Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore AutoCAD Dasar-dasar Menggambar Teknik 2D dan 3D

AutoCAD Dasar-dasar Menggambar Teknik 2D dan 3D

Published by UMG Press | Universitas Muhammadiyah Gresik, 2022-08-15 13:08:09

Description: AutoCAD Dasar-dasar Menggambar Teknik 2D dan 3D

Search

Read the Text Version

Roy Abdul Rahman Deny Andesta Edisi Ke-2 AutoCAD Dasar-dasar Menggambar Teknik 2D dan 3D

Roy Abdul Rahman Deny Andesta AutoCAD 2013Dasar-Dasar Menggambar Teknik 2D dan 3D

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik Judul: AutoCAD: Dasar-dasar Menggambar Teknik 2D dan 3D Penulis: Roy Abdul Rahman Deny Andesta Editor: Deny Andesta Adhi Kurniawan Desain Sampul dan Tata Letak: Adhi Kurniawan Penerbit: UPT Perpustakaan dan Penerbitan: UMG Press International Series Book Number (ISBN): 978-602-5680-22-9 Redaksi: Jln. Sumatera 101 GKB Gresik 61121 Telp +6231 3951414 Fax +6231 3952585 Email: [email protected] Anggota IKAPI No. 189 dan APPTI No. 002.021 Cetakan kedua, November 2021 Hak cipta dilindungi undang-undang Dilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit

1. Kata Pengantar “AutoCAD 2013 : Dasar-Dasar Menggambar Teknik 2D dan 3D”, adalah buku panduan yang berisi tutorial dan latihan membuat model gambar teknik untuk pemula. Tutorial dan latihan yang terdapat didalam buku ini sangat berguna dan mudah dipahami, khususnya bagi para pelajar atau mahasiswa teknik yang ingin memiliki keahlian dibidang membuat gambar, rencana teknis yang terperinci atau berprofesi sebagai juru gambar (drafter). Setelah mempelajari dan menerapkan isi yang ada dalam buku ini, pembaca dapat memiliki keilmuan dan keahlian khusus dalam menggambar teknik 2D dan 3D AutoCAD versi 2013, tapi tidak menutup kemungkinan untuk AutoCAD versi yang lainnya. Penulis

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik

2. Ucapan Terima Kasih Alhamdulillahirabbil ‘alaminpuji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan buku yang berjudul “AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik” dengan baik dan lancar. Buku ini berisi tentang tutorial penggunaan tools dan fitur – fitur pada AutoCAD, khususnya versi 2013. Buku ini sangat mudah dipahami bagi pemula, karena pembahasannya disajikan dengan metode Step by Step yang membuat buku ini menjadi pedoman praktis dan terlengkap. Banyak sekali pihak yang turut membantu dalam menyelesaikan buku ini. Maka dari itu, penulis ingin mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada : ▪ Bapak Nasir Rasyid dan Ibu Nurung (my parents) di Handil, yang terus mendoakan penulis sepanjang waktu agar terus sehat dan dapat mengerjakan Tugas Akhir kuliah serta buku ini dengan baik. ▪ Kak Umar NR, yang selama ini memberikan begitu banyak fasilitas kepada penulis untuk menyelesaikan buku ini dengan baik. ▪ Seluruh Anggota Mahasiswa Laboratorium Teknik Industri UMG, yang telah memotivasi dan memberikan inspirasi untuk mulai menulis buku ini. ▪ Seluruh rekan-rekan Teknik Industri Pagi angkatan 2015 dan Dosen Teknik Industri UMG yang selama ini membuat penulis terinspirasi untuk terus mendalami ilmu di bidang desain. ▪ Seluruh Anggota Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) UMG, yang telah mendukung penulisan buku ini dan mudah-mudahan dapat memanfaatkan secuil ilmu yang kami miliki.

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik

3. Daftar Isi KATA PENGANTAR v iii UCAPAN TERIMAKASIH vii DAFTAR ISI BAB I WORKSPACE DAN SETTING AWAL 1.1 1 1.2 4 1.3 5 1.4 7 1.5 8 1.5.1 8 1.5.2 9 1.5.3 9 1.5.4 11 1.6 14 BAB II TOOLS UNTUK MEMBUAT OBJEK 2 DIMENSI

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik 2.1 18 2.2 19 2.3 20 2.4 21 2.5 23 2.6 24 2.7 24 2.8 25 2.9 26 2.10 26 2.11 28 2.12 29 2.12.1 29 2.12.2 31 2.12.3 34 2.13 37 2.14 41 2.15 43 2.16 44 2.17 45 2.18 47 2.19 48 BAB III TOOLS MENGEDIT OBJEK 2D 3.1 50 3.2 50 3.3 51 3.4 53 3.5 54 3.6 55

3.7 58 3.8 59 3.9 60 3.10 61 3.11 62 3.12 63 3.13 64 3.14 65 3.15 66 3.16 67 3.17 68 3.18 69 3.19 70 BAB IV TOOLS 3 DIMENSI DAN ORBIT 4.1 72 4.2 73 4.3 74 4.4 75 4.5 76 4.6 77 4.7 78 4.8 79 4.9 79 4.10 80 4.11 81 4.12 82 4.13 83 4.14 85 4.15 86 4.16 87

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik 4.17 88 4.18 89 4.19 90 4.20 90 4.21 91 4.22 93 4.22.1 93 4.22.2 94 4.23 95 4.24 96 4.25 98 4.26 98 BAB V MENGENAL TOOLS DIMENSI 5.1 101 5.2 106 5.3 107 5.4 109 5.5 110 5.6 112 5.7 113 5.8 113 5.9 114 5.10 115 5.11 116 5.12 117 5.13 118 5.14 120 5.15 121 5.16 124

5.17 125 5.18 126 5.19 129 5.20 132 5.21 132 BAB VI MENGATUR LAYOUT, PLOTTING, DAN PRINTING 6.1 134 6.2 138 6.3 140 6.4 141 6.5 144 6.6 134 6.7 134 6.8 135 BAB VII DESAIN GAMBAR TEKNIK : SWASHPLATE LEVELER 2D DAN 3D 7.1 148 7.1.1 148 7.1.2 149 7.2 150 7.2.1.1Tampak Atas 150 7.2.1.2Tampak Depan 157 7.2.1.3Tampak Samping 163

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik 7.2.1.4Finishing Gambar 2 Dimensi 167 7.3 173 7.3.1 184

Workspace dan Setting Awal BA BI 4. Workspace dan Setting Awal 1.1 Workspace Workspace adalah tampilan keseluruhan yang ada pada aplikasi AutoCAD. Terdapat perbedaan Workspace disetiap versi autocad, terutama pada versi 2007 yang sangat berbeda dengan versi setelahnya. Gambar 1.1 Workspace default AutoCAD 2013

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik Workspace pada AutoCAD 2007 sangat klasik dan mudah untuk dipahami, jadi disini kita akan mencoba untuk Mengubah Workspace AutoCAD 2013 menjadi Workspace Classic 2007 : 1. Perhatikan fitur yang ada di pojok kanan bawah, pilih menu Workspace Switching (Gambar Gear), kemudian pilih AutoCAD Classic: Gambar 1.2 Mengganti Workspace Sehingga tampilan Autocad kita akan berubah seperti berikut : Gambar 1.3 Layout awal pada workspace AutoCAD Classic. 2. Dipojok kanan atas, terlihat tanda panah, dibagian itu kita dapat mengatur toolbar yang kita butuhkan dengan cara klik kanan

Workspace dan Setting Awal >AutoCAD, dan centang Toolbar berikut : Dimension, Draw, Modeling, Modify, Orbit, Properties, View, Visual Styles, Workspaces (Jangan lupa untuk menghilangkan centang toolbar selain ini). Kemudian tekan OK. Gambar 1.4 Tampilan AutoCAD Classic setelah di Re-Layout 3. Setelah dicentang, toolbar tersebut akan berserakan di area workspace, silahkan anda atur seperti gambar diatas dengan menarik bagian atas toolbar. 4. Jika sudah, klik kembali Workspace Switching (gambar gear) >Save Current As >Berikan nama Workspace Anda > Save. 5. Setelah itu Workspace anda akan tersimpan di AutoCAD. Gambar 1.5 Menyimpan layout

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik 6. Agar toolbar tidak berpindah – pindah, disamping ikon gear Workspace Switching terdapat ikon gembok atau lock. Klik ikon tersebut > klik All > Locked. Maka seluruh toolbar telah terkunci. 1.2 Drawing Units Sebelum mulai menggambar, sebaiknya kita memperhatikan satuan apa yang akan digunakan untuk mempresentasikan rancangan yang akan kita buat. Pengaturan Units ini bisa dilakukan dengan 2 cara : 1. Menggunakan Command : Kita hanya perlu menuliskan UNITS, kemudian tekan Enter : Gambar 1.6 Fungsi Command pada AutoCAD 2. Melalui Menu Bar: Pada Menu Bar, pilih Format > Units. Maka kotak dialog Drawing Units akan muncul dialog box sebagai berikut :

Workspace dan Setting Awal Gambar 1.7 Kotak dialog Drawing Units - Precision adalah jumlah angka dibelakang koma, kita ubah yang awalnya 0,0000 menjadi 0,00. - Insertion Scale adalah jenis ukuran yang digunakan, kita ubah ukurannya dari Inches menjadi Millimeters> OK. 1.3 Mengubah Warna Background Layout Warna worksheet default pada autocad 2013 berupa Dark Grey yang terlihat gelap. Untuk mempermudah dalam menggambar. Penulis biasanya Mengubah warna worksheet menjadi lebih terang atau berwarna putih. Berikut caranya : 1. Pergi ke Tools > Options. 2. Pada dialog box Options, pilih tab Display. 3. Kemudian pilih tab Colors..

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik Gambar 1.8 Kotak dialog Options 4. Akan muncul dialog box seperti berikut : Gambar 1.9Mengubah warna Background Layout

Workspace dan Setting Awal 5. Di Box Context, bagian 2D Model Space dan 3D Parallel Projection kita ubah warnanya menjadi Putih. 6. Kemudian tekan Apply and Close > Apply > Ok. 7. Maka, background layout akan berubah dari dark grey menjadi putih. Gambar 1.10 Tampilan akhir setelah Background Layout diubah 1.4 Drawing Limits Drawing limits berfungsi untuk menentukan batas bidang gambar. Secara default, AutoCAD hanya menyediakan 12 units kesumbu X (Horizontal) dan sumbu Y (Vertical). Untuk mengaturnya, perhatikan langkah berikut : 1. Pilih Format > Drawing Limits 2. Kemudian di kursor akan muncul tulisan “Reset model space limits : specify left lower corner or” ini maksudnya kita tentukan batas koordinat (X dan Y) pojok kiri bawah, tuliskan (-2,-2) > Enter 3. Kemudian di kursor akan muncul tulisan “Specify Upper Right Corner” ini maksudnya kita tentukan batas koordinat (X dan Y) pojok kanan atas, tuliskan (20,20) > Enter.

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik 1.5 Drafting Settings Drafting Settings berguna untuk membantu penggambran agar lebih akurat dan presisi. Untuk memunculkan Drafting Setting, kita dapat masuk ke Tools > Drafting Settings, dan akan muncul Dialog Box : Gambar 1.11 Kotak dialog Drafting Settings Atur sesuai gambar diatas, kemudian klik OK. 1.5.1 Snap and Grid Grid : kotak – kotak yang ada pada lembar kerja kita, itulah yang dinamakan Grid. Grid ini membantu untuk dijadikan referensi garis ketika kita menggambar. Jika settingan sudah sesuai dengan gambar diatas, maka kita tinggal menekan F7 untuk on/off kan grid. Snap : perintah ini digunakan untuk mengunci kursor pada grid. Jika kalian aktifkan dengan menekan F9, maka kursor akan loncat ke grid – grid berikutnya. 0.5 pada snap spacing menunjukkan bahwa setiap kali loncatan, nilainya akan berubah sebesar 0.5 mm (satuan ukuran menyesuaikan setting units awal).

Workspace dan Setting Awal 1.5.2 Polar Tracking Polar tracking ini membatasi pergerakan kursor ke sudut yang ditentukan. Fitur ini sangat membantu, terutama untuk membuat garis lurus. Gambar 1.12 Kotak dialog Drafting Settings Increment Angle adalah sudut yang akan ditandakan oleh polar tracking. Berarti, setiap pergerakan kursor sebesar 45o, maka akan terlihat garis bantu polar trackingnya (dalam versi 2013, ditandakan dengan garis putus-putus berwarna hijau). Polar tracking hanya akan terlihat jika kita akan membuat objek. 1.5.3 Object Snap Object snap ini sangat penting digunakan untuk menangkap titik- titik tertentu pada sebuah objek. Terdapat 2 cara untuk memanggil object snap ini, yaitu : 1. Object Snap permanen

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik Fitur ini terdapat pada Tab ketiga di Drafting Settings. Jika ingin masuk kefitur ini melalui Command, kita tinggal tuliskan OSNAP, kemudian Enter. Gambar 1.13 Kotak dialog Drafting Settings Jangan mencentang semua Object Snap Mode, karena akan mengganggu anda sebagai pemula dalam menggambar. Gambar diatas adalah beberapa mode dasar yang sering digunakan oleh penulis. 2. Object Snap tidak permanen Sebenarnya, cara ini tidak efektif dan tidak disarankan untuk digunakan dalam proses menggambar. Karena kita akan terus mengulang-ulang proses ini jika kita ingin menggunakan Object Snap. Berikut caranya : - Pada Worksheet, tekan tombol Shift pada keyboard bersamaan dengan meng-Klik kanan mouse. - Setelah muncul, silahkan anda pilih object snap yang dibutuhkan.

Workspace dan Setting Awal Gambar 1.14 Object Snap tidak permanen 1.5.4 Penggunaan Object Snap Berikut akan dijelaskan mengenai kegunaan mode pada object snap. Karena terdapat banyak macam, sehingga disini hanya akan dijelaskan beberapa mode yang sering digunakan penulis antara lain : 1. Endpoint Berguna untuk menangkap titik ujung pada objek seperti garis, arc/busur, kotak, polygon, dan lain-lain.

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik Gambar 1.15 Contoh penggunaan Endpoint 2. Midpoint Berguna untuk menangkap titik tengah pada objek seperti garis, arc/busur, kotak, polygon, dan lain-lain. Gambar 1.16 Contoh penggunaan Midpoint 3. Center Berguna untuk menangkap titik tengah pada objek lingakaran atau busur.

Workspace dan Setting Awal Gambar 1.17 Contoh penggunaan Center 4. Intersection Berguna untuk menangkap perpotongan antara 2 objek atau lebih. Gambar 1.18 Contoh Penggunaan Intersection 5. Nearest Berguna untuk mendeteksi titik pada objek terdekat. Gambar 1.19 Contoh penggunaan Nearest. 6. Tangent Berguna untuk menempatkan tanda pada garis singgung lingkaran.

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik Gambar 1.20 Contoh penggunaan Tangent 1.6 Layer Layer sangat berguna untuk digunakan dalam objek yang kompleks. Fungsi layer ini adalah sebagai pemisah objek – objek berdasarkan tumpukannya. Gambar 1.21Logika aplikasi Layer Untuk mengaplikasikannya, ikuti langkah - langkah berikut ini : 1. Pilih Layer Properties Manager pada toolbar layer. Gambar 1.22 Toolbar Layer

Workspace dan Setting Awal 2. Akan muncul kotak dialog seperti berikut : Gambar 1.23Kotak dialog Layer Properties Manager 3. Klik New Layer (Icon ke 4 sebelah kiri) atau tekan Alt + N. 4. Setelah itu, Rename layer baru dengan nama Kotak. Gambar 1.24 Menambahkan layer baru 5. Setelah itu tutup dialog box. 6. Buatlah objek berbentuk Lingkaran. 7. Setelah itu, kembali ke Layer Properties Manager.

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik 8. Klik 2 kali Layer Kotak hingga terdapat icon Centang. Gambar 1.25 Menjadikan layer Kotak debagai Current Layer. 9. Tutup dialog box. 10. Buatlah objek berbentuk Kotak disebelah lingkaran. Gambar 1.26 Objek Lingkaran dan Kotak yang berada pada layer berbeda 11. Masuk kembali ke Layer Properties Manager. 12. Setelah itu, klik Ikon Lampu pada layer kotak > Turn The Current Layer Off. 13. Maka objek kotak akan hilang.

Workspace dan Setting Awal Gambar 1.27 Menonaktifkan layer Kotak 14. Begitu juga sebaliknya, jika kita mematikan layer 0 dan menyalakan layer Kotak, maka objek lingkaran yang akan hilang. Gambar 1.28 Menonaktifkan layer 0 (Base Layer) Note : Ikon lampu berfungsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layer pada worksheet. jika semua layer diaktifkan, maka semua objek pada semua layer akan ditampilkan. Selain itu, Layer juga tidak dapat dihapus jika masih terdapat objek didalamnya. Cukup rumit memang bagi pemula untuk memahami kegunaan layer . Masih banyak fungsi lain yang bisa diubah pada layer, seperti ketebalan garis, warna garis pada layer tersebut, dll. Sehingga perlu pemahaman yang lebih dan mencobanya dengan sering agar ahli dalam menggunakan teknik ini.



Tools Untuk Membuat Objek 2 Dimensi BA BI I 5. Tools Untuk Membuat Objek 2 Dimensi Tools dasar ini dapat dilihat pada Toolbar sebelah kiri dari layout Workspace yang telah kita buat (buka halaman 1-4). Tools ini berfungsi sebagai pondasi dasar jika kita ingin menggambar pada model 2 dimensi. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai kegunaan dan cara menggunakan tools tersebut. Gambar 2. SEQ Gambar_2. \\* ARABIC 1Toolbar Draw

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik 1.1 Line Line berguna untuk membuat garis lurus. Tapi pada Line, garis yang dibuat tidak memiliki keterkaitan antara satu dan yang lainnya, alias merupakan objek tunggal. Untuk mengaplikasikannya, perhatikan langkah – langkah berikut ini : 1. Pilih Line pada toolbar. 2. Tentukan titik mulai garis (bisa dimana saja di Worksheet). Gambar 2.2 Proses Pembuatan Line/garis 3. Ketik 5 > Enter. 4. Ketik 5 >tekan tombol Tab > 45 > Enter. 5. Ketik 5 > Enter. 6. Tekan tombol Esc untuk keluar dari Mode Line Gambar 2.3 Contoh Line yang telah dibuat Pada gambar diatas, terdapat 4 titik dan 3 garis yang berbeda. Ujung garis tersebut memang berada pada titik yang presisi dengan garis lainnya. Akan tetapi, ketiga garis tersebut bukan satu kesatuan.

Tools Untuk Membuat Objek 2 Dimensi 1.2 Construction Line Construction Line berguna untuk membuat garis lurus panjang tak terbatas yang sifatnya Membantu dan bukan sebagai objek seperti Line, Polyline, dll. Fungsi ini sedikit menggantikan fungsi Grid untuk membuat kerangka atau konstruksi. Untuk mengaplikasikannya, ikuti langkah - langkah berikut ini : 1. Pilih Construction Line pada toolbar. 2. Pada kolom Command, akan terlihat beberapa opsi Construction yang diberi tanda kotak merah sebagai berikut : Gambar 2.4 Pilihan opsi pada Construction Line 3. Klik opsi Ang. 4. Tentukan kemiringannya (Contoh : 45o). Gambar 2.5 Menambahakn kemiringan Construction Line 5. Tekan Enter. Kemudian tempatkan garis sesuai yang dibutuhkan. 6. Kemudian Klik. Maka garis lurus 45o tak terbatas akan muncul di worksheet dan jumlahnya bisa dibuat sesuai dengan kebutuhan.

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik Gambar 2.6 Hasil Construction Line 1.3 Polyline Berbeda dengan Line, Polyline berguna untuk membuat garis lurus satu kesatuan. Kelebihan dari Polyline yaitu dapat dikombinasikan dengan garis lengkung, sementara Line tidak bisa.Untuk mengaplikasikannya, ikuti langkah - langkah berikut ini : 1. Pilih Polyline pada toolbar. 2. Tentukan titik mulai Garis. 3. Ketik 5 > Enter. 4. Ketik A > Enter. Gambar 2.7Shortcut metode Arc pada Polyline 5. Ketik 10 >tekan tombol Tab > 45 > Enter. 6. Ketik hurufL > Enter.

Tools Untuk Membuat Objek 2 Dimensi Gambar 2.8 Shortcut Kembali Ke Metode Line pada Polyline 7. Ketik 5 > Enter. 8. Tekan tombol Esc untuk keluar dari Polyline. Gambar 2.9 Polyline, Fitur Kombinasi Garis Lurus dan Melengkung Note : Disaat membuat garis melengkung, jauhkan kursor dari garis bantu polar, karena nanti akan membuat hasilnya berbeda. 1.4 Polygon Polygon berguna untuk membuat objek bersegi dengan sisi yang sama panjang. Jumlah sisi yang dapat dibuat antara 3 – 1024 sisi. Terdapat 2 cara untuk menggunakan polygon, yaitu dengan Inscribed in Circle dan Circumscribed In Circle.

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik Insrcribed In Circle berarti anda akan membuat polygon tersebut berada didalam lingkaran bantu. Sementara Circumscribed In Circle, berarti anda akan membuat polygon berada diluar lingkaran bantu. Lingkaran bantu tidak akan terlihat di lembar kerja, akan tetapi itu adalah logika sederhana untuk memahami kedua perbedaan tersebut. Berikut cara dan ilustrasinya : 1. Pilih Polygon pada toolbar. 2. Tentukan jumlah sudutnya, contoh 6 > Enter. 3. Tentukan titik tengah polygon. 4. Pilih Inscribed In Circle atau Circumscribed In Circle. Gambar 2.10 Metode – Metode Dalam Membuat Polygon 5. Ketik radiusnya, misalnya 4 > Enter. Gambar 2.11 Memberi Ukuran Polygon pada Inscribed in Circle

Tools Untuk Membuat Objek 2 Dimensi Berikut ilustrasinya : Gambar 2.12 Perbedaan Inscribed In Circle dan Cumscribed About Circle 1.5 Rectangle Rectangle berguna untuk membuat kotak atau persegi. Prinsip dasarnya adalah dengan memperhatikan dan selalu mengingat koordinat X,Y sebagai inisiasi dari Panjang x Lebar. Perhatikan langkah berikut : 1. Pilih Rectangle pada toolbar. 2. Tentukan titik awalnya. 3. ketikkan ukuran 100,30 > Enter. Gambar 2.13 Rectangle Dengan Panjang (X) 100 dan Lebar (Y) 30

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik 1.6 Arc Arc berguna untuk membuat busur. Terdapat banyak metode dalam membuat busur, salah satunya dengan metode 3 points. Yaitu dengan menentukan titik awal, tengah, dan akhir. Berikut contohnya : 1. Pilih Arc pada toolbar. 2. Klik untuk menentukan titik 1 Arc. 3. Klik kembali untuk menentukan titik 2 Arc. 4. Klik lagi untuk menentukan titik 3 Arc. Gambar 2.14 Metode 3 Points Dalam Membuat Busur 1.7 Circle Circle berguna untuk membuat lingkaran. Terdapat 2 metode dalam penggunaan circle, yaitu dengan menentukan Diameter atau Radius (Jari-Jari). Perhatikan langkah berikut : 1. Pilih Circle pada toolbar. 2. Tentukan titik awalnya. 3. Ketik D untuk menentukan Diameter, atau langsung memberikan ukuran jika menentukan Radius. 4. Beri ukuran 50 > Enter.

Tools Untuk Membuat Objek 2 Dimensi Gambar 2.15 Perbedaan Besar Lingkaran Radius dan Diameter Dengan Ukuran Yang Sama 1.8 Revision Cloud Revision Cloud (Revcloud) berguna untuk menandai area khusus yang mengalami perubahan atau menjadi pusat perhatian pada bidang gambar berbentuk awan. Untuk mengaplikasikannya, ikuti langkah - langkah berikut ini : 1. Buatlah objek berbentuk polygon. Gambar 2.16 Polygon Segi 6 2. Pilih Revision Cloud pada toolbar. 3. Buatlah Revision Cloud di sudut bawah objek. Cukup dengan mengklik sebagai titik pertama, lalu gerakkan kursor menuju ke titik pertama lagi agar semuanya terhubung. 4. Reverse Direction > No > Enter. Hasilnya : Gambar 2.17 Hasil Tambahan Revision Cloud Pada Objek

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik 1.9 Spline Spline berguna untuk membuat garis melengkung bebas tanpa terikat dengan sumbu X dan Y secara absolut. Untuk pengaplikasiannya perhatikan langkah berikut : 1. Pilih Spline pada toolbar. 2. Klik untuk menentukan titik mulai objek. 3. Lakukan klik untuk menentukan setiap lekukan. 4. Klik kembali pada titik awal (titik mulai objek) agar spline menjadi sebuah objek. 5. Tekan Enter. Hasilnya : Gambar 2.18 Hasil Pembuatan Spline 1.10 Ellipse Ellipse berguna untuk membuat objek berbentuk kurva melengkung. Terdapat 3 metode untuk menggunakan Ellipse, yaitu Axis dan End, Center, dan Arc. Berikut akan dijelaskan dengan metode Axis dan End : 1. Pilih Ellipse pada Toolbar 2. Tanpa Mengubah apa-apa, kita sudah ada pada Metode Axis dan End. (Jika ingin mengganti dengan metode Arc, Tekan A > Enter, dan jika metode Center, Tekan C > Enter). 3. Tentukan titik mulai Ellipse. 4. Tentukan ukurannya, misal Ketik 30 >tekan tombol Tab >ketik 90 > Enter.

Tools Untuk Membuat Objek 2 Dimensi Gambar 2.19 Menentukan Titik Awal dan Ukuran 1 Ellipse 5. Ketik 60 > Enter. Gambar 2.20 Menentukan Ukuran 2 Ellipse (Radius) 6. Hasilnya seperti berikut : Gambar 2.21 Hasil Ellipse Yang Telah Dibuat

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik 1.11 Ellipse Arc Ellipse Arc berguna untuk membuat busur yang berbentuk Ellipse. Terdapat 2 metode untuk menerapkan Ellipse Arc, yaitu menggunakan Arc dan Center. Untuk mengaplikasikannya, ikuti langkah - langkah berikut ini : 1. Pilih Ellipse Arc pada Toolbar. 2. Ketik C > Enter. 3. Tentukan Titik Awal sebagai pusat (Center) dari Ellipse Arc. 4. Tentukan ukurannya, misal ketik 30 >tekan tombol Tab >ketik 90 > Enter. Gambar 2.22 Menentukan Titik Awal dan Ukuran 1 Ellipse Arc 5. Ketik 60 > Enter. Gambar 2.23 Menentukan Ukuran 2 Ellipse Arc (Radius) 6. Tentukan Derajat Mulainya (Specify Start Angle), misal ketik 225 > Enter.

Tools Untuk Membuat Objek 2 Dimensi Gambar 2.24 Menentukan Derajat Mulai Ellipse Arc 7. Tentukan Derajat Akhirnya (Specify End Angle), misal ketik 45 > Enter. Gambar 2.25 Menentukan Derajat Akhir Ellipse Arc 1.12 Block Block berguna untuk mengelompokkan beberapa objek gambar yang kompleks agar lebih sederhana. Block memungkinkan kita untuk memunculkan gambar yang sama berulang kali tanpa harus membuatnya lagi. 1.12.1 Make Block Make Block berguna untuk mengkonversikan suatu gambar menjadi sebuah block yang hanya bisa digunakan pada file tempatnya dibuat. Sehingga objek yang sudah di block tidak dapat digunakan pada file proyek AutoCAD lainnya. Untuk mengaplikasikannya, ikuti langkah - langkah berikut ini :

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik 1. Buatlah objek berbentuk Mur seperti berikut : Gambar 2.26 Objek Berbentuk Mur 2 Dimensi 2. Pilih Make Block pada toolbar. Maka akan muncul kotak dialog Block Definition seperti berikut : Gambar 2.27Kotak Dialog Block Definition 3. Berikan nama block pada kolom Name, misal Mur. 4. Pada Base Point, klik Pick Point untuk menentukan titik blocknya.

Tools Untuk Membuat Objek 2 Dimensi Gambar 2.28 Menentukan Titik Blok 5. Akan muncul kembali kotak dialog Block Definition. 6. Pada Objects, klik Select Objects. 7. Pilih pada semua bagian objek. Gambar 2. 29 Memilih Objek 8. Tekan Enter. 9. Kemudian klik OK pada kotak dialog Block Definition. 10. Untuk memunculkan objek Mur yang telah disalin menjadi sebuah block, akan dibahas pada pembahasan Insert Block. 1.12.2 Write Block Berbeda dengan Make Block. Write Block berguna untuk mengkonversikan suatu gambar menjadi sebuah block yang akan disimpan pada sebuah file baru. Sehingga kita dapat menambahkan objek yang telah menjadi block tersebut pada file-file AutoCAD yang berbeda.

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik Sehingga kita akan leluasa menggunakan objek tersebut tanpa harus membuatnya kembali. Untuk mengaplikasikannya, ikuti langkah - langkah berikut ini : 1. Buatlah objek seperti berikut : Gambar 2.30 Objek Persegi dan Lingkaran 2. Ketik WBLOCK > Enter. 3. Akan muncul kotak dialog seperti berikut : Gambar 2.31 Kotak Dialog Write Block 4. Pada Base Point, klik Pick Point untuk menentukan titik blocknya.

Tools Untuk Membuat Objek 2 Dimensi Gambar 2.32 Menentukan Titik Blok 5. Akan muncul kembali kotak dialog Write Block. 6. Pada Base Point, klik Select Objects. 7. Pilih pada semua bagian objek. Gambar 2.33 Memilih Objek 8. Tekan Enter. 9. Pada Destination, tentukan lokasi penyimpanan objek yang akan menjadi sebuah file baru dengan cara mengklik ikon berbentuk 3 titik. Gambar 2.34Menentukan Direktori Penyimpanan File 10. Maka akan muncul kotak dialog seperti berikut :

AutoCAD 2013 : Dasar – Dasar Menggambar Teknik Gambar 2.35 Kotak Dialog Penyimpanan File 11. Ubah nama file dari new block menjadi Objek Percobaan. 12. Simpan saja di direktori defaultnya, yaitu di C:\\Users\\Documents. 13. Klik Save. 14. Kemudian tekan OK pada kotak dialog Write Block. 15. Untuk memunculkan objek diatas yang telah disalin menjadi sebuah block, akan dibahas pada pembahasan Insert Block. 1.12.3 Insert Block Insert Block berguna untuk menambahkan objek block dari file AutoCAD yang sama maupun berbeda. Pada pembahasan ini, akan dijelaskan cara menambahkan block dari file yang sama (Make Block) dan dari file yang beda (Write Block). Untuk pengaplikasiannya perhatikan langkah berikut : 1. Insert Block dari file yang sama (Make Block) - Pilih Insert Block pada toolbar. - Maka akan muncul kotak dialog seperti berikut :

Tools Untuk Membuat Objek 2 Dimensi Gambar 2.36 Kotak dialog Insert Block - Klik pada bagian kolom Name. - Kemudian pilih Mur. - Klik OK. - Tentukan dimana objek ingin ditempatkan. - Maka objekpun telah dimunculkan atau disalin ke dalam proyek. 2. Insert Block dari file yang berbeda (Write Block) - Pilih Insert Block pada toolbar. - Maka akan muncul kotak dialog (Dialog Box) seperti berikut :


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook