidak Dalam Pembelajaran SD/MI, SMP/ memfokuskan kepada salah MTs, & SMA/MA (M. Fadillah), satu kurikulum seperti Kurikulum Majalah Literasi Indonesia| MG
166 RESENSI BUKU MG MARET 2019 Berbasis Kompetensi atau kebutuhan dan kesiapan siswa Kurikulum KTSP misalnya karena serta kebutuhan dan kekayaan keputusan itu membuat buku setempat. ini justru mempersempit ruang Penulis melanjutkan geraknya dan membuatnya cepat perbincangan dengan mengupas basi ketika terjadi pergantian ”bahan pokok” kurikulum. Apapun kurikulum. nama kurikulum, mau Kurikulum Agar ruang geraknya lebih Berbasis Kompetensi, Kurikulum leluasa dan tidak terjebak dalam KTSP atau Kurikulum 2013, salah satu kurikulum, penulis semuanya dibangun atas empat mengambil Tentang materi pembelajaran, penulis elemen langkah menjelaskan materi pembelajaran penting, yaitu tepat. kompetensi Penulis kontekstual, materi pembelajaran (tujuan) mengawali terpadu, materi pembelajaran berbasis yang harus tulisan data, materi pendukung kreativitas, juga dicapai, dengan materi (isi mengatakan tentang penguasaan bahasa, berpikir dan bahan) bahwa tingkat tinggi, perluasan penguasaan yang harus Undang- matematika, dan pengorganisasian diajarkan Undang materi pembelajaran. untuk Nomor mencapai 20 Tahun 2003 tentang Sistem kompetensi tersebut, proses Pendidikan Nasional (UU (cara) yang digunakan untuk Sisdiknas) menempatkan menyampaikan materi tadi, dan kurikulum sebagai praksis, penilaian (pengaturan) atas bukan hanya sebagai sebuah ketercapaian kompetensi. produk, konten, atau proses. Kompetensi lulusan meliputi Praksis adalah proses untuk kompetensi inti (KI) dan melakukan, mempraktikkan, dan kompetensi dasar (KD). Menurut mengonkretkan teori, keterampilan, UU Sisdiknas, kompetensi dan pelajaran sehingga mudah lulusan mencakup dimensi sikap, dipahami dan dimanfaatkan. pengetahuan, dan keterampilan. Ditambahkannya bahwa UU Dimensi pengetahuan menyatakan Sisdiknas menempatkan kurikulum apa yang dipahami siswa, dimensi sebagai suatu sistem terbuka keterampilan menyatakan yang adaptif terhadap variasi bagaimana siswa memaparkan MG | Majalah Literasi Indonesia
RESENSI 167 BUKU MG MARET 2019 atau menunjukkan bahwa ia kurikulum aktual (hlm. 11). Agar memahami sesuatu sedangkan pembaca mudah memahami dimensi sikap menyatakan keterkaitan keempat jenis mengapa siswa merasa dia harus kurikulum tadi, penulis mengambil bersikap seperti itu. contoh bahan ajar pada Buku Tentang materi pembelajaran, Kelas V, Tema 4, Subtema 3, penulis menjelaskan materi Pembelajaran 2, halaman 93 pembelajaran kontekstual, materi tentang kegiatan Edo bersama pembelajaran terpadu, materi teman-temannya bermain pembelajaran berbasis data, rounders. Kalau ditinjau dari sudut materi Dalam hal proses pembelajaran, pandang pendukung kurikulum kreativitas, penulis mengetengahkan pembelajaran formal, juga tentang kreatif dengan pendekatan saintifik, kegiatan Edo penguasaan pembelajaran berbasis aktivitas dan teman- bahasa, (discovery learning dan project based temannya berpikir learning), pembelajaran luar kelas, dan merupakan tingkat pembelajaran berorientasi kompetensi. muatan tinggi, pelajaran perluasan PJOK penguasaan tentang matematika, dan pengorganisasian permainan bola kecil (rounders) materi pembelajaran. sedangkan kurikulum informalnya Dalam hal proses pembelajaran, adalah muatan pelajaran penulis mengetengahkan matematika tentang sudut- pembelajaran kreatif dengan sudut yang ditemukan dalam pendekatan saintifik, pembelajaran lapangan rounders dan kurikulum berbasis aktivitas (discovery kolateralnya (tersembunyi) adalah learning dan project based bahwa permainan ini mengajarkan learning), pembelajaran luar kelas, kerjasama dan toleransi dalam dan pembelajaran berorientasi rangka membentuk tim yang kompetensi. kompak (hlm. 16). Berdasarkan pelaksanaannya, Contoh lainnya terdapat kurikulum dapat dibagi menjadi dalam Buku Kelas IV, Tema 1, empat jenis yaitu kurikulum formal, Subtema 1, Pembelajaran 2, kurikulum informal, kurikulum halaman 11 yang menampilkan tersembunyi/kolateral, dan dua gambar rumah adat di tanah Majalah Literasi Indonesia| MG
168 RESENSI BUKU MG MARET 2019 air. Kurikulum formalnya adalah juga bagan sehingga memahami muatan pelajaran matematika Kurikulum 2013 menjadi sangat tentang sudut lancip sementara mudah dan menyenangkan. kurikulum informalnya merupakan pembelajaran seni budaya dan Kelebihan lainnya, pada tiap prakarya tentang motif hiasan akhir pembahasan buku setebal di kedua rumah adat sedangkan 228 halaman ini menyuguhkan kurikulum kolateral (tersembunyi) simpulan atas pemaparan- menjelaskan keindahan dan pemaparan sebelumnya. Ini keunikan rumah adat sehingga cukup membantu pembaca dalam siswa bangga dan peduli terhadap memahami penjelasan penulis kearifan lokal (hlm. 17). kendati bahasanya, menurut saya, maaf, terlalu lebay. Yang Jujur tidak mudah menemukan tidak kalah penting, buku ini keterkaitan antara kurikulum juga dilengkapi dengan banyak formal, informal, dan kolateral daftar pustaka yang bermanfaat dalam sebuah pembelajaran, lebih- manakala anda ingin mengkaji lebih ketika menerapkan Kurikulum lebih dalam tema-tema tertentu. 2013. Pasalnya selama ini dalam mengajarkan sebuah konsep Dengan memahami keempat (sudut) misalnya, guru lebih suka unsur tadi, maka tenaga pendidik, menggambar sudut di papan tulis. orang tua siswa atau pejabat di Tiba-tiba kehadiran Kurikulum lingkungan pendidikan tidak perlu 2013 menuntut guru untuk berpikir galau manakala terjadi perubahan dan mengajar secara holistik kurikulum. Apa pun ”nama produk dan kontekstual (sudut yang kurikulum” yang “diluncurkan” ditemukan pada rumah adat). semuanya pasti berkumpar pada empat bahan pokok/elemen tadi. Sebagai praktisi kurikulum, penulis menyadari betul Walau dilengkapi contoh banyak guru kesulitan langsung dan ilustrasi pendukung mencerna dan memahami serta yang mencerahkan tentu buku mengimplementasikan Kurikulum ini tidak luput dari kekurangan. 2013. Alhasil, setiap mengupas Kesalahan ejaan, kesalahan sebuah topik, penulis senantiasa penulisan atau kesalahan dalam menyertainya dengan contoh- menggunakan kata sambung contoh pembelajaran di buku- cukup mengganggu.n buku teks Kurikulum 2013 lalu melengkapi dengan ilustrasi Penulis adalah Guru SMP Al Hikmah Surabaya MG | Majalah Literasi Indonesia
RESENSI 169 BUKU MG GURU, OASE MENDIDIK, DAN TELADAN MEMBACA MARET 2019 OLEH Eko Prasetyo Judul : Sekolah Cinta: Menjadi Pemimpin dan Guru Hebat Penulis : Edi Sutarto Penerbit : Emir Cetakan : Pertama, 2016 Tebal : 236 halaman ISBN : 978-602-0935-44-7 P ada akhir Juni hingga Kekerasan di lingkungan sekolah awal Juli 2016 ini, dunia memang tengah menjadi isu pendidikan disibukkan hangat di jagat pendidikan tanah dengan isu kasus Samhudi, air saat ini. Belum lagi kasus- guru SMP Raden Rachmat kasus lainnya seperti narkoba di Balongbendo, Sidoarjo. Ia kalangan pelajar dan kenakalan dilaporkan oleh Yuni Kurniawan, remaja lainnya. Berita-berita orang tua siswa bernama sebut negatif yang menyeret warga saja A, ke polisi karena tuduhan sekolah seakan-akan tak ada melakukan kekerasan. habisnya di media massa. Kasus ini mendapat perhatian Karena itu, buku Sekolah Cinta luas dari masyarakat, terutama ini bisa dikatakan laksana oase para pendidik. Pro dan kontra di padang gurun yang luas dan mewarnai kasus Samhudi yang diterpa terik. Buku ini merupakan sempat menjalani persidangan di kelanjutan dari Pemimpin Cinta PN Sidoarjo. Upaya penyelesaian yang memang merupakan masalah itu secara kekeluargaan bagian dari trilogi Manajemen awalnya buntu. Namun, berkat Sekolah Cinta. Sang penulis, Edi mediasi dari jajaran Muspida Sutarto, merupakan sosok di Sidoarjo, kasus tersebut akhirnya balik keberhasilan Sekolah Islam berakhir damai dan laporan Athirah yang tersebar di wilayah dicabut oleh Yuni. Sulawesi Selatan. Majalah Literasi Indonesia| MG
170 RESENSI BUKU MG MARET 2019 Di tengah krisis keteladanan yang saat ini terjadi di berbagai bidang, guru semestinya mampu tampil di depan. Keteladanan itu harus dimulai dari kesadaran dan kegairahan untuk terus mengembangkan potensi dan kompetensi diri. Kuncinya, sebagaimana diterangkan dalam buku ini, adalah banyak “membaca. Kiprahnya di dunia pendidikan pangan, transportasi, dan air. bisa dikatakan gelimang. Pernah Karena absennya pemimpin yang menjabat sebagai kepala SMA visioner, kompeten, dan punya Islam Al-Azhar Pondok Labu, integritas tinggi, maka masalah Jakarta Selatan, ia juga dikenal air, konservasi hutan, kesehatan, sebagai konsultan dan motivator pendidikan, sistem peradilan, dan pendidikan. Prestasinya berlanjut transportasi akan semakin parah saat menjadi direktur di Sekolah (hlm. 13). Islam Athirah milik keluarga besar H.M. Jusuf Kalla sejak Karena itu, ia menilai bahwa 2011. Tak heran jika pada 2015 ia kunci keberhasilan sebuah dianugerahi penghargaan Tokoh proses pendidikan di sekolah Inspiratif Bidang Penididkan Sulsel amat ditentukan oleh faktor oleh Tim Ekspedisi Kapsul Waktu pemimpinnya. Sudah saatnya Presiden RI bersama Fajar Group, kepala sekolah sebagai pemimpin media terbesar di Sulsel. tertinggi di sekolah melakukan perubahan. Dengan lugas, Dalam buku ini, Edi mengutip disebutkan oleh penulis bahwa pernyataan Dr M. Syafii Antonio kunci dari jawaban seluruh MEc di buku Muhammad SAW persoalan itu ada di Alquran surat The Super Leader Super Manager Al-Alaq. Mengapa Al-Alaq? Sebab, (2015: 3-8) bahwa krisis terbesar di surat ini ada perintah paling saat ini adalah krisis keteladanan. utama dan pertama dari Allah SWT, Akibat yang ditimbulkan dari yakni iqra’ (bacalah), sebelum krisis ini jauh lebih dahsyat perintah melakukan shalat dan daripada krisis energi, kesehatan, bentuk ketakwaan yang lainnya. MG | Majalah Literasi Indonesia
RESENSI 171 BUKU MG MARET 2019 Jadi, kalau seseorang mengaku dijauhi. Mendidik kedisiplinan bisa beragama Islam lalu enggan dilakukan dengan pendekatan membaca, maka keislamannya pendidikan akhlak. Oleh sebab patut dipertanyakan. itu, seorang guru selayaknya memiliki gairah besar dalam Disimpulkan bahwa kepala mendidik, mengajar, membimbing, sekolah yang rajin membaca dapat dan membina siswa dengan dipastikan cakrawala berpikirnya memberikan keteladanan. luas. Orang yang cakrawala berpikirnya luas sudah pasti Di tengah krisis keteladanan berbanding lurus dengan kecakapan yang saat ini terjadi di berbagai memandang sebuah persoalan bidang, guru semestinya mampu dan kecakapan mengurai solusi tampil di depan. Keteladanan persoalan tersebut. Ia pasti akan itu harus dimulai dari kesadaran mengurainya dengan cara yang dan kegairahan untuk terus paling menguntungkan namun tetap mengembangkan potensi dan dalam rida Allah SWT (hlm. 16). kompetensi diri. Kuncinya, sebagaimana diterangkan dalam Menjawab persoalan hukum buku ini, adalah banyak membaca. yang belakangan ini sering Artinya, literasi juga menjadi kunci menyeret guru, di buku ini juga penting dalam proses membangun dijelaskan bagaimana seyogianya keteladanan itu. pendidikan itu menjauhi kekerasan, apa pun bentuknya. Di Bab II Buku ini tidak sekadar Menjadi Guru Cinta, dipaparkan motivasi di mulut saja. secara jelas dan tegas bagaimana Sebab, si penulis merupakan semestinya seorang guru menjadi praktisi pendidikan yang lama guru yang bergairah, guru yang berkecimpung di lingkungan menaklukkan diri, bersedia sekolah sehingga sedikit banyak mencintai, tegar, mengajarkan saran atau solusinya berasal realitas, dan tak sekadar bicara. dari pengalamannya langsung. Hebatnya, itu dituliskan dengan Terlebih dahulu ia mengingatkan sederhana sehingga enak dibaca bahwa guru harus paham tentang dan menjawab implementasi hakikat mendidik. Selain membuat pembudayaan literasi sebagai anak dari tidak tahu menjadi salah satu alat pendorong tahu, seorang guru juga harus keteladanan. n membuat anak yang tidak disiplin menjadi disiplin. Akan tetapi, hal- Penulis adalah Pemred hal yang berbau kekerasan harus Media Guru Indonesia Majalah Literasi Indonesia| MG
MEDIA KIT SPESIFIKASI Nama Media : Majalah Literasi Indonesia Bentuk Media : Digital Magazine Ukuran : 135 mm x 200 mm Halaman : 150 – 200 page Durasi Terbit : Setiap bulan Majalah LITERASI INDONESIA diterbitkan dalam bentuk e-magazine secara berkala setiap bulan. Segmentasi kami adalah praktisi pendidikan yang sampai 23 Januari 2019 tercatat lebih dari 31.289 user. Melalui kegiatan pelatihan kepenulisan, majalah ini men- jadi media publikasi artikel, berita, dan informasi even yang diselenggarakan MediaGuru. Beberapa rubrik unggulan di antaranya: Artikel Guru, Best Practice, Artikel Ilmiah Hasil Penelitian, Opini Guru, Reseni Buku, Suara Guru, Kreativitas Guru, Cerpen, Puisi, Re- portase Guru, dan lain-lain yang merupakan karya-karya inspiratif dan dapat dijadikan bahan referensi untuk para pembaca. Itulah yang membuat Majalah LITERASI INDONE- SIA menjadi bacaan dan rujukan puluhan ribu guru di Indonesia PROFIL PEMBACA Jumlah Pembaca : 31.289 member/23 Januari 2019 Wilayah Pembaca : 5 Provinsi Pembaca Terbanyak l Jawa Tengah : 5.243 l Jawa Barat : 4.616 l Jawa Timur : 4.232 l Sumatera Barat : 1.522 l Riau : 1.347
GENDER PEMBACA MEDIA KIT Wanita 65,46% Laki-Laki 34,54% USIA PEMBACA 25-34 28% 35-44 44% 45-54 16% DEMOGRAFI PEMBACA PENDIDIKAN Perguruan Tinggi 90% Lainnya 10% PEKERJAAN Profesional 40% Senior Manager 15% Middle Manager 15% Executive 10% Director, CEO, Owner 5% Full Student 15% RUBRIKASI Laporan Utama Artikel Guru Suara Guru Kiprah Sekolah Literasi Puisi Cerpen Esai Reportase
RUBRIKASI Majalah Literasi Indonesia memuat berbagai artikel karya para guru, baik hasil penelitian, laporan kegiatan dan pelatihan, juga artikel susastra berupa puisi dan cerpen. TARIF IKLAN IKLAN DISPLAY Rp10.000.000/edisi 1 page di Halaman 2 - 10 Rp7.500.000/edisi 1 page di Halaman 11 - 20 Rp5.000.000/edisi 1 page di Halaman 21 - 30 ADVERTORIAL Rp4.000.000/edisi 4 halaman Rp5.000.000/edisi 6 halaman Rp6.000.000/edisi 8 halaman INFORMASI ALAMAT REDAKSI Jl. Dharmawangsa 7/14 Surabaya 60286 www.majalahliterasi.id | [email protected] Mohammad Ihsan +62 818-334-141, +62 811-353-111 [email protected]
Search
Read the Text Version
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- 13
- 14
- 15
- 16
- 17
- 18
- 19
- 20
- 21
- 22
- 23
- 24
- 25
- 26
- 27
- 28
- 29
- 30
- 31
- 32
- 33
- 34
- 35
- 36
- 37
- 38
- 39
- 40
- 41
- 42
- 43
- 44
- 45
- 46
- 47
- 48
- 49
- 50
- 51
- 52
- 53
- 54
- 55
- 56
- 57
- 58
- 59
- 60
- 61
- 62
- 63
- 64
- 65
- 66
- 67
- 68
- 69
- 70
- 71
- 72
- 73
- 74
- 75
- 76
- 77
- 78
- 79
- 80
- 81
- 82
- 83
- 84
- 85
- 86
- 87
- 88
- 89
- 90
- 91
- 92
- 93
- 94
- 95
- 96
- 97
- 98
- 99
- 100
- 101
- 102
- 103
- 104
- 105
- 106
- 107
- 108
- 109
- 110
- 111
- 112
- 113
- 114
- 115
- 116
- 117
- 118
- 119
- 120
- 121
- 122
- 123
- 124
- 125
- 126
- 127
- 128
- 129
- 130
- 131
- 132
- 133
- 134
- 135
- 136
- 137
- 138
- 139
- 140
- 141
- 142
- 143
- 144
- 145
- 146
- 147
- 148
- 149
- 150
- 151
- 152
- 153
- 154
- 155
- 156
- 157
- 158
- 159
- 160
- 161
- 162
- 163
- 164
- 165
- 166
- 167
- 168
- 169
- 170
- 171
- 172
- 173
- 174
- 175
- 176