Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore MODUL SOSIOLOGI 1

MODUL SOSIOLOGI 1

Published by Kustopo Paminto, 2023-04-14 02:05:28

Description: MODUL SOSIOLOGI 1

Search

Read the Text Version

KEGIATAN PEMBELAJARAN STRUKTUR SOSIAL DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT Standar Kompetensi: Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial. Kompetensi Dasar: Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan. Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat: 1. menjelaskan pengertian struktur sosial 2. menyebutkan ciri-ciri struktur sosial 3. menyebutkan wujud struktur sosial yang terdapat di masyarakat 4. menyebutkan fungsi struktur sosial PETA KONSEP STRUKTUR SOSIAL Elemen Dasar: Pengertian Fungsi: ada 2 macam Struktur Sosial ada 3 fungsi Ciri-ciri: Wujud: ada 5 ada 5 macam macam Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 1

Sumber: poskotanews.com Pernahkah Anda mengikuti proses penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) di kampung? Mungkin Anda sudah pernah mengikuti pencoblosan, atau setidaknya Anda pernah mengetahui jalannya pemilu. Coba amati secara seksama gambar rekaan tentang penyelenggaraan pemilu di atas, bayangkan tentang penyelenggaraan pencoblosan di lingkungan tempat tinggal Anda. Ada siapa saja yang bertugas di sana, dan apa peran dari masing-masing petugas? Inilah sebagian kecil dari sebuah struktur sosial yang ada di masyarakat. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 2

A. PENGERTIAN STRUKTUR SOSIAL Di lingkungan masyarakat, tentu Anda sering mengikuti kegiatan organisasi. Misalnya organisasi kemasyarakatan RT, RW, Karang Taruna, organisasi keagamaan, koperasi, serta organisasi lain. Dalam organisasi tersebut, tentu ada yang memimpin, misalnya sebagai ketua, kepala, pimpinan, atau sebutan pemimpin lainnya. Selain pimpinan, biasanya ada wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta seksi-seksi yang membantu berjalannya organisasi. Mulai dari ketua sampai seksi-seksi, dalam organisasi biasa disebut dengan istilah susunan pengurus. Susunan pengurus ini biasa disebut dengan istilah ”Struktur Organisasi”. Jika demikian, apa yang dimaksud dengan ”Struktur Sosial”? Dari segi bahasa, struktur berasal dari bahasa Latin ”structum” yang berarti menyusun, membangun, mendirikan. Kata kerja structum adalah stuctura, yang berarti susunan, konstruksi atau kerangka bangunan. Istilah struktur sosial (sosial structure) berarti susunan masyarakat. Menurut ahli sosiologi asal Indonesia, Soerjono Soekanto, struktur sosial diartikan hubungan timbal balik antara posisi sosial dan perannya dalam kehidupan masyarakat. Sedangkan Hendropuspito mengartikan struktur sosial sebagai penempatan nilai-nilai sosio-budaya dan organisasi masyarakat dalam posisinya yang sesuai dengan fungsinya sebagai keseluruhan untuk menjaga kepentingan masing-masing. James S. Colemen, tokoh sosiologi dari Amerika, mengartikan struktur sosial adalah pola hubungan antara manusia dengan kelompok manusia. Struktur sosial merupakan tatanan sosial dalam kehidupan bersama yang mengatur hak dan kewajiban setiap orang dalam menjalankan perannya sebagai anggota masyarakat. Tiap individu dalam masyarakat memiliki sejumlah status dan peran dengan hak dan kewajiban yang menyertai keduanya. Status tertentu butuh peran tertentu dengan perilaku yang tertentu pula. Cobalah kita perhatikan bagaimana perilaku kita ketika sedang berkumpul dengan teman-teman sebaya, ketika di rumah, di sekolah, dan di tempat-tempat lain. Pasti berbeda bukan? Tiap Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 3

komunitas memiliki pola-pola perilaku tertentu yang dapat memberikan ciri bagi komunitas yang bersangkutan. Perhatikan gambar ”Kabinet Kerja” berikut. Kabinet kerja merupakan suatu badan yang terdiri atas para menteri pem- bantu presiden dalam menjalankan pemerin- tahan Republik Indone- sia, di bawah kepemim- (Sumber: Pos Kupang.com) pinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kala. Tidak semua orang dapat terpilih menjadi menteri, tentu ada syarat dan aturan tertentu yang harus dipenuhi. B. ELEMEN DASAR STRUKTUR SOSIAL Seperti halnya sebuah bangunan, butuh konstruksi yang kuat, mulai dari pondasi, dinding maupun atapnya. Demikian juga pada struktur sosial, dibutuhkan elemen-elemen pembentuk yang baik dan kuat agar tatanan masyarakatnya tetap utuh dan terjaga. Elemen utama yang mendasari terbentuknya struktur sosial ada 2, yaitu: 1. Status Sosial Status sosial merupakan kedudukan atau posisi seseorang di masyarakat. Status sosial dikelompokkan menjadi 3, yaitu: a. Ascribed Status, yaitu status yang diperoleh seseorang karena keturunan. Status ini didapat sejak seseorang dilahirkan. Maka ascribed status disebut juga dengan istilah status kelahiran. Contoh: Seorang anak yang lahir dari keluarga bangsawan, otomatis ia memperoleh status Raja berasal dari bangsawan. keturunan Raja Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 4

b. Achieved status, yaitu status yang diperoleh melalui perjuangan atau dengan berusaha. Untuk mendapatkan status tersebut seseorang terlebih dahulu harus bersusah payah berjuang sampai tercapainya tujuan yang diinginkan. Status ini disebut juga status perjuangan. Contoh: Gelar kesarjanaan (dokter, Gelar Sarjana diperoleh insinyur, atau sarjana lainnya), seseorang ketika lulus perguruan tinggi yang ingin mencapai gelar kesarjanaan tersebut terlebih dahulu harus belajar di bangku pendidikan perguruan tinggi sampai mencapai kelulusan dan baru akan mendapatkan gelar tersebut. c. Assigned status, yaitu status yang diperoleh karena pemberian atau kehormatan dari orang lain atau masyarakat. Pemberian status ini biasanya dilakukan karena jasa-jasa yang telah diberikan kepada masyarakat. Status ini disebut juga status pemberian. Contoh: RA. Kartini yang berjasa memperjuangkan emansipasi wanita, diberi RA. Kartini, Pahlawan gelar pahlawan nasional. Seseorang yang Nasional berjuang melawan penjajahan diberikan gelar kehormatan sebagai pahlawan. 2. Peran Sosial Status Seorang Guru Peran sosial merupakan rangkaian norma dan berperan mengajar perilaku yang dijalankan seseorang sesuai dengan status sosialnya dalam masyarakat. Contoh: seseorang yang memiliki status sosial sebagai guru berperan mendidik murid-muridnya di sekolah. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 5

C. CIRI-CIRI STRUKTUR SOSIAL Dalam kehidupan bermasyarakat, manusia senantiasa berinteraksi antara yang satu dengan lainnya. Dari interaksi yang dilakukan, tercipta norma-norma yang mengarahkan perilaku mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup. Dengan begitu, akan terbentuk pola-pola perilaku yang teratur dalam hidup sebagai tatanan sosial atau struktur sosial. Kesenian wayang merupakan budaya bangsa Indonesia sejak jaman dahulu kala. Dalam kesenian ini ditampilkan berbagai tokoh dengan watak dan perilaku yang berbeda- beda, sebagai gambaran kehidupan manusia. Ada tokoh baik sebagai panutan, ada pula tokoh jahat yang tidak boleh dicontoh. Mendidik anak dalam keluarga, merupakan kewajiban setiap orang tua. Dalam mendidik anak, orang tua berperan untuk menanamkan nilai-nilai serta norma-norma sosial dalam rangka membentuk pola perilaku anak sesuai dengan tatanan kehidupan dalam masyarakat tempat mereka tinggal. Sumber: Seskoal.tnial Perhatikanlah kebiasaan yang dilakukan oleh TNI. Mereka memiliki pola kehidupan yang mendasar dalam kesatuannya, hubungan antar anggotanya sangat tertata, memiliki budaya hormat dan disiplin yang tinggi, mengikuti sistem nilai yang tetap, serta terdapat tahapan-tahapan atau tingkatan- tingkatan dalam kepangkatan Struktur sosial yang paling ideal dicontohkan oleh TNI. Struktur sosial sebagai tatanan dalam kehidupan masyarakat memberikan petunjuk tentang perbedaan antara masyarakat yang satu dengan yang lain. Struktur sosial yang mengatur atau menata kehidupan masyarakat memiliki ciri- ciri sebagai berikut. 1. Struktur sosial merupakan hubungan sosial paling dasar antara satu orang dengan orang lain dalam kelompok masyarakat yang menentukan pola kehidupan pada masyarakat tersebut. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 6

2. Struktur sosial mencakup seluruh hubungan sosial antar individu dalam sebuah tempat dan waktu tertentu. 3. Struktur sosial merupakan keseluruhan kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat. 4. Struktur sosial merupakan perwujudan aspek statis dan dinamis dari suatu sistem sosial dalam masyarakat. 5. Struktur sosial merupakan tahapan-tahapan masyarakat menuju perubahan dan perkembangan dalam mencapai kesejahteraan. D. WUJUD STRUKTUR SOSIAL DI MASYARAKAT Wujud struktur sosial ada 5, meliputi; 1) kelompok-kelompok sosial, 2) kebudayaan, 3) lembaga sosial, 4) stratifikasi sosial, 5) kekuasaan dan wewenang. Secara umum wujud konkret struktur sosial masyarakat terlihat secara nyata dalam sistem diferensiasi dan stratifikasi sosial yang berlaku dalam sebuah masyarakat. Kelompok sosial dan kebudayaan akan kita bahas dalam bagian ini. Sedangkan lembaga sosial, stratifikasi sosial, kekuasaan dan wewenang akan dibahas pada kegiatan pembelajaran berikutnya secara tersendiri. Untuk lebih mudah memahami, Anda perhatikan bagan wujud struktur sosial berikut. WUJUD STRUKTUR SOSIAL Kelompok Kebudayaan Lembaga Stratifikasi Kekuasaan Sosial sosial Sosial dan Wewenang Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 7

1. Kelompok Sosial Kelompok sosial adalah sekumpulan manusia yang hidup bersama, saling mempengaruhi dan tercipta adanya keselarasan untuk tolong menolong. Kelompok sosial terbentuk apabila individu sadar bahwa dirinya adalah bagian dari kelompok, ada hubungan timbal balik, terdapat faktor tertentu sebagai pengikat keanggotaan, memiliki struktur, berkaidah, berpolaperilaku, tersistem dan ada proses pembentukan kelompok secara nyata. Pernahkah Anda menyaksikan masyarakat desa? Coba bandingkan dengan keadaan masyarakat yang tinggal di kota. Masyarakat Kota Masyarakat Desa Jika Anda perhatikan kedua gambar antara masyarakat kota dengan masyarakat desa, terlihat jelas bahwa masyarakat yang tinggal di perkotaan bersifat individual, sedangkan masyarakat desa memiliki jiwa kebersamaan yang sangat kuat. Jenis-jenis kelompok sosial yang terdapat di masyarakat, dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu kelompok sosial relatif teratur dan tidak teratur. a. Kelompok sosial relatif teratur, meliputi : 1) In group dan Out group Sikap-sikap in group didasarkan atas simpati dan perasaan dekat dengan anggota kelompok, sedangkan 2) Kelompok primer dan kelompok sekunder Kelompok primer adalah kelompok-kelompok yang ditandai dengan saling mengenal. Sedangkan kelompok sekunder adalah kelompok- Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 8

kelompok besar yang terdiri atas banyak orang, tidak semuanya saling mengenal. 3) Paguyuban dan petembayan (Gemeinschaft dan Gesellschaft) Paguyuban para anggotanya terikat hubungan batin yang murni, bersifat alami dan kekal. Seperti keluarga, kelompok kekerabatan, rukun tetangga. Sedangkan patembayan merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok Paguyuban dalam dalam jangka waktu tertentu dan didasarkan tradisi Angon Putu atas kebutuhan. Seperti ikatan pedagang kaki lima, organisasi pekerja dalam satu pabrik. 4) Formal group dan informal group Formal group adalah kelompok-kelompok yang mempunyai peraturan- peraturan yang tegas dan sengaja diciptakan oleh anggota-anggotanya untuk mengatur hubungan antara anggota-anggotanya. Sedangkan Informal group adalah kelompok yang tidak mempunyai struktur dan organisasi tertentu atau pasti, kelompok ini terbentuk karena pertemuan-pertemuan yang berulang kali. 5) Membership group dan Reference group Membership group merupakan kelompok dimana setiap individu secara fisik menjadi anggota kelompok tersebut. Reference group adalah suatu kelompok yang menjadi acuan seseorang (bukan anggota kelompok) untuk membentuk pribadi dan prilakunya. 6) Kelompok Okupasional dan Volonter Kelompok okupasional merupakan kelompok yang anggotanya terdiri atas orang-orang dengan pelajaran sejenis. Sedangkan kelompok Volonter adalah Kelompok okupasional kelompok orang-orang yang memiliki Pelajaran olahraga kepentingan yang sama. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 9

b. Kelompok sosial tidak teratur, meliputi : 1) Kerumunan (Crowd) Kerumunan merupakan kelompok sosial yang bersifat sementara/ temporer, ukuran utamanya adalah kehadiran seseorang secara fisik, orang-orangnya tidak saling kenal dan tidak saling mempengaruhi. Kelompok kerumunan ini segera hilang manakala orang-orangnya Kerumunan orang menyaksikan bubar. Contoh: kerumanan orang kecelakaan menyaksikan kecelakaan lalu lintas di jalan raya. 2) Publik atau khalayak Publik merupakan kelompok yang tidak merupakan kesatuan, interaksi diantara anggota terjadi secara tidak langsung, biasanya melalui media masa atau alat komunikasi. 3) Masyarakat setempat (community) Masyarakat setempat adalah kelompok orang yang tinggal di suatu wilayah dimana interaksi anggotanya lebih besar jika dibandingkan dengan orang-orang di wilayahnya. Contoh: warga desa, kota, suku, atau bangsa. 2. Kebudayaan Pernahkah Anda menyaksikan pertunjukan wayang, tari-tarian, konser musik, melihat lukisan? Pernahkah Anda menyaksikan upacara adat pengantin, tahlilan di tempat orang meninggal, atau kenduren selamatan? Pernahkah Anda menyaksikan tradisi dugderan warak ngendhog di Semarang, upacara sekatenan di keraton Yogyakarta, upacara Ngaben di Bali? Itulah beberapa jenis wujud kebudayaan dari berbagai daerah yang ada di negara kita. Jika demikian, apa yang dikmaksud dengan kebudayaan? Kata dasar kebudayaan adalah budaya yang berasal dari bahasa sansekerta buddhayah, bentuk jamak dari buddhi. Budi berarti akal. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 10

Kebudayaan diartikan sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan budi atau akal. Istilah ”culture” berasal dari bahasa latin “colere” yang berarti mengolah atau mengerjakan. Selanjutnya culture diartikan sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengubah dan mengolah alam. Pengertian kebudayaan menurut para ahli, antara lain: 1) E.B. Tylor, kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat. 2) Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi mengartikan kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. 3) Koentjaraningrat mengartikan kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka mengatur kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Ngaben di Bali Nyadran di Jawa Bakar Batu di Papua Coba Anda perhatikan dan cermati gambar kebudayaan di atas. Jika Anda perhatikan tiga contoh gambar kebudayaan tersebut, dapat kita simpulkan bahwa masyarakat Bali, Jawa, Papua, memiliki kebudayaan yang berbeda, namun secara umum kebudayaan itu mengarah pada sebuah ritual pemujaan. Lebih dari itu, kebudayaan menjadi adat tradisi pada suatu daerah, yang mengatur kehidupan masyarakatnya untuk patuh dan menjalankan tradisi tersebut. Banyaknya kebudayaan yang dihasilkan manusia, seperti di Negara Indonesia, mendorong para ahli menelaah apa sebenarnya isi kebudayaan itu. Fungsi kebudayaan bagi masyarakat sangat besar, antara lain : Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 11

a. Melindungi masyarakat terhadap lingkungan alam. b. Melindungi masyarakat dari kekuatan-kekuatan yang tidak menguntungkan yang berasal dari dalam masyarakat itu sendiri. c. Memenuhi sebagian besar kebutuhan masyarakat. d. Sebagai alat memperoleh kepuasan di bidang material dan spiritual. e. Mengatur hubungan antar manusia. Ada tujuh unsur kebudayaan yang bersifat universal, artinya unsur tersebut ada dalam setiap kebudayaan suatu masyarakat dimanapun dunia ini. Unsur kebudayaan tersebut adalah: a. Peralatan dan perlengkapan hidup b. Mata pencaharian dan sitem ekonomi c. Sistem kemasyarakatan d. Bahasa e. Kesenian f. Sistem pengetahuan g. Sistem kepecayaan (raligi) E. FUNGSI STRUKTUR SOSIAL Pernahkah Anda menyaksikan Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang sedang mengatur kendaraan di perempatan jalan? Tahukah Anda mengapa Polantas harus mengatur kendaraan? Cobalah Anda bayangkan, pada pagi hari di jam-jam sibuk orang pada pergi ke sekolah, ke tempat kerja, ke kantor, dan berbagai tempat lain, di perempatan jalan yang Polantas sedang mengatur kendaraan tidak ada lampu lalu lintasnya, tidak ada (Sumber: sumutpos.co) polisi yang mengatur arus kendaraan, kira-kira apa yang terjadi? Pastilah suasana di perempatan jalan tersebut akan semrawut, yang terjadi adalah kemacetan. Hal ini disebabkan tidak ada aturan, antar individu saling berebut untuk melintasi perempatan. Jika sudah demikian, maka masing-masing merasa paling benar dan menyalahkan orang lain. Jika Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 12

demikian, kita baru menyadari bahwa lampu lalulintas dan Polantas pengatur jalan itu penting, agar jalanan tidak macet dan pengemudi tidak saling berebut. Sama seperti pentingnya Polisi yang mengatur arus lalulintas. Demikian juga struktur sosial di masyarakat. Strutur sosial sebagai tatanan sosial yang dapat menjaga ketertiban dan keteraturan masyarakat. Adapun secara rinci, struktur sosial memiliki 3 (tiga) fungsi, yaitu: 1. Fungsi Identitas Seorang anggota kelompok tentu memiliki identitas. Struktur sosial berfungsi sebagai penegas identitas seseorang dalam kelompoknya. Kelompok yang anggotanya memiliki kesamaan latar belakang ras, sosial, dan budaya akan mengembangkan struktur sosialnya sendiri sebagai pembeda dari kelompok lainnya. Struktur sosial merupakan karakterisrik yang khas yang dimiliki suatu masyarakat, sehingga dapat memberikan warna yang berbeda dari masyarakat yang lain. 2. Fungsi Kontrol Dalam kehidupan bermasyarakat, selalu muncul kecenderungan individu untuk melanggar norma, nilai, atau aturan yang berlaku dalam masyarakat. Sebagai kontrol atau pengawas sosial, struktur sosial membatasi segala tingkah laku anggotanya agar setiap anggota masyarakat berperilaku sesuai dengan norma dan nilai yang dianut kelompoknya atau masyarakat tersebut. 3. Fungsi Pembelajaran Individu belajar dari struktur sosial yang ada dalam masyarakatnya, sebagai proses internalisasi nilai dan norma. Hal ini dimungkinkan mengingat masyarakat merupakan salah satu tempat berinteraksi. Tidak sekedar dari keluarga, tetapi juga lingkungan. Banyak hal yang dapat dipelajari dari sebuah struktur sosial masyarakat, mulai dari sikap, kebiasaan, kepercayaan dan kedisplinan. Setiap anggota baru harus belajar menyesuaikan diri dalam kelompoknya, dan anggota kelompok yang lain menanamkan disiplin sosial yang berkaitan dengan aturan-aturan kelompoknya, yang diharapkan setiap anggota kelompok tersebut bersikap dan bertindak sesuai dengan harapan- harapan kelompoknya. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 13

TUGAS INDIVIDU Di lingkungan tempat tinggal Anda, tentu terdapat berbagai macam kelompok sosial sebagai perwujudan dari struktur sosial, mulai dari kelompok sosial yang Anda anggap sesuai dengan hati nurani dan bahkan Anda menjadi anggotanya. Tetapi ada juga kelompok sosial yang bertentangan dengan Anda, yang akhirnya Anda tidak setuju adanya kelompok sosial tersebut di lingkungan Anda. Tuliskanlah apa yang Anda lakukan terhadap ke dua kelompok sosial tersebut! Sikap terhadap kelompok sosial yang sesuai 1 2 3 4 5 Sikap terhadap kelompok sosial yang tidak sesuai 1 2 3 4 5 TUGAS KELOMPOK Buatlah kelompok, masing-masing kelompok beranggotakan 3 orang. Kunjungilah kantor kelurahan di tempat tinggal Anda, kemudian buatlah struktur organisasi kelurahan. Tulis dan tanyakan siapa saja Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 14

orang yang menjadi pengurus atau staf, apa status atau jabatannya serta apa peranannya dalam kantor tersebut terhadap pelayanan masyarakat. Dari hasil kunjungan tersebut buatlah simpulan tentang efektifitas kerja pegawai kelurahan di tempat tinggal Anda. Diskusikanlah di kelas pada pertemuan selanjutnya. RANGKUMAN 1. Struktur sosial merupakan tatanan sosial dalam kehidupan bersama yang mengatur hak dan kewajiban setiap orang dalam menjalankan perannya sebagai anggota masyarakat. 2. Elemen dasar pembentuk struktur sosial terdiri atas status dan peran sosial. 3.Ciri-ciri struktur sosial: a. Merupakan hubungan-hubungan sosial pokok b. Meliputi seluruh kebudayaan sosial c. Merupakan seluruh kebudayaan yang abstrak d. Merupakan aspek statis dari sitem sosial e. Merupakan tahapan perubahan dan perkembangan masyarakat 4.Unsur-unsur sosial pokok penyusun struktur sosial adalah : a. Kelompok sosial b. Kebudayaan c. Lembaga sosial d. Stratifikasi sosial e. Kekuasaan dan wewenang 5. Fungsi struktur sosial meliputi: a. Fungsi identitas b. Fungsi control c. Fungsi pembelajaran Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 15

SOAL UJI KOMPETENSI Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. Struktur sosial berasal dari kata structum yang merupakan bahasa ... . a. Belanda d. Yunani b. Perancis e. Latin c. Inggris 2. Pengertian strukstur sosial yang tepat di bawah ini adalah … a. Tatanan sosial dalam kehidupan bersama yang mengatur hak dan kewajiban setiap orang dalam menjalankan perannya sebagai anggota masyarakat. b. Tatanan nilai dan norma sosial dalam masyarakat yang mengatur hak dan kewajiban setiap orang dalam menjalankan perannya sebagai anggota masyarakat. c. Peran seseorang dalam menjalankan status sosialnya dalam kehidupan bersama sebagai anggota masyarakat. d. Peran seseorang dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya dalam kehidupan bersama sebagai anggota masyarakat. e. Keseimbangan antara hak dan kewajiban seseorang dalam menjalankan perannya sesuai dengan status sosialnya di masyarakat. 3. Perhatikan gejala sosial di bawah ini! (1) Penduduk Indonesia berasal dari berbagai suku bangsa (2) Ibu Yanti dialih tugas dari guru menjadi kepala sekolah di daerah (3) Siswa Paket C berasal dari berbagai SMP, MTs dan Paket B (4) Pegawai negeri terdiri atas berbagai pangkat dan golongan gaji Yang menunjukkan struktur sosial horizontal adalah .... a. (1) dan (2) d. (2) dan (4) b. (1) dan (3) e. (3) dan (4) c. (2) dan (3) Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 16

4. Yang mendasari terbentuknya struktur sosial di masyarakat adalah …. a. hak dan kewajiban d. status dan peran sosial b. peran dan tugas sosial e. keanggotaan dan kepemimpinan c. status dan fungsi sosial 5. Struktur sosial merupakan keseluruhan kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat. Pernyataan ini merupakan .... a. pengertian kebudayaan d. fungsi struktur sosial b. hakekat kebudayaan e. ciri struktur sosial c. unsur kebudayaan 6. Pernyataan berikut yang merupakan ciri dari struktur sosial adalah … a. Struktur sosial memiliki tahapan-tahapan masyarakat dari tingkat sederhana menuju perkembangan ke tingkat kompleks. b. Struktur sosial merupakan tahapan-tahapan masyarakat menuju perubahan dan perkembangan dalam mencapai kesejahteraan. c. Struktur sosial merupakan perwujudan aspek-aspek kehidupan yang tetap dan tidak berubah untuk selamanya. d. Struktur sosial mencakup seluruh hubungan sosial antar individu dalam di seluruh dunia. e. Struktur sosial mencakup seluruh hubungan sosial antar kelompok dalam tempat yang luas dan waktu relatif lama. 7. Di bawah ini yang bukan merupakan wujud dari struktur sosial adalah …. a. kelompok sosial d. lembaga sosial b. kebudayaan e. stratifikasi sosial c. kesenian 8. Status sosial yang dicapai sebagai hasil usaha seseorang, disebut ... . a. ascribed status d. close social status b. assigned status e. open social status c. achieved status 9. Pak Deni berhasil dalam bidang pembibitan tanaman pangan, sehingga pemerintah menganugerahinya penghargaan Kalpataru. Status yang diterima Pak Deni tersebut merupakan contoh dari ... . Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 17

a. assigned status d. simbol status b. achieved status e. konflik status c. ascribed status 10. Yang membedakan antara massa dan publik berdasarkan situasi hubungan sosial dalam kelompok adalah .... (P) Massa (Q) Publik A. sejumlah lapisan masyarakat A. kelompok tidak teratur B. heterogen dan kurang kritis B. homogen dan kritis C. interaksi langsung C. interaksi tidak langsung D. mudah tersinggung emosional D. berpikir rasional E. tidak ada tanggung jawab E. tanggung jawab bersama 11. Contoh dari organisai formal di bawah ini, yaitu .... a. Karangtaruna d. Dasawisma b. Pecinta alam e. OSIS c. Pelapisan sosial 12. Perkataan “kami” pada in group didasarkan pada .... a. Kedekatan d. Emosi b. Lokalitas e. Karakter c. Simpati 13. Rukun tetangga atau RT merupakan salah satu wujud .... a. Kelompok sosial d. Kelompok sekunder b. Kelompok teratur e. Kelompok warga c. Kelompok primer 14. Patembayan merupakan bentuk kelompok atas dasar ikatan .... a. Lahir dan logika d. Perasaan senasib b. Informal group e. Kepentingan c. Batin saja 15. Antrian orang yang akan nonton konser musik merupakan contoh dari .... a. Khalayak d. Crowd b. Informal group e. Volonter c. Publik Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 18

16. Berikut ini yang bukan merupakan ciri masyarakat kota adalah .... a. Lebih menghargai waktu d. Interaksi karena kepentingan b. Lebih keduniawian e. Tidak mudah menerima perubahan c. Lebih mandiri 17. Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Pengertian kebudayaan ini dikemukakan oleh .... a. Selo Soemardjan d. Soelaeman Soemardi b. Koentjaraningrat e. Soerjono Soekanto c. E.B. Tylor 18. Agama, ilmu pengetehuan, bahasa, adat istiadat merupakan kebudayaan manusia meliputi aspek non materiil yang bersifat …. a. abstrak d. jasmaniah b. konkrit e. kebendaan c. rohaniah 19. Masyarakat menilai dan mengawasi tingkah laku anggotanya dalam bertindak dan berperilaku dalam kelompoknya. Ini merupakan fungsi struktur sosial sebagai fungsi …. a. Pembelajaran d. identitas b. kontrol e. pengawasan c. penentu nilai 20. Struktur sosial berfungsi sebagai penegas identitas yang dimiliki oleh sebuah kelompok disebut fungsi ... . a. identitas d. kontrol b. pembelajaran e. pembatas c. pengawasan Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 19

EVALUASI DIRI Bagaimanakah hasil belajar Anda? Refleksikan dalam kolom berikut. Jika ada yang kurang jelas, ulangi membaca lagi, diskusikan dengan teman, dan tanyakan kepada tutor pengajar. Materi yang dipelajari Kesulitan/Permasalahan Solusi/Pemecahan Pengertian struktur sosial Ciri struktur sosial Wujud struktur sosial Fungsi struktur sosial -- belajar memberi kesempatan keberuntungan lebih memihak kepada kita – Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 20

KEGIATAN PEMBELAJARAN LEMBAGA SOSIAL DI MASYARAKAT Standar Kompetensi: Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial. Kompetensi Dasar: Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan. Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat: 1. menjelaskan pengertian lembaga sosial 2. menyebutkan ciri-ciri lembaga sosial 3. menyebutkan tipe-tipe lembaga sosial 4. menyebutkan bentuk lembaga sosial yang terdapat di masyarakat 5. menyebutkan fungsi lembaga sosial PETA KONSEP LEMBAGA SOSIAL Ciri Lembaga Pengertian Fungsi Lembaga Sosial: Lembaga Sosial Sosial: ada 6 macam ada 3 fungsi Tipe Lembaga Bentuk Sosial Lembaga Sosial: ada 5 macam Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 21

Sumber: dokumen pribadi Perhatikanlah gambar ilustrasi di atas. Bagaimana sikap Anda jika dalam pembelajaran di kelas, Anda mengetahui ada peserta didik yang seenaknya dalam mengikuti pembelajaran? Saatnya belajar malah tidur, bikin gaduh atau ribut, mengganggu teman-temannya, serta perbuatan lain yang menyebabkan pembela- jaran tidak kondusif. Perlukah peserta didik yang disebut “trouble maker” ini ditegur, dimarahi, diberi sanksi atau dihukum? Dalam hidup bermasyarakat, manusia memerlukan keteraturan. Termasuk dalam pembelajaran di kelas atau di sekolah. Maka dibuatlah norma-norma atau aturan oleh pengelola sekolah. Mula-mula norma terbentuk secara tidak sengaja karena ada peristiwa yang tiba-tiba muncul, namun kemudian dibuat secara sadar, bahkan melalui rapat atau sidang bersama. Suatu norma akan melembaga dan menjadi milik masyarakat serta ditaati apabila norma itu diketahui, diakui, dihargai hingga kemudian di taati oleh seluruh anggota masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Kelompok masyarakat yang berperan mengatur pola kehidupan anggota seperti sekolah inilah yang dinamakan ”lembaga sosial”. A. PENGERTIAN LEMBAGA SOSIAL Dalam kehidupan bermasyarakat, Anda tentunya dihadapkan oleh banyak permasalahan. Masalah yang paling utama dalam kehidupan masyarakat adalah usaha pemenuhan kebutuhan hidup, mulai dari kebutuhan primer, sekunder Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 22

maupun tersier. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, tentunya berbagai cara akan dilakukan oleh manusia, baik cara yang benar maupun cara yang tidak benar. Jika segala cara itu dilakukan oleh setiap orang, maka yang terjadi adalah adanya persaingan yang tidak baik. Maka dibuatlah norma-norma, aturan-aturan yang diakui sebagai hakikat sebuah lembaga sosial. Sistem norma yang dapat membantu atau mengatur pemenuhan kebutuhan hidup itulah yang disebut dengan istilah lembaga sosial. Lembaga sosial dalam istilah sosiologi ada ahli yang menyebut sebagai pranata sosial, meskipun sebenarnya ada perbedaan. Kalau pranata lebih menekankan pada sistem norma atau aturannya, sedangkan lembaga lebih mengarah pada badan atau wadah yang merupakan wujud konkret dari paranata. Baik pranata maupun lembaga sosial berakar dari kata yang sama, yaitu institutio yang berasal dari bahasa latin, artinya mendirikan. Kata institutio diserap ke dalam bahasa Indonesia dengan dua istilah yang berbeda, yaitu institusi yang berarti pranata, dan institut yang berarti lembaga. Kita tidak akan mempersoalkan istilah-istilah tersebut. Karena sebenarnya keduanya adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan, ibarat wadah dan isinya. Untuk mempermudah ingatan kita, maka selanjutnya kita menggunakan istilah lembaga sosial. Berikut ini ada beberapa pendapat para ahli tentang pranata sosial yang dapat kita jadikan pedoman pengertian lembaga sosial, antara lain: 1) Soerjono Soekanto Lembaga sosial adalah himpunan norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari. 2) R. Mac Iver Lembaga sosial adalah prosedur atau tata cara yang diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang tergabung dalam suatu kelompok. 3) Koentjaraningrat Pranata sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kepada aktifitas untuk memenuhi kompleksitas kebutuhan khusus dalam kehidupan manusia. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 23

Dari pendapat para ahli dapat disimpulkan bahwa lembaga sosial merupakan himpunan norma-norma yang bertujuan memenuhi kebutuhan pokok manusia agar tercipta keteraturan dan integrasi dalam mencapainya. B. CIRI-CIRI LEMBAGA SOSIAL Di lingkungan tempat tinggal Anda tentu ada berbagai lembaga sosial, misalnya lembaga keagamaan, sekolah atau pendidikan, koperasi, kelompok tani, kelompok nelayan, dan lain sebagainya. Jika Anda cermati, maka lembaga- lembaga sosial tersebut memiliki berbagai karakteristik atau ciri-ciri, yang tujuannya adalah untuk melanggengkan lembaga tersebut dalam mencapai tujuan. Jika tidak, maka dalam waktu sebentar saja lembaga sosial tersebut akan tutup. Ciri umum dari lembaga sosial yang menunjukkan karakteristik sebuah lembaga berbeda dengan lembaga yang lain, meliputi: 1. Memiliki lambang atau simbol yang khas Lembaga sosial lazimnya mempunyai simbol tertentu atau khusus untuk menunjukan identitas lembaganya. Misalnya lembaga pendidikan dengan simbol gambar dan Simbol lembaga pendidikan bendera tertentu. 2. Memiliki tradisi Lembaga sosial mempunyai tradisi tertulis maupun tidak tertulis yang menjadi pedoman bagi pengikutnya untuk mencapai tujuan. Tradisi Upacara Wisuda Misalnya setelah menyelesaikan pendidikan (dok. Pribadi) di perguruan tinggi sebagai akhir kelulusan ada wisuda yang menandakan bahwa mereka telah menjadi sarjana. 3. Memiliki alat kelengkapan hidup Lembaga sosial mempunyai alat kelengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan. Alat kelengkapan tersebut biasanya antara kelompok masyarakat yang satu dengan lainnya berbeda. Misalnya sabit, di Madura Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 24

namanya clurit kalau di Jawa namanya arit, bentuknya berbeda tetapi memiliki fungsi yang sama. 4. Memiliki tingkat kekekalan tertentu Sistem kepercayaan, tradisi serta berbagai tindakan akan tertanam dalam lembaga sosial apabila telah melewati tahap-tahap tertentu dalam jangka waktu yang lama. Umumnya berusia dan lahir lebih tua dari usia orang yang menjalankan, karena tatanan yang tertanam sudah ada sejak nenek moyang atau generasi terdahulu. Misalnya dalam pranata perkawinan acara lamaran merupakan keharusan sejak jaman dahulu. 5. Sebagai pandangan hidup yang mendasar (ideologi) Lembaga sosial memiliki dasar-dasar ideologi yang dianut, biasanya dalam bentuk nilai-nilai material, mental dan spiritual yang tidak mudah dipengaruhi oleh faktor eksternal. Misalnya bangsa Indonesia memiliki Pancasila yang nilai- Pancasila sebagai ideologi nilainya menjadi dasar tingkah laku dan bangsa Indonesia perbuatan seluruh masyarakat. 6. Mempunyai tujuan tertentu Lembaga sosial terbentuk mempunyai tujuan-tujuan tertentu yang disepakati bersama oleh anggotanya. Misalnya dalam lembaga koperasi mempunyai tujuan tertentu, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. C. TIPE LEMBAGA SOSIAL Jika kita amati, lembaga sosial yang terdapat di masyarakat tentunya mempunyai berbagai tujuan, dasar, aturan serta jenis dan bentuknya. Berdasarkan sudut pandang tertentu lembaga-lembaga sosial dapat dibedakan menjadi beberapa tipe. Berikut akan disampaikan tipe lembaga sosial dari dua orang tokoh sosiologi, yaitu Koentjaraningrat dan Gillin and Gillin. Menurut Koentjaraningrat, berdasarkan tujuannya lembaga sosial dibedakan menjadi 8, yaitu: Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 25

1) Domestic institution, yaitu lembaga sosial yang bertujuan memenuhi kebutuhan sosial dan kekerabatan. 2) Economic institution, lembaga sosial yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian, memproduksi, menyimpan dan mendistribusikan barang 3) Education institution, lembaga sosial yang bertujuan memenuhi kebutuhan pengetahuan dan pendidikan. 4) Scientific institution, lembaga sosial untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia. 5) Lembaga sosial bertujuan memenhuhi kebutuhan untuk menyatakan rasa keindahan dan rekreasi. 6) Religious institution, lembaga sosial yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan. 7) Political institution, lembaga sosial bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk berkelompok atau bernegara. 8) Somatic intitution, pranata sosial yang mengurus kebutuhan jasmanii manusia. Economic institution Education institution Religious institution Political institution Sedangkan menurut Gillin and Gillin, lembaga sosial dibedakan sebagai berikut: 1) Berdasarkan perkembangannya a. Crecive institution, lembaga sosial yang secara tidak sengaja terbentuk, tumbuh dari adat istiadat masyarakat. Contoh : hak milik, perkawinan, agama, dan sebagainya. b. Enacted institution, lembaga sosial yang sengaja dibentuk untuk tujuan tertentu. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 26

Contoh : lembaga pendidikan, lembaga perdagangan. 2) Berdasarkan sistem nilai masyarakat a. Basic institution, lembaga sosial yang sangat penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib masyarakat. Contoh : keluarga, sekolah, negara. b. Subsidiary institution, lembaga sosial yang dianggap kurang penting. Contoh : rekreasi. 3) Berdasarkan penerimaan masyarakat a. Sosial sanctioned institution (approved), lembaga sosial yang diterima masyarakat. Contoh: sekolah, perusahaan perdagangan b. Unsanctioned institution, lembaga sosial yang ditolak masyarakat. Contoh: kelompok penjahat, pemeras, Lapas, Unsanctioned penjudi, dan sebagainya. institution 4) Berdasarkan penyebaranya a. General institution, lembaga sosial yang dikenal hampir seluruh masyarakat di dunia. Contoh : agama. b. Restricted institution, lembaga sosial yang dianut masyarakat tertentu. Contoh : agama Islam, agama Kristen, agama katholik, agama hindu, dan sebagainya. 5) Berdasarkan fungsinya a. Operative institution, lembaga sosial yang berfungsi menghimpun pola-pola dan tata cara tertentu untuk tujuan suatau lembaga. Contoh : lembaga industrialisasi. b. Regulative institution, lembaga sosial yang berfungsi mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang tidak manjadi bagian mutlak suatu lembaga. Sidang di Pengadilan, Contoh : kejaksaan, pengadilan. Regulative institution Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 27

D. BENTUK LEMBAGA SOSIAL DI MASYARAKAT 1. Lembaga/Pranata Keluarga Keluarga merupakan satuan terkecil dari masyarakat yang terdiri atas ayah, ibu dan anak. Keluarga terbentuk melalui perkawinan yang sah baik menurut agama, adat maupun pemerintah. Keluarga sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Keluarga biasanya mempunyai fungsi sebagai berikut : a. Fungsi afeksi Fungsi afeksi yaitu keluarga berfungsi sebagai penyaluran rasa kasih sayang, perhatian antara anggota keluarga. Terutama kasih sayang antara orang tua dengan anak-anaknya. Apabila anak kurang mendapat kasih sayang sering mencari di tempat lain. Hal ini Keluarga sebagai fungsi afeksi (dok. Pribadi) berakibat anak menjadi susah diatur, nakal, terjerumus pada hal-hal yang negatif. b. Fungsi reproduksi Tujuan orang menikah pertama kalai adalah untuk melangsungkan keturunan. c. Fungsi ekonomi Keluarga mempunyai fungsi dalam pemenuhan kebutuhan hidup anak- anaknya. Dalam masyarakat tradisional tanggung jawab ini dpikul oleh suami. Keluarga sebagai fungsi Sedangkan pada masyarakat modern ekonomi kewajiban ini dipikul bersama antara suami dan isteri, karena kesejajaran kedudukan pria dan wanita. d. Fungsi kontrol (pengawasan) Tujuan pembentukan keluarga adalah pembentukan watak yang luhur. Oleh karena itu keluarga mempunyai fungsi sebagai pengawas atau kontrol bagi nama baik keluarga. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 28

e. Fungsi sosialisasi, Keluarga merupakan tempat untuk mensosialisasikan dan internalisasi nilai dan norma dalam masyarakat. Di dalam keluarga anak diajari bagaimana sopan santun, bagaimana bersikap dan berperilaku yang sesuai harapan masyarakat. 2. Lembaga/Pranata pendidikan Mengapa kita perlu sekolah? Apakah hanya untuk cari ilmu? Atau memudahkan cara hidup kita? Apakah kita juga harus belajar di tempat sekolah tertentu? Apakah kita dapat belajar di tempat lain selain sekolah? Secara umum kegiatan pendidikan dapat berlangsung di keluarga (informal) dan jenjang sekolah (formal). Pada pendidikan sekolah, bertujuan mempersiapkan peserta didik sebelum terjun dalm kehidupan masyarakat. Selain kedua model pendidikan tersebut, terdapat pendidikan nonformal yang diselenggarakan masyarakat dalam bentuk kursus-kursus, program kejar paket A, kejar paket B, kejar paket C dan pelatihan. Berbagai lembaga pendidikan (dok. Pribadi) Cobalah perhatikan di tempat kelompok belajar Anda. Apa saja yang Anda peroleh dari sana? Secara umum fungsi lembaga pendidikan adalah sebagai berikut. a. Inkulturasi atau penanaman nilai budaya Pernahkah di tempat belajar Anda mengadakan kegiatan pentas seni? Kegiatan apa yang terkait dengan budaya pernah dilakukan? Sekolah berfungsi sebagai tempat untuk menanamkan dan mewariskan nilai-nilai budaya. Tujuannya adalah agar peserta didik memahami dan menerima budaya yang dimiliki oleh masyarakat. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 29

b. Mengembangkan bakat dan kemampuan peserta didik Apa Anda punya bakat sepakbola, bulutangkis, atau bakat lainnya? Pernahkah kelompok belajar Anda mengembangakan bakat-bakat itu? Pengembangan bakat dan Sekolah mempunyai kewajiban kemampuan (Dok. Pribadi) kepada peserta didiknya untuk mengembangkan bakat kemampuan setiap peserta didik demi kepuasan pribadi dan masyarakat, serta profesi masa depannya yang mendukung potensi yang dimilikinya. c. Mempersiapkan peserta didik untuk mampu bekerja Sekolah menanamkan ketrampilan yang perlu dan dirasa penting bagi peserta didik dalam rangka menyiapkan diri menghadapi Bekal keterampilan siap dunia kerja yang nyata untuk memenuhi kerja (Dok. Pribadi) kebutuhannya hidup. d. Mempersiapkan peranan sosial peserta didik di masyarakat Sekolah memberikan persiapan kepada peserta didik dalam rangka berpartisipasi dalam peran sosialnya di masyarakat termasuk berdemokrasi dan berpolitik. e. Menanamkan ilmu pengetahuan Fungsi lembaga pendidikan yang terlihat menonjol dan utama, khususnya di sekolah formal adalah menanamkan IPTEK dalam rangka memberi bekal Penanaman IPTEK pengetahuan kepada peserta didik. (Dok. Pribadi) 3. Lembaga/Pranata ekonomi Kehidupan manusia tidak dapat lepas dari kegiatan ekonomi. Prinsip yang menjadi dasar dari kegiatan ekonomi adalah adanya kelangkaan Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 30

barang dan jasa. Kelangkaan ini menjadikan manusia berusaha untuk memenuhinya. Kegiatan pemenuhan tersebut dapat berlangsung dari tahap pembuatan sampai barang atau jasa sampai di tangan konsumen. Sehingga manusia berusaha memanfaatkan alam dan menggunakan teknologi dalam nemenuhi kebutuhan hidupnya. Pasar tradisional dan modern sebagai tempat jual beli (sumber: anythingbali.com) Dalam pranata ekonomi terdapat 3 unsur penting, yaitu proses produksi, distribusi dan konsumsi. Secara umum tujuan yang akan dicapai dalam pranata ekonomi adalah pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Secara detail lembaga sosial bidang ekonomi berfungsi sebagai berikut: a. Fungsi pengaturan produksi barang dan jasa Pernahkah Anda melihat pabrik? Ada kegiatan apa di sana? Pabrik adalah contoh dari tempat berproduksinya barang kebutuhan Pabrik, tempat produksi barang manusia. Peranannya dalam lembaga ekonomi sangat dominan. Sehingga keberadaan pabrik dianggap sangat vital bagi masyarakat. b. Fungsi distribusi barang dan jasa Distribusi merupakan kegiatan dari lembaga ekonomi untuk mengirim barang dari pabrik ke konsumen. Bagaimana Anda menyaksikan proses distribusi barang? Alat apa Pendistribusian barang saja yang digunakan dalam proses distribusi? Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 31

c. Fungsi konsumsi barang dan jasa Pernahkah Anda berbelanja? Dari mana asal barang-barang yang Anda beli? Untuk apa Anda berbelanja? Memanfaatkan barang untuk makan, minum, memakai dan lain sebagainya merupakan kegiatan konsumsi. 4. Lembaga/Pranata Agama Setiap manusia pasti mempunyai pranata ini. Pranata ini sangat penting dalam mengatur kehidupan manusia. Agama tidak hanya mengatur hubungan manusia dan pencipta, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan manusia. Setiap agama menuntun umatnya untuk memperoleh keselamatan dunia dan akherat. Dengan demikian agama mempunyai fungsi memberi rasa aman dan ketentraman bagi pemeluknya. Adapun fungsi lebaga agama antara lain: a. Sumber pedoman hidup manusia atau identitas moral Agama mengajarkan kebaikan. Hal-hal yang baik dan buruk tercermin dalam nilai-nilai dan norma agama. Ajaran agama menanamkan moral kebaikan. Orang taat beragama memiliki identitas moral yang baik. b. Mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya Sembahyang, wujud hubungan manusia dengan Tuhan (sumber: google.co) Setiap agama pasti memiliki ritual atau cara sembahyang, yaitu cara berkomunikasi dengan Tuhan. Bagaimana cara Anda berkomunikasi dengan Tuhan melalui sembahyang? c. Meningkatkan kualitas hidup sosial dan rasa solidaritas sosial Amatilah aktifitas masyarakat pada saat lebaran. Mereka saling berjabat tangan maaf-memaafkan. Kerukunan hidup bersama sangat terlihat, saling toleran dan menerima. Itulah salah satu nilai solidaritas. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 32

5. Lembaga/Pranata Politik Lembaga politik erat kaitannya dengan kekuasaan dan wewenang lembaga atau individu. Pranata ini dapat berlangsung di dalam masyarakat yang terkecil (keluarga) sampai negara. Dalam keluarga ayah merupakan kepala rumah tangga yang bertanggung jawab terhadap kesejahteraan keluarganya. Bagaimana dengan negara? Dalam negara terdapat pemerintah yang diberi mandat dan wewenang untuk mengatur sekaligus memberikan sanksi terhadap warganya yang menyimpang dari aturan. Pemerintah berkewajiban memajukan bangsa dan mensejahterakan masyarakat di segala aspek kehidupan. Pada dasarnya fungsi lembaga politik adalah sebagai berikut: a. Memelihara ketertiban bernegara Jika ada kegiatan seseorang atau sekelompok orang yang membahayakan orang lain atau Negara, pemerintah berkewajiban menjaga keamanan dan ketentraman warganya. Operasi teroris oleh Densus 88 b. Menjaga eksistensi negara Wilayah laut Indonesia yang cukup luas mengakibatkan banyak pencurian ikan oleh nelayan-nelayan asing. Menteri Kelautan dan Perikanan menangkap dan Peledakan kapal pencuri ikan meledakkan kapal asing pencuri kekayaan laut Indonesia. c. Menciptakan kesejahteraan bagi warganya Ada kartu Indonesia Pintar, ada Jamkesmas, ada Bantuan Langsung Tunai, serta berbagai bentuk bantuan dari pemerintah merupakan upaya pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya. Pernahkah Anda menyadari atau mengalami secara langsung upaya pemerintah dalam rangka mensejahterakan kita? Apa bentuknya? Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 33

d. Mengatur etika berpolitik Apakah Anda pernah ikut kampanye partai politik? Bagaimana caranya berkampanye? Tentu saja jika kita ikuti aturan dari KPU, kampanye partai Kampanye politik politik itu ada tata cara dan ketentuan- (Sumber: iberita.com) ketentuannya. Kampanye tidak boleh menjelek-jelekkan, menghasut ataupun mencemarkan nama baik orang atau kelompok lain. Itulah etika berpolitik. E. FUNGSI LEMBAGA SOSIAL Lembaga sosial bertujuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok manusia. Adapun fungsi secara umum dari lembaga sosial yaitu: 1. Memberikan pedoman kepada anggotanya dalam berperilaku untuk menghadapi masalah-masalah yang menyangkut kebutuhan hidup masyarakat. 2. Menjaga keutuhan masyarakat, agar tidak terjadi perpecahan diantara anggotanya. 3. Sebagai pegangan kepada masyarakat untuk mengadakan pengendalian sosial atau sistem pengawasan terhadap tigkah laku anggotanya. TUGAS INDIVIDU Perhatikanlah lembaga sosial di bidang politik yang ada di sekitar lingkungan Anda. Tentu saudara, teman, tetangga, maupun orang disekitar Anda memiliki pandangan dan keikutsertaan yang berbeda-beda terhadap partai politik yang dipilihnya. Jika dalam partai politik yang sama pasti akan baik, tetapi dengan pengikut partai yang berbeda tentu akan saling ejek hingga bermusuhan. Bagaimana sikap Anda terhadap lembaga sosial politik tersebut? Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 34

Sikap terhadap lembaga sosial politik yang sesuai 1 2 3 4 5 Sikap terhadap lembaga sosial politik yang tidak sesuai 1 2 3 4 5 TUGAS KELOMPOK Buatlah kelompok, masing-masing kelompok beranggotakan 3 orang. Amatilah secara bersama kegiatan di lembaga sosial. Setiap kelompok pilih salah satu lembaga sosial; sekolah, pasar, tempat ibadah (masjid, gereja, vihara, klenteng), kantor pemerintahan (kantor kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, kantor pemerintahan lainnya). Catatlah setiap aktifitas pada lembaga sosial tersebut, tentang; 1) Bagaimana pedoman berperilaku yang diterapkan, 2) Bagaimana upaya menjaga keutuhan anggotanya, 3) Bagaimana upaya pengendalian terhadap setiap pelanggaran. Hasil pengamatan didiskusikan bersama pada pertemuan berikutnya. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 35

RANGKUMAN 1. Lembaga sosial adalah himpunan norma-norma untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia agar tercipta keteraturan dan integrasi dalam mencapainya. 2. Ciri-ciri lembaga sosial : a. Memiliki lambang atau simbol b. Memiliki tradisi c. Memiliki alat kelengkapan hidup d. Memiliki tingkat kekekalan tertentu e. Sebagai pedoman hidup mendasar/ideologi f. Mempunyai tujuan tertentu 3. Tipe lembaga sosial. a. Koentjaraningrat, berdasarkan tujuan dibedakan menjadi 8 tipe b. Gillin and Gillin, membedakan menjadi 5 tipe 4. Bentuk-bentuk lembaga Sosial: a. Lembaga/pranata keluarga b. Lembaga/pranata pendidikan c. Lembaga/pranata ekonomi d. Lembaga/pranata agama e. Lembaga/pranata politik 5. Fungsi lembaga sosial: a. Pedoman berperilaku b. Menjaga keutuhan c. Pengendalian/pengawasan tingkah laku Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 36

SOAL UJI KOMPETENSI Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. Lembaga sosial adalah himpunan norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari. Pengertian tersebutdikemukakan oleh …. a. Mac Iver d. Soerjono Soekanto b. Koentjaraningrat e. Gillin and Gillin c. Hendropuspito 2. Berikut ini adalah ciri-ciri lembaga sosial, kecuali …. a. memiliki simbol tertentu d. memiliki tradisi b. sebagai ideologi e. Mempunyai tujuan c. memiliki pemimpin 3. Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sosial dan kekerabatan, lembaga sosial tersebut termasuk dalam …. a. domestic institution d. economic institution b. education institution e. scientific institution c. basic institution 4. Lembaga sosial yang secara tidak sengaja terbentuk, tumbuh dari adat istiadat masyarakat, termasuk dalam .... a. enacted institution d. crecive institution b. sanctioned institution e. general institution c. basic institution 5. Lembaga sosial yang berfungsi menghimpun pola-pola dan tata cara tertentu untuk tujuan suatau lembaga, termasuk dalam .... a. subsidiary institution d. restricted institution b. operative institution e. general institution c. regulative institution Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 37

6. Sekolah sebagai media sosialisasi yang mempengaruhi perkembangan kehidupan bangsa, tidak saja mengajarkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga berfungsi untuk membentuk .... a. kepribadian yang mempunyai rasa cinta tanah air b. motivasi belajar berbagai ilmu dan teknologi c. tingkah laku anak sesuai kebudayaan daerah d. keterampilan kerja di industri hulu dan hilir e. status dan peran sosial di masyarakat baru. 7. Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan masyarakat Jawa cenderung bersifat sopan, pantang berbicara keras, dan menggunakan bahasa yang halus jika berbicara dengan orang yang lebih tua. Karakteristik kepribadian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara sosialisasi dengan .... a. motivasi individu d. lembaga masyarakat b. pengendalian sosial e. warisan biologis c. lingkungan budaya 8. Seorang ibu memberikan kasih sayang kepada anaknya dengan cara menyusui sambil mengelus-elus kepala si anak. Perbuatan sang ibu ini merupakan .... a. fungsi pranata keluarga d. tujuan ibu menyusui b. tujuan pranata keluarga e. fungsi reproduksi c. fungsi afeksi 9. Pemerintah telah menetapkan UU mengenai Perlindungan Terhadap Anak dan Perempuan untuk melindungi dari aksi tindak kekerasan. Contoh di atas merupakan kemajuan di bidang .... a. kesetaraan gender d. pengakuan HAM b. kebebasan individu e. kebebasan berpendapat c. emansipasi wanita 10. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi dari lembaga pendidikan adalah .... a. penanaman nilai budaya d. menanamkan ilmu pengetahuan b. pengembangan bakat e. memberi pekerjaan c. mempersiapkan peran sosial Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 38

11. Sebagai wadah berlangsungnya proses produksi, distribusi dan konsumsi, merupakan .... a. fungsi lembaga ekonomi d. fungsi lembaga industri b. manfaat lembaga ekonomi e. tujuan lembaga industri c. tujuan lembaga ekonomi 12. Tujuan yang akan dicapai oleh lembaga ekonomi adalah .... a. mengatur proses produksi d. pemenuhan kebutuhan hidup b. mengatur proses distribusi e. penyerapan tenaga kerja c. mengatur proses konsumsi 13. Masyarakat membangun lembaga ekonomi dalam bentuk perusahaan, badan usaha, maupun koperasi. Semua lembaga ekonomi tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap .... a. keamanan dan kedamaian d. kerukunan dan ketenteraman b. ketertiban dan keteraturan e. keutuhan dan kebersamaan c. kemakmuran dan kesejahteraan 14. Fungsi pranata agama bagi kelangsungan hidup masyarakat adalah mengadakan kegiatan bersama dalam memenuhi kebutuhan terhadap .... a. ketertiban dan keamanan d. kerukunan hidup bersama b. kehidupan ekonomi e. prinsip benar atau salah c. kebahagian hakiki 15. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi dari lembaga politik adalah …. a. memelihara ketertiban Negara d. menjaga eksistensi Negara b. menciptakan kesejahteraan e. mengatur setiap individu c. mengatur cara berpolitik 16. Pada saat diadakan pemilihan umum (Pemilu), kita yang sudah memiliki hak pilih melakukan pencoblosan untuk memberikan suara di tempat pemilihan. Kegiatan ini merupakan fungsi lembaga politik tentang …. a. memelihara ketertiban Negara d. menjaga eksistensi Negara b. menciptakan kesejahteraan e. mengatur hak pilih individu c. mengatur etika berpolitik Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 39

17. Ketika Negara menerima ancaman dari luar, maka pemerintah dan rakyatnya berkewajiban membela Negara. Ini merupakan fungsi lembaga politik …. a. memelihara ketertiban Negara d. menjaga eksistensi Negara b. menciptakan kesejahteraan e. kewajiban setiap rakyat c. mengatur cara berpolitik 18. Himpunan norma-norma yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia sehingga tercipta keteraturan untuk mencapainya, adalah …. a. Basic institution d. Social institution b. Enacted institution e. Subsidiary institution c. Creseive institution 19. Memberikan pedoman kepada anggota dalam berperilaku untuk menghadapi masalah-masalah yang menyangkut kebutuhan hidup, merupakan .... a. tujuan lembaga sosial d. tipe lembaga sosial b. manfaat lembaga sosial e. wujud lembaga sosial c. fungsi lembaga sosial 20. Lembaga atau pranata sosial berfungsi sebagai .... a. mematuhi peraturan di dalam masyarakat b. mengawasi tingkah laku masyarakat c. melestarikan adat istiadat dalam masyarakat d. menjaga kebaikan sikap hidup bersama e. memenuhi kebutuhan masyarakat Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 40

EVALUASI DIRI Bagaimanakah hasil belajar Anda? Refleksikan dalam kolom berikut. Jika ada yang kurang jelas, ulangi membaca lagi, diskusikan dengan teman, dan tanyakan kepada tutor pengajar. Materi yang dipelajari Kesulitan/Permasalahan Solusi/Pemecahan Pengertian lembaga sosial Ciri lembaga sosial Tipe lembaga sosial Bentuk lembaga sosial Fungsi lembaga sosial -- orang kaya belum tentu pintar, tetapi orang pintar mampu mengubah hidup dari miskin menjadi kaya, jika ingin pintar belajarlah -- Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 41

KEGIATAN PEMBELAJARAN STRATIFIKASI SOSIAL Standar Kompetensi: Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial. Kompetensi Dasar: Mendeskripsikan bentuk-bentuk stratifikasi sosial dalam kehidupan masyarakat. Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat: 1. menjelaskan pengertian stratifikasi sosial 2. menjelaskan terbentuknya stratifikasi sosial 3. menjelaskan dasar-dasar stratifikasi sosial 4. menyebutkan sifat stratifikasi sosial PETA KONSEP STRATIFIKASI SOSIAL Pengertian Stratifikasi Fungsi Sosial Stratifikasi: ada 4 macam Terbentuknya Stratifikasi Sosial Macam-macam Sifat Stratifikasi: Stratifikasi: ada 3 macam ada 4 macam Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 42

Sumber: dokumen pribadi Pernahkah Anda bertemu dengan orang yang kondisinya memelas dan meminta-minta? Apakah Anda juga pernah bertemu dengan orang kaya yang sombong dan berlagak tidak mau perhatian dengan orang lain? Coba Anda bayangkan, bagaimana seandainya si miskin dan si kaya ini bertemu? Apa yang akan dilakukan oleh si miskin, dan apa yang akan dilakukan oleh si kaya? Bagaimana sikap Anda menyaksikan hal demikian? Perbedaan antara kaya dan miskin inilah salah satu contoh bentuk perbandingan masyarakat yang dinamakan “Stratifikasi Sosial”. Tentunya dalam kehidupan nyata masih banyak macam stratifikasi sosial. Untuk itu marilah kita bahas masalah stratifikasi sosial secara rinci. A. PENGERTIAN STRATIFIKASI SOSIAL Jika kita amati secara seksama, disekitar lingkungan tempat tinggal kita terlihat adanya perbedaan di setiap warga masyarakat. Ada yang kaya raya, ada yang kurang mampu secara ekonomi, ada yang berkedudukan sebagai pejabat tinggi, ada yang menjadi pengusaha, tetapi ada juga yang hanya bekerja sebagai buruh. Ada yang menyandang gelar sarjana bahkan profesor, tetapi ada juga yang sekolah SD saja tidak lulus. Itulah kenyataan dalam hidup di masyarakat, ada Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 43

perbedaan-perbedaan yang menyebabkan masyarakat menjadi terkelompokkan dalam sebuah lapisan atau tingkatan-tingkatan sosial yang disebut dengan istilah stratifikasi sosial atau pelapisan sosial. Stratifikasi berasal dari bahasa Latin yaitu stratum, yang berarti tingkatan atau lapisan. Berikut pengertian stratifikasi sosial menurut para ahli. 1. Pitirim A. Sorokin, sosiolog asal Rusia, mengartikan stratifikasi atau pelapisan sosial sebagai pembagian masyarakat menjadi tingkatan- tingkatan yang tersusun secara vertikal. 2. Soerjono Soekanto mengartikan stratifikasi sosial adalah pembedaan posisi seseorang atau kelompok dalam kedudukan yang berbeda-beda secara vertikal. 3. Bruce J. Cohen mengartikan stratifikasi sosial adalah sistem yang menempatkan seseorang sesuai dengan kualitas yang dimiliki dan menempatkan mereka pada kelas sosial yang sesuai. Cobalah kita cermati secara bersama, kehidupan masyarakat di sekitar kita. Secara mudah kita akan menyaksikan bahwa di masyarakat tanpa dibuat aturan maupun kriteria, pelapisan-pelapisan itu akan muncul dengan sendirinya mana kala kita mulai membandingkan tentang apa yang dimiliki oleh setiap individu. Dengan teman satu kelas saja, di kelompok belajar kita, dilihat dari pakaiannya, tas, sepatu, jumlah uang saku, kita akan mengatakan ada yang mampu dan ada yang sederhana. Jadi dapat dikatakan bahwa stratifikasi sosial adalah pembedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas-kelas secara bertingkat. Perwujudanya adalah adanya kelas-kelas yang lebih tinggi dan lebih redah. B. TERBENTUKNYA STRATIFIKASI SOSIAL Cobalah anda renungkan, kira-kira sejak kapan ada stratifikasi sosial di masyarakat? Mengapa ada stratifikasi sosial? Apa yang menyebabkan terjadinya stratifikasi sosial? Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 44

Stratifikasi sosial atau lapisan masyarakat mulai ada sejak manusia mengenal kehidupan bersama. Pada masyarakat apapun senantiasa ada hal-hal yang dipandang berharga akan menempatkan yang bersangkutan pada posisi tertentu. Empat ratus tahun sebelum Masehi, filsuf Yunani seperti Plato dan Aristoteles, telah mengatakan bahwa masyarakat sudah digolongkan dalam kelas- kelas. Penggolongan tersebut didasarkan pada kekuasaan dan pekerjaan, yaitu golongan pemimpin negara, prajurit dan rakyat sebagai petani. Dari segi kekayaan, masyarakat digolongkan menjadi kelas orang yang kaya sekali, sedang dan melarat. Secara umum, stratifikasi sosial dapat terjadi dengan sendirinya atau secara otomatis dan terjadi dengan cara disengaja. Pelapisan sosial yang terjadi dengan sendirinya adalah kepandaian, tingkat umur, sifat keaslian keanggotaan, dan harta warisan. Kelas sosial yang dimiliki terjadi karena sudah ada sejak seseorang lahir atau faktor keturunan. Sedangkan stratifikasi sosial yang sengaja disusun atau dibentuk, biasanya berkaitan dengan pembagian kekuasaan dan wewenang dalam organisasi-organisasi formal. Misalnya, pemerintahan, partai politik, angkatan bersenjata, perusahaan, dan sebagainya. Laki-laki, perempuan contoh Presiden, Jendral contoh stratifikasi yang stratifikasi yang terjadi otomatis terjadi secara disengaja C. MACAM-MACAM STRATIFIKASI SOSIAL Secara umum stratifikasi sosial yang ada di masyarakat dikelompokkan menjadi empat macam, yaitu; 1) berdasarkan ekonomi, 2) berdasrkan status sosial, 3) berdasarkan kekuasaan, dan 4) berdasarkan ilmu pengetahuan. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 45

1. Stratifikasi Sosial Berdasarkan Ekonomi Stratifikasi sosial berdasarkan kriteria ekonomi membagi masyarakat ke dalam kelas-kelas yang didasarkan pada kekayaan, pemilikan tanah dan benda-benda yang berharga. Atas dasar kriteria kepemilikan ekonomi dibedakan menjadi tiga kelas, yaitu; kelas atas (upper class), kelas menengah (middle class), dan kelas bawah (lower class). 2. Stratifikasi Sosial Berdasarkan Status Sosial Cobalah Anda perhatikan seseorang yang bekerja sebagai pemungut barang-barang bekas (pemulung). Perhatikan pula seseorang yang bekerja sebagai petani. Bandingkan dengan seseorang yang bekerja sebagai guru. Selanjutnya perhatikan juga seseorang yang bekerja sebagai pejabat. Itulah contoh stratifikasi sosial yang diukur atau dinilai berdasarkan status sosial berupa jenis pekerjaan yang disandangnya. Biasanya stratifikasi sosial yang didasarkan pada status sosial, ditentukan oleh prestise atau kehormatan jenis pekerjaan, jabatan, serta sebutan dari masyarakat. Pemulung, petani, pegawai, pejabat, status sosial yang menjadi dasar stratifikasi 3. Stratifikasi Sosial Berdasarkan Kekuasaan Stratifikasi semacam ini biasanya dijumpai pada masyarakat feudal, kerajaan, berkasta yang hampir tidak terjadi mobilitas sosial vertikal. Garis pemisah antara masing-masing lapisan hampir tidak mungkin ditembus. Puncak piramida diduduki oleh penguasa tertinggi, misalnya raja, dengan Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 46

lingkungan yang didukung oleh kaum bangsawan, prajurit dan para ahli. Lapisan berikutnya berturut-turut adalah para tukang, pelayan, petani, buruh tani, dan budak. 4. Stratifikasi Sosial Berdasarkan Ilmu Pengetahuan Apakah Anda mengenal sebutan profesor? Seseorang yang mendapat julukan profesor tentulah seorang pemikir yang pandai, menguasai dan tahu tentang segala hal ilmu yang ditekuninya. Cobalah bandingkan dengan orang yang hanya lulus Albert Einstein, SD, bagaimana cara berpikir dan berlogika? Tentu terkenal karena saja akan jauh berbeda. Inilah sebabnya, mengapa kepandaiannya kita harus selalu belajar, salah satunya adalah meningkatkan kelas soaial dalam bidang ilmu pengetahuan. D. SIFAT STRATIFIKASI SOSIAL Pelapisan sosial di masyarakat dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu : 1. Pelapisan Sosial Tertutup (Closed Sosial Stratification) Pelapisan sosial tertutup individu tidak dapat berpindah kelapisan lain, baik itu keatas atau kebawah. Satu-satunya cara untuk masuk menjadi anggota lapisan tertentu adalah melalui kelahiran. Contoh: sistem kasta pada masyarakat di Bali dan India, masyarakat dari satu kasta tidak dapat pindah ke kasta yang lain. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 47

Gambar: Pelapisan sosial tertutup, antara satu kelompok dengan kelompok lain dipisahkan oleh sekat yang tidak dapat dilalui untuk berpindah ke kelompok lain. Untuk kita ketahui Kasta dalam bahasa India adalah yati, sistemnya disebut varna. Di India, masyarakatnya terbagi atas empat kasta dan satu kelompok tanpa kasta, yaitu ;  Kasta brahmana (para pendeta)  Kasta ksatria (bangsawan dan tentara)  Kasta vaicya (pedagang)  Kasta sudra (Rakyat jelata)  Paria (golongan anak tidak berkasta) 2. Pelapisan Sosial Terbuka (Open Sosial Stratification) Sistem pelapisan sosial terbuka memungkinkan seseorang untuk pindah kelas atau lapisan, bagi yang beruntung karena usaha dan kecakapannya dapat pindah ke kelas sosial yang lebih tinggi, sedangkan yang kurang beruntung dapat jatuh ke lapisan yang berada di bawahnya. Contoh: Pada mulanya Saini hanya berjualan Warteg, karena ketekunan dan kegigihan usahanya sekarang telah berubah menjadi restotan yang sangat besar. Gambar : Pelapisan sosial terbuka, orang dari bawah dapat masuk ke atas, demikian juga dari atas dapat turun ke bawah. 3. Lapisan Sosial Campuran (Mixed Sosial Stratification) Sistem pelapisan ini merupakan campuran antara pelapisan sosial tertutup dan terbuka. Pada satu bagian memungkinkan seseorang untuk pindah Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 48

kelas atau lapisan baik turun maupun naik. Tetapi pada bagian tertentu masyarakat tidak dapat berpindah ke kelas lainnya. Contoh: Wayan Desak, orang Bali, pada mulanya bekerja sebagai Customer di sebuah Bank. Karena prestasinya, kini menjabat sebagai kepala cabang pada Bank tersebut. Tetapi di sisi lain, kasta yang dimiliki tetap tidak dapat berpindah ke kasta kelas atasnya. Gambar: Pelapisan sosial campuran, orang dari bawah dapat masuk ke atas, demikian juga dari atas dapat turun ke bawah, tetapi pada status tertentu seseorang tidak dapat berpindah. E. FUNGSI STRATIFIKASI SOSIAL 1. Alat pendistribusian hak dan kewajiban Perhatikan masyarakat di sekitar Anda, ada berbagai status yang disandang oleh masyarakat. Ada yang jadi petani, pedagang, tentara, guru, karyawan dan lain sebagainya. Setiap status tersebut pasti memiliki tugas yang berbeda. Semua melaksanakan tugasnya masing-masing, sesuai kewajiban yang harus dilakukan. 2. Pengawasan anggota masyarakat Stratifikasi sosial menyusun, mengatur, serta mengawasi hubungan antara anggota masyarakat. Peranan, norma, dan standar tingkah laku dilibatkan dan diperhatikan dalam setiap hubungan di antara strata yang ada di dalam masyarakat. Stratifikasi sosial cenderung mengatur partisipasi individu dalam kehidupan secara menyeluruh dalam suatu masyarakat. 3. Alat pemersatu Stratifikasi sosial memiliki kontribusi sebagai pemersatu dengan mengoordinasikan serta mengharmonisasikan setiap anggota dalam menjalankan peran masing-masing. Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1 49

4. Pengelompokan anggota masyarakat Stratifikasi sosial mengategorikan manusia dalam kelas-kelas yang berbeda. Setiap kelas sosial akan membentuk identitasnya sendiri, dalam rangka memudahkan komunikasi. TUGAS INDIVIDU Anda tentu pernah menyaksikan perbedaan yang menyolok terkait dengan stratifikasi atau pelapisan sosial yang ada di masyarakat. Misalnya terkait dengan harta kekayaan yang dimiliki. Ada kalanya Anda berada di tingkatan kelas yang lebih tinggi, tetapi suatu ketika berada di kelas yang lebih rendah. Bagaimanakah sikap Anda menerima anggota masyarakat yang berbeda dengan kelas sosial Anda? Sikap terhadap stratifikasi sosial dengan tingkatan kelas yang lebih tinggi 1 2 3 4 5 Sikap terhadap stratifikasi 50 sosial dengan tingkatan kelas yang lebih rendah 1 2 3 4 5 Modul Mandiri SISKOLIA Paket C Sosiologi Kelas XI Semester 1


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook