4 MG CEO’s Note MARET 2019 RUMAH BESAR PENULIS INDONESIA D OLEH: Mohammad Ihsanulu, menulis Situasi berubah drastis sejak dianggap momok kehadiran Media Guru Indonesia menakutkan bagi (MediaGuru), medio 2016 lalu. guru. Banyak Kelas menulis yang diadakan guru merasa MediaGuru dengan sistem tidak mampu menulis. Kalau pendampingan terintegrasi ada kewajiban menghasilkan sampai karya tulis dihasilkan karya tulis, misalnya demi naik telah mengubah cara pandang pangkat, jamak dijumpai guru guru. Tak perlu menjiplak. Asal melakukan praktik plagiasi. siap berlatih serius, pasti guru Fakta yang miris. Sosok bisa menulis. pendidik yang seharusnya Kini ribuan guru penulis menjadi teladan kejujuran justru baru dilahirkan dalam kurun terang-terangan melakukan singkat. Saat tulisan ini dibuat, kecurangan. Meruntuhkan jumlah guru penulis di Blog marwah guru. Gurusiana yang dikelola MG | Majalah Literasi Indonesia
CEO’s Note 5 MG MARET 2019 MediaGuru telah tembus Ini sekaligus jawaban untuk 33 ribuan. Angka ini terus tantangan literasi 4.0 saat ini. bertambah karena model pelatihan MediaGuru ini juga Ribuan penulis MediaGuru diadopsi Kemendikbud, P4TK, yang tersebar di berbagai wilayah dinas pendidikan, organisasi Indonesia hingga mancanegara profesi guru, MGMP, MKKS, diundang menjadi kontributornya. yayasan pendidikan, dan Guru atau kepala sekolah bisa sebagainya. membuat reportase kegiatan literasi di sekolahnya. Siswa Memasuki 2019, MediaGuru menulis aneka pengalamannya. menjalani babak baru. Banyak Begitu pula dosen dan mahasiswa, siswa, dosen, mahasiswa ikutan bebas menulis apa saja tema menyerbu kelas-kelas menulis pendidikan yang bernuansa yang diadakan MediaGuru. positif. Ini akan menjadikan Jadilah pelatihan yang dulunya iklim literasi di negeri ini tumbuh menargetkan satu guru satu semarak. buku (sagusabu), berkembang menjadi satu siswa satu buku Jumlah halaman yang (sasisabu), satu dosen satu buku selama ini membatasi ruang (sadosabu), dan satu mahasiswa media cetak juga tidak menjadi satu buku (samasabu). kendala. Dengan terbit secara online, space yang tersedia Media yang awalnya bertitel menjadi tidak terbatas. Punya Majalah Media Guru Indonesia naskah banyak semuanya pun disiapkan bertransformasi bisa ditampung. Keleluasaan menjadi Majalah Literasi Indonesia yang tidak dimiliki media cetak seperti yang Anda baca sekarang. seperti ini membuat kami di Tujuannya memberi ruang MediaGuru bisa memfasilitasi nonguru ikutan berpartisipasi. lebih banyak penulis di Indonesia Harapannya, majalah ini bisa memublikasikan karyanya. menjadi rumah besar bagi para penulis di Indonesia. Akhirnya, selamat menikmati edisi perdana Majalah Literasi Pola distribusinya juga Indonesia. Semoga bermanfaat. n diubah. Semula berbentuk cetakan fisik dan diperjualbelikan Jakarta, 13 Februari 2019. untuk menutup ongkos produksi, kini terbit dalam versi digital Salam literasi, (e-magazine) dan digratiskan. CEO MediaGuru Majalah Literasi Indonesia| MG
6 MG DCHEAAOFLT’AsAMNRAoNte MARET 2019 DAFTAR ISI 10 LAPORAN UTAMA 10 Sekolah Model Literasi dan Tantangan Zaman 16 TEKNOLOGI AJAR 17 SAMSUNG A8 Solusi Tepat untuk Edukasi dan Dunia Literasi 20 Tablet Edukasi yang Memikat dan Bermanfaat 24 SPOT NEWS 22 Sagusabu Balikpapan Yang Selalu Sukses 100 Persen 24 Semangat Menerbitkan Buku dengan Bismillah 28 OPINI GURU 28 Awas Dampak Negatif TV! 34 BEST PRACTICE 34 Pembelajaran Menyenangkan Bahasa Inggris dengan Quipper School MG | Majalah Literasi Indonesia
CHEAODL’AsAFMNToAAtNRe 7 38 ESAI GURU MG 40 Lembar Keroyokan MARET 44 SUARA GURU: Menyoal Program Konversi 2019 Alih Jenjang bagi Pendidik 48 KIPRAH SEKOLAH: Berkiprah di Pendidikan Nonformal 52 KEPSEK MENULIS: Mustahilnya Implementasi Budaya Literasi di Sekolah 57 INOVASI PEMBELAJARAN: Curahan Hati Guru Sekolah Inklusi 60 PTK: Pengaruh Media Pembelajaran Dakon terha- dap Prestasi Belajar Siswa Kelas VII SMP Kristen Bethel Surabaya pada Pokok Bahasan FPB dan KPK 81 JURNAL GURU 81 Menghadirkan Film dalam Pembelajaran Bahasa Jerman sebagai Bahasa Asing (Deutsch Als Fremdsprache) 87 PUISI & CERPEN 113 Reportase Literasi 157 Resensi SUSUNAN REDAKSI : Mohammad Ihsan ALAMAT REDAKSI Pemimpin Umum : Eko Prasetyo Jl. Dharmawangsa VII/14 Surabaya 60286 Pemimpin Redaksi : Abdur Rohman Telp. 031-5036539, HP. 0818-334-141 Redaktur Pelaksana : Syaiful Rahman ISSN 2656-5269 Redaktur Andi M. Yasin Website : www.majalahliterasi.id Fadibah Setiawan Email: [email protected] Majalah Literasi Indonesia| MG
8 MG RCCEEAODTAA’sTKANSNoIte MARET 2019 MENJAWAB TANTANGAN LITERASI OLEH: Eko Prasetyo L iterasi, kemampuan membaca, menulis, menafsirkan informasi serta dan memecahkan menerapkan berbagai teknik masalah, adalah berpikir yang kompleks, kritis, dan kreatif pada saat membaca, sebuah istilah menulis, dan memecahkan yang telah dipahami dengan masalah. pengertian berbeda-beda Gerakan nasional. Itulah di sepanjang sejarah. Pada wajah program satu guru akhir abad ke-19, orang telah satu buku atau yang dikenal dianggap terpelajar bila mereka dengan nama sagusabu. sudah bisa membaca dan Program yang awalnya dibesut menulis nama mereka. Namun, MediaGuru tersebut mendapat sekarang ketika memasuki dukungan luas dari masyarakat, abad ke-21, orang terpelajar tak terkecuali Kementerian harus mampu memahami dan Pendidikan dan Kebudayaan MG | Majalah Literasi Indonesia
CECROAE’TsDAANTKoAStNeI 9 Majalah ini merupakan hasil metamorfosis majalah MG Media Guru Indonesia. Majalah tersebut kembali MARET menyapa masyarakat literasi dalam wajah baru: Majalah 2019 Literasi Indonesia. Bacaan ini bisa dibaca di mana saja karena dapat diunduh bebas dan gratis. (Kemendikbud). Sagusabu merupakan satu Dalam perjalanannya, di antara banyak pintu untuk menjawab tantangan literasi. program yang dikemas melalui Ketika revolusi industri 4.0 pelatihan menulis bagi guru ini dibuka, keterampilan literasi berhasil mencetak ribuan penulis menulis merupakan kebutuhan baru di Indonesia. Tercatat yang tak terelakkan. Kita mulai 2017 hingga Januari 2019 semakin membutuhkan asupan ini, hampir sepuluh ribu buku nutrisi informasi dan edukasi diterbitkan oleh MediaGuru. yang bisa diperoleh lewat membaca. Jadi, kalimat bijak Ini tentu saja menjawab yang berbunyi bahwa buku tantangan literasi menulis itu merupakan jendela dunia itu sendiri. Kita tentu masih ingat benar. Karena ia membuka hasil riset UNESCO pada 2011 cakrawala kita, tak sekadar terkait minat baca masyarakat memberikan hiburan. Indonesia. Angkanya hanya 0,001 persen. Artinya, di antara Majalah ini merupakan hasil seribu penduduk, hanya satu metamorfosis majalah Media orang yang memiliki minat Guru Indonesia. Majalah tersebut membaca buku. kembali menyapa masyarakat literasi dalam wajah baru: Memang banyak aspek yang Majalah Literasi Indonesia. melatarbelakangi kondisi ini. Bacaan ini bisa dibaca di mana Salah satunya ialah terbatasnya saja karena dapat diunduh bebas bahan bacaan itu sendiri. Maka, dan gratis. Tahniah! n Kemendikbud menggelorakan gerakan literasi sekolah Redaksi beberapa tahun silam. Misalnya, siswa diwajibkan membaca buku yang disukai selama 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai. Majalah Literasi Indonesia| MG
10 LAPORAN UTAMA MG FEMBARRUEATRI 2019 Sekolah Model Literasi dan Tantangan Zaman OLEH: Eko Prasetyo L iterasi, kemampuan anak sekolah bisa beradaptasi membaca, menulis, dan dan tumbuh dengan baik di memecahkan masalah, tengah masyarakat yang selalu adalah sebuah istilah berubah, para pendidik harus yang telah dipahami bisa mengajarkan keterampilan dengan pengertian berbeda- literasi beda di sepanjang sejarah. Pada dalam akhir abad ke-19, orang telah suatu dianggap terpelajar bila mereka pola yang sudah bisa membaca dan abadi, menulis nama mereka. Namun, sekarang ketika memasuki abad ke-21, orang terpelajar harus mampu memahami dan menafsirkan informasi serta menerapkan berbagai teknik berpikir yang kompleks, kritis, dan kreatif pada saat membaca, menulis, dan memecahkan masalah. Dalam tulisan yang bertajuk Guru Tahun Ini (1983), LeRoy Hay mempertahankan bahwa parameter literasi terus meluas ketika kita memasuki abad ke- 21. Jika kita menginginkan anak- MG | Majalah Literasi Indonesia
LAPORAN 11 UTAMA MG MARET 2019 LITERASI NYATA: Para penulis produk pelatihan menulis MediaGuru membawa cover buku karya mereka saat launching bersama di halaman Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta. FOTO: dok bermanfaat, dan substantif. ragam strategi untuk Sekolah harus bisa melewati memperbaiki proses belajar pengajaran untuk menghidupkan literasi. Kegiatan-kegiatan strategi-strategi khusus tersebut diatur menurut pengajaran untuk memahami kecerdasan-kecerdasan dan menafsirkan informasi yang diidentifikasi oleh teori serta mendorong siswa-siswa kecerdasan majemuk dari pakar mereka untuk mengembangkan psikologi Howard Gardner. Pada keterampilan berpikir kritis (Hay, 1995, Gardner mengidentifikasi 1983: 10). delapan kecerdasan majemuk yang dimiliki setiap individu Dalam konteks gagasan dalam berbagai tingkatan. sekolah literasi, kita dituntut untuk mampu menyajikan Sebagaimana diketahui, berbagai kegiatan yang teori Gardner ini berbeda mungkin dilakukan sebagai dengan teori kecerdasan Majalah Literasi Indonesia| MG
12 MG LAPORAN MARET UTAMA 2019 lainnya. Sebab, teori bisa mempelajari, memahami, kecerdasan majemuk dari dan menerapkan pengetahuan Gardner menekankan bahwa secara lebih efektif. kecerdasan pada dasarnya dikembangkan oleh aneka Kita tentu sudah sama-sama pengaruh budaya. Implikasi mengetahui bahwa kecerdasan kecerdasan majemuk majemuk itu digolongkan bagi para guru adalah menjadi delapan kecerdasan pengetahuan bahwa mereka oleh Gardner. Hal itu, antara bisa membangun kemampuan lain, kecerdasan linguistik untuk belajar, berpikir, dan (verbal), kecerdasan matematika memecahkan masalah dalam (logika), kecerdasan spasial diri setiap siswa mereka. (visual), kecerdasan kinestetik Teori kecerdasan majemuk (jasmaniah), kecerdasan menunjukkan bahwa individu musikal (ritmis), kecerdasan pun yang diajar dengan cara intrapersonal, kecerdasan yang melibatkan kecerdasannya interpersonal, dan kecerdasan sendiri yang dominan akan naturalis. PENGHARGAAN: Ketua PGRI Purbalingga, Sarjono, menyampaikan sambutan usai men- erima Anugerah Penghargaan Tokoh Penggerak Literasi Nasional 2018 di Kemendikbud Jakarta, 24 November 2018. FOTO: dok MG | Majalah Literasi Indonesia
LAPORAN 13 UTAMA MG MARET 2019 Musim Semi Literasi pemerintah dan stakeholder Dalam tahun-tahun lain menjadi amat penting. Di sisi lain, kesadaran untuk belakangan, gaung literasi membangun jembatan pemikiran bergema di mana-mana. Hal ini dalam kerangka budaya bisa dipahami karena pemerintah literasi sebenarnya sudah ada. melalui Kemendikbud memang Sayangnya, hal itu terkesan gencar mengampanyekan masih berjalan secara sporadis gerakan literasi sekolah. Ketika tanpa adanya sinergitas yang Anies Baswedan menjabat memadai. sebagai mendikbud, ada program wajib membaca buku 15 menit Maka, upaya MediaGuru sebelum jam pelajaran dimulai. lewat gerakan nasional satu Hal ini merupakan bagian dari guru satu buku (sagusabu) dan salah satu upaya tadi, yakni satu siswa satu buku (sasisabu) mendorong gerakan literasi bisa menjadi salah satu contoh sekolah. penumbuhan budaya literasi di masyarakat. Gerakan ini Dalam praktiknya, siswa melahirkan pusaran besar diminta membawa buku yang dalam gerakan literasi sekolah disukai dari rumah. Buku yang itu sendiri karena mengusung dimaksud ialah buku di luar buku jargon sinergi untuk mencapai mata pelajaran. kesuksesannya. Dalam perjalanannya, timbul wacana Memang tak bisa dimungkiri sekolah model literasi. bahwa waktu 15 menit itu belum bisa dikatakan cukup atau ideal. Apakah mungkin? Tetapi, kegiatan tersebut patut Jawabannya tentu saja iya. diapresiasi sebagai langkah Sebagai contoh sahih, barangkali untuk menanamkan rasa cinta SD Muhammadiyah Kota Metro membaca kepada anak sejak Pusat di Lampung. Walaupun dini. tidak secara terang menyebut sebagai sekolah literasi, sekolah Dalam perjalanannya, tersebut bisa dikatakan berhasil tantangan yang dihadapi dalam menumbuhkembangkan ternyata cukup besar. Hal ini budaya literasi di kalangan terkait dengan berbagai faktor. warga sekolahnya. Banyak Misalnya, kurangnya sarana dan penulis belia dicetak di sekolah bahan bacaan, terbatasnya SDM, tersebut. Dukungan positif dari dan banyak lainnya. Karena itu, upaya sinergi yang baik antara Majalah Literasi Indonesia| MG
14 MG LAPORAN MARET UTAMA 2019 MOTIVATOR: CEO MediaGuru memberi motivasi kepada guru untuk menulis dan menerbit- kan buku dalam Anugerah Penghargaan Tokoh Penggerak Literasi Nasional 2018 di Ke- mendikbud Jakarta, 24 November 2018. FOTO: dok muspida setempat semakin tua siswa menulis yang sudah melambungkan sekolah ini terwujud. Imbas lainnya, gerakan dalam menahbiskan diri sebagai tersebut mencuri perhatian dari sekolah yang peduli literasi. para pemerhati pendidikan dan Peran Ihwan sebagai kepala penggiat literasi, khususnya di sekolah dan para guru yang Provinsi Lampung. punya passion tinggi di bidang literasi seperti Siti Fatonah, Artinya, sekolah model Imam Sapi’i, dan lain-lainnya literasi tidak harus menyematkan membuat kerja tim yang sinergis nama literasi di belakang itu memperkuat fondasi literasi nama sekolah tersebut. sekolah. Yang dibutuhkan ialah upaya sungguh-sungguh mewujudkan Dampak lahirnya puluhan visi literasi itu sendiri. Kalau SD penulis belia dari kalangan Muhammadiyah Metro Pusat siswa di SD Muhammadiyah bisa dan berhasil melakukannya, Metro Pusat ini begitu besar. hal ini bisa pula diwujudkan Bayangkan saja, semangat orang oleh sekolah-sekolah lainnya di tua dari komite sekolah ikut Indonesia. Insyallah bisa! n tersengat. Malah ada gagasan untuk membuat program orang PENULIS ADALAH PEMRED MEDIAGURU MG | Majalah Literasi Indonesia
16 TEKNOLOGI AJAR MG FEMBARRUEATRI 2019 MG | Majalah Literasi Indonesia
TEKNOLOGI 17 AJAR MG FEMBARRUEATRI 2019 SAMSUNG A8 Solusi Tepat untuk Edukasi dan Dunia Literasi Samsung merupakan salah satu vendor smartphone besar dari Asia yang kapasitasnya tidak dapat dipandang sebelah mata lagi. Beberapa waktu lalu vendor ternama asal Korea Selatan ini telah resmi merilis tablet PC terbaru mereka yang bertajuk Samsung SGalaxy Tab A yang sudah mulai dipasarkan di Indonesia.amsung Galaxy Tab Adekat Samsung Galaxy Tab A yang hadir dalam dua varian, memiliki bentang layar 8.0 untuk yakni Samsung Galaxy pembaca semua. Tab A 8.0 dan Samsung Galaxy Tab A 9.7. Dari Samsung Galaxy Tab A merupakan generasi terbaru dari kedua varian Samsung Galaxy tablet Samsung dengan fitur Tab A tersebut tidak terdapat yang lebih unggul dibandingkan perbedaan spesifikasi yang terlalu pendahulunya sehingga Samsung mencolok sehingga Anda tidak Galaxy Tab A sangat cocok untuk perlu bingung untuk memilih membantu kebutuhan teknologi Samsung Galaxy Tab A mana yang komunikasi Anda pada saat ini. Anda inginkan. Kita awali pada sektor jaringannya Sebelum Anda membeli suatu dimana Samsung Galaxy Tab A 8.0 perangkat cerdas, tentu kita perlu sudah didukung adanya tekologi mengetahui tentang detail lengkap GSM 850/900/1800/1900, 3G dari smartphone tersebut agar HSDPA serta koneksi jaringan memahami spesifikasi yang tidak tercepat saat ini, yakni 4G LTE, sesuai dengan kebutuhan Anda. sehingga Anda tidak perlu Pada kesempatan kali ini kita khawatir untuk koneksi internet akan mencoba mengenal lebih Anda saat menggunakan Samsung Majalah Literasi Indonesia| MG
18 MG TEKNOLOGI MARET AJAR 2019 Galaxy Tab A 8.0 tersebut, dijamin ketika menjalankan Samsung tidak akan lelet. Galaxy Tab A 8.0 agar tidak lelet. Apalagi Samsung Galaxy Tab A 8.0 Berpindah pada sektor layar, juga memiliki RAM berukuran cukup kelebihan Samsung Galaxy Tab besar, yakni 2 GB RAM dengan A 8.0 telah disematkan sebuah memori internal berkapasitas 16 layar berukuran sangat luas, GB (WiFi)/32 GB (LTE). Anda bisa yakni berdimensi 8.0 inch yang menyimpan beragam aplikasi mengusung resolusi 768 x 1.024 maupun file pribadi didalam pixels untuk memanjakan Anda Samsung Galaxy Tab A 8.0 dengan ketika mengakses beberapa fitur jumlah yang cukup banyak. Namun, di dalamnya. Selain itu, layar bila dirasa kurang, Anda tidak perlu Samsung Galaxy Tab A 8.0 juga khawatir, karena pada Samsung sudah mendukung fitur multitouch Galaxy Tab A 8.0 juga terdapat slot yang mampu menghasilkan 16 memori microSD yang mampu juta warna di dalamnya sehingga menampung hingga kapasitas 128 Anda dapat mengakses beberapa GB. fitur didalam Samsung Galaxy Tab A 8.0 secara bersamaan dengan Lalu berpindah pada sektor kecerahan warna yang sangat fotografi, kelebihan Samsung Galaxy maksimal untuk memanjakan Tab A 8.0 ini adalah terdapat dua mata penggunanya. buah kamera berukuran pixel sangat baik. Bagi Anda yang memiliki hobi Kelebihan Samsung Galaxy Tab berfoto selfie, Samsung Galaxy Tab A 8.0 juga terdapat pada bagian A 8.0 bisa menjadi salah satu tablet dapur pacunya, untuk sistem yang direkomendasikan untuk Anda. operasinya Samsung Galaxy Tab Samsung Galaxy Tab A 8.0 sudah A 8.0 sudah menggunakan versi didukung adanya kamera berukuran terbaru, yakni Android OS, v5.0 5 MP dengan ketajaman resolusi (Lollipop) yang menawarkan mencapai 2592 х 1944 pixels untuk tampilan layar yang sangat bagus membantu agar hasil fotografi Anda serta enak dipandang. Selain itu, terlihat semakin jernih. Anda juga dapat menggunakan beberapa aplikasi terbaru android Selain itu, kamera Samsung di dalam Samsung Galaxy Tab A Galaxy Tab A 8.0 juga dilengkapi 8.0 tersebut. Samsung Galaxy Tab A 8.0 telah ditenagai oleh prosesor Quad-core 1.2 GHz untuk membantu Anda MG | Majalah Literasi Indonesia
TEKNOLOGI 19 AJAR MG MARET 2019 dengan fitur autofocus agar KELEBIHAN Samsung Galaxy Tab A8.0 Anda tidak perlu khawatir bahwa nanti hasil fotografi Anda akan o Didukung jaringan 2G GSM / 3G blur, fitur autofocus di dalam HSDPA / 4G LTE Samsung Galaxy Tab A 8.0 memiliki fungsi agar ketika Anda o Ukuran Layar 8.0 inch berfoto kamera dapat secara o Layar didukung fitur multitouch otomatis terfokus dengan objek o Sistem operasi Android OS, v5.0 fotografi Anda. Selain itu, ada pula fitur Geo-tagging yang berfungsi (Lollipop) mendeteksi di mana lokasi Anda o Prosesor menggunakan Quad-core berfoto saat itu. 1.2 GHz Tidak hanya untuk berfoto saja, o RAM berukuran 2 GB kamera Samsung Galaxy Tab A o Memori internal 16 GB (Wi-Fi)/ 32 GB 8.0 juga dapat digunakan untuk mengabadikan momen via video (LTE) sehingga Anda tidak perlu repot o Memori eksternal, up to 128 GB menggunakan kamera digital maupun handicam untuk sekadar (microSD) merekam momen penting Anda o Kamera utama berukuran 5 MP, 2592 dalam bentuk video. Sebab, kamera Samsung Galaxy Tab A х 1944 pixels, autofocus, Geo-tagging, 8.0 juga mampu merekam video Video dengan hasil yang cukup halus. o Kamera depan berukuran 2 MP o Konektivitas Wi-Fi, Bluetooth v4.0, Pada sisi depan bodi, Samsung Micro USB v2.0 Galaxy Tab A 8.0 memiliki kamera o Baterai berkapasitas besar, Li-Ion berukuran 2 MP yang bisa Anda 4200 mAh gunakan untuk berfoto dengan hasil yang sangat bagus, selain itu Harga Samsung Galaxy Tab A kamera depan Samsung Galaxy 8.0 di Indonesia saat ini dibanderol Tab A 8.0 juga dapat digunakan di kisaran harga Rp 4.299.000 untuk melakukan aktifitas video per unit. Jika menengok harga chat maupun video call jika kartu Samsung Galaxy Tab A 8.0, maka provider yang digunakan mampu wajar jika spesifikasi yang dibawa untuk mendukung fitur tersebut. Samsung Galaxy Tab A 8.0 ini sangat mempuni. n adv Majalah Literasi Indonesia| MG
20 MG TEKNOLOGI MARET AJAR 2019 TABLET EDUKASI YANG MEMIKAT DAN BERMANFAAT Di era teknologi digital yang semakin berkembang pesat dan cepat seperti sekarang, penggunaan gadget smartphone seperti Tablet tidak lagi hanya menjadi gaya hidup. Di dunia pendidikan, pemilihan dan penggunaan Tablet secara tepat Sjuga mampu memberikan manfaat secara signifikan.amsung sebagaiyang tepat atas hal salah satu vendor ini. Dengan desain ternama dari Asia juga yang premium dan berupaya memberikan ketebalan yang kontribusi dalam hal ini. tipis, S8 mudah Ketika pemerintah mendorong dibawa ke tumbuhnya budaya literasi di mana saja. tanah air, Samsung siap ikut Dengan berkontribusi dalam upaya tersebut. Sebagaimana diketahui, guru pembelajar dituntut untuk mampu menjawab segala tantangan di dunia pendidikan dan memiliki kompetensi di antaranya penguasaan terhadap perangkat teknologi informasi. Tablet Samsung A8 menjadi jawaban dan solusi MG | Majalah Literasi Indonesia
TEKNOLOGI 21 AJAR MG pembelajaran, Samsung A8 merupakan jawaban yang tepat. MARET 2019 Walaupun tampil premium, jaringan LTE atau 4G, Samsung harga gadget ini masih terjangkau. A8 siap menemani penggunanya Yang istimewa, Tablet Samsung berselancar di dunia maya A8 ini merupakan produk Samsung dengan satu hentakan napas yang mampu memberikan karena begitu gesitnya. Maka, solusi untuk penggunaan tablet bagi para pendidik dan pelajar di lingkungan sekolah dengan yang membutuhkan informasi- manajemen berbasis waktu atau informasi terkini dan tercepat lokasi. Tidak hanya itu, Samsung serta mobilitas tinggi dalam dalam hal ini juga memberikan solusi untuk monitor dan kontrol perangkat tablet siswa di dalam kelas oleh kalangan mereka (pelajar). Samsung menyadari bahwa sekolah memiliki kekhawatiran yang besar terhadap penggunaan tablet atau smartphone di dalam lingkungan sekolah. Yakni kekhawatiran akan dampak negatif seperti pertukaran konten-konten yang tidak baik atau membuat siswa menjadi sulit berkonsentrasi di dalam proses belajar mengajar. Untuk itu, Samsung membuat suatu aplikasi mobile device management yang dapat membantu pihak sekolah untuk mengontrol device smartphone atau tablet yang dibawa oleh siswa ke sekolah. Sekolah bisa menentukan kebijakan-kebijakan apa saja yang ingin diterapkan di dalam tablet tersebut. Misalnya, mengaktivasi mode kios. Mode Majalah Literasi Indonesia| MG
22 MG TEKNOLOGI MARET AJAR 2019 kios ini memungkinkan dikerjakan tablet yang dimiliki oleh siswa di oleh siswa hanya tabletnya. Fitur berikutnya menampilkan aplikasi- adalah kemampuan aplikasi aplikasi tertentu yang tersebut untuk mengirimkan file diizinkan oleh pihak dari guru ke siswa maupun dari sekolah. siswa ke siswa yang lain atau siswa ke guru. Dengan aplikasi Pihak sekolah ini, diharapkan proses belajar bisa mengatur tablet mengajar di dalam kelas menjadi tersebut berdasarkan jangka lebih optimal dan lebih kolaboratif. waktu tertentu atau lokasi tertentu. Contohnya, apabila Di tengah-tengah upaya sekolah dimulai dari pukul 07.00 pembudayaan literasi di sampai pukul 14.00, maka kalangan pendidik, Samsung sepanjang waktu belajar tersebut Tab A8 tampil terdepan dengan tablet siswa akan memasuki mode berbagai kelebihannya. Dengan kios. Pada saat tersebut, tablet konten edukasi yang tersemat hanya akan menampilkan aplikasi di dalamnya, Samsung Tab A8 yang diinginkan oleh sekolah. memberikan solusi bagi guru Contoh lainnya, sekolah dapat secara individu untuk menulis menetapkan suatu area tertentu. kapan saja dan di mana saja Misalnya, ketika siswa memasuki dengan mudah. Dengan segala area tersebut, tablet siswa akan solusi yang ditawarkan tersebut, memasuki mode kios. perangkat canggih ini pantas dikedepankan mengingat seabrek Selain itu, Samsung juga manfaatnya di dunia edukasi.n memiliki aplikasi Samsung School. (ep/adv) Aplikasi ini membantu guru dan siswa berinteraksi dengan lebih baik di dalam kelas. Aplikasi tersebut memiliki fitur seperti share screen, yaitu satu fitur yang memungkinkan untuk guru men- share layar yang ada di tabletnya kepada seluruh siswa. Berikutnya adalah fitur screen monitoring. Di sini guru dapat memantau atau memonitor kegiatan yang sedang MG | Majalah Literasi Indonesia
24 SPOT NEWS MG FEBRUARI 2019 WORKSHOP: CEO MediaGuru, Mohammad Ihsan saat memotivasi para guru Balikpapan yang mengikuti workshop penulisan buku guru jenjang SD - SMP Kota Balikpapan. FOTO: dok SAGUSABU BALIKPAPAN YANG SELALU SUKSES 100 PERSEN CEO MediaGuru Mohammad Ihsan turut memberikan motivasi dan semangat yang berapiapi. “Kalau Anda tidak bisa mengirimkan naskah sesuai deadline, Anda akan dicap sebagai produk gagal pelatihan,” tegas Ihsan yang disambut muka-muka panik di antara peserta. MG | Majalah Literasi Indonesia
SPOT 25 NEWS MG MUHAIMIN Kepala Disdikbud Balikpapan FEBRUARI 2019 “ Yang terdahulu A ndi M. Yasin, 41, sukses besar. instruktur sagusabu, Semua pesertanya terlihat pucat. berhasil menerbitkan Sepagi itu ia sudah buku ber-ISBN dan diburu emak-emak diluncurkan bersama berseragam warna khaki. Mereka wali kota. Luar biasa.” guru Balikpapan yang sukses menerbitkan buku setelah ikut diluncurkan bersama wali kota. pelatihan sagusabu. Luar biasa,” tuturnya. Pria asal Balikpapan tapi Ihsan optimistis sukses besar di Surabaya dan kini itu akan terulang di pelatihan bermukim di Sidoarjo itu sagusabu jilid kedua di memang sosok yang paling Balikpapan ini. “Pelatihan ini dicari di MediaGuru. Terutama ditargetkan tidak boleh ada yang guru-guru yang sedang menanti tidak berhasil menulis buku,” cetak buku. ujarnya. n EKO Hari itu, Senin, 4 Februari 2019, Yasin hadir di Balikpapan untuk melatih 30 guru berprestasi. Ia tidak sendiri. CEO MediaGuru Mohammad Ihsan turut memberikan motivasi dan semangat yang berapi- api. “Kalau Anda tidak bisa mengirimkan naskah sesuai deadline, Anda akan dicap sebagai produk gagal pelatihan,” tegas Ihsan yang disambut muka-muka panik di antara peserta. Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin menyampaikan, ini merupakan pelatihan Sagusabu kedua di Kota Minyak tersebut. “Yang terdahulu sukses besar. Semua pesertanya berhasil menerbitkan buku ber-ISBN dan Majalah Literasi Indonesia| MG
26 SPOT NEWS MG FEBRUARI 2019 SEMANGAT MENERBITKAN BUKU DENGAN BISMILLAH D iklat penulisan buku dibaca, bagaimana membaca, sagusabu ke-3 Kediri untuk apa membaca, dan tampak berbeda. perintah untuk menulis,” terang Pelatihan yang Sri Subekti, Rabu, 6 Februari dilaksanakan di MTs 2019. Arrahmah Purwotengah Papar Kediri itu diikuti oleh 60 guru Dalam penutupan, Ketua dari badan kerja sama madrasah BKSM meyakinkan peserta tsanawiyah swasta (BKSM) bahwa jalan kebaikan akan Kabupaten Kediri. mengantarkan pelakunya pada kemuliaan. “Bismillah itulah Dalam sambutan modal utama yang tidak bisa pembukaannya, Syamsul, dianggap lemah. Jalan pasti pengawas sekolah, memberikan akan terbentang jika manusia motivasi dan membakar memiliki kemauan. Allah akan semangat peserta untuk bersama kita orang yang menulis. Sementara itu, menebar kebaikan. Percayalah MediaGuru mengutus Sri Subekti kita akan bisa mengubah dan Maghfur Qumaidi untuk peradaban dan kualitas mengisi pelatihan. Sri Subekti pendidikan melalui menulis memberi motivasi dan Maghfur buku,” tegasnya.n Qumaidi memberi materi teknis menulis buku. Reportase: Budiono (Guru MA Raoudhotus Sibyan) “Dasar hukum menulis adalah 5 ayat pertama surah Al- Alaq. Lima ayat itu menyatakan apa itu membaca, apa yang MG | Majalah Literasi Indonesia
SPOT 27 NEWS MG FEBRUARI 2019 DIKLAT: Suasana diklat penulisan buku sagusabu ke-3 Kediri yang dilaksanakan di MTs Arrahmah Purwotengah Pa- par Kediri. FOTO: dok Majalah Literasi Indonesia| MG
28 MG OPINI MARET GURU 2019 AWAS DAMPAK NEGATIF TV! OLEH: Septi Indrawati, M.Pd. Media televisi televisi sangat tinggi. Idealnya, merupakan seorang anak hanya menonton sarana yang tayangan televisi paling banyak sangat efektif dua jam sehari. untuk mentransfer nilai dan pesan yang dapat Namun, di Indonesia setiap anak memengaruhi khalayak secara dapat menonton televisi selama luas. Bahkan, televisi dapat 3,5–5 jam sehari. Anak-anak membuat orang kecanduan. tidak hanya menonton tayangan Kini media audio visual itu telah yang memang ditujukan bagi menjadi narkotika sosial yang mereka, tetapi juga tayangan paling efisien dan paling bisa yang belum pantas untuk mereka diterima. Interaksi masyarakat, tonton. Kondisi ini terjadi tanpa terutama anak-anak, terhadap pengawasan yang ketat dan orang tua. MG | Majalah Literasi Indonesia
OPINI 29 GURU MG MARET 2019 Dwyer (2008) menyimpulkan, Anak mengidentifikasi sebagai media audio visual, TV dirinya melalui tokoh mampu merebut 94% saluran masuknya pesan-pesan atau yang ia tonton. Hal informasi ke dalam jiwa manusia ini membahayakan yaitu lewat mata dan telinga. TV terlebih bila tokoh mampu untuk membuat orang yang diidolakan adalah pada umumnya mengingat 50% dari apa yang mereka lihat dan dengar fiktif. Anak akan di layar televisi walaupun hanya berpikiran bahwa sekali ditayangkan. Atau secara ia dapat melakukan umum orang akan ingat 85% dari apa pun dan the best apa yang mereka lihat di TV setelah seperti tokoh idolanya. 3 jam kemudian dan 65% setelah 3 Akibatnya, ia akan hari kemudian. Dengan demikian, kehilangan kemampuan terutama bagi anak-anak yang menganalisa dirinya pada umumnya selalu meniru apa yang mereka lihat, tidak tertutup sendiri. kemungkinan perilaku dan sikap anak tesebut akan mengikuti acara a. Anak akan mengidentifikasi televisi yang ia tonton. dirinya melalui tokoh yang ia tonton. Hal ini akan Apabila yang ditonton membahayakan terlebih bila merupakan acara yang lebih tokoh yang ia idolakan adalah kepada edukatif, ini bisa tokoh fiktif yang tidak ada memberikan dampak positif. di dunia nyata. Anak akan Tetapi, jika yang ditonton lebih berpikiran bahwa ia dapat kepada hal yang tidak memiliki arti melakukan apapun dan the atau bahkan mengandung unsur- best seperti tokoh figur yang unsur negatif, penyimpangan, ia idolakan. Akibatnya, ia akan dan kekerasan, maka hal ini akan kehilangan kemampuan untuk memberikan dampak yang negatif menganalisa dirinya sendiri, pula terhadap perilaku anak yang sejauh mana ia mampu berbuat menonton acara televisi tersebut. dari hal mana yang tidak mungkin untuk dilakukan. Beberapa efek negatif yang dapat timbul akibat b. Anak kurang memiliki pengkonsumsian televisi yang kemampuan untuk berpikir berlebih pada anak adalah: kritis karena ia umumnya di hadapkan di dunia nonfiktif Majalah Literasi Indonesia| MG
30 MG OPINI MARET GURU 2019 yang umumnya serbasempurna. d. Anak akan lebih bersifat apatis, Hal ini menyebabkan daya mudah bosan, dan tidak mampu kemampuan berimajinasi pun berkonsentrasi pada suatu tidak dapat berkembang secara aktivitas yang memerlukan proporsional. keterampilan. Akibatnya, ia c. Kemampuan bicara anak akan tidak banyak memiliki inisiatif terhambat mengingat televisi untuk melakukan aktivitas yang tidak akan mampu menjawab membutuhkan keterampilan pertanyaan pertanyaan yang jasmani dan mudah mengisolasi ada di benaknya. Selain diri bila menemui kesulitan itu, anak tidak memiliki melakukan kontak sosial. banyak kesempatan melatih keterampilan bicara karena e. Akibat miskinnya “bergerak” ia hanya berlaku sebagai dalam aktivitas menonton pendengar pasif dari acara televisi, akan terhambat pula acara televisi yang ditontonnya. perkembangan kemampuan Hal ini nantinya berakibat pada motorik anak yang seharusnya menurunnya kemampuan si berkembang pesat di masa anak dalam melakukan kontak pertumbuhan anak. sosial dengan teman temannya. Padahal di usia 0-4 tahun Jika kita kaji lebih jauh, dampak adalah masa otak menangkap negatif dari menonton televisi secara optimal inforrnasi yang berlebihan yaitu: ada. a. Anak usia 0-4 tahun, MG | Majalah Literasi Indonesia mengganggu pertumbuhan otak, menghambat pertumbuhan berbicara, kemampuan herbal membaca maupun memahaminya, menghambat anak dalam mengekspresikan pikiran melalui tulisan. b. Anak usia 5-10 tahun, meningkatkan agresivitas dan tindak kekerasan, tidak mampu membedakan antara realitas dan khayalan. c. Berperilaku konsumtif karena rayuan iklan.
OPINI 31 GURU MG MARET 2019 ILUSTRASI: Bila anak sudah kecanduan menonton televisi, orang tua harus bisa men- etralkannya dengan mengjak anak keluar rumah untuk menikmati alam dan lingkungan, bersosialisasi secara positif dengan orang lain.. GAMBAR: digg.com d. Mengurangi kreativitas, kurang anak dan keinginan untuk bermain dan bersosialisasi, mencoba adegan di TV semakin menjadi manusia individualis menjerumuskan anak. dan sendiri. Mungkin kita beranggapan e. Televisi menjadi pelarian dari dampak televisi tidaklah begitu setiap keborosan yang dialami, terlalu besar bagi anak-anak. seolah tidak ada pilihan lain. Malah orang tua hanya melarang anak-anaknya untuk tidak f. Meningkatkan kemungkinan menonton film yang berbau obesitas (kegemukan) karena pornoaksi dan membiarkan kurang berkreativitas dan mereka menonton film yang berolahraga. biasa-biasa saja atau memang film anak-anak, namun sebenarnya g. Merenggangkan hubungan film anak-anak yang di tonton oleh antaranggota keluarga, waktu anak-anak berdampak negatif bagi berkumpul dan bercengkerama anak itu sendiri. Sekarang setelah dengan anggota keluarga mengetahui begitu besar dampak tergantikan dengan nonton televisi bagi anak, sudah sepatutnya TV, yang cenderung berdiam setiap orang tua membatasi waktu diri karena asyik dengan jalan menonton dan mengawasi serta pikiran masing-masing. menseleksi acara-acara apa saja yang pantas dan tidak pantas untuk h. Matang secara seksual lebih di tonton oleh anak-anak. cepat adegan seks yang sering dilihat menjadikan anak lebih cepat matang secara seksual, ditambah rasa ingin tahu pada Majalah Literasi Indonesia| MG
32 MG OPINI MARET GURU 2019 Bagaimana Mengatasi Pengaruh terkontrol dan orang tua bisa Negatif Acara Televisi Terhadap memperhatikan apakah acara Pendidikan Anak? tersebut masih layak atau tidak untuk ditonton. Setiap orang tua memiliki c. Letakkan TV di ruang tengah, tanggung jawab untuk hindari menyediakan TV selalu mengawasi anaknya di kamar anak. Dengan dan memperhatikan menyimpan TV di ruang tengah, perkembangannya. Oleh sebab itu, ini mempermudah orang tua hal-hal yang sekecil apa pun harus dalam mengontrol tontonan bisa diantisipasi oleh setiap orang anak-anaknya serta bisa tua mengenai dampak positif atau mengantisipasi hal yang tidak negatif yang akan ditimbulkan orang tua inginkan karena oleh hal yang bersangkutan. kecendrungan rasa ingin tahu Begitu juga mengenai TV ini, yang anak anak sangat tinggi. sudah nyata dampak negatifnya, d. Tanyakan acara favorit mereka sudah sepatutnya setiap orang dan buntu memahami pantas tua mempersiapkan senjata untuk tidaknya acara tersebut untuk mengantisipasinya. mereka diskusikan setelah menonton. Ajak mereka menilai Dari begitu banyak dampak yang karakter dalam acara tersebut diakibatkan oleh tontonan televisi, secara bijaksana dan positif. ada beberapa hal yang bisa kita e. Ajak anak keluar rumah untuk lakukan oleh setiap orang tua, menikmati alam dan lingkungan, yaitu: bersosialisasi secara positif a. Pilih acara yang sesuai dengan dengan orang lain. Acara yang bisa dilakukan, misalnya hiking, usia anak jangan biarkan anak- tamasya, siraturahmi ke tempat anak menonton acara yang sanak keluarga dan hal lainnya tidak sesuai dengan usianya, yang bisa membangun jiwa walaupun ada acara yang sosialnya. memang untuk anak-anak, f. Perbanyak membaca buku, perhatikan dan analisa apakah letakkan buku di tempat yang sesuai dengan anak-anak mudah dijangkau anak, ajak (tidak ada unsur kekerasan atau anak ke toko, dan perpustakaan. hal lainnya yang tidak sesuai g. Perbanyak mendengarkan dengan usia mereka). radio, memutar kaset atau b. Dampingi anak memonton TV. Tujuannya, agar acara televisi yang mereka tonton selalu MG | Majalah Literasi Indonesia
OPINI 33 GURU MG MARET 2019 mendengarkan musik sebagai dengan anak anak. mengganti menonton TV. Hal ini Orang tua harus bisa sangat penting untuk dilakukan karena dengan mendengarkan mendampingi dan memberikan radio, anak akan terlatih arahan kepada anak apabila kemampuan mendengarnya. dalam siaran-siaran tersebut ada Jika kita bandingkan dengan yang tidak pantas dilihat atau menonton televisi, kegiatan ini disaksikan oleh anak. Oleh sebab hanya merangsang anak untuk itu, sudah seharusnya setiap orang mengikuti alur cerita tanpa tua mengawasi acara televisi menganalisis lebih lanjut dan yang menjadi tontonan anaknya. apa yang dialihat dan dengar. Dengan begitu, mereka dapat Begitu juga mendengarkan melakukan proteksi terhadap musik lebih baik dilakukan bila dampak-dampak yang akan dibandingkan dengan menonton ditimbulkan oleh acara televisi televisi karena bisa melatih tersebut.n perkembangan imajinasi anak. Jadi, bisa kita simpulkan bahwa Septi Indrawati, M.Pd. televisi dapat memengaruhi Guru SLB Bangun Putra, Bantul, pendidikan anak dari segi positif dan dampak negatif. Karena itu, Jogjakarta kontrol orang tua dan arahan terhadap anak sangatlah penting Majalah Literasi Indonesia| MG karena orang tua adalah pendidik yang pertama dan yang paling banyak berhubungan langsung
34 MG BEST MARET PRACTICE 2019 PEMBELAJARAN MENYENANGKAN BAHASA INGGRIS DENGAN QUIPPER SCHOOL D OLEH Erlis Kurniawati, S.Pd.i era modern sekarangberusaha untuk mampu mengikuti ini, para guru dan siswa perkembangan zaman. Sebuah sudah memasuki pepatah bijak mengatakan bahwa era digital. Hampir didiklah anak sesuai dengan semua kegiatan kita zamannya. Karena itu, saya sehari-hari tak lepas dari barang- menggunakan digital learning barang elektronik. Oleh karena itu, dalam kegiatan belajar mengajar, saya selaku guru yang mengajar yaitu e-learning (pembelajaran bahasa Inggris di era modern ini elektronik). MG | Majalah Literasi Indonesia
BEST 35 PRACTICE MG MARET 2019 Sebenarnya, waktu pembelajaran selama kurang lebih dua jam, kegiatan menulis cerita harus sudah selesai. Hal ini bisa menghindarkan dari plagiarisme. Namun untuk revisi karya, siswa bisa bertanya kepada guru maupun orang dewasa lainnya “melalui media messenger, WhatsApp, email, BBM, dan lain-lain. Apa itu e-learning? digunakan sebagai sarana untuk E-learning merupakan kegiatan proses belajar mengajar yang pembelajaran yang memanfaatkan dilaksanakan tanpa harus bertatap jaringan internet sebagai metode muka secara langsung antara guru penyampaian, interaksi, dan dan siswa (Ardiansyah, 2013). fasilitasi, serta didukung oleh berbagai konten dan bentuk layanan Murid-murid merasa senang belajar lainnya. Pembelajaran karena dapat belajar dengan yang disusun dengan tujuan mengerjakan soal secara mandiri menggunakan sistem elektronik seperti bermain game dengan atau komputer sehingga mampu mendapat skor langsung setelah mendukung proses pembelajaran selesai mengerjakan. Sehingga (Michael, 2013: 27). mereka merasa tidak bosan dan antusias untuk mengerjakan soal lagi. Konsep tersebut membawa pengaruh terhadap terjadinya Kesenangan adalah buah proses transformasi dari pembelajaran. pendidikan konvensional ke dalam Pembelajaran itu proses bentuk digital. E-learning yang mengalami saya gunakan selama dua tahun sesuatu yang menyenangkan. lebih ini adalah Quipper School. Tanpa kesenangan, pembelajaran Saya dan murid-murid saya sia- sia merasakan banyak manfaat dalam Tanpa pembelajaran, kesenangan mengimplementasikan e-learning sia-sia. khususnya di sekolah kami. Song of Joy Sistem pembelajaran yang WANG KEN Majalah Literasi Indonesia| MG
36 MG BEST MARET PRACTICE 2019 I. Manfaat penggunaan digital dengan benar, dapat efektif learning “Quipper School” bagi dalam meningkatkan kualitas guru dan siswa: lulusan dan kuantitas siswa Adanya peningkatan interaksi SMK. Dari pengalaman di sekolah kami, nilai UN selama pembelajaran antara siswa dua tahun berturut-turut dan guru. Siswa bisa bertanya mendapat peringkat pertama kepada guru melalui pesan tingkat kota. Tahun ini sekolah yang sudah disediakan pada kami menyelenggarakan UN aplikasi Quipper School. Guru CBT (computer based test) bisa memberi komentar atau dan mendapat predikat terbaik broadcast untuk memberi sekota. Kami benar-benar reward maupun pengumuman bangga dan dapat merasakan kepada siswanya. manfaatnya menggunakan Tersedianya sumber-sumber e-learning ini. pembelajaran yang tidak terbatas Mempermudah penyempurnaan baik materi K13 maupun KTSP. dan penyimpanan materi Guru juga bisa membuat konten pembelajaran (dapat diarsipkan). materi dan kuis. Materi dalam Bisa menyelenggarakan bentuk foto, gambar, ataupun ujian yang paperless dengan video. Bahkan, guru juga dapat memanfaatkan teknologi membuat soal ujian. informasi. Jika dapat dikembangkan MG | Majalah Literasi Indonesia
BEST 37 PRACTICE MG MARET 2019 Memudahkan guru dalam Siswa tidak bosan karena penilaian, analisis soal dan mendapat kegiatan memonitor performa (keaktifan) siswa. Guru tidak perlu pembelajaran dari guru mengoreksi jawaba siswa satu yang cara pengajarannya per satu, tetapi nilai siswa langsung muncul setelah selesai tradisional berubah mengerjakan tugas. menjadi modern dengan memanfaatkan digital Terbentuknya komunitas pelajar yang saling berinteraksi, saling learning. memberi dan menerima, serta tidak terbatas dalam satu lokasi. “ Siswa tidak bosan karena agar tetap santun, berempati, mendapat kegiatan dan berjiwa sosial. Saya sebagai pembelajaran dari guru yang ambasador Quipper School juga cara pengajarannya tradisional tidak segan-segan membantu berubah menjadi modern dengan rekan guru di sekolah saya memanfaatkan digital learning. maupun di sekolah lain untuk memanfaatkan digital learning, Meningkatkan nilai ujian yaitu aplikasi Quipper School dalam nasional karena siswa banyak kegiatan pembelajaran. Aplikasi ini belajar tentang soal-soal ujian juga saya sampaikan kepada rekan secara mandiri dan nilainya guru lain melalui MGMP. langsung dapat dipantau. II. Hambatan-hambatan dalam Meningkatkan kualitas guru menggunakan digital learning karena dimungkinkan menggali Quipper School di sekolah kami: informasi secara lebih luas dan tidak terbatas. Kita sebagai guru l Keterbatasan sarana dan di era digital tidak hanya bisa prasarana menggunakan teknologi terbaru saja, namun harus bisa pula l Sudah ada laboratorium bahasa memberikan rasa nyaman dan senang kepada siswa dalam Majalah Literasi Indonesia| MG belajar. Kemudian memunculkan daya pikir kritis dan jiwa kreatif siswanya. Dan menjadi tugas kita juga untuk tetap memberikan human touch kepada anak didik
38 MG BEST MARET PRACTICE 2019 Agar semua siswa dapat mengikuti kegiatan pembelajaran e-learning, banyak cara yang bisa kami lakukan walaupun ada beberapa hambatan, yaitu: siswa bisa secara bergantian HP maupun “laptop dalam membaca materi dan mengerjakan soal latihan. dan laboratorium komputer, Kegiatan ini tidak harus namun jumlahnya terbatas dan dilaksanakan di dalam harus bergantian (siswa dibagi laboratorium, tetapi bisa juga menjadi 2 kelompok) sehingga dilaksanakan di luar kelas. Agar membutuhkan waktu cukup semua siswa dapat mengikuti lama dan guru kurang lancar kegiatan pembelajaran e-learning, dalam memberikan kegiatan banyak cara yang bisa kami pembelajaran e-learning. lakukan walaupun ada beberapa l Tersedia wifi di sekolah kami, hambatan, yaitu: siswa bisa namun koneksi wifi sering secara bergantian HP maupun bermasalah karena banyak laptop dalam membaca materi pengguna (user). dan mengerjakan soal latihan. l Lokasi sekolah kami berada Dalam hal ini siswa bisa saling di dataran tinggi, tepatnya di toleransi dan berbagi antarteman. lereng Gunung Arjuno sehingga Siswa dapat mengembangkan kadang-kadang sinyalnya sikap tenggang rasa dan lemah. peduli satu sama lain. Kami l Tidak semua siswa mempunyai menginstruksikan siswa supaya laptop maupun HP android mencari jaringan atau sinyal yang sehingga tugas maupun materi kuat dalam mengerjakan tugas yang kami kirimkan tidak yang ada di Quipper Learn. Mereka langsung bisa diterima dan bisa mengerjakan di kantin, dikerjakan. perpustakaan, maupun musala melalui HP android. Kegiatan III. Upaya dalam menggunakan ini bisa mengurangi kebosanan digital learning Quipper School: siswa dalam belajar di dalam kelas. Kami bisa juga menugaskan MG | Majalah Literasi Indonesia
BEST 39 PRACTICE MG MARET 2019 siswa mengerjakan soal di rumah IV. Kesimpulan dan saran menggunakan HP android, laptop, Dari keterangan yang atau mengerjakan di warnet terdekat. Di mana pun, kapan disampaikan di atas, dapat diambil pun siswa bisa mengerjakan soal kesimpulan bahwa para guru latihan dan belajar mandiri dengan harus bisa lebih menyesuaikan diri membaca materi pada Quipper dengan perkembangan teknologi School. sebagai sarana pada kegiatan belajar mengajar (KBM) karena Supaya bisa mengikuti kegiatan anak didik juga tumbuh di era pembelajaran, siswa kadang- digital sekarang ini. Selain itu, guru kadang membeli pulsa secara harus tetap mendampingi dan urunan dengan teman yang mengarahkan muridnya agar dapat lain. Satu HP android saja bisa memanfaatkan teknologi dengan digunakan bergantian. Kami baik dan benar walaupun terdapat sebagai guru juga memberikan hambatan-hambatan, tetapi tidak reward kepada siswa/siswi menyurutkan niat kami untuk yang aktif mengerjakan dan memanfaatkan digital learning, nilainya bagus untuk memotivasi yaitu aplikasi Quipper School dalam semangat belajarnya. kegiatan pembelajaran. Saran kami, guru-guru dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK menggunakan aplikasi ini karena memudahkan guru dalam penilaian, analisis soal, dan pemberian tugas rumah. Selain itu, performa keaktifan siswa dapat dimonitor oleh guru..n Erlis Kurniawati, S.Pd. Guru SMK Wiyata Husada Kota Batu Majalah Literasi Indonesia| MG
40 MG ESAI MARET GURU 2019 LEMBARAN KEROYOKAN OLEH: Estu Puji Handayani MG | Majalah Literasi Indonesia
G erakan Literasi ESAI 41 Sekolah (GLS) GURU yang diluncurkan MG tahun 2015 marak mengajak para guru mampu dilaksanakan di menulis sesuatu yang nantinya MARET berbagai sekolah. Sekolah akan bisa dibaca oleh siswanya. 2019 mengawali kegiatan siswa Saat ide itu diluncurkan di dengan 20 menit berliterasi hadapan teman guru di sekolah, (membaca dan menulis) sebelum wajar kalau ada komentar “saya pembelajaran, membuat tidak bisa menulis”, “saya guru sudut baca di ruang kelas, matematika”, “saya tidak mampu pohon literasi, bahkan dengan berpuisi”, dan lain sebagainya. kegiatan lomba membaca/ menulis yang dipandegani OSIS. Mari kita kembalikan saat Sepertinya kegiatan tersebut kita ada di hadapan mereka di sudah tidak asing lagi, tetapi kelas. Jika para siswa kita beri ayo kita mencoba bertanya, pertanyaan “maukah kalian bagaimana andil kita sebagai sekarang belajar matematika?”, pendidik terhadap siswa mungkin sebagian besar dalam berkontribusi ikut mem- menjawab “tidak mau”. Kalau booming-kan ber-literasi ria, boleh memilih tentu hanya ikut memberi motivasi, dan menjadi pelajaran PJOK dan seni budaya. inspirasi bagi mereka. Tetapi, atas penolakan dari siswa Perlahan pertanyaan tersebut, pasti kita akan terus tersebut mampu terjawab untuk membimbing mereka seiring berjalannya waktu. agar mengikuti pembelajaran Melalui pengalaman berliterasi matematika, bahkan kita akan dengan siswa sekian minggu, memberi motivasi dengan apa kita sebagai guru hanya menyampaikan manfaat yang bisa mendampingi saat mereka berliterasi dengan cara kita juga memegang buku? Apa kita hanya membacanya dan mungkin juga ikut menuliskan kembali apa yang kita baca, atau kah bisa lebih dari itu? Muncullah ide untuk Majalah Literasi Indonesia| MG
42 MG ESAI MARET GURU 2019 kelak diperoleh dari apa yang puisi, cerita sederhana, atau apa dipelajari. Seperti contoh: saja pengalaman yang dialami di pemain sepak bola, pada saat sekolah dan di luar sekolah. pemanasan pasti dengan pelatihnya akan disuruh lari, Hari Sabtu setelah jam terakhir, push up, scot jump, sit up, dan siswa sudah kembali kepada sebagainya. Tetapi, apakah keluarganya masing-masing. pada saat pemain sepak bola Giliran para guru menyisihkan 20 bertanding, mereka menendang menit untuk ber-literasi ria. Belajar bola dengan posisi badan seperti menulis sesuatu yang asli dari sit up/ scot jump/ push up? apa pun yang dialami, bukan hasil Tidak mungkin, posisi badan ya copas dari yang berseliweran di seperti biasa saat menendang dunia maya. Di setiap ber-literasi bola, terus untuk apa pemanasan ria hari Sabtu, kita mendapatkan itu dilakukan? Ya, untuk kekuatan lembaran-lembaran sebanyak otot, untuk ketahanan tubuh, dan guru dan tenaga kependidikan, mungkin bisa untuk lebih mudah lembaran keroyokan. Selanjutnya fokus saat pertandingan. tim literasi sekolah akan mengemas tulisan tangan mereka Semua guru mendukung untuk dirapikan berupa tulisan ide tersebut. Setiap hari Jumat cetak yang memungkinkan tim literasi sekolah memberi dijilid menjadi buku, dan akan informasi tema via grup dinikmati (dibaca) siswanya pada whatsapp, apa yang harus ditulis saat jadwal literasi di sekolah. di hari Sabtu oleh guru. Mungkin Semangat Literasi! n Estu Puji Handayani adalah guru di SMP Negeri 7 Bondowoso, Jawa Timur MG | Majalah Literasi Indonesia
44 SUARA GURU MG FEBRUARI 2019 Menyoal Program Konversi Alih Jenjang bagi Pendidik OLEH Ajar Putra Dewantoro, S.Pd. Program solusi alih jenjang bagi pendidik yang menjadi pendidik setelah UU dan PP tentang standar pendidikan merupakan program yang dirasa mencoba menutup mata Uakan kesalahan yang dilakukan oleh beberapa oknum.U Nomor 14/2005 Bab IV Pasal 8 ketentuan perundang-undangan menyebutkan, guru yang berlaku (pasal 28 sebagai wajib memiliki aturan serta pasal 29 sebagai kualifikasi akademik, penjabaran). Penulis mencoba mengajak kompetensi, sertifikat pendidik, pembaca untuk memahami sehat jasmani dan rohani, nukilan UU dan PP di atas. serta memiliki kemampuan Pendidikan untuk mewujudkan tujuan Indonesia pendidikan nasional. diwarnai Sementara dalam Peraturan banyak Pemerintah Nomor 19/2005 permasalahan disebutkan bahwa serta kualifikasi akademik penyimpangan diartikan sebagai yang dilakukan tingkat pendidikan beberapa oknum minimal yang harus dari sistem tata kelola dipenuhi oleh seorang pendidikan, baik dalam pendidik yang dibuktikan proses pelaksanaannya, dengan ijazah dan/ penunjangnya, maupun atau sertifikat keahlian faktor utama pendukung yang relevan sesuai keberhasilan dalam proses MG | Majalah Literasi Indonesia
SUARA 45 GURU MG FEBRUARI 2019 pendidikan. Program alih jenjang mungkin Sebagaimana diketahui, faktor bisa dimaklumi apabila ditempuh oleh pemilik ijazah utama pendukung di dalam sebelumnya yang memiliki proses transfer of knowledge rumpun ilmu yang sama pembentukan tata perilaku dengan jurusan yang dipilih nilai budi luhur kepada para dari program ini. generasi muda adalah guru. Guru mempunyai tugas yang berat dan “ mulai dalam mengantarkan anak- anak bangsa ke puncak cita-cita. lembaga satuan pendidikan formal Agar bisa menjalankan tugasnya di tanah air, baik negeri maupun dengan baik, seorang guru swasta, menaati tata atuan selayaknya memiliki kualifikasi baku yang dibuat oleh negara. akademik dan kompetensi yang Menaati peraturan dalam proses berkaitan dengan tugas dan rekrutmen dalam hal menerima, tanggung jawabnya. mengangkat, dan mempekerjakan tenaga kependidikannya sesuai Dengan adanya kualifikasi dan standar aturan yang berlaku. kompetensi tersebut, diharapkan Kesalahan dalam proses seorang guru menjadi tenaga rekrutmen serta longgarnya dalam pendidik dan pengajar yang sistem evaluasi standar proses professional baik dalam kinerja kelangsungan lembaga pendidikan maupun disiplin keilmuan. Tata mengakibatkan banyaknya sarjana aturan guru telah lugas dan yang tidak sesuai dengan standar gamblang dijelaskan dalam UU kualifikasi akademik ditemukan Guru dan dosen Tahun 2008 serta dalam lingkup pendidikan di negeri PP Nomor 19 Tahun 2005. ini. Pendidikan di negeri kita Belakangan ini tata aturan tercinta mengalami beberapa linier akan jurusan yang dimiliki ketimpangan. Dalam hal ini seorang pendidik mulai ditata adalah rasio jumlah pendidik kembali sebagai salah satu upaya yang sesuai dengan relevansi untuk meningkatkan kualitas ijasah dan tidak relevan ijasah yang dimiliki. Banyak ditemui Majalah Literasi Indonesia| MG pendidik di sekolah yang belum mengantongi ijasah yang sesuai tata aturan yang ditetapkan pemerintah. Seharusnya setiap
46 SUARA GURU MG FEBRUARI 2019 output pendidikan. Maka, pendidik perkuliahan maupun para haruslah memiliki ijasah yang lulusan lembaga keguruan yang sesuai dengan bidang yang menempuh jalur pendidikan secara diampunya. Tujuannya, kaidah reguler minimal 7-8 semester ilmu dapat diserap secara untuk mendapatkan gelar S-1 maksimal oleh peserta didik kependidikan yang menjadi modal sehingga koteks the man in the dasar calon pendidik. Dalam right place dapat terwujud di program konversi, biasanya lingkup pendidikan. perkuliahan dilaksanakan tidak seperti reguler dan mampu Berkaitan dengan hal tersebut, ditempuh dengan waktu yang beberapa kampus yang memiliki lebih cepat rasio tatap muka jurusan yang mencetak calon guru daripada mahasiswa reguler pada memiliki program khusus. Mereka umumnya. Bahkan, materinya membuka jalur konversi alih banyak dalam sistem modul, yang jenjang bagi pendidik di lingkup dirasa kurang mampu memberi pendidikan yang tidak memiliki tambahan kajian ilmu secara keilmuan dan menyimpang atau maksimal. tidak sesuai tata aturan yang berlaku di Indonesia. Program alih jenjang mungkin bisa dimaklumi apabila ditempuh Program alih jenjang/konversi/ oleh pemilik ijazah sebelumnya transfer merupakan sebuah yang memiliki rumpun ilmu yang solusi yang ditawarkan LPTK sama dengan jurusan yang dipilih (lembaga pendidikan dan tenaga dari program ini. Tetapi, banyak kependidikan) mampu menjadi ditemui di lapangan para peserta penyulut rasa iri mahasiswa jalur ini tidak memiliki jalur rumpun reguler yang sedang menempuh MG | Majalah Literasi Indonesia
SUARA 47 GURU MG FEBRUARI 2019 ilmu yang sejenis. Longgarnya program ini masih berlanjut pengawasan serta lembaga ataupun masih diadakan, telah penjamin mutu yang membidangi terjadi kesalahan yang sangat hal ini mampu membentuk stigma krusial dan mendasar di lingkup bahwa untuk menjadi calon pendidikan negeri ini. pendidik di negeri ini bisa ditempu dengan cara cepat dan efisien Yang paling mungkin kita lakukan meskipun telah memiliki gelar sekarang adalah memikirkan akademik. solusi bijak agar penyimpangan ini tidak terjadi. Mari bersinergi Program solusi alih jenjang saling mengingatkan saling bagi pendidik yang menjadi untuk kemajuan pendidikan serta pendidik setelah UU dan PP mengawasi serta memberi solusi tentang standar pendidikan berlangsungnya proses pendidikan merupakan program yang dirasa di negeri ini.n mencoba menutup mata akan kesalahan yang dilakukan Penulis adalah Guru SLB Dharma Wanita oleh beberapa oknum. Jiwan, Kabupaten Madiun Kesalahan fatal tersebut adalah Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Madiun tindakan melanggar Majalah Literasi Indonesia| MG UU dan PP dengan melakukan rekrutmen, mengangkat, dan mempekerjakan pendidik setelah tata aturan standar pendidikan dikeluarkan oleh pemerintah, yakni ditemukan peserta program ini yang menjadi pendidik setelah aturan linearisasi jurusan dikeluarkan pemerintah. Selain itu, apabila
48 MG KIPRAH MARET SEKOLAH 2019 Proses tatap muka dengan warga belajar. BERKIPRAH DI PENDIDIKAN NONFORMAL OLEH: Yossilia, S. Pd. Setamat dari salah satu universitas yang ada di Riau pada 2002, saya mencoba merantau jauh dari orang tua dan mengabdikan diri di daerah terpencil. Tentu awalnya sulit untuk beradaptasi yang semula terbiasa dengan fasilitas yang memadai karena hidup di perkotaan. MG | Majalah Literasi Indonesia
A Awalnya saya takut KIPRAH 49 dan ragu untuk da- SEKOLAH tang ke daerah yang MG belum pernah saya dari segi sarana dan prasarana ketahui sebelumnya. maupun dari akses jalan serta MARET fasilitas yang sangat minim. 2019 Melihat kondisi pendidikan masyarakatnya, sebagian besar Tapi, karena tekad dan ingin banyak yang putus sekolah dan mentransfer ilmu yang telah tidak banyak yang tamat dari diperoleh selama di bangku kuli- pendidikan SMA. Hal ini dis- ah, saya pun memberanikan diri. ebabkan karena infrastrukturnya Daerah itu bernama Lang- tidak ada untuk setingkat SMA. gam yang merupakan kecama- Jika pun ingin melanjutkan SMA tan yang berada di Kabupaten harus merantau ke Pekanbaru, Pelalawan, salah satu kabupaten tentunya akan membutuhkan pemekaran dari Kabupaten Kam- biaya yang tidak sedikit. par. Sudah barang tentu sumber Ada sebuah Pusat Kegiatan daya manusia yang ada masih Belajar Masyarakat (PKBM) yang berpendidikan SMA sebagai bernama Rana Tanjung Bunga. tenaga pengajar. PKBM adalah sebuah lembaga Keseharian saya lalui dengan pendidikan yang diselenggara- mengajar di salah satu SMP kan di luar sistem pendidikan yang ada di kecamatan Langgam formal dengan tujuan mengem- sebagai tenaga honor yang tidak bangkan kemampuan dan mempedulikan berapa besarnya keterampilan masyarakat agar gaji yang diperoleh. Suatu kepuasan batin bila saya bisa bermanfaat bagi orang banyak, terutama bagi para peserta didik saya. Suatu kondisi yang san- gat memprihatinkan, masih kurangnya tenaga pendidik yang berkualitas S1, terpaksa tamat SMA pun ada yang mengajar asalkan sekolah ada guru. Hal Keterampilan hidup inilah yang membuat saya maju warga belajar. tak gentar, walaupun kondisi yang serba tidak memadai baik Majalah Literasi Indonesia| MG
50 MG KIPRAH MARET SEKOLAH 2019 Suasana Ujian Nasional warga selama 3 hari, penentuan hari belajar. belajar tatap muka pun diserah- kan kepada warga belajar kapan mampu meningkatkan kualitas bisa untuk hadir, karena seba- hidupnya. gian besar warga belajar bekerja mencari nafkah. Tempat kegia- Saya mencoba untuk mela- tan tatap muka pun dilaksana- mar menjadi tenaga tutor pada kan menumpang pada gedung PKBM Rana Tanjung Bunga sekolah terdekat dengan tempat pada tahun 2010, tanpa me- kegiatan belajar warga. mikirkan berapa honor dan gaji yang diperolah. Tujuan saya Rendahnya minat warga ingin berbagi ilmu yang dimiliki dalam belajar tentunya menjadi untuk warga masyarakat yang kendala bagi tutor harus sabar putus sekolah. Ada kebanggaan menanti warga yang datang tersendiri apabila diri ini berman- berkumpul untuk melaksanakan faat bagi orang banyak. kegiatan tatap muka. Kesabaran dari seorang tutor sangatlah Tidak seperti pendidikan for- diperlukan karena saat turun un- mal yang hanya mengandalkan tuk kegiatan tatap muka, harus 100% kegiatan tatap muka. Di menunggu kedatangan warga pendidikan nonformal, pengatu- belajar. Berbeda dengan pendidi- ran kegiatan pembelajaran terdiri kan formal, apabila siswa datang dari tatap muka 20 %, tutorial 30 %, dan mandiri 50 %. Tentunya Media pembelajaran yang diguna- pertemuan tatap muka dilakukan kan kepada warga belajar. MG | Majalah Literasi Indonesia
Search
Read the Text Version
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- 13
- 14
- 15
- 16
- 17
- 18
- 19
- 20
- 21
- 22
- 23
- 24
- 25
- 26
- 27
- 28
- 29
- 30
- 31
- 32
- 33
- 34
- 35
- 36
- 37
- 38
- 39
- 40
- 41
- 42
- 43
- 44
- 45
- 46
- 47
- 48
- 49
- 50
- 51
- 52
- 53
- 54
- 55
- 56
- 57
- 58
- 59
- 60
- 61
- 62
- 63
- 64
- 65
- 66
- 67
- 68
- 69
- 70
- 71
- 72
- 73
- 74
- 75
- 76
- 77
- 78
- 79
- 80
- 81
- 82
- 83
- 84
- 85
- 86
- 87
- 88
- 89
- 90
- 91
- 92
- 93
- 94
- 95
- 96
- 97
- 98
- 99
- 100
- 101
- 102
- 103
- 104
- 105
- 106
- 107
- 108
- 109
- 110
- 111
- 112
- 113
- 114
- 115
- 116
- 117
- 118
- 119
- 120
- 121
- 122
- 123
- 124
- 125
- 126
- 127
- 128
- 129
- 130
- 131
- 132
- 133
- 134
- 135
- 136
- 137
- 138
- 139
- 140
- 141
- 142
- 143
- 144
- 145
- 146
- 147
- 148
- 149
- 150
- 151
- 152
- 153
- 154
- 155
- 156
- 157
- 158
- 159
- 160
- 161
- 162
- 163
- 164
- 165
- 166
- 167
- 168
- 169
- 170
- 171
- 172
- 173
- 174
- 175
- 176