Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Persiapan Lahan Penanaman Tanaman Perkebunan(1)

Persiapan Lahan Penanaman Tanaman Perkebunan(1)

Published by km6 smks pertanian paba binjai, 2023-08-18 06:50:26

Description: Persiapan Lahan Penanaman Tanaman Perkebunan(1)

Search

Read the Text Version

["PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN CAKRAWALA ini mengunakan tapak bukan roda, yang memungkinkan bisa bergerak di atas lumpur San Joauin River Delta dekta Sacramenta California. Kemudian 1980 Holt bahan bakar yang digunakan pada mesin traktor asli (mesin uap) diganti dengan Bensin. Setelah perang Dunia I berakhir, Holt kurang fokus pada mesin pertanian dan lebih serius untuk memproduksi peralatan pembangunan jalan. Pada tanggal 5 Desember 1920, saat berusia 71 tahun Benjamin Holt meninggal setelah sakit selama sebulan. JELAJAH INTERNET Revolusi industri bukanlah menjadi suatu kamus yang terdengar asing lagi bagi kebanyakan orang. Revolusi industri telah membawa disrupsi dalam pekerjaan di hampir setiap sektor kehidupan. Tidak terkecuali pertanian yang biasa disebut sebagai Pertanian 4.0. Bagaimana sebenarnya pertanian 4.0 ini? Scan dan kunjungilah situs di bawah ini dan kemukakan pendapat Anda tentang Revolusi Pertanian 4.0 tersebut! Sumber: https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/melihat- pertanian-4-0\/#.XikEXk8zbIU RANGKUMAN 1.\t Pengolahan lahan adalah mengubah keadaan lahan pertanian dengan alat tertentu hingga memperoleh susunan lahan (struktur tanah) yang dikehendaki oleh tanaman. Sistem pengolahan lahan yang biasa dilakukan, yaitu, Pengolahan Lahan Sempurna, Olah Lahan Minimum, dan Tanpa Olah Tanah (TOT). Peralatan pengolah tanah, teridiri dari berikut ini. Alat pengolahan tanah pertama (Primary tillage), seperti, cangkul, garpu tanah, linggis, bajak singkal, bajk piring, bajak berputar, bajak pahat, bajak subsoil, bajak raksasa. Alat pengolahan tanah kedua, seperti, garu, penggebur. Dalam hal pembukaan lahan dapat dilakukan dengan cara manual dan mekanik. 2.\t Pengolahan tanah merupakan suatu proses mengubah sifat tanah dengan mempergunakan alat pertanian sedemikian rupa, sehingga dapat diperoleh lahan pertanian yang sesuai dengan kebutuhan yang dikehendaki manusia dan sesuai untuk pertumbuhan tanaman. Dengan kata lain pengolahan tanah adalah tindakan persiapan media tumbuh agar sesuai dan mendukung pertumbuhan tanaman secara optimum. 190 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN RANGKUMAN 3.\t Pengolaha tanah dapat diikategorikan dalam beberapa gologan, berikut adalah di ataranya. Pengolahan tanah secara umum yang terdiri dari pengolahan tanah primer (primary tillage) dan pengolahan tanah sekunder\u00a0 (secondary tillage). Pengolahan tanah menurut intensitasnya terdiri, Tanpa Olah Tanah (not tillage), Olah Tanah Minimum (Minimum tillage,) dan Olah Tanah Maksimum (Maximum tillage). Pengolahan tanah secara Biologi, Kimia, dan Fisika. aan pengolahan tanah khusus, yaitu, pelumpuran, reynoso\/juringan, bedengan, guludan dan pembuatan lubang tanam. 4.\t Pekerjaan yang dikerjakan oleh pekerja harus dibagi secara merata tanpa adanya perlakukan yang diskriminatif (berbeda-beda). Tenaga kerja perusahaan perkebunan yang bekerja di lapangan umumnya jauh dari perkampungan, sehingga disarankan para pekerja bekerja secara berkelompok. Hal ini dimaksudkan bila terjadi sesuatu kecelakaan kerja, maka dapat saling membantu. Kompensasi atau dapat disebut pula upah dari suatu pekerjaaan yang telah dilakukan\/diselesaikan oleh pekerja merupakan daya tarik bagi pekerja. Kompensasi adalah semua pendapatan tenaga kerja yang berbentuk uang atau barang langsung\/tidak langsung yang diterima tenaga kerja sebagai imbalan atas jasa yang telahdiberikan kepada perusahaan. TUGAS MANDIRI Carilah informasi tentang Sistem Gizi Tanaman Terpadu (SGTT) yang terkait dengan pengolahan hara! Tulis hasil informasi yang didapatkan kemudian presentasikan dihadapan kelas! PENILAIAN AKHIR BAB Kerjakan soal-soal dibawah ini dengan baik dan benar! Soal Observasi 1.\t Bentuklah kelompok untuk mengobservasi metode pengolahan tanah yang ada disekitar Anda! 2.\t Lakukan observasi di tempat dan lokasi yang berbeda, putuskan melalui musyawarah di kelas! 3.\t Lakukanan analisis terhadap metode pengolahan tanah yang Anda observasi! 4.\t Lakukan observasi dan identifikasi metode pengolahan tanah sesuai situasi kondisi setempat! Hasil observasi dicatat dan didiskusikan dengan teman Anda! 5.\t Bandingkan hasil observasi dengan kelompok yang lain apakah memiliki perbedaan dan kesamaan! AGRIBISNIS TANAMAN 191 PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN PENILAIAN AKHIR BAB Soal Uraian: 1.\t Jelaskan pengertian kesuburan tanah! 2.\t Jelaskan peranan unsur hara N, P, dan K bagi pertumbuhan tanaman perkebunan! 3.\t Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan penguraian bahan organik pada pembuatan kompos! 4.\t Sebutkan macam-macam pupuk hayati yang lazim digunakan dalam dunia pertanian! 5.\t Jelaskan beberapa metode pemupukan pada tanaman perkebunan tahunan! REFLEKSI Kesadaran tentang bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian bahan kimia sintetis dalam pertanian menjadikan pertanian organik menarik perhatian baik di tingkat produsen maupun konsumen. Kebanyakan konsumen akan memilih bahan pangan yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan, sehingga mendorong meningkatnya permintaan produk organik. Pola hidup sehat yang akrab lingkungan telah menjadi trend baru dan telah melembaga secara internasional yang mensyaratkan jaminan bahwa produk pertanian harus beratribut aman dikonsumsi (fod safety attributes), kandungan nutrisi tinggi (nutritional attributes), dan ramah lingkungan (eco-labelling attributes). Di sisi lain kehadiran makanan dan produks pangan yang siap saji dengan kemasan plastik yang praktis semakin hari semakin banyak kita jumpai, bagaimana menurut Anda kita harus menyikapi hal tersebut? Kemukakan pendapat Anda dan sampaikan di depan kelas secara bergantian! 192 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENILAIAN AKHIR PENANAMAN TANAMAN SEMESTER GENAP PERKEBUNAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP Pilih jawaban di bawah ini dengan tepat ! 1.\t Membersihkan tempat penanaman sebelum melakukan pengolahan tanah, merupakan kegiatan awal budi daya. Kegiatan ini disebut juga sebagai \u2026 a.\t Mengelola lahan b.\t Mengolah lahan c.\t Sanitasi lahan d.\t Membuat bedengan e.\t Membuat drainase 2.\t Kegiatan yang dilakukan mulai dari perencanaan tata ruang dan tata letak lahan sampai dengan pembukaan lahan secara fisik disebut.... a. Land clearing b. Blocking area c. Land farming d. Zera burning e. Teracing 3.\t Urutan pekerjaan membabat semak dan pembersihan rumput liar adalah... a. Pengeringan, pembakaran, dan pembabatan b. Pembabatan, pengeringan, dan pembusukan c. Pembakaran, pelayuan, dan pembusukan d. Penyemprotan, pelayuan, dan pembabatan e. Pelayuan, pembakaran, dan pengeringan 4.\t Bangunan konservasi tanah dan air secara mekanis yang dibuat untuk memperpendek panjang lereng dan atau memperkecil kemiringan lereng dengan jalan penggalian dan pengurugan tanah melintang lereng disebut\u2026. a. blocking area b. zera burning c. teracering d. land clearing e. land farming 5.\t Pekerjaan memotong pohon-pohon berukuran kecil (diameter kurang dari 15 cm), membabat semak belukar dan pohion perdu dalam pekerjaan membuka lahan disebut.... a. perun b. rencek c. rumpuk d. tumbang e. imas 6.\t Kegiatan pembukaan lahan perkebunan dilakukan mulai dari perencanaan tata ruang dan tata letak lahan. Membuka lahan merupakan pekerjaan yang mudah dilakukan, asalkan tersedia peralatan dan sumber daya yang dibutuhkan. Hal yang harus diperhatikan dalam pembukaan lahan adalah..... a.t\u00a0 epian aliran sungai b. hutan primer\/sekunder AGRIBISNIS TANAMAN 193 PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP c. kesesuaian lahan d. padang alang-alang e. bekas tanaman keras 7.\t Cara untuk mendapatkan titik-titik untuk lokasi tanaman dan lubang tanam sesuai dengan jarak tanam yang dikehendaki sehingga barisan antar tanaman bias teratur adalah.... a. tumbang maksimum b. penanaman pohon penaung c. pengajiran\/pancang d. pembuatan lubang tanam e. pembuatan jalan pikul 8.\t Pada tanaman perkebunan kelapa sawit, sebelum penanaman sudah dipersiapkan\/ ditanam tanaman penutup tanah, sedangkan untuk perkebunan karet (Hevea brasiliensis) perlu dipersiapkan penanaman tanaman.... a. penaung sementara b. penahan hujan c. penaung tetap d. penutup tanah e. pematah angin 9.\t Di bawah ini adalah merupakan jenis tanaman penutup tanah, kecuali \u2026\u2026 a. Colovogomium Caeruleum (C.C) b. Palustres Phospor (P.P) c. Centrosema Plumeria (C.P.L) d. Puraria Javanica (P.Y) e. Phosopocarpus Palustres (P.P) 10.\t Pengolahan untuk keperluan budi daya tanaman perkebunan tahunan, lebih ditekankan pada penanganan media dalam lubang tanam. Berkaitan dengan pernyataan tersebut maka campuran media yang baik untuk mengisi lubang tanam adalah.... a. Subsoil + pupuk kandang\/kompos + SP-36 b Top soil + pupuk kandang\/kompos + SP-36 c. Top soil + pupuk kandang\/kompos + urea d. Top soil + pupuk kandang\/kompos + KCL e. Subsoil + pupuk kandang\/kompos + urea 11.\t Ukuran lubang tanam yang disarankan untuk penanaman kelapa sawit adalah.... a. 100 x 100 x 70 cm b. 90 x 90 x 60 cm c. 80 x 80 x 50 cm d. 70 x 70 x 50 cm e. 60 x 60 x 40 cm 12. Kategori volume semprot untuk pengendalian gulma menggunakan herbisida dengan volume semprot kurang dari 50 l\/ha disebut... a. Hight Volue (HV) b. Medium Volume (MV) c. Low Volume (LV) 194 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP d. Very Low Volume (VLV) e. Ultra Low Volume (ULV) 13. Dalam pengendalian gulma dengan herbisida diperlukan 500 liter lkarutan semprot per hektare, sedangkan dosis herbisida perhektare adalah 3 liter, maka konsentrasi larutan semprot tersebut adalah... a. 1,5 cc\/liter b. 3 cc\/liter c. 6 cc\/liter d. 9 cc\/liter e 12 cc\/liter 14. Katagori volume semprot untuk pengendalian gulma menggunakan herbisida dengan volume semprot lebih dari 600 l\/ha adalah... a. Hight Volue (HV) b. Medium Volume (MV) c. Low Volume (LV) d. Very Low Volume (VLV) e. Ultra Low Volume (ULV) 15. Tumbuhan yang tumbuhnya disuatu tempat, tidak dikehendaki, karena mengadakan kompetisi dengan tanaman pokok dalam hal mendapatkan unsur hara, sinar matahari dan tempat tumbuh,dinamakan.... a. Pest (jasad pengganggu tanaman) b. Hama c. Penyakit d. Gulma e. Patogen 16. Jenis gulma yang menyesuaikan siklus hidupnya mulai dari biji selama kurang dari satu tahun disebut...... a. Annual b. Biennial c. Perennials d. Musiman e. Tahunan 17. Jenis gulma yang hidup lebih dari 1 tahun tetapi tidak lebih dari 2 tahun disebut..... a. Annual b. Biennial c. Perennials d. Polyneal e. Mononeal 18. Gulma yang hidup lebih dari 2 tahun dan berkembang dengan biji atau vegetatif disebut\u2026\u2026 a. Annual b. Biennial c. Perennials d. Mononeal e. Polyneal AGRIBISNIS TANAMAN 195 PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP 19. Di bawah ini merupakan jenis-jenis gulma, kecuali \u2026 a. Imperata cylindrical b. Axonopus compresus c. Compresor imperata d. Ageratum houstonianum e. Cyperus Cyperoidis 20. \tPemberantasan gulma dengan menggunakan alat seperti cangkul, sabit dan tenaga secara langsung dinamakan pemberantasan \u2026 a.\t Mekanis b.\t Biologis c.\t Kultur teknis d.\t Kimiawi e.\t Mekanis 21. \tPemberantasan gulma dengan menggunakan herbisida seperti round up dinamakan pemberantasan \u2026 a.\t Mekanis b.\t Biologis c.\t Kultur teknis d.\t Kimiawi e.\t Mekanis 22. Jenis pestisida yang digunakan untuk mengendalikan cacing adalah.... a.\t Akarisida b.\t Fungisida c.\t Insektisida d.\t Nematisida e.\t Rodentisida 23. Unsur Utama dalam pupuk urea adalah.. a. Pospor b. Kalium c.\u00a0 Nitrogen d. K\u00a0 alsium e.\u00a0 Sulfur 24. \t Pemupukan N dalam usaha tani cabai 120 kg\/ha, maka jumlah pupuk urea yang dibutuhkan adalah\u2026 (N dalam urea 46 %) a. 190 kg b. 195,65 kg c. 20 kg d. 115 kg. \t e. 260,86 kg 25. Pernyataan di bawah ini, manakah yang termasuk contoh pengendalian secara kultur teknis..... a.\t Penggunaan uap air panas yang disalurkan melalui pipa-pipa tanah dapat membunuh nematoda parasit tanaman 196 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP b.\t Menghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk memusnahkan sumber infeksi c.\t Pengaturan jarak tanam, pengaturan waktu tanam, pengairan yang teratur, rotasi atau pergiliran tanaman d.\t Kegiatan penyebaran predator, parasit atau patogen yang merupakan agen pengendalian. e.\t Menyemprot tanaman yang terserang dengan pestisida 26. Pernyataan di bawah ini, manakah yang termasuk contoh pengendalian secara fisik..... a.\t Penggunaan uap air panas yang disalurkan melalui pipa-pipa tanah dapat membunuh nematoda parasit tanaman b.\t Menghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk memusnahkan sumber infeksi c.\t Pengaturan jarak tanam, pengaturan waktu tanam, pengairan yang teratur, rotasi atau pergiliran tanaman d.\t Kegiatan penyebaran predator, parasit atau patogen yang merupakan agen pengendalian. e.\t Menyemprot tanaman yang terserang dengan pestisida 27. \tPernyataan di bawah ini, manakah yang termasuk contoh pengendalian secara hayati adalah ....... a.\t Penggunaan uap air panas yang disalurkan melalui pipa-pipa tanah dapat membunuh nematoda parasit tanaman b.\t Menghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk memusnahkan sumber infeksi c.\t Pengaturan jarak tanam, pengaturan waktu tanam, pengairan yang teratur, rotasi atau pergiliran tanaman d.\t Kegiatan penyebaran predator, parasit atau patogen yang merupakan agen pengendalian. e.\t Menyemprot tanaman yang terserang dengan pestisida 28.\tMenghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk memusnahkan sumber infeksi, antara lain pemotongan pada pucuk-pucuk tebu yang terserang oleh hama penggerek tebu (Scirpophage Nivella Intacta) disebut dengan istilah \u2026.. a. Progolan b. Rogesan c. Wiwilan d. Lelesan e. Replanting 29. Menghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk memusnahkan sumber infeksi, antara lain pemangkasan pada pelepah-pelepah daun kelapa yang terserang oleh hama (Artonacathozantha) disebut dengan istilah ...... a. Progolan b. Rogesan AGRIBISNIS TANAMAN 197 PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP c. Wiwilan d. Lelesan e. Replanting 30. Menghilangkan tanaman yang telah terserang bersama hamanya untuk memusnahkan sumber infeksi, antara lain pemetikan buah kopi yang terserang oleh hama bubuk buah kopi (Hypothenemus Hampel) disebut dengan istilah \u2026.. a. Progolan b. Rogesan c. Wiwilan d. Lelesan e. Replanting 31. \t Perbandingan relatif dari partikel-partikel atau fraksi-fraksi primer tanah, yaitu, pasir, debu, liat, dan lempung disebut \u2026.. a. Struktur tanah b. Tekstur tanah c. pH tanah d. Konsistensi tanah e. Solum tanah 32. \t Susunan partikel-partikel atau fraksi-fraksi primer tanah, memjadi susunan yang majemuk, yang masing-masing dibatasi oleh bidang belah (bidang batas) alami disebut\u2026 a. Struktur tanah b. Tekstur tanah c. pH tanah d. Konsistensi tanah e. Solum tanah 33. Suatu ukuran aktivitas (potensial) ion hidrogen dalam larutan tanah, dan merupakan parameter bagi kemasaman tanah disebut....... a. Struktur tanah b. Tekstur tanah c. pH tanah d. Konsistensi tanah e. Solum tanah 34. Pemulihan kemampuan daya hasil tanaman yang ada dengan menggunakan teknologi tepat guna dalam mencapai usaha pokok pembangunan perkebunan disebut \u2026.. a. Perluasan b. Rehabilitasi c. Intensifikasi d. Diversifikasi e. Rotasi 35. Penganeka ragaman dalam usaha tani maupun keanekaragaman komoditi (tanaman) di suatu wilayah, dengan maksud untuk mengurangi resiko usaha dan meningkatkan pendapatan disebut \u2026. 198 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP a. Perluasan b. Rehabilitasi c. Intensifikasi d. Diversifikasi e. Rotasi 36. \t Kemampuan tanah untuk dapat menghasilkan produksi pertanian yang optimal tanpa mengurangi tingkat kesuburannya disebut \u2026.. a. Produktivitas tanah b. Kesuburan tanah c. Kelengasan d. Sifat biologi tanah e. Sifat kimia tanah 37. Sebidang lahan pertanaman seluas 750 m2, akan dipupuk dengan dosis per hektare 120 kg N, 45 kg P2O5 dan 50 kg K2O. Pupuk yang tersedia Urea (45% N), TSP (46% P2O5) dan ZK (50% K2O), berapakah kebutuhan pupuk Urea, TSP, dan ZK......... a. 20 kg, 7,3 kg dan 7,5 kg b. 10 kg, 5,5 kg dan 70 kg c. 20 kg, 6,7 kg dan 7,5 kg d. 30 kg, 6,5 kg dan 80 kg d. 20 kg, 7,5 kg dan 7,5 kg 38. Pada perbanyakan tanaman perkebunan secara vegetatif dengan setek dan cangkok, untuk mempercepat inisiasi pertumbuhan akar dapat menggunakan hormon tumbuhan jenis....... a. Auksin b. Giberelin c. Sitokinin d. Kinetin e. Klomerquat 39. Bahan tanam menggunakan bibit stump mata tidur pada tanaman karet adalah....... a. \t diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 2 bulan setelah pemotongan. b.\t diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 6 bulan setelah pemotongan. c.\t diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 12 bulan setelah pemotongan. d.\t diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 18 bulan setelah pemotongan. e.\t diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 24 bulan setelah pemotongan. 40. Bahan tanam menggunakan bibit stump tinggi pada tanaman karet adalah.... a. diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 2 bulan setelah pemotongan. b.\t diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 6 bulan setelah pemotongan. AGRIBISNIS TANAMAN 199 PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP c.\t diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 12 bulan setelah pemotongan. d.\t diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 18 bulan setelah pemotongan. e.\t diperoleh dari bibit okulasi yang tumbuh dipembibitan selama 2-2,5 tahun setelah pemotongan dengan diameter batang 5 cm. 200 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN DAFTAR PUSTAKA 2011. Kebijakan Tanggap Ledakan Hama Penting Tanaman Perkebunan. Jakarta: Kementrian Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. 2013. Buku Teks Bahan Ajar Siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan Tahunan Kelas XI (Kurikulum 2013). Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2013. Buku Teks Bahan Ajar Siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan Semusim Kelas XI (Kurikulum 2013). Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2013. Buku Teks Bahan Ajar Siswa Agribisnis Tanaman Perkebunan Herbal\/Atsiri Kelas XI (Kurikulum 2013). Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2013. Buku Teks Bahan Ajar Siswa Agribisnis Tanaman Tanaman Pangan dan Palawija Kelas XI (Kurikulum 2013). Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2013. Buku Teks Bahan Ajar Siswa Pengolahan Tanah dan Air Kelas XI (Kurikulum 2013). Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2013. Buku Teks Bahan Ajar Siswa Agribisnis Perbenihan Tanaman Kelas XI (Kurikulum 2013). Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Ahdiat, Nanang. 2016. Modul Guru Pembelajar Pengelolaan Pembibitan Tanaman Perkebunan. Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Asalam, Rizal and Hotler Zidane Parsaoran. 2018. Keuntungan di Atas Manusia: Kondisi Kerja di Bawah Rantai Pasokan Perkebunan Kelapa Sawit Milik Sinar Mas. Jakarta: Asia Monitor Resource Centre and Sawit Watch. Barus, Emanuel. 2007. Pengendalian Gulma di Perkebunan. Yogyakarta: Kanisius. Dewi, Ratna Komala. 2016. Diktat Mata Kuliah Manajemen Usaha Tani. Bali: Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Djojosumarto, P. 2000. Teknik Aplikasi Pestisida Pertanian. Yogyakarta: Kanisius. Ekawati, Etty. 2017. Mata Pelajaran Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Perkebunan. Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Graito. 2016. Modul Guru Pembelajar Penerapan SMK3 dan Pelestarian Lingkungan Hidup Perkebunan. Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. AGRIBISNIS TANAMAN 201 PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN DAFTAR PUSTAKA Gunawan, Sri. 2016. SOP (Standar Operasional Prosedur Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Bebas Deforestasi). Jawa Barat: Serikat Petani Kelapa Sawit Indonesia Perumganiahan Bogor Baru Blok A5 No.17, Kel. Tegal lega. Hadiatna, Enang. 2017. Mengelola Penanaman Tanaman Perkebunana dan Tanaman Penutup Tanah. Cianjur: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Pertanian Cianjur. Hanum, Chairani. 2008. Teknik budi daya Tanaman Jilid 1. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional. Hanum, Chairani. 2008. Teknik budi daya Tanaman Jilid 2. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional. Hanum, Chairani. 2008. Teknik budi daya Tanaman Jilid 3. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional. Hardjosentono, A. 1996. Alat dan Mesin-mesin Pertanian. Yogyakarta: Kanisius. Kiswanto. 2014. Petunjuk Teknis budi daya Tebu. Bandar Lampung: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian. Novizan. 2003. Petunjuk Pemakaian Pestisida. Jakarta (ID): Agro Media Pustaka Nurwardani, Paristiyanti. 2008. Teknik Pembibitan Tanaman dan Produksi Benih Jilid 1. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional. Nurwardani, Paristiyanti. 2008. Teknik Pembibitan Tanaman dan Produksi Benih Jilid 2. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional. Patang. dk. 2018. Agribisnis Tanaman Perekebunan Modul 1. Jakarta: Direktorat Pembelajaran, Dit Belmawa, Kemenrisetek Dikti. Patang. dk. 2018. Agribisnis Tanaman Perekebunan Modul 2. Jakarta: Direktorat Pembelajaran, Dit Belmawa, Kemenrisetek Dikti. Pemerintah Indonesia. 2003. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Lembaran Negara RI Tahun 2003 No. 13. Jakarta: Sekertariat Negara. Pemerintah Indonesia. 2014. Undang-Undang No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. Lembaran Negara RI Tahun 2014 No. 39. Jakarta: Sekertariat Negara. 202 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN DAFTAR PUSTAKA Redaksi Agromedia. 2007. Memperbanyak Tanaman. Jakarta: Agromedia Pustaka. Suparno. 2015. Modul Penyiapan Alat Mesin Pertanian Dan Penyiapan Lahan Produksi Tanaman Perkebunan Level 2. Cianjur: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pertanian Cianjur. Supriyadi, S. 2008. Kandungan bahan organik sebagai dasar pengelolaan tanah di lahan kering. Madura: J. Embryo. AGRIBISNIS TANAMAN 203 PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN GLOSARIUM A Abiotik, tidak memiliki ciri hidup, tidak hidup.\u00a0 Aerasi, penambahan oksigen ke dalam air dengan memancarkan air atau melewatkan gelembung udara ke dalam air. Agroforestry, adalah sistem penggunaan lahan (usaha tani) yang mengkombinasikan pepohonan dengan tanaman pertanian untuk meningkatkan keuntungan, baik secara ekonomis maupun lingkungan. Agronomi, cabang ilmu pertanian yang berkenaan dengan teori dan praktik produksi tanaman dan pengelolaan tanah secara ilmiah. Aktinomisetes, adalah kelompok bakteri Gram positif dengan nisbah G\/C yang tinggi.\u00a0 Alley Cropping, adalah suatu bentuk usaha tani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan.\u00a0 Aluvial, berhubungan dengan (terdiri atas atau terdapat di dalam) aluvium sepertit\u00a0 anah, berlian. Aluvium, lempung, pasir halus, pasir, kerikil, atau butir batuan lain yang terendapkan oleh air mengalir (banjir, arus sungai, arus laut) Asam Karbonat, asam organik dan termasuk asam lemah. Atmosfer, lapisan udara yang menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km (terutama terdiri atas campuran berbagai gas, yaitu nitrogen, oksigen, argon, dan sejumlah kecil gas lain).\u00a0 Autotrofik, mampu menguraikan bahan anorganik menjadi molekul kompleks bahan organic. B Biotik, makhluk hidup (tumbuhan, hewan, manusia), baik yang mikro maupun yang makro serta prosesnya. C Calopogonium Mucunoides, merupakan terna yang tumbuh cepat, dengan menjalar, membelit, atau melata.\u00a0 Cendawan Ceratocystis Fimbriata, jamur yang besar, umumnya berbentuk payung, fungi, fungus, kulat, jamur ini membentuk benang hifa yang membentuk lapisan yang berwarna kelabu. Centrosema Pubescens,\u00a0 adalah spesies tumbuhan berbunga dari suku polong- polongan.\u00a0 D Dekomposisi, proses perubahan menjadi bentuk yang lebih sederhana, penguraian. 204 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN GLOSARIUM Difrensiasi Sel, proses ketika sel kurang khusus menjadi jenis sel yang lebih khusus.\u00a0 Dioksida, oksida yang mempunyai dua atom oksigen dalam molekul. Domestikasi, penjinakan hewan liar\/buas atau tumbuhan liar agar dapat dimanfaatkan kegunaannya bagi manusia E Efisien, tepat atau sesuai untuk mengerjakan (menghasilkan) sesuatu (dengan tidak membuang-buang waktu, tenaga, biaya). Ekologi, ilmu tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan (kondisi) alam sekitarnya (lingkungannya). Ekosistem, keanekaragaman suatu komunitas dan lingkungannya yang berfungsi sebagai suatu satuan ekologi dalam alam.\u00a0 Eksogen, berasal dari atau disebabkan oleh faktor-faktor luar suatu organism, zat-zat yang ada di bagian luar tubuh, tetapi sangat memengaruhi organisme dari tubuh itu. Ekstensif, bersifat menjangkau secara luas. Elektrolit, senyawa yang larutannya merupakan penghantar arus listrik,\u00a0 bahan atau cairan yang terdapat di antara elektrode positif dan negatif, seperti pada baterai, aki mobil, dan kondensator. Embrio, benih (bibit) yang akan menjadi sesuatu. Emiter, salah satu elektrode pada suatu transistor\t . Endemik, Epidemik, Pandemik, berkenaan dengan penyakit yang muncul dalam wilayah tertentu, berkenaan dengan spesies organisme yang terbatas pada wilayah geografis tertentu. Endogen, berasal dari dalam, bersumber dari kekuatan di dalam bumi, seperti pembentukan gunung api. Berasal atau terbentuk di dalam organisme atau salah satu bagiannya. Entisol, tanah yang masih sangat muda, masih dalam proses permulaan perkembangannya, dicirikan oleh bahan mineral tanah yang belum membentuk horizon pedogenik yang nyata. Ergonomi, penyerasian antara pekerja, jenis pekerjaan, dan lingkungan, tata kerja: ilmu tentang hubungan di antara manusia, mesin yang digunakan, dan lingkungan kerjanya Erosi, hal menjadi aus (berlubang) karena geseran air (tentang batu).\u00a0 Evapotranspirasi, Penguapan air melalui evaporasi langsung dan transpirasi melalui daun tumbuh-tumbuhan secara bersama, atau konversi air menjadi uap melalui permukaan tanah dan tanaman, Eksotik, memiliki daya tarik khas karena belum banyak dikenal umum AGRIBISNIS TANAMAN 205 PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN GLOSARIUM F Fisoligi Fisis, berhubungan dengan badan atau jasmani, ragawi Fleksibel, lentur, mudah dibengkokkan. Fotosintesis,\u00a0 pemanfaatan energi cahaya matahari (cahaya matahari buatan) oleh tumbuhan berhijau daun atau bakteri untuk mengubah karbondioksida dan air menjadi karbohidrat. Fusarium, salah satu genus cendawan berfilamen yang banyak ditemukan pada tanaman dan tanah. G Ganoderma Pseudoferum, organisme eukariotik yang digolongkan ke dalam kelompok jamur sejati. Genetik, berhubungan dengan keturunan atau gen. Genotipe, ciri-ciri fisik yang tidak tampak dari luar, khususnya yang bersangkutan dengan susunan genetika, sebagai akibat evolusi biologis pada organism. Geografis, bersangkut-paut dengan geografi. Gloeosporium Vanilla, penyakit busuk batang vanilla. Gradual, berangsur-angsur, sedikit demi sedikit. Gravitasi, kekuatan (gaya) tarik bumi. Gulma, tumbuhan yang termasuk bangsa rumput yang merupakan pengganggu bagi kehidupan tanaman utama, tumbuhan pengganggu. H Hama, hewan yang mengganggu produksi pertanian seperti babi hutan, tupai, tikus, dan terutama serangga. Helminthosporium Heveae, Gejala Mula-mula daun muda menjadi hitam. Hemelia Vastatrix, cendawan anggota ordo Pucciniales (dulu juga dikenal sebagai Uredinales) yang menyebabkan penyakit karat daun kopi. Herbisida, bahan kimia untuk membunuh atau memusnahkan tumbuhan pengganggu atau gulma. Heterogenitas, keanekaragaman. Higroskopis, mudah mengisap dan melepaskan uap air. Horizontal, terletak pada garis atau bidang yang sejajar dengan horizon atau garis datar, mendatar. HK\/h, HK adalah Hari Kerja yatu presentsi kerja dalam masa 7 jam kerja yang dibayar dalam upah sehari kerja. 206 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN GLOSARIUM I Iklim, keadaan hawa (suhu, kelembapan, awan, hujan, dan sinar matahari) pada suatu daerah dalam jangka waktu yang agak lama (30 tahun) di suatu daerah. Infiltrasi, penyusupan, perembesan, campur tangan. Irigasi, pengaturan pembagian atau pengaliran air menurut sistem tertentu untuk sawah dan sebagainya, pengairan. K Kapilaritas, peristiwa naik atau turunnya zat cair pada bahan yang terdiri atas beberapa pembuluh halus akibat gaya adhesi atau kohesi, misalnya naiknya minyak pada sumur. Karakteristik, mempunyai sifat khas sesuai dengan perwatakan tertentu. Klorofil, zat penghijau tumbuhan (terutama pada daun) yang terpenting dalam proses fotosintetis Klorosis, keadaan tidak sehat yang ditandai oleh menguningnya bagian-bagian yang biasanya berwarna hijau sebagai akibat tidak cukup terbentuknya klorofil, anemia pada perempuan muda yang disebabkan oleh terlampau sedikitnya hemoglobin. Komoditas, barang dagangan utama, benda niaga, bahan mentah yang dapat digolongkan menurut mutunya sesuai dengan standar perdagangan internasional. Konservasi, pemeliharaan dan pelindungan sesuatu secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dengan jalan mengawetkan, pengawetan, pelestarian. Proses menyaput bagian dalam badan mobil, kapal, dan sebagainya untuk mencegah karat. Kontur,\u00a0 adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian yang sama. L Larva, serangga (berupa ulat) yang belum dewasa yang baru keluar dari telurnya. Latosol, larutan tanah tropis yang berwarna merah dan kuning yang memiliki kandungan tanah liat lebih dari 60% M Marasmius Palmivorus, Jamur membentuk rizomorf yang ujungnya seperti kapas. Metabolisme, pertukaran zat pada organisme yang meliputi proses fisika dan kimia, pembentukan dan penguraian zat di dalam badan yang memungkinkan berlangsungnya. Mikrobiologi, ilmu tentang seluk-beluk mikrob (bakteri, virus, protozoa, dan sebagainya) secara umum, baik yang bersifat parasit maupun yang penting bagi industri, pertanian, kesehatan, dan sebagainya. AGRIBISNIS TANAMAN 207 PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN GLOSARIUM Mimosa Invisa Mart, adalah spesies semak kayu polongan atau anggur asli Amerika Selatan. Miselium, masa hifa yang membentuk tubuh jamur multiseluler. Modifikasi, perubahan:\u00a0rencana itu telah mengalami dari keputusan sebelumnya. Moulding Kayu, adalah bentuk ornament yang dibuat pada sepanjang permukaan, sisi atau bagian-bagian lain dari komponen. O Observasi, peninjauan secara cermat. Oidium heveae, penyakit utama pada tanaman karet. Okulasi, cara meningkatkan mutu tumbuhan dengan menempelkan sepotong kulit pohon yang bermata dari batang atas pada suatu irisan pada kulit pohon lain dari batang bawah sehingga tumbuh bersatu menjadi tanaman baru. Oncobasidium Theobromae, dengan demikian tanaman kakao berkembang pada kondisi tertutup, dan ditambah lagi dengan naungan kanopi kakao menyebabkan mudah berkembangnya organisme pengganggu tanaman (OPT). P Parameter, ukuran seluruh populasi dalam penelitian yang harus diperkirakan dari yang terdapat di dalam percontoh. Patogen, organisme yang menyebabkan penyakit. Perun, timbunan daun (kayu dan sebagainya) yang akan dibakar. Phytophthora Omycetes, yang menyebabkan penyakit hawar daun kentang dan busuk kentang. Plester, perekat untuk menampal (menutup) luka dan sebagainya.\u00a0 Pori, lubang (liang) renik pada kulit atau rongga kecil-kecil pada benda padat. Produktivitas, kemampuan untuk menghasilkan sesuatu, daya produksi, keproduktifan. Pueraria Phaseoloides, adalah spesies tumbuhan dalam famili kacang polong (fabaceae) dan subfamili faboideae. R Regosol, permukaan bumi atau lapisan bumi yang di atas sekali. Relief, pahatan yang menampilkan perbedaan bentuk dan gambar dari permukaan rata di sekitarnya, gambar timbul (pada candi dan sebagainya), perbedaan ketinggian pada bagian permukaan bumi. Rhizobium, adalah genus bakteri tanah Gram-negatif yang memperbaiki nitrogen. Spesies Rhizobium membentuk asosiasi pengikat nitrogen endosimbiotik dengan akar polong-polongan dan Parasponia. 208 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN GLOSARIUM Rock Phosphate\u00a0 (RP), merupakan pupuk mineral phoshate (P) anorganik berfungsi untuk memacu pertumbuhan akar dan pembentukan perakaran yang baik. Selain mengandung unsur P, pupuk RP juga mengandung unsur mineral kalsium (Ca). Rotone-F,\u00a0 adalah salah satu ZPT yang banyak dipakai karena terbukti efektif merangsang mempercepat dan memperbanyak akar baru pada tanaman. Rotor, cakram beserta seperangkat kontak masukan dan keluaran yang disambung sesuai dengan cara yang telah diatur sebelumnya, dan dirancang untuk berputar dalam mesin sandi elektris. Rumpuk Mekanis, adalah bagian dari urutan pelaksanaan pekerjaan Land Clearing (LC) setelah pekerjaan imas tebang dilakukan. S Siklus, putaran waktu yang di dalamnya terdapat rangkaian kejadian yang berulang- ulang secara tetap dan teratur, daur Solum, bagian atas tanah yang sebagian besar telah mengalami pelapukan. Spesifik, khusus, bersifat khusus, khas:\u00a0dalam festival film internasional itu masing- masing peserta menampilkan film-film, budaya bangsanya. Spora, alat perbanyakan yang terdiri atas satu atau beberapa sel yang dihasilkan dengan berbagai cara pada tumbuhan rendah. Sporadik, suatu keadaan di mana suatu masalah kesehatan (umumnya penyakit) yang ada di suatu wilayah tertentu frekuensinya berubah-ubah menurut perubahan waktu. T Tanah Vertisol,\u00a0tanah\u00a0yang termasuk ordo\u00a0vertisol\u00a0merupakan\u00a0tanah\u00a0dengan kandungan liat tinggi (lebih dari 30%) di seluruh horison, mempunyai sifat mengembang dan mengkerut. Tekstur, ukuran dan susunan (jaringan) bagian suatu benda, jalinan atau penyatuan bagian-bagian sesuatu sehingga membentuk suatu benda (seperti susunan serat dalam kain, susunan sel-sel dalam tubuh). Tempertur Udara,\u00a0 suhu panas\/dinginnya\u00a0 udara\u00a0 di suatu tempat pada waktu tertentu, yang dipengaruhi oleh banyak atau sedikitnya panas matahari yang diterima di bumi. Topografi, kajian atau penguraian yang terperinci tentang keadaan muka bumi pada suatu daerah. Triclopyr, digunakan dalam perawatan, kontrol, pencegahan, dan perbaikan penyakit, kondisi dan gejala. V Vegetasi, kehidupan (dunia) tumbuh-tumbuhan atau (dunia) tanam-tanaman. Vulkanik, jenis, produk, bagian, dampak, vulkanisme. Semua peristiwa yang berhubungan dengan magma yang keluar. AGRIBISNIS TANAMAN 209 PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN GLOSARIUM Y Yodium, unsur kimia bukan logam, biasanya berbentuk kristal, digunakan untuk obat dalam fotografi dan sebagainya, iodin. Z Zigot, tingkat pertumbuhan parasit yang terjadi karena perpaduan gamet betina dengan gamet jantan 210 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN BIODATA PENULIS BIODATA PENULIS 1 Nama\t: AGUS BUDIYANTO, SP Email\t : [email protected] Telp\/WA\t : 087-716-555-363 Alamat Kantor\t : Jl. KHR. Syamsul Arifi Sukorejo \t\t Situbondo Kompetensi Keahlian\t : Maintenance Of Plantation Crop \t\t (PemeliharaanTanaman Perkebunan) Riwayat Pekerjaan\/Profesi (10 Tahun terakhir) 1.\t Guru SMK Ibrahimy 2 Sukorejo (2015 s.d sekarang) 2.\t Ketua Program Keahlian Agribisnis Tanaman SMK Ibrahimy 2 Sukorejo (2016 sd Sekarang) Judul Buku dan Tahun terbit (10 Tahun terakhir): - Informasi lain tentang penulis: Tinggal di dusun Sukorejo RT\/RW: 01\/03 Desa Sumberejo Kecamatan Banyu Putih Kabupaten Situbondo kelahiran Situbondo, 25 Oktober 1990, Sekolah Dasar di SD Ibrahimy Sukorejo, SMP Ibrahimy Sukorejo, SMAN 1 Asembagus Lulus Strata 1 di Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi tahun 2014 mengajar sejak tahun 2016-sekarang. AGRIBISNIS TANAMAN 211 PERKEBUNAN","PERSIAPAN LAHAN & PENANAMAN TANAMAN PERKEBUNAN BIODATA PENULIS BIODATA PENULIS 2 Nama\t\t\t: ACHMAD MUZAILA, S. PdI Email\t\t\t: [email protected] Telp\/WA\t\t : 085-232-858-991 Alamat Kantor\t\t : Jl. KHR. Syamsul Arifin Sukorejo \t\t\t Situbondo Kompetensi Keahlian\t : Curiculum Developer \t\t\t (Pengembang Kurikulun) Riwayat Pekerjaan\/Profesi (10 Tahun terakhir) 1.\t Guru SMK Ibrahimy 2 Sukorejo (2005 s.d sekarang) 2.\t Waka. Kurikulum SMK Ibrahimy 2 Sukorejo (2006 s.d Sekarang) Judul Buku dan Tahun terbit (10 Tahun terakhir): - Informasi lain tentang penulis: Tinggal di dusun Sukorejo RT\/RW: 02\/02 Desa Sumberejo Kecamatan Banyu Putih Kabupaten Situbondo, Kelahiran Situbondo 24 Juli 1980 Sekolah Dasar di SDN 1 Sumberjo, SMP Ibrahimy Sukorejo, SMA Ibrahimy Sukorejo, Lulus strata 1 tahun 2004 di Institus Agama Islam Ibrahimy Sukorejo, mengajar sejak tahun 2006 s.d sekarang. 212 AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN",""]


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook