BUKU KURIKULUM KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA (KKNI) JURUSAN ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR FAKULTAS USHULUDDIN, ADAB DAN DAKWAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PEKALONGAN TAHUN 2019 i
KATA PENGANTAR Alhamdulillah, berkat rahmat, hidayah dan Taufiq dari Allah Subhanahu Wata’ala, Buku Panduan Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang disusun oleh tim dapat terbit sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Salam dan Shalawat semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW. para sahabat, serta para pengikutnya sampai akhir zaman. Pedoman Pendidikan merupakan hal yang sangat urgen di perguruan tinggi, karena dijadikan sebagai acuan oleh para mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan IAIN Pekalongan dalam menjalankan tugas-tugas akademik, hak beserta kewajibannya. Dengan harapan dapat bermanfaat juga bagi para pemangku kepentingan. Oleh karena itu keberadaan Buku Panduan kurikulum ini tentu sangat bermanfaat bagi berbagai pihak yang berkaitan dengan kebijakan akademik di lingkungan Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, sehingga dapat dijadikan sebagai standar untuk menilai kinerja akademik secara akuntabel. Kehadiran buku panduan kurikulum ini diharapkan proses pelayanan di bidang tri dharma perguruan tinggi di lingkungan Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah akan semakin berkualitas. Keberadaannya menjadi salah satu barometer kualitas suatu perguruan tinggi, terutama di bidang pendidikan dan pengajaran. Buku panduan ini telah mengalami penyempurnaan oleh Tim Penyusun dan tim konsorsium dan telah disahkan melalui surat keputusan dekan Nomor 110 Tahun 2019. Kepada semua pihak, kami mengharapakan saran, masukan dan kritik yang konstruktif atas buku panduan kurikulum ini sebagai upaya perbaikan dan penyempurnaan di masa yang akan datang. Akhirnya kepada Allah yang maha sempurana kita berharap dan memohon. Harapannya, buku panduan ini bermanfaat, Amin Ya Rabbal Alamin. ii
Buku Kurikulum KKNI Pekalongan, 17 November 2019 a.n Dekan Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Kurdi Fadal, M.S.I NIP. 198002142011011003 iii
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................................................................................................... i KATA PENGANTAR................................................................................................. ii DAFTAR ISI ............................................................................................................... iv A. Pendahuluan .......................................................................................................1 B. Landasan Yuridis Pengembangan Kurikulum........................................3 C. Maksud dan Tujuan Pengembangan Kurikulum ..................................5 D. Profil, Visi, Misi dan Tujuan ..........................................................................8 E. Kurikulum Berparadigma ..............................................................................14 F. Struktur Kurikulum ..........................................................................................19 1. Profil Lulusan dan Deskripsi .................................................................19 2. Profil dan Deskriptor Lulusan Jurusan IAT ....................................19 3. Capaian Pembelajaran sesuai Deskripsi KKNI ...............................20 4. Capaian Pembelajaran Profil Lulusan IAT .......................................32 5. Elemen-Elemen Pembelajaran ............. ...............................................35 6. Pemetaan Bahan Kajian .......................... ................................................38 7. Kurikulum Utama ...................................... ................................................49 8. Kurikulum Pendukung ............................ ................................................50 9. Kurikulum Pilihan ..................................... ................................................52 10. Persebaran Mata Kuliah dan Prasyarat ............................................53 11. Pendekatan dan Metode Pembelajaran ............................................57 12. Penilaian Pembelajaran ...........................................................................60 13. Sumber Belajar ............................................................................................62 14. Tenaga Pengajar .........................................................................................62 G. Deskripsi Mata Kuliah .....................................................................................63 H. Sarana dan Prasarana ......................................................................................145 I. Mutu Akademik ..................................................................................................148 J. Penutup .................................................................................................................156 K. Surat Keterangan Dekan..................................................................................158 iv
KURIKULUM KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL (KKNI) JURUSAN ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR (IAT) FAKULTAS USHULUDDIN, ADAB DAN DAKWAH IAIN PEKALONGAN A. Pendahuluan Kurikulum dalam lembaga pendidikan ibarat ruh yang menjadi inti kehidupannya. Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam, memiliki orientasi untuk mencetak sarjana sosial yang memiliki kompetensi utama di bidang al-Qur’an dan tafsir (mufasir pemula). Untuk mencapai orientasi tersebut mutlak diperlukan desain kurikulum secara tepat, bukan hanya kurikulum dalam makna sempit yakni hanya susunan mata kuliah, namun kurikulum dalam pengertian luas termasuk metode pembelajarannya, media dan alat yang digunakan, pendekatannya, perencanaan pembelajaran dan evaluasinya. Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 73 Tahun 2013, ditegaskan adanya keharusan perguruan tinggi termasuk di Indonesia untuk melakukan redesain kurikulum secara serentak paling lambat Tahun Ajaran 2016/2017. Redesain kurikulum tersebut diimplementasikan dengan kurikulum KKNI bidang pendidikan tinggi dan dipertegas dengan Perpres Nomor 8 Tahun 2012. Ada beberapa alasan perlunya redesain kurikulum IAIN Pekalongan 1
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir termasuk di dalamnya Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah yang salah satunya adalah Program Studi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir. Pertama, dalam rangka menghadapi era globalisasi, pendidikan tinggi di luar dan dalam negeri disamaratakan kualitasnya. Namun, dari aspek secara sumberdaya, Indonesia masih ketinggalan dari berbagai aspek, seperti rendahnya kualitas dan kuantitas manusia terdidik, rendahnya dana riset di Indonesia yang berakibat pada rendahnya jumlah riset yang telah dilakukan. Kedua, agar kualitasnya sama dengan perguruan tinggi lain khususnya di Indonesia, maka kurikulum di lingkungan IAIN Pekalongan harus menggunakan kerangka kualifikasi nasional yaitu, kurikulum KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia). Belajar dari Perguruan Tinggi yang lain baik PTAI maupun PTU, IAIN Pekalongan melakukan upaya pengembangan keilmuan dan kurikulum yang diharapkan mampu meminimalisasi kelemahan, sehingga IAIN Pekalongan memiliki identitas yang kuat dan karakteristik keilmuan yang berbeda dari Perguruan Tinggi lain. Kurikulum Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan dikembangkan melalui berbagai langkah. Sejak awal kurikulum di Jurusan ini bernama Program Studi Tafsir Hadis yang diberlakukan sejak tahun 2009. Karena itu, kurikulum tersusun berdasarkan dua bidang yakni Tafsir dan Hadis. Kemudian pada tahun 2013 dilakukan evaluasi kurikulum seiring pemisahan bidang studi dari Tafasir Hadis menjadi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan Ilmu Hadis. Redesain kurikulum berbasis KKNI di Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir telah dilaksanakan melalui berbagai langkah berupa 2
Buku Kurikulum KKNI evaluasi yang dilakukan baik di internal (dosen dan mahasiswa jurusan, Pimpinan Fakultas dan IAIN Pekalongan) maupun eksternal (user, alumni dan asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Nasional). Kurikulum bebasis KKNI mulai diberlakukan sejak semester ganjil 2016/2017. B. Landasan Yuridis Pengembangan Kurikulum Pengembangan kurikulum S.1 Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan, berlandaskan pada tiga mandat pokok sebagai berikut: 1. Mandat sebagai lembaga dakwah Mandat ini menempatkan posisi IAIN Pekalongan sebagai agen perubahan (Agent of Change) untuk menghidupan dan mewujudkan nilai-nilai universal Islam pada tataran kehidupan umat melalui penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Peran ini didedikasikan untuk mendukung program-program pembangunan bangsa dan penciptaan perdamaian dunia. 2. Mandat sebagai lembaga pendidikan profesi Pada mandat ini, IAIN Pekalongan berperan untuk mendidik, membimbing, melatih dan menyiapkan lulusan yang profesional di bidang agama Islam, misalnya menjadi Guru Pendidikan Agama Islam, guru pendidikan bahasa Arab, hakim agama, pencatatan nikah, penyuluh agama, dan lain-lain. Selain itu, menyiapkan lulusan profesional di bidang IPTEKS, misalnya praktisi hukum, praktisi ekonomi, kewirausahaan dan sebagainya. 3
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 3. Mandat sebagai Lembaga Pengembangan Ilmu Pengetahuan Mandat ini mengamanatkan untuk menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai basis pengembangan ilmu pengetahuan. Paradigma yang digunakan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan adalah konstruktivistik. Paradigma ini menempatkan civitas akademika IAIN Pekalongan sebagai subyek belajar bukan obyek belajar. Subyek belajar untuk menjadi pembelajar dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan yang diminati dan digeluti sesuai dengan program studi masing- masing. Selain itu, pengembangan kurikulum S.1 Jurusan Ilmu Al- Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan berdasarkan pada landasan yuridisnya sebagai berikut: a. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; b. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen; c. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi; d. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2005); e. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan; 4
Buku Kurikulum KKNI f. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahanatas Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan; g. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi; h. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 1999 tentang Perguruan Tinggi Berbadan Hukum Milik Negara (BHMN); i. Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). j. Keputusan Presiden Nomor 73 Tahun 2016 tentang Perubahan STAIN Pekalongan menjadi IAIN Pekalongan; k. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109/PMK.05/2007 tentang Dewan Pengawas Badan Layanan Umum; l. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Nasional Pendidik; m. Peraturan Menteri Agama Nomor 36 Tahun 2009 tentang Penetapan Pembidangan Ilmu dan Gelar Akademik di Lingkungan Perguruan Tinggi; n. Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 47 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja IAIN Pekalongan. C. Maksud dan Tujuan Pengembangan Kurikulum Penyusunan kurikulum Program Studi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah ini merupakan tindak lanjut dan implementasi dari SK Rektor IAIN Pekalongan Nomor: B.389 Tahun 2017 tertanggal 1 Agustus 2017 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum mengacu Kerangka Kualifikasi 5
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti). Surat Keputusan tersebut mendasarkan pada Peraturan Presiden RI nomor 8 Tahun 2012 serta Permendikbud RI nomor 73 Tahun 2013. Dalam bingkai KKNI, salah sau tujuan pengembangan kurikulum adalah untuk memberikan kepastian dan standarisasi dalam penyetaraan kualifikasi lulusan perguruan tinggi. Selain itu, juga sebagai penentuan pengakuan hasil belajar dan kualifikasi lulusan program studi. Di situlah pengembangan kurikulum dituntut menemukan relevansinya dengan tuntutan akademik, ditemukan strukturnya yang tepat dan dapat dipertanggung jawabkan secara akademis, relevan dengan tuntutan pekembangan realitas sosial yang tepat dan sesuai dengan orientasi pengebangan sumberdaya manusia serta selaras dengan tuntutan psikologis peserta didik dan pendidinya. Tujuan tersebut selaras dengan 3 prinsip dasar pengembangan kurikulum yakni dasar filosofis, dasar sosiologis dan dasar psikologis. Selain tujuan tersebut diatas, pengembangan kurikulum juga dimaksudkan sebagai evaluasi dalam mencari relevansi dan ketercapaiannya berdasarkan misi dan misi jurusan IAT yang telah digariskan. Hal tersebut karena kurikulum adalah turunan dan pengejawantahan dari visi dan misi. Kurikulum Jurusan IAT dimaksudkan untuk mengembangkan potensi para mahasiswa IAT agar potensinya dapat berkembang menjadi kompetensi. Karenanya kurikulum juga dibidik dalam capaian-capaian kompetensi. Tujuan dari pengembangan kurikulum ini adalah tersusunnya dokumen kurikulum Jurusan Ilmu Al Qur’an dan 6
Buku Kurikulum KKNI Tafsir mengacu KKNI, mulai dari Latar Belakang, Landasan, Visi- Misi, Tujuan program studi sampai dengan tersusunnya Struktur Kurikulum, Pendekatan Pembelajaran, Penilaian, SDM serta Sarana Prasarana. Dengan tersusunnya dokumen kurikulum yang merupakan tindak lanjut dari Perpres maupun Permendikbud serta SK Rektor IAIN Pekalongan tersebut kurikulum ini diharapkan dapat memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan Jurusan IAT yang pada akhirnya dapat melahirkan output pendidikan yang berkualitas pula. Adapun secara spesifik, tujuan pengembangan kurikulum Jurusan IAT adalah untuk mendapatkan format dan struktur serta penyebaran mata kuliah yang tepat dalam membentuk sarjana ilmu-ilmu sosial dalam bidang al-Qur’an dan tafsir yang cerdas secara akal dan spiritual, luas keilmuannya (multidisipliner) memiliki kemandirian dan setia kepada NKRI. Selain kurikulum dikembangkan sebagai upaya mencapai kompetensi sarjana sebagai penafsir pemula, kurikulum juga dimaksudkan sebagai sarana pencetak asisten peneliti bidang al- Qur’an dan tafsir maupun ilmu sosial kemasyarakatan yang aktif dalam melakukan pemberdayaan masyarakat di bidang al-Qur’an dan tafsir. Secara kelembagaan, pengembangan kurikulum Jurusan IAT ini juga dimaksudkan sebagai evaluasi perkembangan akademis agar dapat diketahui apakah kurikulumnya adaptif-inovatif ataukah stagnan. Hal ini sekaligus sebagai bentuk pertanggung jawaban akademis yang transparan dan akuntabel dalam 7
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir pengembangan budaya akademik di Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan. D.Profil, Visi, Misi, Dan Tujuan 1. Profil a. Sejarah Singkat Jurusan/Program Studi S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIT Pekalongan berdiri sejak tahun 2008 berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor: Dj.I/306/2008 tanggal 04-09- 2008. Prodi ini mulai menerima mahasiswa baru pada tahun 2009. Pada tahun 2012, Prodi IAT (awalnya Prodi Tafsir Hadis) ini telah terakreditasi untuk pertama kalinya berdasar keputusan BAN PT No. 014/BAN-PT/Ak- XV/S1/2012 tertanggal 15 Juni 2012. Satu tahun berikutnya (2013) Prodi ini meluluskan alumni pertamanya. Namun, Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderan Pendidikan Islam Nomor 3389 Tahun 2013 tentang Penamaan Perguruan Tinggi Agama Islam, Fakultas dan Jurusan pada Perguruan Tinggi Agama Islam Tahun 2013; Keputusan Direktur Jenderal Nomor Dj.I/441/2010 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi Agama Islam; Peraturan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor: 1429 Tahun 2012 tentang Penataan Program Studi di Perguruan Tinggi Agama Islam, pada tahun 2013 Prodi Tafsir Hadis (lama) berubah menjadi Prodi (Baru): Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) dan Ilmu Hadis (ILHA). Seiring dengan 8
Buku Kurikulum KKNI perubahan nomenklatur tersebut, perubahan kurikulum secara bersamaan juga telah disesuaikan. Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir berada di Jalan Kusuma Bangsa No 09 Kota Pekalongan yang merupakan bagian dari Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan. Di tempat inilah tersedia sarana prasarana perkuliahan yang memadai untuk mengoptimalkan kualitas outputnya. b. Dosen dan Mahasiswa Sumber daya manusia merupakan aset yang sangat penting dalam pengembangan Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir dalam proses belajar mengajar. Ada 6 orang dosen tetap pada Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir ini, yang terdiri dari jabatan lektor kepala, lektor dan asisten ahli, baik bergelar doctor (S3) maupun magister (S2). Semua dosen di lingkungan Prodi IAT ini sesuai dengan bidang keilmuan prodi. Jumlah mahasiswa IAT IAIN Pekalongan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Saat ini (Semester Gasal 2017-2918) jumlah mahasiswa aktif berjumlah 171 orang. Jika dihitung dari angkatan pertama (sejak masih bernama Prodi Tafsir Hadis), mahasiswa berjumlah 9 (angkatan tahun 2009); 12 mahasiswa (tahun 2010); 18 orang (tahun 2011); 24 mahasiswa (tahun 2012); 46 mahasiswa (angkatan 2013); 42 mahasiswa (tahun 2014); 48 mahasiswa (tahun 2015); 48 mahasiswa (tahun 2016); dan 77 mahasiswa (angkatan tahun 2017). 9
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir c. Core Value Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir 1) Spirituality 2) Scientific 3) Interpreneurship 4) Nationality 2. Visi, Misi dan Tujuan 1) Visi, Misi dan Tujuan Institut Visi: Menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang terkemuka dan kompetitif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berwawasan ke-Indonesiaan ditingkat nasional pada Tahun 2036. Misi: a. menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kecerdasan spiritual, keluasan ilmu pengetahuan, kesetiaan terhadap ke- Indonesiaan, kemandirian dan kepeloporan dalam kehidupan; b. mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui penelitian bagi kepentingan ke- Indonesiaan dan kemanusiaan; c. mempelopori dan ikut berperan aktif dalam penguatan dan pemberdayaan masyarakat; dan d. menyelenggarakan tata kelola kelembagaan secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam rangka mencapai kepuasan sivitas akademika dan pemangku kepentingan. 10
Buku Kurikulum KKNI Tujuan: a. menghasilkan sarjana yang memiliki kecerdasan spiritual, keluasan ilmu pengetahuan, kesetiaan terhadap ke-Indonesiaan, dan kemandirian dalam kehidupan; b. berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi berwawasan ke-Indonesiaan melalui pengkajian dan riset ilmiah; c. terbentuknya masyarakat yang kuat dan berdaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara; dan d. terselenggaranya tata kelola lembaga yang profesional, transparan, dan akuntabel dalam rangka mencapai kepuasan sivitas akademika dan pemangku kepentingan. 2) Visi, Misi dan Tujuan Fakultas Visi: Menjadi Fakultas Terkemuka dan Kompetitif Dalam Pengembangan Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Berwawasan Keindonesiaan Di Tingkat Nasional Pada Tahun 2036. Misi: a. Menyelenggarakan pendidikan bidang Ushuluddin, Adab dan Dakwah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kecerdasan spiritual, keluasan ilmu pengetahuan, kesetiaan terhadap keindonesiaan, kemandirian dan kepeloporan dalam kehidupan. 11
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir b. Mengembangkan ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah melalui penelitian bagi kepentingan keindonesiaan dan kemanusiaan. c. Mempelopori dan ikut berperan aktif dalam penguatan dan pemberdayaan masyarakat di bidang Ushuluddin, Adab dan Dakwah. d. Membangun jaringan kerjasama bidang Ushuluddin, Adab dan Dakwah dengan prinsip tata kelola kelembagaan secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam rangka mencapai kepuasan sivitas akademika dan pemangku kepentingan. Tujuan: a. Dihasilkannya sarjana Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah yang memiliki kecerdasan spiritual, keluasan ilmu pengetahuan, kesetiaan terhadap keindonesiaan, dan kemandirian dalam kehidupan. b. Berkembangnya ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah berwawasan keindonesiaan melalui pengkajian dan riset ilmiah. c. Terbentuknya masyarakat yang kuat dan berdaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berbasis ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah. d. Terbangunnya kerjasama dalam bidang tata kelola kelembagaan dan pengembangan keilmuan dan penelitian dalam rangka mencapai kepuasan civitas akademika dan pemangku kepentingan. 12
Buku Kurikulum KKNI 3) Visi, Misi dan Tujuan Jurusan Visi: Menjadi jurusan terkemuka dan kompetitif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Al-Qur’an dan Tafsir berwawasan keindonesiaan di tingkat nasional pada tahun 2036 Misi: a. Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan sarjana Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang memiliki kecerdasan spiritual, keluasan ilmu pengetahuan, kesetiaan terhadap keindonesiaan, kemandirian, dan kepeloporan dalam kehidupan. b. Mengembangkan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir melalui penelitian bagi kepentingan keindonesiaan dan kemanusiaan. c. Mempelopori dan ikut berperan aktif dalam penguatan dan pemberdayaan masyarakat berbasis Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. d. Menyelenggarakan tata kelola kelembagaan secara profesional, transparan dan akuntabel dalam rangka mencapai kepuasan civitas akademika dan pemangku kepentingan. Tujuan: a. Menghasilkan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang memiliki kecerdasan spiritual, keluasan ilmu pengetahuan, kesetiaan terhadap ilmu pengetahuan, 13
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir kesetiaan terhadap keindonesiaan, dan kemandirian dalam kehidupan b. Berkembangnya Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir berwawasan keindonesiaan melalui pengkajian dan riset ilmiah c. Terbentuknya masyarakat yang kuat dan berdaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berbasis Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir d. Terselenggaranya tata kelola jurusan ilmu bimbingan penyuluhan Islam yang profesional, transparan dan akuntabel dalam rangka mencapai kepuasan civitas akademika dan pemangku kepentingan. E. Kurikulum Berparadigma Berbasis pada ideologi Negara dan budaya bangsa Indonesia, maka implementasi sistem pendidikan nasional dan sistem pelatihan kerja yang dilakukan di Indonesia pada setiap level kualifikasi pada KKNI mencakup proses yang membangun karakter dan kepribadian manusia Indonesia sebagai berikut: 1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; 2. Memiliki moral, etika dan kepribadian yang luhur; 3. Berperan sebagai warganegara yang bangga dan cinta tanah air serta mendukung perdamaian dunia; 4. Mampu bekerjasama dengan baik bersama masyarakat dan memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan; 14
Buku Kurikulum KKNI 5. Menghargai keanekaragaman suku, budaya, bahasa, pandangan, pendapat, kepercayaan, dan agama; 6. Menjunjung tinggi penegakan hukum serta memiliki semangat untuk mendahulukan kepentingan bangsa serta masyarakat luas. N Deskripsi Spesifik No Deskripsi Generik (Sprituality, Scientific, Enterpreneurship, Nationality) P1aragraf 1: a. Mampu menerapkan teori-teori Mampu dalam bidang manajemen mengaplikasikan pendidikan Islam dan bidang memanfaatkan IPTEK yang relevan keahliannya dan dalam pembuatan perencanaan, memanfaatkan implementasi, evaluasi dan IPTEKS pada supervisi pengelolaan lembaga bidangnya dalam pendidikan Islam formal dan non menyelesaikan formal masalah serta b. Mampu memanfaatkan teknologi mampu informasi dan komunikasi dalam beradaptasi pengelolaan administrasi terhadap situasi pendidikan pada lembaga yang dihadapi pendidikan Islam formal dan non formal c. Mampu menerapkan teori-teori dalam bidang manajemen pendidikan Islam di dalam menyelesaikan permasalahan pengelolaan lembaga pendidikan Islam baik formal maupun non formal d. Mampu beradaptasi dengan 15
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir situasi, perubahan sosial masyarakat lokal dan global, tuntutan kemajuan jaman dan dengan mengaplikasikan keahliannya untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait dengan pengelolaan pendidikan Islam. P2aragraf 2: a. Menguasai konsep-konsep teoritis Menguasai konsep dan landasan keilmuan bidang teoritis bidang manajemen pendidikan Islam pengetahuan secara umum sebagai dasar dalam tertentu secara mengelola lembaga pendidikan umum dan konsep Islam formal maupun non formal teoritis bidang b. Menguasai substansi kajian pengetahuan manajemen pendidikan Islam tersebut secara (manajemen akademik, SDM, mendalam, serta sarana dan prasarana, manajemen mampu keuangan pendidikan, serta siste memformulasikan informasi untuk mendukung fungsi penyelesaian manajemen) secara mendalam secara prosedural guna mengelola institusi pendidikan Islam secara profesional c. Mampu memformulasikan dasar- dasar teori dalam bidang manajemen pendidikan, mengintegrasikannya dengan konsep-konsep keIslaman dan budaya keIndonesiaan dalam penyelesaian masalah secara prosedural pada institusi pendidikan Islam baik formal maupun informal. d. Menguasai dan mampu 16
Buku Kurikulum KKNI mengimplementasikan konsep kepemimpinan dan inovasi dalam beradaptasi dengan perubahan di dalam mengelola institusi pendidikan Islam. P3aragraf 3: a. Mampu membuat keputusan yang Mampu mengambil tepat dan strategis dalam keputusan yang pengelolaan pendidikan Islam di tepat berdasarkan lembaga pendidikan berdasarkan analisis informasi analisis informasi dan data serta dan data dan hasil penelitian yang relevan dan mampu memperhatikan budaya dalam memberikan sebuah organisasi/lembaga petunjuk dalam pendidikan tertentu. memilih berbagai b. Mampu memberikan petunjuk dan alternatif solusi langkah-langkah berbagai secara mandiri dan alternatif pemecahan masalah kelompok dalam bidang pengelolaan pendidikan Islam baik secara mandiri maupun berkelompok untuk mewujudkan pengelolaan lembaga pendidikan yang profesional, bermutu dan bedaya saing. c. Mampu memetakan wacana dan isu-isu kontemporer dalam bidang pengelolaan institusi pendidikan untuk dijadikan landasan untuk pelaksanaan pengelolaan lembaga pendidikan yang kreatif, inovatif dan produktif. P4aragraf 4: a. Bertanggungjawab dalam Bertanggungjawab melaksanakan berbagai bidang atas pekerjaan pekerjaan dalam sendiri dan dapat pengelolaan/manajemen lembaga 17
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir diberi tanggung pendidikan Islam yang dibebankan jawab atas kepada individu secara mandiri pencapaian hasil b. Dapat diberikan tanggung jawab kerja organisasi berlandaskan pada keilmuan bidang manajemen pendidikan Islam yang dikuasai sehingga mendukung pencapaian hasil kerja lembaga pendidikan yang dikelola c. Mampu menempatkan diri secara tepat dan menyelesaikan tugas pekerjaan secara profesional dan bertanggung jawab dalam bidang tugas pekerjaan yang diembannya dalam lembaga pendidikan Islam. d. Mampu melakukan evaluasi dan penilaian terhadap kinerja orang lain atau pegawai yang berada di bawah tanggung jawabnya 18
F. Struktur Kurikulum 1. Profil Lulusan dan Deskripsi a. Profil Utama : Pengkaji bidang Al-Quran b. Profil Pendukung : Peneliti Pemula bidang A c. Profil Lainnya : Praktisi sosial kemasyara 2. Profil dan Deskriptor Lulusan Jurusan Ilmu Al-Qu NO PROFIL 1 Sarjana Pengkaji bidang Menjadi pengkaji sec Alquran dan Tafsir pengajar dan atau p bidang Alquran dan 2 Peneliti pemula bidang Menjadi peneliti ya Alquran dan tafsir menguasai metod mengembangkan stu 1
Buku Kurikulum KKNI n dan Tafsir (Penafsir Pemula) Al-Quran dan Tafsir akatan bidang Al-1uran dan Tafsir uran dan Tafsir DESKRIPTOR ecara ilmiah bidang studi Alquran dan Tafsir; menjadi pendidik yang berkompeten dan profesional dalam Tafsir. ang produktif dalam bidang Alquran dan Tafsir; de penelitian dengan baik, dan mampu udi Alquran dan Tafsir melalui penelitian. 19
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 3 Praktisi sosial baik secara Menjadi praktisi (pe institusional maupun negeri maupun swa personal berkontribusi dalam 3. Capaian Pembelajaran sesuai Deskripsi KKNI (Sika Pengetahuan) No KKNI SNPT Penc SIKAP DAN T 1 Bertaqwa 1. Bertakwa 1. Bertakw kepada Tuhan kepada Tuhan Tuhan Y Yang Maha Esa Esa dan Yang Maha Esa. dan mampu menunj sikap re menunjukkan sikap religius. 2
egiat) dalam institusi-institusi sosial keagamaan, baik asta, baik formal maupun non-formal, dan mampu m kehidupan sosial keagamaan. kap, Keterampilan Umum, Keterampilan Khusus, dan ciri PT ASPRO Jurusan TATA NILAI 1. Bertakwa kepada Tuhan wa kepada 1. Bertakwa Yang Maha Esa Yang Maha kepada Tuhan dan mampu n mampu Yang Maha Esa menunjukkan jukkan dan mampu sikap religius eligius menunjukkan berdasarkan sikap religius Alquran berdasarkan Alquran 20
2 Memiliki moral, 2. Menjunjung 2. Menjunj dan tinggi nilai nilai kem etika kemanusiaan dalam dalam menjala kepribadian menjalankan berdasa yang baik di tugas agama, m dalam berdasarkan etika menyelesaikan tugasnya. agama,moral, dan etika. 3 Berperan 3. Berkontribusi 3. Berkont sebagai warga dalam dalam peningkatan peningk negara yang mutu kehidupan kehidup bangga dan bermasyarakat, bermasy cinta tanah air berbangsa, berbang serta bernegara, dan bernega mendukung kemajuan kemajua perdamaian peradaban peradab berdasarkan berdasa dunia. Pancasila. Pancasil 2
Buku Kurikulum KKNI jung tinggi 2. Menjunjung 2. Menjunjung manusiaan tinggi nilai tinggi nilai ankan tugas kemanusiaan kemanusiaan arkan dalam dalam moral, dan menjalankan menjalankan tugas tugas tribusi berdasarkan berdasarkan katan mutu tugas etika dan nilai- pan berdasarkan nilai Alquran yarakat, etika dan nilai- gsa, nilai Alquran 3. Berkontribusi ara, dan dalam an 3. Berkontribusi peningkatan ban dalam mutu kehidupan arkan peningkatan bermasyarakat, la mutu kehidupan berbangsa, bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa, kemajuan bernegara, dan peradaban kemajuan berdasarkan peradaban Pancasila dan berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan Alquran nilai-nilai Alquran 21
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 4 Mampu bekerja 4. Berperan 4. Berpera sebagai warga warga n sama dan negara yang bangga bangga dan cinta tanah ai memiliki tanah air, nasiona memiliki rasa kepekaan sosial nasionalisme tanggun dan kepedulian yang tinggi terhadap serta rasa pada ne masyarakat tanggungjawab bangsa pada negara dan dan bangsa lingkungannya. 5 Menghargai 5. Menghargai 5. Mengha keanekaragama keanekaragama keaneka n budaya, budaya, n budaya, pandangan, pandang pandangan, agama, dan dan kep kepercayaan, kepercayaan, serta pe dan agama. serta pendapat atau tem atau temuan orisinal orisinal orang lain 2
an sebagai 4. Berperan 4. Berperan negara yang sebagai warga sebagai warga dan cinta negara yang negara yang ir, memiliki bangga dan cinta bangga dan cinta alisme serta tanah air, tanah air, ngjawab memiliki memiliki egara dan nasionalisme nasionalisme serta rasa serta rasa argai tanggungjawab tanggungjawab aragaman pada negara dan pada negara dan , bangsa berbasis bangsa berbasis gan, agama, pada nilai-nilai pada nilai-nilai percayaan, Alquran Alquran. endapat muan 5. Menghargai 5. Menghargai orang lain keanekaragama keanekaragaman n budaya, budaya, pandangan, pandangan, agama, dan agama, dan kepercayaan, kepercayaan, serta pendapat serta pendapat atau temuan atau temuan orisinal orang orisinal orang lain berdasarkan lain berdasarkan nilai-nilai nilai-nilai 22
6 Menjunjung 6. Taat hukum dan 6. Taat huk disiplin dalam disiplin tinggi kehidupan kehidup penegakan bermasyarakat bermasy hukum serta dan bernegara. dan ber memiliki semangat untuk mendahulukan kepentingan bangsa serta masyarakat luas. 7 7. Bekerja sama 7. Bekerja dan memiliki memilik kepekaan sosial sosial se serta kepedulian kepedul terhadap terhada masyarakat dan masyara lingkungan lingkung 2
Buku Kurikulum KKNI kum dan Alquran Alquran dalam pan 6. Taat hukum dan 6. Taat hukum dan yarakat disiplin dalam disiplin dalam rnegara kehidupan kehidupan bermasyarakat bermasyarakat dan bernegara dan bernegara yang sesuai yang sesuai dengan pesan- dengan pesan- pesan Alquran pesan Alquran. a sama dan 7. Bekerja sama 7. Bekerja sama ki kepekaan dan memiliki dan memiliki erta kepekaan sosial kepekaan sosial lian serta kepedulian serta kepedulian ap terhadap terhadap akat dan masyarakat dan masyarakat dan gan lingkungan lingkungan berdasarkan berdasarkan 23
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 8 8. Menginternalisa 8. Mengint si nilai, norma, nilai, no dan etika etika ak akademik 9 9. Menunjukkan 9. Menunju sikap sikap bertanggungjaw bertang ab atas atas pek pekerjaan di bidang bidang keahlian keahliannya mandiri secara mandiri 10 10. Menginternali 10. Meng sasi semangat asi sema kemandirian, kemand kejuangan, dan kejuang 2
ternalisasi nilai-nilai nilai-nilai orma, dan Alquran Alquran kademik 8. Menginternalisa 8. Menginternalisa ukkan si nilai, norma, si nilai, norma, ggungjawab dan etika dan etika kerjaan di akademik akademik nnya secara berbasis pada berbasis pada i nilai-nilai nilai-nilai Alquran Alquran. ginternalis angat 9. Menunjukkan 9. Menunjukkan dirian, sikap sikap gan, dan bertanggungjaw bertanggungjaw ab atas ab atas pekerjaan di pekerjaan di bidang bidang keahliannya keahliannya secara mandiri secara mandiri dan berpegang dan berpegang pada nilai-nilai pada nilai-nilai Alquran Alquran. 10. Menginternali 10. Menginternali sasi semangat sasi semangat kemandirian, kemandirian, kejuangan, dan kejuangan, dan 24
kewirausahaan. kewirau PENGUASAAN PENGETAH 1 Mampu 1. Mampu 1. Mampu menerapkan dan mengaplikasika pemikiran logis, mendesk n bidang kritis, sistematis, ihwal Al keahliannya dan inovatif dan Had dan dalam konteks umum. memanfaatkan pengembangan ilmu atau pengetahuan, implementasi ilmupengetahua teknologi, n dan teknologi dan/atau seni yang pada memperhatikan bidangnya dan menerapkan dalam nilai humaniora penyelesaian yang sesuai 2
Buku Kurikulum KKNI usahaan. kewirausahaan kewirausahaan yang menunjung yang menunjung tinggi nilai-nilai tinggi nilai-nilai wahyu Alquran. wahyu Alquran. HUAN & KETERAMPILAN memahami Mampu Mampu menjelaskan ilmu- kripsikan menjelaskan ilmu- ilmu dan konsep- l-Qur'an ilmu dan konsep- konsep dasar dalam dis secara konsep dasar dalam bidang al-Qur’an bidang al-Qur’an dan Tafsir dan Tafsir 25
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir masalah serta dengan bidang mampu keahliannya; beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi 2 Menguasai 2. Mampu 2. Mampu menunjukkan Aqidah p konsep teoritis kinerja mandiri, Islam da bermutu, dan Qur'an d bidang terukur serta bis pengetahuan memaha tertentu secara keimana umum dan konsep teoritis (Tauhid bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasi 2
memahami Mampu menguasai Mampu menguasai pokok materi-materi tafsir ari Al- materi tafsir serta serta dapat dan Hadis, mengaksesnya sa dapat secara cepat, akurat ami mengaksesnya dan komprehensif an Islam. secara cepat, akurat dan komprehensif d) 26
kan penyelesaian masalah prosedural. 3 Mampu 3. Mampu meng-kaji 3. Mampu implikasi memaha mengambil pengembangan mengha keputusan yang atau imple- mengam tepat menttasi ilmu pe- akhlak t berdasarkan ngetahuan dalam k analisis teknologi yang sehari- informasi dan memperhatikan hari.(Ak data, dan dan mene-rapkan Tasawuf nilai humaniora mampu sesuai de-ngan memberikan keahli-annya petunjuk dalam berda-sarkan kai- memilih dah, tata cara dan berbagai etika ilmiah alternatif solusi dalam rangka secara mandiri meng-hasilkan solusi, gagasan, 2
Buku Kurikulum KKNI ami, Mampu menguasai Mampu menguasai ayati dan metodologi dan perkembangan malkan teori dalam kemajuan IPTEK tasawuf penelitian al-Qur’an dalam bidang al- kehidupan dan tafsir Qur’an dan Tafsir khlak- f) 27
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dan kelompok. desa-in atau kritik seni, menyu-sun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi 4 4. Menyusun 4. Mempun deskripsi saintifik kemamp hasil kajian memaha tersebut di atas Bahasa dalam bentuk Arab.(Ba skripsi atau Arab) laporan tugas akhir, dan meng- unggahnya dalam laman perguruan tinggi 2
nyai Mampu memahami Memiliki puan teks-teks berbahasa keterampilan dalam ami teks Arab dalam bidang bahasa (Arab dan ahasa studi Alquran dan Inggris) sesuai Tafsir kompetensinya dalam bidang al- Qur’an dan Tafsir 28
5 5. Mampu 5. Mampu mengambil teks dan keputusan berbaha secara tepat (Bahasa dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data 6 6. Mampu 6. Memaha memelihara dan dasar pe mengembangka Islam da n jaringan kerja prosedu dengan penetap pembimbing, Islam. (F kolega, sejawat Fiqh) baik di dalam maupun di luar lembaganya 2
Buku Kurikulum KKNI memahami Mampu memahami Memiliki n terampil keterampilan dalam asa Inggris teks-teks berbahasa bahasa Inggris a Inggris) Inggris dalam sesuai bidang studi kompetensinya dalam bidang al- Alquran dan Tafsir Qur’an dan Tafsir ami dasar- Memahami ayat- Memahami ayat- eribadatan ayat tematik bidang ayat tematik bidang an fikih tentang fikih tentang ur berbagai aspek berbagai aspek pan hukum kehidupan kehidupan Fiqh-Ushul masyarakat 29
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 7 7. Mampu 7. Mampu bertanggungjaw dasar-da ab atas pengkaj pencapaian hasil dalam k kerja kelompok pengem dan melakukan ilmu-ilm supervisi dan Keislam evaluasi (Pengan terhadap Islam) penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawab nya. 8 8. Mampu 8. Mampu melakukan mengeta proses evaluasi memaha diri terhadap perkemb kelompok kerja historis yang berada di kebuday bawah tanggung islam, se 3
memahami Mampu memahami Terampil asar menjelaskan ajaran jian Islam dasar-dasar Islam berdasarkan konteks pengkajian Islam Al-Qur'an dan Tafsir mbangan dalam konteks mu pengembangan man ilmu-ilmu ntar Studi Keislaman dalam konteks modern- kontemporer ahui dan Mampu mengetahui Mampu menguasai ami proses dan memahami teori-teori sosial bangan sejarah Alquran dan dan tafsir dan mengaplikasinnya yaan umat mengaplikasikanny dalam konteks studi erta a dalam kehidupan 30
jawabnya, dan memaha mampu konteks mengelola budaya l pembelajaran dan Bud secara mandiri 9 9. Mampu 9. Mampu mendokumentas konsep d ikan, filsafat s menyimpan, suatu di mengamankan, dan ruan dan menemukan lingkupn kembali data mengap untuk menjamin model d kesahihan dan kerja ilm mencegah dan mam plagiasi. mengap ya dalam pengem ilmu.(Fil 3
Buku Kurikulum KKNI ami lokal al-Qur’an dan Tafsir snya dalam lokal (SKI daya Lokal) memahami Mampu menguasai Mampu menguasai dasar bidang al-Qur’an sebagai bidang al-Qur’an dan Tafsir di isiplin ilmu Indonesia dalam ng dan Tafsir di konteks nilai-nilai nya, Indonesia dalam filosofisnya presiasi konteks nilai-nilai (Falsafah filosofisnya Takwil/hermeneuti ka Alquran) dan cara (Falsafah Takwil) mu-ilmu, mpu plikasikann m mbangan lsafat Ilmu) 31
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 4. Capaian Pembelajaran yang tercermin pada Prof sebagai berikut: No Capaian pembelajaran 1 Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mam sikap religius 2 Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam berdasarkan agama, moral, dan etika 3 Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidup berbangsa, bernegara, dan kemajuan perad Pancasila 4 Berperan sebagai warga negara yang bangga d memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawa bangsa 5 Menghargai keanekaragaman budaya, panda kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisina 6 Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial 3
Search
Read the Text Version
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- 13
- 14
- 15
- 16
- 17
- 18
- 19
- 20
- 21
- 22
- 23
- 24
- 25
- 26
- 27
- 28
- 29
- 30
- 31
- 32
- 33
- 34
- 35
- 36
- 37
- 38
- 39
- 40
- 41
- 42
- 43
- 44
- 45
- 46
- 47
- 48
- 49
- 50
- 51
- 52
- 53
- 54
- 55
- 56
- 57
- 58
- 59
- 60
- 61
- 62
- 63
- 64
- 65
- 66
- 67
- 68
- 69
- 70
- 71
- 72
- 73
- 74
- 75
- 76
- 77
- 78
- 79
- 80
- 81
- 82
- 83
- 84
- 85
- 86
- 87
- 88
- 89
- 90
- 91
- 92
- 93
- 94
- 95
- 96
- 97
- 98
- 99
- 100
- 101
- 102
- 103
- 104
- 105
- 106
- 107
- 108
- 109
- 110
- 111
- 112
- 113
- 114
- 115
- 116
- 117
- 118
- 119
- 120
- 121
- 122
- 123
- 124
- 125
- 126
- 127
- 128
- 129
- 130
- 131
- 132
- 133
- 134
- 135
- 136
- 137
- 138
- 139
- 140
- 141
- 142
- 143
- 144
- 145
- 146
- 147
- 148
- 149
- 150
- 151
- 152
- 153
- 154
- 155
- 156
- 157
- 158
- 159
- 160
- 161
- 162
- 163
- 164
- 165
- 166
- 167
- 168
- 169
- 170
- 171
- 172
- 173
- 174
- 175
- 176
- 177
- 178
- 179
- 180
- 181
- 182
- 183
- 184
- 185
- 186
- 187
- 188
- 189
- 190
- 191
- 192
- 193
- 194
- 195